NovelToon NovelToon
Kau Hancurkan Surga Kita

Kau Hancurkan Surga Kita

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Poligami
Popularitas:380.6k
Nilai: 5
Nama Author: Eva silviana

Nadin dan Amran mereka adalah sepasang suami istri, mereka juga di karuniai seorang anak yang bernama Zahra.

keluarga mereka juga sangat bahagia biasa di bilang sakinah.

Tapi semenjak seseorang di masa lalu Amran datang semuanya seakan hancur seketika.

"Tapi apakah Nadin dapat bertahan di madu oleh suaminya Amran?."

"Atau kah perempuan itu yang akan memiliki semua?."

"Dan apakah Amran akan memilih keduanya atau hanya salah satu dari mereka?."

Terus aja pantau dan baca di novel saya😊
jangan lupa komen, share dan sukai ya😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva silviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 10

Pagi pun datang, seperti biasa Amran dan Nadin bangun untuk menjalankan hari hari mereka,tapi hari ini nampak berbeda Nadin tidak lagi kewalahan dalam pekerjaan di rumah nya itu karna sudah ada mbak Imah asisten rumah tangga yang di bawa oleh suaminya Amran, Amran dan Nadin pun setelah bersiap siap langsung pergi kebawah untuk sarapan yang sudah di siapkan oleh mbak Imah.

Karna teringat perkataan nya Rini dan kedua orangtua nya Nadin pun mulai memberanikan diri bicara kepada suaminya soal cepat cepat untuk segera mempunyai seorang keturunan di keluarga nya.

"Mas aku kepikiran tentang perkataan ibu dan ayah waktu itu."

"Soal cepat cepat mempunyai keturunan?" tanya Amran.

"Iya, sepertinya kita harus cepat cepat mempunyai seorang anak mengingatkan umur kita yang semakin bertambah," ungkap Nadin sambil melihat kepada suaminya.

"Ya sudah mumpung hari ini hari libur habis sarapan kita pergi kerumah sakit untuk program kehamilan yah."

"Iya Mas" jawab Nadin.

Sesudah sarapan selesai merekapun langsung berangkat ke rumah sakit untuk mengikuti program kehamilan itu, tapi setelah sampai nya di rumah sakit saat dokter ingin memeriksa kesuburan Nadin ternyata Nadin sudah mengandung anak nya yang baru berumur 4 minggu.

"Alhamdulillah Ibu sudah mengandung dan usianya baru memasuki 4 minggu selamat Pak,Bu semoga bayi sehat sampai lahiran nanti," ucap dokter sambil tersenyum kepada Nadin dan Amran.

"Yang benar dok?" tanya Amran.

"Iya pak ibu ini hamil."

"Alhamdulillah tak di sangka sangka kamu ternyata hamil." Melihat Nadin yang berada di samping nya.

"Ibu juga tolong di jaga yah kandungan nya jangan kecapean juga."

"Baik dok" jawab Nadin.

Setelah mengetahui bahwa Nadin hamil mereka pun langsung buru buru pulang dan langsung menelpon ibu dan ayah nya untuk memberi tahu bahwa Nadin tengan hamil.

Dreddd..... Dreddd..... dreddd......

kemudian ibu nya mengangkat telpon dari Amran, "Assalamualaikum Nak Amran ada apa."

"Wa'alaikum salam bu ini Amran cuman mau kasih tau alhamdulillah saat ini Nadin tengah hamil baru memasuki trimester pertama," ungkap Amran.

Ibu nya pun yang mendengar kabar tersebut sangat bahagia karna sudah lama mereka menginginkan seorang cucu dari anak nya, sambil memanggil suami nya yang sedang duduk di taman belakang rumah dan telpon yang masih menyambung dengan Amran ibu nya pun berbicara kepada suami nya. " Ayah kita sebentar lagi punya cucu Yah."

"Apa... kita bakalan punya cucu?."

"Iya ini Nak Amran telpon."

"Mana mana telpon nya Ayah mau ngomong sama Nak Amran."

Kemudian Ayah nya pun langsung buru buru mengambil telpon yang ada di genggaman ibu tersebut.

"Hallo Nak Amran."

"Iya Yah."

"Apa benar Nadin lagi hamil?."

"Iya Yah alhamdulillah Amran dan Nadin di kasih kepercayaan untuk merawat rezeki yang paling besar darinya."

"Alhamdulillah Nak Amran,nanti ibu dan Ayah akan kerumah kalian dan menginap di sana untuk beberapa hari."

"Iya Yah kami tunggu kedatangannya."

"Kalau gitu Ayah tutup dulu telepon nya, assalamualaikum."

"Walaikumsalah."

Nuttt

Kemudian Amran kembali menghampiri istri nya yang berada di dalam kamar dan berbicara untuk segera keluar dari pekerjaan nya itu dan menjaga kandungan nya di rumah.

Dengan dari hati ke hati Amran pun mulai membujuk secara perlahan kepada istri nya untuk berdiam diri di rumah dan mengurus anak anak nya.

"Istriku sayang apa tidak sebaik kamu keluar dari kantor dan biar aku saja yang bekerja untuk keluarga."

"Tapi Mas aku menyukai pekerjaan ku dan pekerjaan ini yang aku ingin ingin kan dari dulu" jawab Nadin.

"Iya tapi kandungan kamu anak kita lebih penting dari pekerjaan itu."

Mendengar perkataan suaminya Nadin pun mulai berpikir sejenak.

"Eum... iya aku pikir pikir dulu." Sambil menghela napas nya dengan panjang.

Kemudian setelah mendengar perkataan istri nya Amran pun tidak mungkin untuk memaksanya keluar dari pekerjaan yang di idam idam kan dark dulu oleh istrinya tersebut.

"Baiklah aku tidak akan memaksa apapun aku akan menghargai keputusan yang kamu buat."

Tapi Nadin pun tidak bisa meengelak mendengar suami nya berbicara seperti dia pun sangat tidak ingin bayi yang ada di dalam kandungan nya kenapa kenapa karna baru memasuki awal awal kehamilan sangat rentan jika sering kecapean, apalagi jarak antara kantor tempat Nadin bekerja sangat jauh dengan rumah nya karna itu suami nya mungkin melarang Nadin untuk tidak lagi bekerja.

Antara menjadi istri yang tidak patuh kepada suami dan pekerjaan yang dia mau selama ini, itu membuat nya sangat bimbang untuk memilih, tapi karna di kantor Nadin yang berpengaruh besar terhadap pemasukan, dia pun diberikan cuti hamil selama 3 bulan dan cuti melahirkan selama 3 bulan oleh atasan nya.

Tak beberapa lama Nadin dan Amran membicarakan hal tersebut kemudian ibu dan ayah nya datang kerumah nya sambil membawa oleh oleh mangga muda untuk ibu hamil yang mengidam seperti wanita hamil pada umum nya.

ningnong ningnong ningnong

"Itu siapa yah Mas."

"Mungkin itu ibu dan ayah tadi saat di telpon mereka katanya akan menginap beberapa hari di sini."

"Oh... yaudah kita kebawah yu."

Mereka berdua pun ke bawah untuk menghampiri ibu dan ayah nya, tapi saat di buka kan pintu oleh mbak Imah ternyata bukan ke dua orang tua nya tapi seorang tukang service internet karna di rumah mereka ada kesalahan teknis wifi internet.

"Nadin kira ibu dan ayah."

"Mungkin ada urusan jadi kesini nya nanti sore kali yah."

"Iya kali Mas."

"Bu Pak makan siangnya sudah Imah siapkan." Sambil menghampiri mereka berdua

"Iya Mbak terima kasih" ucap Amran.

Kemudian mereka pun sambil menunggu kedatangan kedua orangtua nya untuk makan terlebih dahulu di karnakan Nadin yang tengah hamil harus banyak makan agar tidak terlalu lesu saat beraktivitas nanti nya.

BERSAMBUNG...

...****************...

1
elly fitriyatun
seharusnya nadia peka ada hawa2 pelakor ini mlh diksh kesempatan...bego bgt jd istti
November
lanjut
Kasma Aisya
lanjut Thor...
Nisa Amalia
Bahasanya sopan dan tersusun rapih
Nisa Amalia
hmmm curiga nihh ada yg dikangenin di kantor
Nisa Amalia
ayah Nadin udah nga sabar pingin punya mantu
Nisa Amalia
kasihan Amran
Soraya
ditunggu updatenya ya thor
Soraya
suka Visual nya thor artis lokal
Soraya
mulai deh Amran gak jujur lagi mending kmu jujur aja Amran klo ada sekertaris baru di kantor mu dri pada nti ada mslh lagi
Soraya
klo bos bebas mecat karyawan nya klo dia gak suka
Soraya
Luar biasa
Soraya
Amran cari penyakit buang nya kok dirumah
Soraya
Amran jg bodoh
Soraya
Alan aja yg bodoh
Soraya
Alan harusnya gak usah nyampein titipan dri Mae walaupun itu amanah tpi resikonya berpengaruh besar buat rumah tangga nadin
Soraya
knp Amran gak boleh masuk harusnya klo istri mau melahirkan suaminya mendampingi bukannya disuruh nunggu diluar thor
Soraya
bingung mau komen apa ksh jempol aja ya thor
Soraya
nama nya Nadin apa Aisyah thor
Soraya
mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!