NovelToon NovelToon
"OTORITAS TANPA BATAS: SAGA EMPAT DEWA MULTIVERSE"

"OTORITAS TANPA BATAS: SAGA EMPAT DEWA MULTIVERSE"

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi
Popularitas:246
Nilai: 5
Nama Author: Mara Nata

Asap kelabu dari sisa pembakaran minyak mesin siber menyelinap masuk melalui celah pilar obsidian Aula Gerhana, berputar-putar menciptakan bayangan kaku di atas lantai batu yang dingin. Di luar menara istana, langit Planet Akuma sedang memuntahkan badai hujan merkuri cair yang paling pekat sepanjang satu abad sejarah klan Shinto. Ketukan logam mendidih yang menghantam atap baja terdengar konstan, menciptakan simfoni bising yang meredam detak kehidupan normal. Dengan gaya tarik bumi yang bekerja seratus kali lipat lebih ekstrem, atmosfer di dalam bilik bersalin itu terasa begitu menjepit raga, memaksa setiap hela napas yang keluar dari tenggorokan terasa berat dan membakar sistem pernapasan seutuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mara Nata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Rencana Berdarah Sektor Delapan

Angin malam dari arah utara bertiup semakin kencang, menghantam dinding baja Sektor Delapan dengan bunyi ketukan logam yang bising. Di wilayah industri militer klan Shinto ini, suasana sunyi dan kesucian spiritual sudah lama mati total. Tempat ini dipenuhi oleh deru mesin generator besar yang terus berputar tanpa henti. Lampu indikator berwarna merah pekat menyala terang di setiap sudut lorong, memancarkan hawa keserakahan dari orang-orang yang gila akan takhta kekuasaan.

Di dalam ruangan komando utama yang dilindungi medan magnet, Tetua Kaelen duduk kaku di atas kursi besinya. Setengah wajah besinya berkilat merah, memancarkan kepuasan yang mendadak runtuh akibat berita dari Kuil Tinggi. Di samping kanan Kaelen, selir tiri Renka berdiri sambil melipat tangan di depan dada dengan wajah cantiknya yang berkerut tegang. Jemari tangannya mencengkeram erat kipas perak hingga urat nadinya menegang kaku menahan amarah yang meluap-luap.

Penyebab dari memanasnya hati para petinggi faksi pengkhianat tersebut adalah munculnya perintah perjodohan paksa dari Gendo Kuil Tinggi. Keputusan sepihak Gendo untuk menjodohkan Sayuri dengan Ryuken si budak gudang kayu telah menghancurkan total seluruh rencana kerja sama dagang mereka dengan Kekaisaran Vorash. Jika silsilah darah murni Ryuken tetap diakui secara hukum adat kuno sebagai pewaris takhta pertama yang sah, maka seluruh pasokan senjata dan modal investasi teknologi mesin luar angkasa yang telah mereka kumpulkan akan dicabut izinnya secara total.

BZZZZZZT... WHIIIIIR!

Pintu geser otomatis ruangan komando terbuka, mengembuskan kabut kelabu kotor dari arah luar. Melangkah masuklah seorang pria bertubuh raksasa setinggi dua meter dengan seluruh tubuh dibalut zirah besi berat bertenaga uap mesin. Pria itu adalah Valen Vorash, utusan tertinggi sekaligus ksatria elit dari Kekaisaran Vorash. Valen berjalan dengan langkah kaki bersepatu besi yang berat, membuat lantai baja ruangan komando mengeluarkan bunyi derit kencang yang menegangkan suasana.

Wajah Valen Vorash yang seputih porselen tampak sangat angkuh, sombong, dan penuh rasa meremehkan. Sepasang mata merah di balik pelindung matanya berkilat memancarkan permusuhan mutlak, didukung penuh oleh keunggulan sistem komputer armada luar angkasa mereka. Kehadiran Valen di dalam ruangan tersebut langsung memicu ketegangan baru. Ia memposisikan dirinya sebagai saingan terkuat yang siap merebut Sayuri dari tangan Ryuken karena ambisinya sendiri.

"Perjanjian kita berada di ambang kegagalan yang memalukan, Kaelen!" geram Valen Vorash. Suaranya yang berat terdengar aneh dan bergetar karena pengeras suara di leher zirahnya. Ia memukul meja komando hingga mengeluarkan bunyi retak yang dalam. "Kekaisaran Vorash telah menyiapkan ribuan kapal perang di luar atmosfer planet hanya untuk mendukung pangeran Ren naik takhta! Namun sore ini, dewan kuil justru menyerahkan Putri Sayuri kepada seorang anak cacat yang hidupnya membusuk di dalam gudang kayu lapuk! Ini adalah penghinaan besar bagi kedaulatan bangsa kami!"

Renka melangkah maju, membiarkan mata palsunya berkilat pekat memancarkan aura kelicikan yang luar biasa tajam. Ia melipat kipas sutranya dengan ketukan yang keras tepat di depan dada zirah Valen. "Tenangkan dirimu, Utusan Valen," desis Renka dengan nada suara yang penuh kelicikan. "Gendo Kuil Tinggi hanyalah seorang tua bangka yang sedang menggunakan sisa-sisa aturan kuno yang kaku sebagai tameng terakhirnya. Perjanjian perjodohan paksa itu tidak akan ada gunanya untuk menahan hantaman badai pertempuran perebutan takhta pada ujian terbuka minggu depan."

Valen Vorash memutar tubuh raksasanya secara paksa, membuat zirah di bagian lututnya berderit parau menahan luapan emosi amarah yang mendidih di dalam dadanya. "Aku tidak peduli mengenai urusan aturan adat klan kalian, Renka!" raung Valen. Sepasang mata merahnya menatap tajam ke arah layar besar yang menampilkan data tempat tinggal Sayuri di puncak menara Kuil Tinggi. "Sayuri adalah putri tertinggi di wilayah ini! Dia hanya layak bersanding dengan ksatria jenius terkuat yang kaya raya, bukan dengan seonggok sampah pembawa aib klan yang bahkan tidak punya tenaga untuk mengangkat pedang kayu! Aku telah bersumpah hari ini; jika budak cacat itu berani menginjakkan kakinya di dekat altar pernikahan, aku sendiri yang akan menggunakan meriam cahaya ini untuk menghancurkan tubuhnya hingga menjadi abu!"

"Itulah jawaban yang paling ingin kudengar dari mulutmu, Valen," ucap Tetua Kaelen sambil melayangkan senyum licik dari balik topeng besinya yang berkilat merah pekat penuh kesombongan. Ia menekan beberapa tombol di meja komando, mengirimkan sebuah dokumen rahasia langsung ke dalam sistem komputer zirah Valen. "Dewan Tetua Sektor Delapan telah menyetujui rencana rencana berdarah yang baru. Kita akan membiarkan Gendo merayakan kemenangannya untuk sementara waktu. Namun minggu depan, di atas Arena Baja Utama, kita akan mematikan seluruh sistem keamanan kuil, memberikan izin kepada zirah mu untuk menantang Ryuken di depan umum."

Kaelen mempererat cengkeraman tangan besinya, menjabarkan skenario pembantaian mereka dengan gerakan tubuh yang sangat dingin. "Kau, Valen, bersama dengan pangeran Ren, akan berdiri sebagai dua ksatria yang menantang hak Ryuken di tengah lapangan terbuka. Di bawah aturan peradilan latihan perguruan yang kejam, kau memiliki hak sah untuk mematahkan seluruh tulang rusuk Ryuken hingga ia memuntahkan darahnya di atas tanah. Setelah benalu itu mampus dicabik-cabik oleh kekuatan zirah mu, dewan tetua akan langsung mengambil Sayuri secara paksa dan menyerahkannya ke dalam genggaman tangan besi mu sebagai hadiah pernikahan."

Mendengar rencana berdarah yang sangat sadis itu, Valen Vorash melepaskan suara tawa ringannya yang terdengar aneh karena sistem mesin di leher zirahnya. Ia memancarkan kepuasan yang luar biasa pekat memenuhi ruangan. Ia mengencangkan cengkeraman jarinya pada gagang belati energinya, bersiap menanti datangnya hari ujian militer yang akan menghapus sisa-sisa nama besar mendiang Raja Juro Shinto dari sejarah perguruan.

Sementara itu, di Sektor Belakang yang sunyi, Ryuken muda masih duduk bersila di dalam kegelapan gudang penyimpanan kayunya yang lapuk di tengah badai hujan merkuri. Tubuh kurusnya yang dibalut baju hitam polos bergetar halus menahan perih sisa hantaman tendangan Ren kemarin siang di lapangan tengah. Namun, di bawah pengaruh detak jantungnya yang aneh—yang mendadak berhenti berdetak total selama beberapa saat—pandangan batin Ryuken mampu menangkap adanya perubahan aliran udara di Sektor Delapan yang tidak stabil, mengirimkan firasat dingin ke dalam ruangan tempatnya berada.

Ryuken tidak membalas ancaman dari rencana jahat Kaelen dan Valen Vorash dengan teriakan marah atau luapan emosi yang sia-sia. Dengan ketenangan yang sedingin es, ia justru mempererat cengkeraman tangan kecilnya pada gagang ranting kayu pohon Akuma miliknya. Di tengah malam yang membeku itu, matanya berkilat tajam di dalam kegelapan, siap menyambut badai berdarah yang akan datang minggu depan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!