NovelToon NovelToon
Jatuh Cinta Setelah Menikah

Jatuh Cinta Setelah Menikah

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Romansa / Tamat
Popularitas:302.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mei18

Kisah seorang gadis desa yang harus menikah dengan pria yang sama sekali tidak dia kenal, hanya karena dia pernah menolong ibu dari pria tersebut.

Devan Pratama dan Hanum Umaizah ialah dua anak manusia yang tidak pernah bertemu sebelumnya, kini mereka berdua di persatukan dalam ikatan suci pernikahan.

Akan kah, mereka berdua dapat melewati kerikil-kerikil kecil dalam rumah tangga mereka berdua??.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mei18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 10

Kini bu Vania dan Devan sudah sampai di depan rumah nya Juna.

Tok.. Tok.. Tok...

" Assalamualaikum..." ucap bu Vania sambil mengetuk pintu.

" Walaikumsalam" terdengar suara seseorang menjawab dari dalam rumah.

Disisi lain.

Saat Hanum sedang bermain dengan keponakan, tiba-tiba terdengar suara seseorang mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.

Hanum langsung menggendong keponakan nya lalu dia berjalan menuju pintu sambil menjawab salam.

" Walaikumsalam ".

 Klik!!

Hanum memutar kunci pintu, lalu...

Kreett.....

Pintu terbuka, dan terlihat ada dua orang yang sedang berdiri di depan pintu membelakangi hanum.

" Walaikumsalam, maaf mencari siapa? " ucap Hanum.

Saat mendengar suara orang yang beliau sedang cari, bu Vania dan Devan langsung memutar badan nya menghadap pintu.

Disana sedang berdiri seorang gadis sambil menggendong anak kecil.

Hanum terlihat terkejut saat mengetahui siapa yang datang.

" Bu Vania!!! Kenapa ibu bisa mengetahui tinggal saya?!" terkejut Hanum.

" Saya minta maaf, sebenarnya tadi saya mengikuti kalian dari belakang " jawab bu Vania bohong.

Devan terkejut saat mendengar jawaban mama nya.

" Mama ini, paling pintar mencari alasan! Padahal dia sudah menyuruh orang untuk mencari tahu dimana gadis ini tinggal" batin Devan.

Saat mereka sedang mengobrol, Juna datang dari dalam rumah sambil bertanya kepada Hanum " Ada siapa Num?".

" Ada bu Vania kak" jawab Hanum sambil menoleh ke belakang.

" Bu Vania? Bu Vania siapa Num? Seingat kakak tetangga di sini tidak ada yang nama nya bu Vania?!" ujar Juna sambil mengingat-ingat.

" Bu Vania yang tadi ketemu di supermarket kak" jawab Hanum.

Juna terkejut mendengar jawaban Hanum.

" Mau apa ya bu Vania datang kesini?" batin Juna.

Karena penasaran, Juna pun langsung menghampiri Hanum.

" Silahkan masuk bu " ajak Juna mempersilahkan bu Vania dan Devan masuk.

Mereka semua masuk kedalam rumah.

" Silahkan duduk bu, mas!" ucap Juna mempersilahkan mereka duduk.

" Kamu ini Num ada tamu bukan nya di suruh masuk malah diam saja!!" kata Juna.

" Tadi itu aku sudah mau mengajak bu Vania masuk tapi, kakak datang. Huh!!" jawab Hanum.

Saat Hanum sedang mengobrol dengan Juna, Eza sang keponakan tiba-tiba menangis.

" Tuh kan!! Gara-gara kamu Eza jadi menangis!" kata Juna.

" Enak saja gara-gara aku!! Eza menangis itu gara-gara ayah nya bawel!!" kata Hanum.

Bu Vania dan Devan yang melihat perdebatan kakak beradik itu pun hanya tersenyum.

" Maafkan kakak saya ya bu, kakak saya memang bawel orang nya!" ucap Hanum kepada bu Vania.

" Iya, tidak apa" jawab bu Vania sambil tersenyum.

" Kalau begitu saya permisi kebelakang dulu bu, mungkin Eza nya lapar" ucap Hanum.

" Iya" jawab bu Vania sambil mengangguk.

Devan hanya diam saja sambil sesekali memperhatikan Hanum.

Setelah berpamitan dengan bu Vania, Hanum pergi meninggalkan Juna dan yang lainnya.

Selepas Hanum pergi, Juna berkata " Saya meminta maaf atas kejadian yang baru saja terjadi".

" Iya, tidak apa! Devan dengan adik nya pun sering bertengkar hanya karena hal sepele". Ujar bu Vania.

Juna hanya tersenyum mendengar ucapan bu Vania.

Tidak lama kemudian dari arah belakang datang Tika membawa minuman untuk bu Vania dan Devan.

" Silahkan di minum bu, mas" kata Tika setelah meletakkan gelas berisi air minum di atas meja.

" Iya, terimakasih" ucap bu Vania sambil tersenyum.

" Ini siapa nak Juna?" tanya bu Vania penasaran.

" Ini istri saya bu, ibu nya Eza " jawab Juna.

" Istri saya nama nya Tika bu " imbuh Juna.

Bu Vania hanya mengangguk sambil tersenyum.

Saat mereka sedang mengobrol, terdengar suara mobil berhenti.

" Bukan nya Hanum berangkat nya masih nanti malam, kenapa ada mobil yang datang??" batin Juna.

Bu Vania yang melihat ekspresi Juna yang terlihat kebingungan pun langsung berkata " Mungkin itu ayah nya Devan, soalnya tadi ibu meminta beliau datang kemari".

" Kenapa bu Vania menyuruh suami nya datang kesini? Apa mungkin hanya untuk menjemput mereka berdua? Tapi, bukanya mereka berdua datang kesini bersama terus, kenapa bu Vania menyuruh suami nya datang kesini ya???" pikir Juna bingung.

Saat Juna sedang sibuk dengan pikiran nya, suami bu Vania yaitu pak Airlangga sudah masuk kedalam rumah Juna.

" Mas, mas Juna !!" panggil Tika sambil menyenggol lengan laki-laki di samping nya itu.

" Hah!! Apa ??" Juna terkejut saat tangan nya di senggol oleh sang istri.

" Itu, di ajak bersalaman oleh pak Airlangga " kata Tika sambil memberikan kode dengan mata.

Juna langsung mengikuti kemana arah mata sang istri, dan betapa terkejutnya dia saat melihat ke depan, di depan nya sudah ada seseorang yang berdiri di depan nya.

Dengan cepat Juna menyambut jabatan tangan pak Airlangga sambil berkata " Maaf pak, tadi melamun".

" Iya, tidak apa " jawab pak Airlangga.

" Saya Airlangga, papa nya Devan " ucap pak Airlangga memperkenalkan diri nya.

" Nama saya Juna, kakak nya Hanum pak" jawab Juna sambil tersenyum.

" Oh iya, silahkan duduk pak!" ucap Juna mempersilahkan pak Airlangga untuk duduk.

" Iya, terimakasih " jawab pak Airlangga sambil duduk.

" Dik, buatkan minum untuk pak Airlangga ya" ucap Juna.

" Baik mas" jawab Tika.

Baru saja Tika akan berjalan, tiba-tiba..

" Tolong panggilkan Hanum kemari ya dik" ucap Juna.

" Baik mas, nanti aku akan panggilkan Hanum supaya dia bergabung kesini!" jawab Tika.

Baru saja Juna akan bertanya maksud dan tujuan mereka datang kerumahnya untuk apa, pak Airlangga sudah terlebih dulu berkata " Sebelum nya saya minta maaf, mungkin nak Juna dan keluarga terkejut dengan kedatangan kami sekeluarga ke rumah".

Juna hanya tersenyum canggung karena ternyata pak Airlangga mengetahui isi pikiran nya.

" Sebenarnya kami datang kemari berniat untuk meminang adik dari nak Juna yang bernama Hanum " ucap pak Airlangga menjelaskan maksud dan tujuan mereka datang ke rumah Juna.

( Kenapa pak Airlangga bisa mengetahui nama Hanum dan mengetahui jika Hanum adalah adik nya Juna, itu semua karena saat di perjalanan menuju rumah Juna bu Vania terlebih dulu memberitahu sang suami agar sang suami tidak salah dalam berbicara nanti ).

Juna sangat amat terkejut saat mendengar ucapan pak Airlangga.

" Maaf pak, bukan nya saya kurang sopan tetapi, bisa tidak apa yang tadi bapak ucapkan di ulangi lagi" ucap Juna.

" Karena saya khawatir tadi saya salah mendengar nya pak" imbuh nya.

Mendengar ucapan dari Juna, pak Airlangga langsung berkata " Jadi, maksud kedatangan kami sekeluarga ke rumah nak Juna itu untuk melamar Hanum untuk anak kami Devan ".

Hanum yang baru saja datang pun terkejut saat mendengar penuturan pak Airlangga yang bermaksud ingin melamar dirinya untuk menjadi istri dari putranya.

1
Rahma Lia
ceritanya bagus
sella surya amanda
lanjut
Nelly oktavia
oloh oloh sama sama bucin 😍🤩🤣🤩🤩
Laila Uswatun
lanjut yang banyak
@Resh@
lagian jadi laki bego seharusnya sma hanum dicuekin aza liat istri di aniaya malah diam bukanya bantuin kan ogeb
Laila Uswatun
lanjut dong
Laila Uswatun
lanjut yang banyak
Tanty Tanti
up lagi dong
Tanty Tanti
up lagi dong yg banyak
Tanty Tanti
up lagi ya
Tanty Tanti
up
Tanty Tanti
up lagi dong
Tanty Tanti
up
Tanty Tanti
lagi dong
Tanty Tanti
up
Tanty Tanti
lagi2
marlina djalis
ceritanya aku suka Thor
lanjuuuuit
Tanty Tanti
up
Zulaiha Suyuti
luar biasa
Miranti Ranti
😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!