(SLOW UPDATE)
(karya pertama sebelum Kaisar cahaya kultivasi iblis)
Kehidupan sebelum adanya kultivasi, memang cukup sulit! Mereka para umat manusia harus bertahan hidup bersama iblis-iblis yang masuk ke dalam alam umat manusia ini.
Kaisar Wu Shen, tidak menduga bahwa anak ini (Xin Dao) adalah iblis! Namun karena melihat kondisi Xin Dao yang ia temukan dalam kondisi prihatin, membuat Wu Shen berniat untuk menyatukan kembali umat manusia dan juga bangsa iblis. Benar! Jawaban dari orang-orang ini pastilah "Tidak mungkin!"
"Impian mu bodoh, Wu Shen!"
Wu Shen; "peperangan, mungkin akan terjadi karena itu, aku akan selalu berdoa, padanya agar setia untuk melindungi desa Qishan Jin ini dari serangan para iblis itu."
bagaimana bisa Wu Shen berdoa seperti itu setelah tahu bahwa anak yang selama ini di asuhnya adalah seorang iblis dan tepatnya dia adalah calon untuk pemimpin alam iblis!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arinimase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter. 09 - Dewa Tanpa Pengikut
Malam harinya, Xin Dao yang melihat Wu Shen seperti menggigil kedinginan. Jubah yang Xin Dao berikan padanya, tidak cukup untuk membuatnya hangat kembali. Xin Dao akhirnya berjalan keluar gua, dan mencoba mencari tanaman obat di sana.
Xin Dao menemukan beberapa tanaman obat, yang ia ambil hanya daunnya dan bunganya saja. Sepotong bambu, ia jadikan sebagai gelas agar Wu Shen bisa meminum obatnya dengan mudah. Tangannya terlalu gemetar ketika menyentuhnya. Wu Shen menjadi tidak bisa diam, karena menggigil kedinginan akibat terjatuh ke sungai tadi.
"Seharusnya, kau berpikir 2 kali untuk memulai perjalanan, memperbaiki segel itu." Xin Dao bergumam ketika membantunya untuk meminum obat yang sudah dibuatnya tadi.
Wu Shen perlahan menghela nafasnya dan merasakan suhu tubuhnya naik kembali. Wu Shen sesaat memejamkan matanya dan melihat wajah Xin Dao yang tidak berekspresi. Ia merasa tidak nyaman karena telah membuatnya khawatir dan tidak bisa tidur semalaman. "Apa saya membuat anda khawatir?"
Xin Dao masih saja terdiam dan sepertinya ia tidak ingin membicarakan hal ini. Wu Shen akhirnya mencoba duduk dan berusaha berada di samping Xin Dao yang sedang bersandar di dinding gua. Wu Shen meletakkan kepalanya di bahu Xin Dao lalu mengatakan; "Sebelum, ibu saya meninggal. Saya pernah menggigil kedinginan seperti ini. Lalu, ibu saya meletakkan kepala saya pada pelukannya. Dia hanya bilang, termui seseorang yang akan menghangatkan mu nanti jika kau kedinginan."
Xin Dao akhirnya mencoba melihat Wu Shen namun, sayangnya ia sudah tertidur disana. Ia seperti ingin mengatakan sesuatu yang tidak bisa dikatakannya lagi. Manusia ini sangatlah lemah dan mudah rapuh. Kenapa saya harus berdampingan dengannya sekarang ini?
"Pejabat surgawi!"
Paginya, Wu Shen terus memanggil manggil pejabat surgawi di setiap jalan yang dilewatinya. Begitupula dengan Xin Dao yang merasa orang ini sangatlah aneh dilihatnya. Mau sampai kapan dia terus berteriak memanggil pejabat surgawi? Rasanya baru saja kemarin Wu Shen sempat tidak berdaya dan sekarang ini, ia malah semakin terlihat terlalu bersemangat.
"Kau yakin bisa menemukannya hanya dengan berteriak-teriak seperti itu?"
Wu Shen tiba-tiba terdiam tidak berkata. Ia menurunkan tangannya, seperti ia meragukan diri sendiri. "Sebenarnya, tidak. Tapi, yang saya dengar pejabat surgawi itu tinggal pada sebuah kuil pastinya tapi, disini sama sekali tidak terlihat kuil satupun yang ada disini."
Xin Dao mendengus; "Berjalan di belakangku!"
Wu Shen awalnya merasa aneh karena seperti berlindung dari yang lebih muda. Namun, karena wajah Xin Dao yang seperti memaksa, akhirnya Wu Shen terpaksa berjalan di belakangnya.
Terdengar suara seseorang telah bersembunyi di balik semak-semak, terlihat mencurigakan karena terlihat dari atas semak-semak itu, sebuah pegangan pedang. Xin Dao menjadi waspada dan menarik Wu Shen di belakangnya. Kenapa Xin Dao malah melindungi saya?
"Tidak bisakah anda bersembunyi di balik semak-semak itu dan menunjukkan wujud asli anda?" Xin Dao berkata dengan menghunuskan pedangnya ke arah laki-laki dibalik semak-semak itu.
Laki-laki itu akhirnya memunculkan dirinya dari balik semak-semak itu, dengan pakaian lusuh dan pedang yang ia gendong di belakangnya. Ia bahkan terlihat seperti seorang pengemis jalanan, tidak memiliki uang di kantongnya.
"Saya mendengar, kalian sedang mencari seorang pejabat surgawi yang sedang turun gunung." Laki-laki itu berkata dengan lembutnya, ia seperti berbicara pada anaknya sendiri.
"Maaf, bisa anda beritahu siapa nama anda? Kenapa tiba-tiba mengikuti kami di sini." Wu Shen berkata, melangkah maju mendekati laki-laki itu.
"Saya adalah yang kalian cari. Saya seorang pejabat surgawi, dewa murah hati."
Perkataan laki-laki itu membuat mereka terkejut seketika, seperti ingin muntah! Saya pikir, pejabat surgawi yang turun gunung, akan tinggal di sebuah kuil tapi sepertinya tidak semuanya.
"Sebenarnya, saya ini adalah pejabat surgawi yang baru. Jadi, saya masih harus hidup miskin disini dan belum memiliki seorang pengikut." Jelas laki-laki itu yang ternyata adalah dewa murah hati.
"Jadi, anda adalah seorang pejabat surgawi? Kalau begitu, bisakah anda memperbaiki segel penghalang alam manusia dan iblis yang mulai rusak?"
Ekspresi wajah dewa murah hati tiba-tiba menjadi suram. Ia seperti tidak yakin pada dirinya sendiri setelah mendengarkan permintaan dari Wu Shen. Meragukan!
"Aku tidak yakin, apakah anda ini, benar-benar seorang pejabat surgawi?" Xin Dao berkata, ia tampak ragu pada orang ini karena menunjukkan ekspresi suramnya pada Wu Shen.
"Sebenarnya, jika seorang pejabat surgawi tidak memiliki satupun pengikut maka, ia sama sekali tidak memiliki kekuatan spiritual dalam tubuhnya. Jadi, jika aku memiliki satu orang pengikut saja, maka saya pasti bisa melakukannya." Jelas dewa murah hati.
"Saya yang akan menjadi pengikut pertama anda!" Wu Shen berteriak sambil mengangkat satu tangannya, begitu bersemangat ketika mengatakannya.
"Apa yang kau katakan!?" Xin Dao tiba-tiba seperti melawan dan kembali menurunkan tangan Wu Shen.
"Xin Dao, kita tidak bisa melakukan apapun selain berharap pada pejabat surgawi ini. Kita sudah berhari-hari mencarinya tapi, tidak ada seorangpun yang muncul bukan? Percayalah padaku." Wu Shen memegang pelan tangan kanan Xin Dao dan menyentuhnya dengan lembut, lalu kembali berkata; "Xin Dao sudah setuju dengan ini. Saya akan menjadi pengikut pertama anda."
Dewa murah hati itu begitu sangat senang mendengarnya, akhirnya ia mendapatkan pengikut pertamanya. Dewa murah hati tiba-tiba berlari ke arah Wu Shen dan memeluknya erat sekali sehingga seperti terasa tercekik. Xin Dao tidak tinggal diam dan berusaha memisahkan mereka, lepaskan! Dia milikku!
Kuy Mampir di karyaku judulnya TERNYATA CINTA. Kisah Cinta Seorang ceo muda dan gadis cantik sederhana pemilik usaha catering
ku tunggu feedback mu ya
↓↓↓↓↓
The Revival Of The Grand Master Mage
↑↑↑↑↑
.
.
.
.
.