NovelToon NovelToon
My Sweet Girl

My Sweet Girl

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:306.9k
Nilai: 5
Nama Author: mom yara

Demi membalas orang-orang yang membuatnya terpaksa terpisah dengan orangtua, Nayyara telah merencanakan sebuah pembalasan.

Dia menyamarkan dirinya dengan sempurna, menyembunyikan wajah indahnya menjadi wajah buruk yang menggunakan kacamata tebal!

Namun dalam proses balas dendamnya, Nayyara berbuat salah yang fatal—— dia telah menarik perhatian CEO dingin.

""Semua wanita itu murahan"" Harry Balwis

""Kau hanya pria arogan yang haus akan cinta"" Nayyara.

Mampukah Naya mencapai tujuannya? atau dia malah jatuh cinta pada pria itu sebelum tujuannya tercapai?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom yara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Semakin dekat

Keesokan paginya.

Naya memakai pakaian yang sudah disiapkan Harry untuk ke kantor. Dari apartemen ia berangkat naik taksi karena dia tidak mau ada gosip yang akan merusak rencana jika ia berangkat bersama Harry.

Dari arah yang lain, seorang wanita mengepalkan tangannya melihat mereka keluar bersama meskipun akhirnya tidak dalam satu mobil. Tapi masih terlihat jelas olehnya mereka saling melempar senyum.

Di perusahaan.

Seseorang menghentikan langkah Naya Sebelum masuk ke dalam perusahaan.

Mereka saling menatap dalam diam. Setelah beberapa menit wanita yang menghadang Naya membuka suaranya.

"Restoran sebelah" ucapnya tegas yang diselimuti amarah. Meskipun bukan kalimat ajakan Naya cukup mengerti untuk mengikuti wanita yang menatapnya dengan tatapan ingin membunuh.

Sampai di restoran. "Langsung saja, mungkin aku harus memperkenalkan diri secara langsung. Aku Tasya wicaksono anak pemilik mall terbesar CM Mall, dan juga calon istri pemilik perusahaan tempatmu bekerja. Aku yakin kamu tahu maksudku, jauhi Harry. Dia bukan seseorang yang bisa kau sukai atau bermimpi untuk memilikinya" memperhatikan penampilan Naya dari bawah ke atas dengan tatapan meremehkan.

"Maaf, mungkin anda salah paham, kami tidak punya hubungan apapun selain atasan dan bawahan, saya hanya karyawan magang disana" jelas Naya tidak mungkin kan dia mengatakan kalau aku adalah sugar babynya lebih tepatnya mendekati simpanan, ah kalau ingat rasanya memalukan, belum juga merasakan indahnya pacaran eh sudah jadi sugar baby pria tampan lanjutnya dalam hati.

"Kau pikir aku bodoh. Pakaian yang kau pakai saat ini sudah menjelaskan semuanya, kau tidak akan mampu membelinya dengan gajimu, kau sudah tidur dengannya? kau menjadi patner ranjangnya? menjijikkan"

Patner ranjangnya, wah ni mulut minta disulam, iyain ajalah.

"Kami, kami hanya.... " ucapnya terhenti, sengaja ingin membuat Tasya penasaran dan menebak sendiri. Tasya terlihat emosi, matanya melotot dengan nafas yang naik turun tapi dia tetap meredam amarahnya.

"Menikmati kenikmatan bersama, begitu maksudmu?" lanjut Tasya merasa geram dengan apa yang di dengarnya.

Kena kau.

Naya bersikap seolah ia merasa bersalah, ia menunduk tanpa berani mengangkat wajahnya, tapi didalam hatinya ia bersorak ria telah mempermainkan Tasya.

" Aku memeperingatimu, jauhi Harry atau kau tak akan pernah melihat dunia ini lagi, Harry tak akan melindungimu karena baginya kau hanya pemuas ranjangnya saja" Ucapnya mengancam. Berdiri setelah mengucapkannya lalu berjalan pergi meninggalkan Naya sendirian.

Langkah yang cepat. Naya

*

*

Naya mengantarkan laporan keuangan ke ruangan Harry setelah mendapat titah dari pimpinan divisinya, bersamaan dengan itu ia mendapat informasi dari anak buahnya bahwa Tasya datang ke perusahaan Harry.

Kesempatan yang bagus.

Tok

Tok

Tok

"Masuk" Naya segera membuka pintu ruangan itu setelah dipersilahkan untuk masuk. Asisten Rangga yang berada di sana juga segera pergi setelah Naya masuk, dia sudah tahu semua rencana bosnya, ia hanya berharap bosnya tidak akan terjatuh pada permainannya sendiri.

"Emmm... saya mau menyerahkan laporan keuangan bulan ini tuan"Meletakkan dokumennya diatas meja, ia masih bingung mau bersikap bagaimana ke Harry, agresif atau harus diam saja. Jalani sajalah pikirnya.

"Kemarilah" perintah pria di depannya, suaranya saja menggetarkan hati.

"Hah?" menepuk pahanya menyuruh Naya duduk di pangkuannya. Tentu saja itu sangat memalukan untuk Naya, ini di kantor bagaiamana kalau ada yang lihat.

Dengan langkah pelan Naya melangkah mendekati Harry, berdiri disebelahnya. Dengan gerakan cepat Harry menarik pinggangnya sehingga tubuh Naya terduduk di pahanya, Naya ingin menolak ia berusaha untuk berdiri tapi pinggangnya ditahan oleh tangan kekar yang melingkar di pinggangnya.

"Duduklah, jadilah sugar baby yang penurut" bisiknya ditelinga Naya yang membuatnya tersipu malu.

Harry mengangkat dagunya agar ia bisa melihat wajah malu malu wanita di depannya, tatapan mereka bertemu, Harry seperti terhipnotis kala melihat bibir yang melambai lambai ingin dicium itu menurutnya. Dengan berani Harry mendekatkan bibirnya ke bibir ranum Naya, tidak ada penolakan, Harry melanjutkan aksinya dengan ******* bibir manis itu. Rasanya lembut sekali pikir Harry.

"Balaslah" mendengar ucapan Harry tanpa melepaskan tautan bibirnya, Naya merasa kikuk, ini adalah ciuman pertamanya, dengan ragu Naya membalas ciuman Harry, mereka saling menikmati, Tangan Harry merayap kemana mana, ciuman mereka semakin panas.

"Apa yang kalian lakukan?" suara seorang wanita menghentikan tautan mereka. Harry melepaskan bibir wanitanya, ya Naya adalah wanitanya. Sedangkan Naya langsung berdiri ketika ciuman itu terlepas, melihat ke arah asal suara tadi.

Tasya. Tepat sekali, tidak sia- sia aku mengorbankan ciuman pertamaku.

"Dasar kau wanita murahan, kau tidak mendengarkan ucapanku" Mendekati Naya hendak menamparnya lagi, Harry menarik Naya ke belakang tubuhnya sebelum tangan kasar itu menyentuh pipi mulus wanitanya.

"Kembalilah bekerja, kau tak perlu takut" Naya segera meninggalkan ruangan Harry, dengan ketakutan tapi setelah sampai diluar pintu ia tersenyum menyeringai, ia yakin Tasya akan pulang dan meraung raung kepada orangtuanya.

"Mulai saat ini jangan datang ke perusahaan ku lagi"

"Apa maksudmu, aku calon istrimu"

"Tidak akan ada perjodohon antara kita" tegas Harry.

"Tidak, kau hanya akan menjadi milikku, bukan wanita itu atau wanita manapun"

"Kau gila"

"Aku tidak peduli" Tasya sudah seperti kehilangan akal, ia berlalu pergi setelah mengucapkannya.

Harry menendang kursi yang ada didepannya.

Dasar perempuan gila, tidak mungkin aku menikah dengan wanita seperti itu, Naya, dimana dia.

Harry teringat Naya, dia yakin Tasya akan melakukan sesuatu padanya.

*

*

Kantor CM mall.

Pintu ruangan di dorong dengan keras dari arah luar yang menampilkan sosok seorang wanita setelah pintu terbuka sepenuhnya. Dengan langkah pasti ia memasuki ruangan lebih dalam lagi. Seorang laki - laki paruh baya melihat penampilan wanita yang baru masuk.

"Ayah" sapanya pada laki laki yang sedang duduk dikursi kebesarannya.

"Ada apa denganmu? penampilanmu kacau sekali" tanya ayahnya Gilang wicaksono.

"Harry menolak perjodohan ini ayah, aku tidak mau kehilangannya" adunya pada ayah yang sangat menyayanginya, apapun yang ia inginkan ayahnya pasti akan mengabulkan bagaimanapun caranya.

"Sudahlah cari pria lain saja, kau itu sangat cantik tidak perlu mengemis padanya, dan dia bukan orang yang bisa kau usik"

"Tidak ayah, aku hanya mau dia ayah. Ayah tahu dia punya wanita lain, dan dia tidak ada apa - apanya dibanding diriku"

"Dia sudah punya kekasih? "

"Bukan ayah, dia hanya karyawan rendahan dan wanita murahan yang naik ke ranjang Harry hanya demi uang"

"Kau tahu wanita itu?"

"Ya, dan aku ingin ayah memberinya pelajaran"

"Sesuai keinginanmu"

"Kau salah berurusan denganku wanita murahan. lihat saja kau akan menyesalinya" ucapnya penuh kebencian pada wanita yang bersama Harry.

*

*

Pulang kantor.

Harry belum menghubunginya sama sekali, entah kenapa ia menunggu Harry menghubunginya, dia merasa seperti wanita murahan saja, tapi memang itu kenyataannya sekarang dia seorang simpanan.

1
limah
Luar biasa
Essy Tango
karyanya sangat bagus semua di baca g trlewatkan.semangat author
Mom Yara: mampir juga kak di aplikasi yang orange, pijo
total 1 replies
Sandisalbiah
padahal pengen lihat kebahagiaan mereka setelah menikah... hais.. ngelunjak ya thor... 🤭🤭😏
terima kasih atas karya yg sangat menghibur ini thor.. semangat terus utk karya² baru yg lebih wow lagi.
Sandisalbiah
krn aku suamimu.. 😊😊
Sandisalbiah
enak banget si ratna langsung koit... mengingat semua kesulitan dlm hidup keluarga Yara bersumber dr ide jahatnya.. harusnya ratna ini di bejek² dulu baru mati dia.. is gemezz banget dgn manusia licik dan dengki kek si ratna ini..
Sandisalbiah
tuh kan.. cinta emang membuat org jd bodoh.. 🤭🤭🤭 juga buta.. buktinya Yara gak bisa melihat kalau dlm ruangan itu Harry tdk sendiri.. main selonong aja.. malu sendiri kan.. 😅😅
Sandisalbiah
bagaimana reaksi Feby nanti... bakal seneng krn tau kalau Reyhan tdk merampas kehormatannya atau ngereog krn merasa ditipu..?
Sandisalbiah
ratna bakal buat masalah pas hari pernikahan Yara nih... tp setidaknya pertemuan Yara dan Feby akan menghilangkan kesalahan fahaman dgn Harry..
Sandisalbiah
Hadeh.. Yara masih aja bergelut dgn fikiran sendiri.. kenapa gak coba cari tau akan hubungan Harry dan Feby biar gak salah faham terus.. sibuk memikirkan perasaan Feby pdhal orgnya udah nikah duluan..
Sandisalbiah
jawaban Yara malah membuka peluang dan keuntungan bagi Harry.. tp masih ada ratna yg diperkecil.. harus di waspadai..
Sandisalbiah
lalu Ratna... dia adalah otak dr semuanya... harusnya dia yg dapat ganjaran paling utama..?
Sandisalbiah
polisi kali.. mau nangkap si Tasya..
Sandisalbiah: bawaan tangan julit mom.. Kek-nya kalau unek²nya gak di keluarin jd syusyah makan.. 🤭🤭🤭maaf ya mom..
total 2 replies
Sandisalbiah
aku tadi. mikirnya.. bakal jadi masalah ni duo emak ngeyel mau ikut mencari Yara..
Sandisalbiah
pada kenyataan org di sekeliling kita emang berpengaruh pd sikap dan sifat kita.. secara langsung atau pun perlahan..
Sandisalbiah
dasar Yara keras kepala.. bandel banget. situasi belum aman krn posisi herman, gilang dan ratna masih bebas berkeliaran tp dia gak waspada sama sekali.
Sandisalbiah
mungkin sedikit egois di bolehkan Yara...
Sandisalbiah
Reyhan akan menikahi Feby ...
Sandisalbiah
jgn gegabah Yara.. setidaknya fikiran keselamatan seluruh keluargamu.. dan jawabannya adalah Harry.. hanya dia yg dapat membantu..
Sandisalbiah
anak pintar... si elang lagi mancung di air kolam nih.. awas aja kalau Harry ngamok
Sandisalbiah
si Elang ini nekatan juga.. keras kepala kek si Yara.. semoga gak terjadi apa²
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!