NovelToon NovelToon
Hello, My Antagonis Wife

Hello, My Antagonis Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:946.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi wahyuningsih

" Kau menggoda ku lagi?! dasar sialan! pergi kau jal*ang! "
Kata-kata itulah yang sering aku dengar saat suamiku bangun di pagi hari.

Saat malam ia pulang dengan keadaan mabuk, dia memaksaku untuk melakukan hubungan suami istri. Tapi saat pagi, dia menendang ku layaknya seonggok sampah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi wahyuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Promise

Gaby berdiri dengan tubuh yang mulai gemetar menatap Jordan yang juga menatapnya. Rasa bahagia yang baru saja ia dapat seolah kini sudah berada di ujung akhir. Semua rasa sakit dan banyaknya luka yang telah diberikan Jordan kembali bermunculan di otaknya. Siksaan secara fisik maupun verbal kembali terasa di sekujur tubuhnya. Dia mendekap erat tubuh Nino. Dia benar-benar merasa takut jika Nino juga akan mendapatkan siksaan dari pria yang tengah menatapnya, Saat ini Jordan sudah seperti seorang monster bagi Gaby. Sakit karena kehilangan anaknya juga pasti ulah pria kejam itu.

" Ge, ayo kita pulang. " Ajak Jordan dengan nada suara yang lembut.

Gaby menggeleng sembari terus memeluk erat Nino. Jika saja itu Gaby yang dulu, tentu saja dia akan dengan senang hati menyambut uluran tangan yang mengarah padanya. Tapi wanita mana yang tidak akan trauma setelah luka luar dalam yang ia alami? Gaby memundurkan langkah seraya kaki Jordan yang maju menghampirinya. Pengurus panti yang melihat reaksi Gaby begitu ketakutan, membuatnya mengeryit bingung sembari menebak-nebak apa yang terjadi sebenarnya di antara mereka. Melihat Gaby yang sudah tidak sinkron, pengurus panti memutuskan untuk mengambil Nino dari Gaby. Meski berat, Gaby akhirnya menyerahkan Nino karena merasa Nino akan dalam bahaya jika ada bersamanya.

" Ge, kita bicara sebentar ya? " Gaby yang tadinya bisa tersenyum kini kembali terlihat seperti frustasi dengan sejuta ketakutan.

Gaby yang tak bisa lagi mundur karena tubuhnya menabrak dinding, hanya bisa menggeleng dan mulai menangis meski tak mengeluarkan suara. Jika Gaby merasakan ketakutan yang luar biasa, maka yang saat ini Jordan rasakan adalah sakit. Sakit karena melihat wanitanya ketakutan saat melihatnya.

" Ge, aku tidak akan menyakiti mu lagi. Ikut aku ya? "

Jordan meraih tangan Gaby yang begitu dingin dan gemetar hebat. Dia menuntun langkah Gaby agar mengikutinya. Tentu saja Gaby memberontak, dia mencoba untuk menjauhkan tangannya dari Jordan. Tapi pria itu semakin memperkuat cengkeramannya dan mau tidak mau tubuh Gaby yang kini sangat kurus hanya bisa mengikuti Jordan sembari menangis.

Jordan membawanya memasuki mobil dan tak menunggu lama, mobil itu langsung melesat cepat menuju kediaman Jordan.

" Ayo kita masuk. " Jordan meraih tangan Gaby berniat membawanya keluar dari mobil dan masuk ke rumahnya. Tapi sayang, gadis itu justru semakin ketakutan melihat rumah Jordan.

" Tidak! jangan! jangan pukul aku lagi. Tolong biarkan aku pergi. " Gaby menangkupkan kedua telapak tangannya untuk memohon. Gadis itu juga semakin menangis tersedu-sedu. Jika beberapa saat lalu dia begitu tak takut mati, maka beda cerita kali ini. Gaby merasa bahagia saat menggendong Nino dan berada ditengah-tengah anak-anak yatim piatu. Dia kini takut tidak bisa melihat mereka lagi jika kembali ke rumah tahanan itu.

Jordan menatapnya sendu. Kini dia sadar benar jika perlakuannya membuat Gaby begitu trauma dan merasa takut setiap bersamanya.

" Aku tidak akan memukul mu lagi, aku berjanji. Aku akan memperlakukan mu dengan baik, tidak akan ada lagi Jordan jahat seperti kemarin. Percayalah padaku kali ini saja. "

Gaby masih menggeleng. Dia kini memegangi kursi kemudi yang ada didepannya erat-erat. Dia tidak mau kalau sampai harus masuk kerumah itu lagi.

" Tidak! tolong biarkan aku pergi. Aku ingin hidup sekarang. Tolong maafkan kesalahan ku. Jangan hukum aku lagi. Tolong.."

Jordan semakin mengeraskan rahangnya. Bukan marah, tapi kini dia sedang menahan dirinya untuk tidak menangis melihat istrinya begitu ketakutan.

" Sayang, aku janji. Jordan yang jahat itu tidak akan kembali lagi. " Jordan kembali mendekat untuk membujuk Gaby perlahan.

" Jangan! jangan mendekat! aku tidak mau mati! " Gaby yang panik akhirnya membuka pintu yang ada disampingnya. Dia berlari tanpa arah sekuat tenaga. Tentu saja Jordan dan yang lain mengejarnya.

Gaby terus berlari hingga sampai ke jalan raya. Tidak perduli dengan keadaan, entah itu lampu merah atau hijau, dia terus berjalan hingga banyak kendaraan yang membunyikan klakson mobil agar wanita di tengah jalan itu menyingkir. Gaby yang mulai linglung menutup telinganya lalu memukul-mukul kepalanya. Rasanya begitu bising hingga dia tidak tahu harus apa dan bagaimana.

" Ge! "

Jordan berlari ke tengah-tengah dengan mengangkat tangan agar memberinya jalan untuk menyebarang. Dia langsung memeluk Gaby langsung saat sudah sampai didekatnya lalu membawanya untuk menepi sampai ke trotoar jalan raya.

Gaby terus memberontak dan memohon untuk dilepaskan. Tapi Jordan tidak mau mendengarnya dan membopong Gaby kedalam mobil yang sudah disiapkan Ron untuk mengikuti tuannya.

" Lepaskan aku! aku tidak mau kembali! lepas! " Teriak Gaby yang tak henti-hentinya memberontak.

Jordan semakin erat memeluk tubuh Gaby. Benar, dia sangat paham rasa takut yang Gaby rasakan. Tapi, hati nya tidak bisa menerima kepergian nya setelah kebenaran itu terungkap. Biarlah dia menjadi egois karena memaksa Gaby untuk kembali pada nya. Tapi dia juga akan berusaha sekuat tenaga untuk meluluhkan hati istrinya perlahan.

" Ge, setelah ini kau bisa membalas ku. Aku tidak akan marah. "

Gaby mendorong tubuh Jordan dan itu berhasil. Entah dari mana keberanian dan kemarahan itu, tiba-tiba saja muncul.

" Kau sudah membunuh bayiku! kau membuat ku celaka! kembalikan bayiku! bawa dia padaku! hidupkan dia lagi! kembalikan! cepat kembalikan! " Gaby mencengkram kerah kemeja Jordan dengan tatapan marah.

Jordan yang sedari tadi menahan tangis akhirnya tak bisa lagi melakukan itu. Kini matanya mulai menjatuhkan buliran-buliran air mata. Momennya memang sangat tepat. Dia bersikap seolah tidak menginginkan bayi itu, lalu paginya kecelakaan mobil terjadi. Dan yang lebih parahnya, mobil yang Gaby gunakan adalah mobil lama miliknya. Tentu saja Gaby akan menuduhnya melakukan itu. Meski pada kenyatannya, mobil yang Gaby kendarai selalu dirawat dengan baik dan tidak pernah dibiarkan begitu saja, karena mobil itu adalah mobil pertama miliknya yang banyak menyimpan kenangan dan kisah perjuangan Jordan merintis usaha dari nol hingga sukses seperti sekarang.

" Ge, entah kau percaya atau tidak, aku juga terpukul karena bayi kita pergi. Tapi- "

" Bohong! kau dan Delena akan memiliki bayi, dan aku membunuh bayiku! kau jahat! aku tidak akan memaafkan mu! aku bersumpah akan membunuh mu demi bayiku yang kau bunuh! aku akan- ''

Ucapan Gaby terhenti saat Jordan kembali memeluknya erat. Dia bahkan sampai terisak mendengar semua ucapan Gaby. Jika saja dia lebih memilih untuk tidak mengutamakan kemarahannya, mungkin wanita cantik yang sudah menjadi istrinya itu tidak akan menjadi seperti sekarang ini.

" Anak itu bukan anakku, Ge. Aku bersumpah atas anak kita. Aku tidak menyentuhnya. "

Gaby tak menjawab, tubuhnya juga terasa lemas. Jordan seketika melihat wanita yang sedari ia dekap. Dan ternyata, dia tidur karena kelelahan.

" Bayiku, kembalikan bayiku. Bayiku, kau ada dimana? jangan bersembunyi sayang. Datanglah pada Ibu. " Dalam tidurnya Gaby selalu mengigau mencari anaknya. Dan itu kembali menjadi pukulan bagi Jordan.

Bersambung......

1
Les Tari
bagus
ayu cantik
suka
sukensri hardiati
kesetiaan buta Ron
sukensri hardiati
masih mikirin jordan juga si Ge...
YuWie
crrita yg bagus, samle bab ini masih asyik dibaca.. Ron cerdik banget sih
YuWie
Luar biasa
Khairul Azam
kenapa tegasnya baru skrng dulu pas disiksa jordan diz tak berdaya?
Khairul Azam
banyak banget kesialan, ini si penulis apa yg dipikirkan
Khairul Azam
novel othor ini perempuanya tersiksa dulu dibikin balikan dan baru bahagia
Khairul Azam
kq bisa ya bikin cerita mengenaskan begini tp perempuanya masih dibikin balikan sama laki laki seperti jordhan
white lily
leukimia bisa donor sumsum tulang belakang Thor,
white lily
lah lebih blangsak
Annie Soe..
Bawang bertaburan tor, tapi seru kyknya..
Annie Soe..
Yup,,,
Ge n jordan mulai keluar tanduknya..
Annie Soe..
Dah jelas hasil dna jordan anak biologisnya ttp aja si bapaknya jordan ga maw terima, marah2 ga jelas..
Bisa ga siy ini disebut bapak durhakim ???
Annie Soe..
Hebat kau ge,,
karakter perempuan yg aku suka,
ga menye2 berurai air mata..
lanjuuttt..
Annie Soe..
Ikut senang Ge dah bisa tersenyum lagi..
Kasih bahagia mereka ya tor ( klg kecil jordan ) n biarkan.l elle sembu sehat lagi .
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
khilaf apa doyan🤣🤣🤣
Shyfa Andira Rahmi
punya firasat yg buruk kayanya...🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!