Zulkarnain yang dipaksa untuk menjadi pewaris harus menjalani kehidupan yang tidak diinginkan.Ia harus jauh dari istri tercintanya yang tengah hamil muda.Namun berkat kegigihan AIDA, istri Zulkarnain.Mereka yang terpisah akhirnya bisa bersama.
Akan tetapi itu bukanlah akhir dari segalanya, Niken ayu yang terlanjur cinta kepada Zulkarnain memilih jalan pintas sehingga Zulkarnain mengkhianati istrinya.Diluar dugaan, Anak kembar yang dilahirkan oleh AIDA ternyata memiliki kekuatan yang diturunkan oleh kakeknya.kekuatan itulah yang menyelamatkan Zulkarnain dari pengaruh Niken ayu.
Kejahatan Niken ayu tidak berhenti sampai disitu,Ia merencanakan pembunuhan kepada AIDA dan kedua anaknya.Yang mengakibatkan meninggalnya AIDA dan hilangnya si kembar.
Akankah Zulkarnain bisa menemukan Si kembar yang telah dinobatkan sebagai Ahli waris nya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sang Pewaris BAB 10 Rencana Andika
Pov Andika
Aku mencekram erat Hpku, rasa kesal membuak didadaku. Niken Ayu sudah banyak berubah semenjak kedatangan Zulkarnaen.
Wanita ini sangat jelas terlihat hanya mencintai uang dan uang.Kalo saja bukan karena stempel kekuasaan, tak mau aku terkejar-kejar dengan wanita tak tahu malu ini.
huffffff tenang Andika, pasti semua akan menjadi milikmu. Aku berusaha memotivasi diri sendiri.
"Kenapa sayang??kok kelihatannya lagi kesel banget" Mama datang menghampiri ku.
"Si Niken ma... dia berubah"
"Berubah gimana?? " tanya Mama sembari duduk dihadapan ku.
"Ya udah nggak seperti dulu lagi, sekarang terkesan menjauh gitu Ma, nggak mau angkat telfon dari aku, di ajak kemana-kemana selalu nolak, pokoknya berubah banget Ma"
"Apa sejak posisi pewaris digantikan oleh anak haram itu"
"Iya ma"
Mama diam, dia terlihat berpikir.
"Gimana ni Ma"
"Tenang saja sayang, stempel belum tercap secara resmi,kita masih punya banyak peluang"
Aku diam mencerna kata-kata Mamaku.
"Ya uda yuk kita keluar makan siang"
"Males ma... "
"Jangan gitu dong sayang... kalo kamu nggak makan, kamu nggak akan punya banyak nutrisi untuk melancarkan semua rencana kita"
hmmmm ucapan Mama ada benarnya. Akhirnya aku nurut apa kata Mama.
dengan happynya myamaku menggandeng tanganku pergi keluar.
Setelah memilih tempat duduk, kami pun memesan makanan. Namun pemandangan yang tak ku duga terlihat jelas didepan mataku. Niken Ayu bergelayut mesrah ditangan Zulkarnaen. Aku bingkas bangun lalu menghampiri nya.
"An... Andika mau kemana?? "
panggilan Mama tak ku hiraukan.
"Oh jadi ini alasan nya kamu ngajak putus Niken"
Niken Ayu nampak kaget, tapi tidak dengan Zulkarnaen.
"Mm mm kamu ngapain disini?? " Niken terlihat canggung.
"Ya makanlah.. masak mau main bola" celutuk Mamaku yang sudah berdiri di samping ku.
"Ehh tante... selamat siang tante" sapa Niken. aku tahu itu cuma basa-basi.
"ckck nggak usah sok manis deh" ketus Mama.
Niken terlihat serba salah.
"Andika.. tante Lastri.. jarang-jarang loh kita ketemu seperti ini.. bagaimana kalau kita makan siang sama-sama" ucap Zulkarnaen berusaha mencairkan suasana.
"Nggak usah sok ramah deh anak haram.. najis aku duduk semeja dengan kamu" sergahku tak dapat menahan emosi.
"eh eh eh santai dong... kok malah nyolot"
"nggak usah naif deh... kamu sengaja kan mau rampas semua harta yang seharusnya menjadi milik ku.kemarin posisi pewaris kamu ambil alih, sekarang Niken Ayu kamu rebut"
"yang mau rebut Niken Ayu siapa??"
"Alah masih saja munafik,,, uda terlihat jelas gandengan tangan begitu masih saja ngelak" aku makin emosi dibuat nya.
"Udah... udah cukup!! " Niken menengahi"Andika kita tu udah nggak ada hubungan apa-apa lagi ya... udah jelas kan kalau aku tu adalah pendamping Sang pewaris. jadi nggak mungkin aku bisa nikah sama kamu "
"hmm begitu ya... ok! kita lihat saja nanti Niken, apa yang akan terjadi?? " dadaku bergemuruh dendam.Ku langkah kan kaki meninggal kan mereka.
Saat ini memang aku kalah oleh Zulkarnaen, tapi nanti, akan aku buat kamu menyesal Niken Ayu!!!
"Andika tunggu Mama dong... " panggil Mama dari arah belakang. Terpaksa aku henti kan langkah ku.
"Aku benci! benci! benci dengan mereka ma" ku jotos permukaan mobilku berulang kali, meluapkan rasa emosi ku.
"Iya Mama tahu sayang... kita tidak bisa membiarkan semua ini terjadi sayang. kunci utama kita adalah Niken, tapi sekarang dia malah berpihak sama anak haram itu"
"Aku akan buat Niken tak berdaya ma, dia harus tetap jadi milikku"
sebuah rencana sudah bersarang di otakku. TUNGGU SAJA NIKEN AYU, KAMU PASTI AKAN MENYESAL!!!!
Malam ini seperti biasa, aku menghabiskan malam dengan joget-joget di Klub malam. dengan ditemani oleh beberapa wanita-wanita sexy. sedang asyik-asyik berjoget ria, samar-samar aku lihat Niken Ayu baru saja datang dengan beberapa temannya.
yah memang disinilah tempat nya mangkal. Aku memang sengaja menunggu nya. Aku berbisik sesuatu kepada salah satu gadis **** yang menemaniku.Dia mengangguk tanda mengerti. Lalu pergi menghampiri Niken Ayu.
Ku sudahi jogetanku.. aku memilih duduk di kursi tamu depan bar.Sambil terus ku perhatikan Niken Ayu.
Beberapa saat kemudian, aku perhatikan si Niken Ayu sudah mulai ngawur. dia mabok... aku pun melancarkan aksi ku. ku dekati dia...
"eh minggir-minggir"
semua mengalihkan perhatian kepadaku.
"biar aku bawa Niken pulang"
"Tapi An.. " seorang teman Niken kayak ragu.
"kalian tidak usah khawatir, Niken aman sama aku"
Lalu ku rangkul Niken dan membawanya keluar dari Klub.
"hm sekarang kamu sudah tidak bisa berkutik lagi Niken Ayu, akan aku tumbang kan sifat sombongmu... tidak akan semudah itu kamu menyingkirkan aku" Aku tersenyum penuh kemenangan.
Aku bawa Niken Ayu ke hostel, sengaja aku boking 2hari untuk memuaskan hasrat ku, hehehehe
Selama 2hari 2malam aku lalui nonstop bersama Niken Ayu, aku buat gadis ini terus dibawah pengaruh obat perangsang agar dia tetap terus onn bersamaku. Akan aku buat semua impian mu hancur Niken Ayu.
Di pagi hari menjelang hari ketiga, Niken Ayu sudah sadar. dia seperti orang bingung.
"dimana aku?? "
"disini bersama ku sayang" Ku belai rambut nya lembut.
"Apa yang kamu lakukan hah? "
dia mulai syok karena menyadari kalau dia tak memakai sehelai benang pun.
"Bukan aku yang melakukan tapi kita sayang.. apa kamu lupa? "
pyar!!!!
sebuah tamparan keras mendarat di pipi ku.
aku tersenyum kecut.
"Terimakasih sayang, setelah kamu puas kamu tampar aku"
"B"jingan kamu!!! "
"Kamu yang b*jingan!!" bentakku"se enaknya saja kamu mencampakkan diriku setelah tahu aku bukanlah Sang pewaris... sekarang bukan hanya tujuan ku yang kandas, tapi impian mu pun sudah hancur "
Niken Ayu mulai menangis
"Kamu jahat Andika"
"Kamu lah yg jahat sayang"
Dia terus menangis.
"Sudahlah... hapus air matamu, dan pulanglah... orang tuamu pasti sangat khawatir, karena sudah 2hari 2malam kita disini tidak pulang-pulang"
"a a apa?? " si Niken nampak kaget. Aku tersenyum kecut. Lalu melangkah pergi meninggalkan nya.
"Kurang @jar kamu Andika!! "
Dia menjerit histeris, tapi tak ku hiraukan... malah aku tersenyum puas.Tinggal menunggu waktu, semoga saja si Niken bisa hamil. Kalau dia sudah hamil dengan ku otomatis dia tidak akan bisa menikahi Zulkarnaen. hahahahaha
Tiba-tiba HP ku berdering.. Mama menelfon
"iya Ma"
"Kamu jadi pulang hari ini kan sayang?? " tanya Mama dari seberang
"Iya ma... nih udah mo pulang kok"
"Niken gimana?? "
"masih dikamar ma,,, dia syok banget"
terdengar suara tawa mama.
"bagus sayang, kita harus bisa buat dia hamil"
"pastinya ma...kalau dia ngak hamil pun sudah aku siapkan rencana ke dua"
"iya iya... anak mama memang pinter banget. ya uda cepet pulang sayang.. mama sudah masak makanan kesukaan kamu"
"ok ma... sampai jumpa dirumah"
ku matikan HP. dan bergegas pulang.