Alia dipecat secara tidak terhormat oleh direktur perusahaan tempat dia bekerja. Di fitnah mendapatkan posisi tinggi melakukan pendekatan genit dengan anak direktur perusahaan. Rekan kerjanya tidak ada yang mau membantu atau menolong sehingga itu semua menyakitkan hatinya sampai tengah malam akan kesedihannya itu datang empat pria asing ingin memanfaatkan kondisi Alia yang sedang putus asa tapi seorang pria datang untuk menolongnya. Namun, siapa sangka pria yang menolongnya itu adalah mantan pacar dan sudah mempunyai anak dari mantan istrinya lalu anak mantan pacarnya itu tiba-tiba ingin Alia menjadi pengasuhnya!
Dukung Author dengan memberikan dukungan komentar dan like-nya biar semangat update hehe
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10.
Suasana tegang depan pintu dengan Alia terkejut akan kedatangan juniornya. Tasya sampai tempat tersebut karena bertanya kepada satpam yang mengetahui tempat Alia tinggal karena Reza sudah melaporkannya ke setiap orang di Grand City.
"Lama tidak bertemu, Senior Alia!" ucap Tasya dengan nada pelan sambil menunduk tidak berani melihat seniornya
Alia menutup pintu rumah agar tidak melibatkan masalahnya seketika Tasya mundur dua langkah ingin sekali pergi tapi dirinya masih memberanikan diri untuk mengeluarkan apa yang dipendamnya.
"Maafkan saya Alia sungguh saya minta maaf! Saya tidak mempunyai keberanian untuk melawan orang yang lebih tinggi posisinya. Senior Alia tidak perlu memaafkan saya! Terima kasih sudah banyak membantu, terima kasih sudah mau membimbing dan terima kasih untuk segalanya." ucap Tasya sambil membungkuk
"...." Alia hanya diam
Tasya minta maaf sambil menangis hingga ujung kata masih tidak berhenti menangis ketika Alia tidak merespon ucapannya membuat Tasya merasa puas karena seniornya memilih tidak memaafkannya.
Tasya pamit tapi saat sudah balik belakang tiba-tiba tangannya dipegang Alia seketika muncul perasaan lega kemudian balik ke depan langsung memeluk Alia sembari menangis.
"Maaf Alia tolong maafkan aku!" ucap Tasya menangis di pundak Alia
"Baguslah! Tasya sudah dewasa." balas Alia sambil mengelus kepala Tasya dengan lembut
Selesai Tasya menangis tiba-tiba Ibunya Reza langsung keluar memeriksa suara tangisan itu.
"Tasya!" ucap Ibunya Reza dengan ekspresi terkejut
"Budhe!" ucap Tasya ikut terkejut
"Ehhh?" Seketika Alia terkejut dengan hubungan keduanya
Di dalam rumah, Ibunya Reza memberitahu Alia kalau Tasya adalah anak dari kakak perempuannya yang artinya Tasya sepupu sama Reza sedangkan Alia memberitahu ke Ibunya Reza kalau Tasya adalah junior di tempat dia bekerja dulu.
"Insting Aileen luar biasa!" ucap Aileen pose keren depan semuanya
"Insting?" tanya Alia penasaran
"Ikh, maksud Aileen insting Mochi!" jawab Aileen menutupi tugas pentingnya
Neneknya bernapas lega karena tidak terbongkar tujuan mereka. Tasya tidak menyangka seniornya mempunyai hubungan dengan keluarganya bahkan Tasya masih mengingat Aileen karena Reza pernah datang ke pesta keluarga membawa Aileen usia 1 tahun.
"Leen sudah besar, yah! Imutnya." ucap Tasya sambil memangku Aileen
"Jadi, kenapa Tasya nangis di luar?" tanya Budhe-nya
Sebelum Tasya menjelaskannya Alia tidak enak kalau Aileen mendengar pembicaraan ini.
"Aileen boleh masuk kamar?" tanya Alia
"Tante Alia benci Aileen!" jawab Aileen pura-pura menangis
"...." Alia hanya tersenyum
"Aileen lupa kalau Tante Alia lebih tegas daripada Papa kalau begitu bantu Aileen, Nek!" ucap Aileen dalam hati sambil melirik Neneknya
"Aileen sudah lama tidak bertemu sama Mbak Tasya. Jadi, biarkan saja Aileen di sini!" ucap Neneknya memahami lirikan Aileen
"Tasya tidak keberatan, nih?" tanya Alia masih tidak enak kalau pembicaraannya di dengar Aileen
"Senior Alia selalu saja baik walaupun aku sudah berbuat kejam seperti itu." jawab Tasya
Tasya menjelaskannya sampai selesai begitupun Alia setelah resign kerja menjadi pengasuh Aileen.
"Kamu ini! Bisa-bisanya melakukan itu." ucap Budhe-nya sambil menjewer telinga Tasya
"Maaf, maaf Tasya sungguh minta maaf!" ucap Tasya
Aileen turun dari pangkuan Mbak Tasya untuk mendekati Alia.
"Tante Alia tidak mau memaafkan Mbak Tasya?" tanya Aileen
"Benci seseorang tidak selamanya baik tapi melupakannya sangat sulit karena Tasya sudah minta maaf maka Tante Alia harus memaafkannya!" jawab Alia sambil mengelus kepala Aileen
"Tante Alia sama Mbak Tasya sudah baikan, Nek!" ucap Aileen sangat bersemangat
"Lain kali jangan pernah melakukan itu sama orang yang sudah membantumu!" ucap Budhe-nya dengan nada marah
"Iya Budhe! Tasya sudah menjadikan ini sebagai pelajaran hidup." balas Tasya
Tiba-tiba pintu rumah terbuka dengan Reza pulang kerja, Pak Bayu sama Bibi Lina sudah selesai belanja.
"Loh, Tasya mampir tidak ada kabar. Dari tadi datangnya?" tanya Reza dengan ekspresi terkejut
"Iya Kak Reza! Maaf baru mampir rumah." jawab Tasya terkejut kalau tempat yang dia datangi adalah rumahnya Reza
"Sekalian makan malam di sini! Oh iya, Alia perkenalkan sepupuku Tasya!" ucap Reza
"Iya aku tahu. Tasya ini mantan rekan kerjaku!" balas Alia
"...." Reza menatap dingin ke Tasya
Keduanya bicara di luar agar saling paham.
"Tasya kerja di perusahaan jelek namanya Hivve itu?" tanya Reza menatap dingin
"Iya Kak Reza!" jawab Tasya menghindari tatapan dingin itu
"Ohh, jadi kamu rekan kerja tidak tahu diri itu?" tanya Reza menatap dingin disertai amarah
"Kakak benar tapi Senior Alia sudah memaafkan perbuatanku itu!" jawab Tasya sambil tersenyum lembut mengingat memeluk Alia
"Haaaaa! Syukurlah aku tidak harus kejam sama sepupu sendiri!" ucap Reza tanpa sadar mengucapkan niat sebenarnya
"Ehh, kejam?" Tasya takut mendengar kata itu
Tasya masih menunduk takut.
"Tasya kerja di perusahaan kakak saja!" ucap Reza memberikan kartu namanya
"Kak Reza yakin, nih?" tanya Tasya dengan ekspresi terkejut
"Anggap ini sebuah kebaikan setelah kamu mengaku salah!" jawab Reza
"Terima kasih Kak Reza." balas Tasya sambil menyimpan kartu nama Reza
"Yah, sudah mari makan malam di sini!" minta Reza sekali lagi
"Iya Kak! By the way hubungan Kak Reza sama Senior Alia apa, yah?" tanya Tasya menyadari kedekatan Reza saat memanggil Alia
"Mantan pacar!" jawab Reza sambil tersipu
"...." Tasya hanya diam
Reza masuk rumah sambil menutupi ekspresinya tiba-tiba datang Aileen memeriksa Mbak-nya yang diam mematung ketika mendengar Alia itu mantan pacar Reza.
"Sudah saatnya menambah anggota baru. Mochi di mana kamu!" teriak Aileen sambil mencari Mochi
Mochi datang setelah mendengar teriakan majikannya kemudian penyambutan anggota baru dilakukan dengan Tasya akhirnya mulai mengerti kalau satu rumah sedang menjalankan sebuah tugas penting untuk mempersatukan Alia sama Reza.
Tasya mendukung penuh tugas penting tersebut menjadikan makan malam bersama itu terasa sangat menyenangkan sampai Tasya tidak lagi memanggil Alia memakai tambahan senior karena mereka sudah semakin dekat.
Bersambung....
Like👍 dan Coment semangat yahh ✍️ ❤️❤️❤️