Mila adalah seorang gadis desa yang dijual ibu tirinya , Ibu tirinya mengancam akan menjual adik perempuan satu-satunya jika dia tidak mau .
Dia dijual kepada orang yang tidak dikenal dan memberi misi untuk membuat laki-laki tampan itu jatuh cinta padanya sedangkan dia yang sudah merenggut kesucian nya .
ingin tahu apakah mila berhasil membuat laki laki tersebut jatuh cinta ?
yuk simak terus novelnya ya 😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nikmatur rohma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukan wanita murahan
" Tuan , maaf tuan .. apa yang anda lakukan ? ". Tanya Mila sambil menahan tubuhnya yang sedang terhimpit tubuh kekar Edvan .
Edvan tidak menghiraukan perkataan Mila dia malah semakin mendekat dan secara refleks Mila mendorong sekuat tenaga hingga Edvan mundur dua langkah .
" kamu ..dasar ..".Edvan terlihat kesal dan memasukkan tangannya ke saku jas mengambil sesuatu
" Aku bisa memberikan mu lebih dari itu yang penting kamu nurut dan ikutin saja kemauanku ". kata Edvan ketus sambil menyodorkan uang segepok di depan Mila .
Dasar brengsek kamu kira aku ini wanita murahan apa ? memang aku menjual diri tapi aku tidak serendah ini .
Batin Mila kesal giginya ia gigit karena kesalnya .
Karena dia sangat kesal hingga Mila tidak mampu mengontrol kekesalannya dia layangkan tamparan panas di muka Edvan .
plaakkk...
" Ah... ". Edvan memegang pipinya yang terasa perih dan mulai memerah dia meringis kesakitan .
" Maaf tuan saya bukan wanita murahan , jika pun saya menjual diri saya itu karena terpaksa dan saya akan mencoba melunasi hutang saya dengan cara yang benar bukan dengan cara menjual diri , paham !". jawab Mila ketus sambil menatap Edvan tajam .
Edvan tak mampu berkata apa pun dia terkejut dengan kejadian ini karena baru kali ini dia ditampar seorang wanita dan baru kali ini juga di tolak mentah -mentah . Hatinya sedikit sakit dan kecewa namun di sisi lain dia kagum kepada Mila yang tiba - tiba menjadi berani dan mempertahankan harga dirinya walaupun dia dalam keadaan sulit.
Drt..drt...
Ponsel Edvan bergetar dia segera mengambil ponselnya dan tidak memperdulikan Mila lagi .
📞ya aku segera kesana : jawab Edvan di panggilan ponselnya kemudian menutup nya .
Dia kemudian beranjak meninggalkan Mila tanpa menoleh lagi ke Mila . Dia pergi sambil memegangi pipinya yang perih karena tamparan Mila .
Mila sedikit gemetar , setelah Edvan keluar dari ruangan dia menghela nafas panjang merasa lega namun di balik kelegaan nya ada kegelisahan dalam hatinya .
Aduh .. gimana kalau aku di pecat dan tidak ada pekerjaan lagi ? bagaimana aku bisa melunasi hutangku ?
Batin Mila kuatir sambil mondar -mandir menggigit bibir bawahnya .
Kemudian dia teringat temannya Tina dia ingin mencoba mencari tahu informasi kepada Tina barang kali dia mempunyai informasi tentang pekerjaan lain karena dia tahu Tina memiliki banyak informasi.
Mila kemudian mengirimkan pesan singkat terhadap Tina
✉️ Tina apakah kamu mempunyai informasi pekerjaan di tempat lain ? : Mila
✉️ Memangnya kenapa Mila ? apa kamu ingin pindah kerja atau ingin mencari pekerjaan sampingan ? : Tina
✉️ Keduanya, Jika ada aku ingin berkerja di tempat lain Tina : Mila
✉️ Memangnya kamu tidak betah di tempat ini Mila ? : Tina
✉️ Tidak hanya ingin mencari suasana baru saja : Mila
✉️ Baiklah nanti aku kabari lagi sepulang kerja ya , sekarang aku Carikan dulu informasi nya : Tina
✉️ baiklah Tina Terimakasih ya 🙏🙏: Mila
✉️Ok : Tina
Mila sedikit lega setelah mengirim pesan singkat kepada Tina . Dia melanjutkan pekerjaannya namun dia tidak begitu bisa fokus dalam bekerja karena dia teringat kejadian tadi ketika dia menampar bos nya .
Dia meringis sendiri sambil memegangi pipinya seperti dia merasakan ditampar seperti dia menampar Edvan.
pasti besok aku akan di pecat . bagaimana ini ?
Batin Mila sedikit Panik .
jam menunjukkan tengah hari waktunya Mila pulang karena ada acara pernikahan Edvan . Dia cepat - cepat pulang dan menuju taman depan kantor sesuai dengan janjinya dengan Tina .
✉️Tina aku tunggu di taman depan kantor ya : Mila mengirim pesan buat Tina
✉️ Baik tunggu lah aku masih menyelesaikan pekerjaan sedikit lagi : Tina
✉️ok
Mila berjalan di taman tersebut sambil fokus pada ponselnya hingga dia tidak melihat jalan di taman dan pada akhirnya dia menabrak seseorang yang sedang berdiri menerima telepon dengan seseorang.
brukkk..
Karena yang ditabrak adalah laki -laki bertubuh kekar dan tinggi pada akhirnya Mila yang terpental hingga terjatuh .
" Ah..". Mila meringis kesakitan ketika tubuhnya jatuh ke tanah .
" Kamu tidak apa - apa ?". tanya laki -laki tampan itu sambil membungkuk membantu Mila berdiri
Laki - laki itu tinggi, putih ,bertubuh atletis tampan ,pakaiannya yang rapi dibalut jas hitam . Sepatu dan jam tangan terlihat mahal dan bermerk terlihat dia seorang yang kaya.
Dia tampan sekali seperti yang ada di drakor , dia juga sangat sopan dan rapi,harum sekali aromanya .
Batin Mila sambil mencium aroma tubuhnya yang wangi ,sambil berdiri dari tanah.
" Oh..tidak ..tidak apa - apa ". jawab Mila sedikit gugup dan dengan senyum yang salah tingkah.
" Baiklah , Brian. Namaku Brian ". kata laki- laki itu sambil mengulurkan tangannya.
" Eh . iya .. namaku Mila ". jawab Mila sedikit malu dan salah tingkah sambil menjabat tangan nya .
" Ok Mila . kamu berkerja di kantor depan ". Brian sambil tersenyum dan menunjuk kantor di depan nya .
" Kok tahu ? ".
" Itu ..". Brian menunjuk seragam Mila yang ada logo perusahaan nya .
" Eh ..iya ". jawab Mila tersenyum malu , Mila lupa mengganti seragamnya karena tadi panik dan terburu-buru.
Suara ponsel Brian berdering dia mengambilnya dan mengangkat teleponnya .
📞Baiklah aku segera kesana : kata Brian di sambungan telepon
Setelah mematikan ponselnya dia berpamitan kepada mila
" Baiklah aku pergi dulu ya ?". kata Brian tersenyum sambil melambaikan tangannya .
"Eh iya ..". sambil membalas lambaian Brian dengan sedikit malu - malu.
Brian pergi meninggalkan mila di taman .
Kemudian Mila duduk di bangku taman menunggu Tina datang . Tak lama kemudian Tina datang sambil berlari kecil .
" Mila ..." Tina berteriak memanggil Mila sambil melambaikan tangan nya .
" Hai ..". Mila membalas lambaian tangan Tina
Tina segera menghampiri Mila dengan sedikit ngos-ngosan.
" kamu kenapa kok ngos-ngosan". tanya Mila
" Aku cepat-cepat kesini takut kamu lama nunggu". Jawab Tina sambil mengatur nafasnya dan duduk di samping Mila .
" Enggak kok aku baru saja sampai ". jawab Mila
Tina tidak menjawab Mila dia lagi fokus meneguk minuman yang dibawanya karena kecapekan.
" Oh iya mengenai informasi pekerjaan itu ada sih Mila , tapi..? ".
" Tapi .. kenapa ? ". Mila terlihat antusias ingin mengetahui nya karena dia takut di pecat dan juga dia ingin mencari sampingan pekerjaan pula .
" Tapi kerjanya di sebuah cafe gitu , kamu bisa bekerja paruh waktu Mila . Jika kamu bekerja di perusahaan ini pagi hari maka kamu boleh megambil shift di sore hari hingga malam Mila. Bagaimana apa kamu mau ? ".
"Baiklah aku mau ". sambil tersenyum ceria karena dia mendapat solusi atas permasalahannya.
" Tapi memangnya kamu tidak capek kerja pagi hingga malam hari Mila ? ". tanya Tina sedikit kasihan kepada Mila karena harus bekerja keras
" Tidak . tidak apa - apa.". jawab Mila
" Baiklah aku antar sekarang ya ke tempatnya ? , tempatnya tidak jauh kok dari sini ". Ajak Tina
" Baiklah ". mila langsung berdiri penuh semangat
***
salam dari Viona😁🙃