NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Dewa Naga

Pendekar Pedang Dewa Naga

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:37.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rezha Saputra

Ada banyak hal yang tak bisa ku lakukan sebagai seorang lelaki.

Seperti mencoba untuk melupakanmu.

Ataupun menerima kenyataan atas kehilanganmu.

Setiap kali berjumpa dan berpisah denganmu.

Aku hanya semakin mencintaimu.

Aku tak ingin mengulanginya lagi.

Aku tak ingin merasakan cinta lagi!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rezha Saputra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Pertemuan terakhir

Pertarungan sengit masih berlanjut di istana Adipura, suara kegaduhan di dalam istana dapat didengar oleh warga yang berada tidak jauh dari kawasan istana. Tidak hanya itu kobaran api mulai menunjukkan wujudnya membakar bangunan-bangunan dalam istana, asap hitam mengepul ke langit membuat malam itu seolah seperti upacara penguburan terbesar yang pernah terlihat.

Berita penyerangan di istana segera menyebar dan membuat warga menjadi panik. Mereka buru-buru mengemasi barang-barang dan berniat mengungsi ke tempat yang aman. Dari ratusan menjadi ribuan orang mulai berdesakan di jalan untuk menyelamatkan diri masing-masing membawa keluarga serta barang-barang yang bisa diselamatkan.

Patih Yarna dan yang lain masih bertarung menghadapai pria misterius dan setan merah, sedangkan para prajurit kerajaan bertarung sesama mereka. Menteri Balda sebenernya ingin membantu namun ketika dia ingin bergerak dari jauh tampak 2 orang yang dikenali nya mendekat. Pisau darah dan pangeran Jaka mulai terlihat dan benar-benar mengarah padanya.

“Kenapa murid Jaka bisa seperti ini?” tanya menteri Balda kepada pisau darah.

“Maaf senior, ini kesalahan murid sendiri” jawab pangeran Jaka sambil meringis menahan sakit dari lukanya.

“Kanda, bisa kah kau bantu menutupi lukanya dengan tenaga dalam mu? Dengan kemampuan ku sekarang aku belum bisa berbuat banyak. Dan sebenarnya ada urusan yang harus aku lakukan” pinta pisau darah kepada menteri Balda yang tidak lain adalah suaminya.

Menteri Balda meminta pisau darah membaringkan tubuh pangeran Jaka dan dia duduk bersila di sampingnya. Menteri Balda duduk selama beberapa detik dan kemudian menjulurkan tangannya kearah luka pangeran Jaka. Dari telapak tangannya keluar aura kekuningan yang dibuat dengan tenaga dalam. Dalam hitungan menit darah yang mengalir dari luka pangeran Jaka perlahan berhenti.

“Sudah selesai, luka murid Jaka sementara tidak akan mengeluarkan darah lagi tapi kita perlu obat dari tabib untuk menyembuhkan total walau mata kirinya tidak mungkin lagi diselamatkan” menteri Balda berucap dengan pelan.

Pangeran Jaka mengepalkan erat tangannya karena amat marah dengan kondisi yang menimpanya. Dia bersumpah akan melakukan balas dendam kepada orang yang membuatnya seperti ini. Pisau darah yang melihat itu tersenyum sinis karena merasa pangeran Jaka amat bodoh jika bertindak sesuai amarah. Dalam dunia persilatan amarah adalah musuh terbesar dalam diri sendiri yang akan membuat seseorang akan jatuh dalam keputusasaan dan berakhir dengan kekalahan.

“Kanda, dinda akan pergi ke tempat senior Yuda. Tolong jaga murid Jaka disini, masalah disana serahkan saja pada kami. Kanda tidak perlu khawatir” ucap pisau darah.

“Sejujurnya aku keberatan, karena aku orang yang ditunjuk sebagai pemimpin penyerangan ini. Tapi tidak salahnya aku menyerahkan kepada kalian. Pergi lah dan hati-hati disana dinda” menteri Balda melepaskan istrinya untuk membantu pria misterius yang menteri Balda ketahui merupakan kakak seperguruan istrinya tersebut.

Pisau darah menganggukkan kepalanya tanda mengerti dan langsung berlari kearah pelaminan. Menteri Balda tersenyum melihat semangat juang istrinya tersebut. Ketika raja Kendala memerintahkan untuk menyerang kerajaan Adipura istrinya meminta untuk ikut dalam serangan ini. Karena dia merasa istrinya cukup kuat jadi dia mengizinkannya.

Namun takdir berkata lain, dia tidak mengetahui bahwa pertemuan dia dan istrinya pada saat itu adalah pertemuan terakhir kali dia bisa melihat istrinya sebelum diketahui bahwa istrinya tewas dengan mata melotot dan ada lubang bekas tancapan keris dikepalanya.

*

“Kemampuan Patih kerajaan Adipura hanya segini? Seharusnya aku menyerang lebih dulu daripada kerajaan Kendala” ucap setan merah setelah berhasil membunuh seorang Patih dengan tebasan ganda menyilang ditubuhnya.

Keadaan Patih Yarna sudah sangat buruk, banyak luka kini menghiasi bagian tubuhnya. Biarpun dia mengeluarkan semua kemampuan dan dibantu Patih yang lain nyatanya kemampuan gabungan mereka tidak cukup untuk menghentikan serangan pria misterius dan setan merah.

Setan merah melangkah ke arah Patih Yarna yang sudah jatuh dalam posisi berlutut dan pedangnya pun sudah terlepas. Setan merah berniat menghabisi nyawa lawannya tersebut, dia mengangkat pedangnya berniat melakukan tebasan untuk memenggal namun suara lain muncul dan menghentikannya.

“Berhenti! Dia adalahan tahanan kami. Jangan coba-coba...” belum selesai menteri Balda berbicara namun setan merah tetap menebas kepala lawannya tersebut.

Raut wajah menteri Balda menunjukkan ekspresi tidak senang, dia sebagai pemimpin dari penyerangan ini membutuhkan setidaknya satu tahanan penting untuk mengorek informasi tentang kerajaan Adipura. Nyatanya omongan dia tak digubris oleh setan merah.

“Jangan memerintah ku, umur kita terpaut jauh dan aku tidak senang dengan kata-kata tahanan. Kami aliran hitam lebih senang jika bisa menghabisi aliran putih sebanyak mungkin” setan merah menerangkan alasannya.

“Lancang!” menteri Balda menarik pedangnya dan diarahkan ke wajah setan merah.

Menteri Balda yang merupakan pendekar aliran putih merasa tersinggung dengan kata-kata yang dilontarkan setan merah. Tiba-tiba aura pembunuh mulai keluar dari tubuh menteri Balda dan setan merah bereaksi serupa. Keduanya sudah bersiap untuk bertarung dengan pedang dan segenap kemampuan mereka.

1
Sudar Manto
rojo pekok
Admin Pinedapa
semangat Thor
Rezha: Terimakasih atas like dan komennya 🙏
Semoga selalu suka dengan cerita ini (:
total 1 replies
Hanafi Nafi
God job...
khasna aldiyara
kayaknya bagus nie cerita
Pin-Up Yang Elegan
cerita ini lebih lucu dibanding yg lain
Rezha: lucu dibagian mananya gan?
total 1 replies
🎯Pak Guru📝📶
baru mulai
semoga sampai tamat
Rezha: aamiin, makasih pak guru
total 1 replies
🎯Pak Guru📝📶
oh ga tamat
margo and me
Serruu bangett ceritanyaa,,,, ok bgt
Rezha: terimakasih telah membaca cerita saya, tetap ikuti cerita pendekar pedang naga ya :)
total 1 replies
sulaiman ark018
kurangi sedikit narasinya saat peperangan
Rezha: makasih atas komentarnya abangda
total 1 replies
Penyair Kegelapan
mampir "Soul Caster " thor
Rezha: oke thor
total 1 replies
Kitty Bloom Untuk Pemilik Lolz Gods
Udah berapa kali aku ngulang-ngulang bacanya, karena seseru itu!
Rezha: terimakasih selalu setia membaca pendekar pedang dewa naga :)
total 1 replies
pranacitra
mantap,, lanjut jangan putus tengah jalan
Rezha: terima kasih pak
total 1 replies
Wak Jon
Lanjut..
Wak Jon
👌👌👌👌👌👌
Wak Jon
Baru hadir..
SquigglyMunchkin
lanjut author sayang 、」
Rezha: siap lanjut, terima kasih atas komentarnya :)
total 1 replies
vanillaatack
Ceritanya menarik jujur! Tapi aku keseeeeel.. soalnya berhentinya nanggung banget haaaa:(((( ditunggu next upnya ya thor
Rezha: udah up ya kak, sekarang udah sampe episode 48. Jangan lupa dibaca :)
total 1 replies
Penghargaan Pink
Apa kak author ga denger jeritan hatiku buat kk lanjut bab baru?
Rezha: udah up ya kak, jangan lupa dibaca :)
total 1 replies
Gadis Sandman
thor cepat lanjut lagi donk, udah gk sabar pengen liat lanjutannya
Rezha: udah up ya kak, jangan lupa dibaca :)
total 1 replies
stellarflower
Yuk lanjut yuk Thor!! Aku susah nelen air putih nih kalau belum ada kelanjutannya :(
Rezha: aku susah move on ni sama dia, ajarin biar cepat move on kak :)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!