Dokter playboy Vs gadis preman kampung.
Karena sering berbuat ulah Susi di jodohkan oleh ayahnya dengan anak sahabat yang terkenal playboy dan pecinta wanita dewasa.
Bagaimana nasib rumah tangga star Susi yang setiap harinya selalu bertengkar dan bertengkar?
Akankah mereka bercerai atau mereka berdamai dengan takdir yang mengikat mereka dalam sebuah pernikahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liana kiezia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Interogasi
★★★
Di sebuah kantor polisi seorang wanita tengah di interogasi oleh inspektur polisi wanita, "Nona tahu apa kesalahan anda?" Tanya buk polisi.
"Tidak Bu polisi.” jawab Susi santai bersandar di kursi yang empuk. ‘Enak banget kursi kantor polisi,’ batin Susi.
“Kenapa anda santai di angkut kesini?” tanya buk polisi itu galak sambil memukul rotan di meja interogasi.
“Tidak tau, saya juga bingung, tau-tau ketika saya sedang menikmati mengendarai motor di hadang pak polisi,” aku Susi.
“Dengar-dengar anda mematahkan tulang salah seorang anggota polisi ya nona,” kata polisi satunya yang tak sabar. “Anda tau melakukan hal kekerasan terhadap seorang abdi negara itu tidak boleh! Bisa-bisa Anda di kenai pasal berlapis.
“Maaf, tadi saya reflek buk, kan saya gak salah apa-apa. Tiba-tiba suruh menepi, ya saya kabur, ketika mereka kejar ya kira para polisi ngajak balapan,” terang Susi sejujur-jujurnya.
Buk polisi diam melongo, mereka mencerna semua pengakuan-pengakuan polos Susi, “Coba anda ceritakan kronologinya kenapa anda bisa ada disini. Sebab ini kantor polisi buk, kami tidak mungkin salah nangkap orang. Yang kami tangkap adalah orang-orang melanggar sesuatu.”
Susi mulai bercerita kronologi dari ia tidur hingga berada di tempat ini, bahkan ia menceritakan kejadian di rumahnya tanpa di lebih-lebihkan atau di kurang kurangin, ‘Kenapa bulu kuduk ini merinding ya?’ batin polisi.
Kenapa si Susi bisa di giring ke lokap?
Jawabannya adalah... setelah ia makan ia langsung membungkus makanan bakso sisa di dalam panci, gadis itu membawa seluruh makanannya ke taman. Ia membagikan bakso tersebut pada setiaan orang di jalan yang berlalu-lalang.
Ketika semua habis ia langsung tancap gas pulang, siapa sangka ia di kejar pak polisi hingga masuk lokap saat ini.
“Saya hanya mengendarai motor di jalan tadi buk. Dan saya yakin tidak lagi main togel dan ngemaling kambing di rumah tetangga. Yang saya bangunkan adalah Kenapa saya ditangkap ya Bu?” Tanya Susi masih tak terima.
Sedangkan si Ibuk polisi hanya mengangguk anggukan kepala sambil membaca kasus gadis itu, "Ibu tahu bahwa Anda ini membuat sebuah pelanggaran lalu lintas, "tanya Bu polisi balik.
"Apakah ada pelanggaran seperti itu? Apakah saya akan dipenjara? "Tanya Susi sedikit heboh.
"Anda sudah mengendarai motor tanpa menggunakan helm itu melanggar undang-undang standar lalu lintas Bu. Yang kedua anda tidak mematuhi tata tertib. Anda menerobos kawasan ganjil genap, yang ketiga kesalahan Anda begitu fatal sebab Anda hampir membuat kekacauan di jalanan dengan mengendarai motor melintasi jalan satu arah dari arah berlawanan, "terang Bu polisi.
"Oh begitu ya, maaf bu saya itu nggak tahu, di kampung naik motor mah sembarangan, bahkan mengendarai jalan di kebun-kebun bebatuan boleh. Bahkan saya berkendara di tengah-tengah sawah. Gada ada tuh polisi yang cegat saya!” kata Susi mantap.
“Wah itu gak boleh buk, besok -besok saya mau razia di tempat ibu," kata buk polisi.
“Jangan buk bahaya!” kata Susi.
“Kenapa memangnya buk?” tanya buk polisi.
“Orang kampung itu suka main parang buk. Bisa serr jika dikit-dikit main tangkap. Bahkan di kampung ada jalan aspal gitu, kita mah orang kampung naik motornya santai Bu. Mana ada itu anu penangkapan gara-gara naik motor salah jalan atau apa itu Bu? Oh ia masalah tutup kepala saya itu dari dulu nggak pernah pakai kayak gituan Bu, kalau naik motor ya langsung tancap aja dah bu gitu aja sih, "ujar Susi polos..
‘Aduh ini makhluk dari dari mana lagi nih’Nah gitu begitulah kata hati ibu polisi.
"Oh ia, kalau saya melanggar Bu, sayang ingin tau pasalnya berapa Bu dan saya di penjaranya berapa lama?" Tanya Susi.
"Jika kerusakan parah atau Anda mengganggu kenyamanan masyarakat maka mendapat kurungan 3 bulan dan denda 1 miliar, "terang polisi.
"Waduh satu miliar Bu Bagaimana kalau saya tukar gini deh bu saya di penjara 5 tahun tapi gantinya saya nggak usah bayar dendanya. Kalau bayar denda saya itu nggak punya duit bu tapi kalau di penjara saya mau mau aja Bu lebih baik di sini daripada di rumah suami saya yang punya istri banyak itu lebih baik saya nyekos di kantor polisi aja," ungkap Susi.
“Sebenarnya saya pengen pulang kampung tapi Bapak saya enggak mau nampung saya lagi karena bapak selama ini selalu tekor pelihara saya yang anu ini.”
Ibu ibu itu melong Ini baru pertama kali ya melihat seorang calon pidana minta dipenjara daripada bayar uang. Di mana-mana yang ditangkap polisi mereka rela menjual segala hal untuk bebas dari kantor polisi.
Grabag... Bunyi dentuman keras terdengar di depan kantor polisi semua polisi yang bertugas keluar melihat keadaan di luar sana sebuah mobil menabrak pintu masuk kantor polisi hingga semua polisi mengangkat senjatanya mereka ke arah mobil.
Semua orang mengira mereka ******* yang bermaksud membuat kekacauan Tak lama kemudian seorang wanita menggunakan daster keluar dari pengemudi Tak lama kemudian dua orang pria keluar dari arah penumpang wajah keduanya pucat sedangkan yang wanita segar, "maaf Pak saya telat menginjak rem. Kata wanita itu.
To Be continued.