NovelToon NovelToon
First Love Rubi Salman

First Love Rubi Salman

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Hamil di luar nikah / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:59.6k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Pertemuan dalam keadaan yang tidak biasa membuat keduanya memiliki hubungan hingga bertahun-tahun lamanya.

Tapi karena adanya ambisi dan keegoisan untuk balas dendam membuat ia memilih jalan pintas untuk memanfaatkan keadaan yang terbuka lebar di hadapannya.

Tapi gadis itu harus hamil di luar nikah hingga menghancurkan masa depannya dan membuat seluruh keluarganya dikucilkan dari Lingkungan serta kehidupan keluarganya, sedangkan pria itu menghilang hingga bertahun-tahun lamanya.

Fariz dan bundanya menjadi penyemangat hidupnya hingga bangkit dari keterpurukannya dan memulai kehidupan baru bersama seorang gadis kecil yang imut dengan pipi chubby yang sudah empat tahun lebih menemaninya.

Menjadi single parent diusianya yang masih muda dan tanpa ada ikatan pernikahan menjadi polemik tersendiri yang dihadapinya dan harus berpindah-pindah tempat demi psikis buah hatinya.

Makassar menjadi kota pelabuhan terakhir mereka untuk memulai hidup baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 10

"Ayolah cantik, pasti kamu hauskan setelah sedari tadi berteriak," Pria itu mengangkat sebuah gelas yang sudah disiapkan oleh anak buahnya sedari tadi.

Anak buahnya segera memberikan sebuah gelas yang sudah berisi jus jeruk ke depan matanya Rubi yang sudah ketakutan dengan lelehan air matanya membasahi pipinya. Dia memalingkan wajahnya agar minuman yang diyakininya ada sesuatu yang tidak beres di dalamnya agar tidak masuk ke dalam tenggorokannya.

"Kenapa sih sedari tadi Kamu paksa aku untuk minum?" ucapnya yang tetap bersikukuh untuk tidak meminumnya.

"Kalau kamu tidak mau, kami akan paksa kamu sampai kapan pun hingga kamu minum jusnya," terang orang itu.

"Pegang kedua tangannya," teriaknya di botak yang sudah tidak sabar ingin menyelesaikan pekerjaannya dari seorang Nona cantik.

Orang itu memegang kedua dagunya Rubi agar mulutnya terbuka dengan cengkraman yang cukup kuat. Sedangkan yang satu memegang kedua tangannya agar tidak leluasa bergerak. Rubi terus menggelengkan kepalanya agar minuman itu tidak masuk ke mulutnya.

"Ummmmm!!! Gumam Rubi yang semakin menguatkan mulutnya agar tidak terbuka.

"Jangan berharap kamu bisa lolos dari Kami dan hari ini adalah hari terakhir kamu tersenyum," ujarnya dengan seringai liciknya.

Orang itu terus berusaha untuk memaksanya hingga mulutnya Rubi terbuka karena sudah tidak mampu untuk menahan sakit dari pegangan tangan orang itu di dagunya. Hijabnya ditarik dengan kuat agar kepalanya mendongak ke atas.

"Minum sampai habis," ucapnya dengan terus memaksa Rubi untuk meminumnya.

Mereka tersenyum setelah Rubi berhasil minum jus itu hingga tidak tersisa sedikitpun.

"Akhirnya Kamu minum juga, ikat tangannya lalu bawa ke dalam Kamar yang sudah dipersiapkan oleh Bos," ujarnya yang tertawa terbahak-bahak.

"Hahahaha, kita akan kaya setelah ini," terangnya disaat minuman itu habis lalu melempar gelasnya ke tembok.

Pranggg…..

Ketiga pria itu tertawa terbahak-bahak membuat lorong itu terasa mencekam. Rubi semakin dibuat gemetaran ketakutan, lututnya tiba-tiba loyo seketika. Air matanya terus membanjiri wajahnya.

"Aku harus berusaha kabur dari sini, ya Allah tolonglah aku dan kirimkan seseorang untuk menolongku," Rubi membatin dan melirik ke sekelilingnya.

Rubi berinisiatif untuk menggigit tangan orang itu,lalu segera berlari sekuat tenaganya. Kedua pemuda itu lebih cepat dan kuat sehingga usahanya sia-sia saja.

"Apa yang kamu lakukan hanya sia-sia saja jadi lebih baik kamu tenang, diam dan patuhi semua apa yang kami katakan," ketusnya pria itu.

Dia berhasil ditangkap dan segera tangannya diikat, kemudian dibawa ke dalam kamar.

"Telpon Bos secepatnya," ucap pimpinan ketiga orang itu.

Dia pun menelpon Bosnya yang sedari tadi menunggu info mereka.

"Bos, Rubi itu sudah berhasil kami tangkap dan dia sudah berada di dalam kamar itu," ujarnya saat teleponnya sudah tersambung.

"Oke, aku akan segera ke sana secepatnya dan kalian jaga baik-baik kamar itu dan jangan sampai ada yang melihat kalian, dan berhati-hati lah."

"Oke Bos Afrizal." Balasnya.

"Apa! Bos Afrizal!" Beonya Rubi.

"Hahaha!! Setelah ini kamu akan tahu Afrizal Prayoga yang mana yang memerintahkan kami untuk menangkapmu!" Dengusnya pria itu.

Rubi kemudian dibawa ke dalam suatu kamar, kemudian tubuhnya dilempar ke atas ranjang. Lalu mereka segera memperkuat ikatan di tangannya Rubi. Setelah itu mereka tersenyum puas dan meninggalkan Raisa di dalam Kamar itu.

"Kamu sudah masuk perangkap ku, Aku harus segera kesana untuk melanjutkan rencana selanjutnya dan malam ini akan menjadi malam penuh bahagia untuk kita Rubi!" pekiknya Afrizal.

Rubi dilempar ke atas ranjang dengan keadaan kedua tangannya yang diikat dan mulutnya pun sudah ditutupi dengan lapban. Ranjang itu sudah dipenuhi dengan taburan kelopak bunga mawar. Ruangan kamar itu didesain seperti layaknya kamar pengantin baru yang akan berbulan madu.

Tubuhnya perlahan meringkuk di atas ranjang dengan menyandarkan tubuhnya ke belakang hingga tubuhnya terbentur dengan tembok, "Ya Allah tolonglah hambaMu ini, selamatkan lah aku dari keadaan yang sangat berbahaya ini, aku yakin bukan kakak Afrizal Prayoga yang aku kenal pasti itu orang lain," lirihnya Rubi yang tidak ingin berfikiran negatif tentang seniornya ketua BEM Fakultas Ekonomi.

Rubi diliputi rasa cemas, khawatir, ketakutan, keraguan, kebimbangan dalam saat yang bersamaan. Hingga pintu itu terbuka lebar dari luar yang mampu membuyarkan lamunannya. Kedua bola matanya terbelalak saat melihat siapa pria yang masuk ke dalam kamar itu.

Berselang beberapa menit kemudian, Afrizal sudah berhasil berada di dalam kamar yang ditempati oleh Rubi.

"Assalamualaikum Rubi cantik!" Sapanya Afrizal dengan senyuman penuh menggoda.

Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap First Love Rubi Salman dengan caranya:

Like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi, Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...

Makasih banyak all readers… I love you all..

Pengumuman!!!!!

Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away..

Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.

Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.

Syaratnya Wajib:

Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022 Khusus Novel Fania yang berjudul "MEREBUT HATI MANTAN ISTRI". Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.

Harus dan Wajib Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!

1
Ranny
sudah 2 kali loh Thor Rubi di ganti jadi Raisa
Oira Akiem
next
Oira Akiem
lanjut
Rosa Linda
ceritanya bagus
Natasya
lanjutt
Umu Mustafidah
up lg ka
Nurul Sarahmah
ko blm ad up lg
kavena ayunda
karma buat salman jd orang bejattt rasain anakmu mati
bunda f2: mampir juga kak ke karyaku, maaf yang terlambat, ditunggu ya...
total 1 replies
Umu Mustafidah
karma buat salman tuh.istrinya jatuh trus anaknya ga selamat
bunda f2: mampir juga kak ke karyaku, maaf yang terlambat. ditunggu ya...
total 1 replies
Umu Mustafidah
ko blm up ka
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: insya Allah besok kak kalau gak sibuk ikut kampanye 🤭✌️
total 1 replies
Berlian Indah
Rubi semoga baik saja
Berlian Indah
semoga Rubi selamat pulangnya
MauLya 💟andi
jahat
Berlian Indah
lanjut😘😘
Andara bia
kucing hitam di kampungku juga ada yg percaya gituan
Arinda
semoga ditolong dengan orang yang tepat
Masitha Hamrud💗
lanjut cerutanya suka
Zaenab ali Said
bagaimana tidak sakit kalau sudah itu kamu saja yang terlalu lugu 🤭✌️
Karmila Kaa
Salman kah yang mengirim chat tersebut
Amaira Singkil
kalau Rubi hamil kasihan nasibnya Bagus kalau Salman bertanggung jawab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!