Nindi seorang gadis belia yang masih duduk kelas akhir bangku menengah atas. terpaksa harus menikah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Husnel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kejutan buat Temannya
kehidupan Ardian dan Nindi sudah makin dekat dan mesra. Ardian yang biasanya cuek, sekarang selalu bucin sama Nindi.
Nindi akhirnya selesai juga ujiannya. hari ini acara perpisahan. Nindi berpenampilan sangat cantik. Rosa teman akrabnya Nindi menggoda Nindi dan mencomblangi dengan temannya yang sudah lama mengejarnya. Riko yang berencana nenembak Nindi di hari perpisahan mereka.
Nindi diantar Ardian, namun Ardian belum bisa menemaninya pagi ini, ia harus miting dulu. setelah itu baru nyusul.
disaat acara berlangsung, Riko minta waktu pada MC acara, kalau dia akan memberikan kejutan pada temannya.
Riko dengan pd nya kepanggung.
" assalamu'alaikum teman teman. maaf saya ambil waktunya sedikit.".
kemudian Riko memanggil nama Nindi agar mau naik panggung, setelah di desak teman teman nya, Nindi pun naik panggung
Riko mengeluarkan setangkai bunga mawar dia jongkok di depan Nindi.
" Nin maukah kamu jadi pacar ku,". kata Riko sambil berlutut.
Teman teman pada heboh dan bertepuk tangan. " Terima..... ayok Nin.. "
Nindi diam terpaku, dulu sebelum menikah ia memang pernah suka dengan Riko. tapi sekarang statusnya sudah beda, ia Istri orang.
disaat-saat Nindi menjawab, Tiba-tiba terdengar suara dari kerumunan.
" maaf, itu tidak mungkin, karena Nindi sudah menjadi istri saya". suara Ardian membuat suasana heboh.
Ardian pun maju kedepan panggung. suasana riuh. Nindi hanya diam menunduk.
Dan pak Bambang naik ke atas panggung untuk menengahi.
" anak anak, Nindi memang sudah menikah 1 bulan yang lalu, itu terjadi karena disaat bapaknya kecelakaan. atas permintaan bapak Nindi yang terakhir. mereka menikah, saya ikut jadi saksi". jawab pak bambang dengan antusias.
semua yang hadir. ber oh. oh ria semua. Riko pun langsung turun panggung dan lari keluar sekolah. ia kecewa, malu..
sedangkan Ardian pun menggandeng tangan Nindi dan mengajaknya pulang.
Rosa, tidak bisa berbuat apa-apa, sebagai teman dekat dia juga kecewa dengan Nindi yang diam saja selama ini.
acara dilanjutkan dengan bernyanyi. walau tidak semeriah awalnya.
Di mobil Ardian juga kesal dengan Nindi
" kenapa kamu diam saja, kamu malu punya suami yang sudah jauh lebih tua darimu". emosi Ardian.
Nindi terkejut mendengar ucapan suami nya.
" bukan begitu kak, aku panik, mau jawab apa, kan aku tidak tau kalau kakak sudah datang, kalau aku jawab sudah menikah, siapa yang mendukung ku kak, aku nggak nyangka kalau pak bambang mau membantu kita".
Ardian pun terdiam, " kakak minta maaf ya, kakak tadi emosi". sanggah Ardian.
" nggak apa apa kak". Nindi pun menyandarkan Kepala nya ke bahu Ardian, pikirannya saat ini tertuju dengan Riko dan Rosa.
bagaimana menjelaskannya. pikir Nindi.
Ardian kembali ke kantor. karena ada yang harus diselesaikan. karena besok Ardian sudah pindah memboyong Nindi ke Yogyakarta tempat perusahaan nya yang baru.
Sampai di kantor, para pegawai nya Ardian bisik bisik melihat kehadiran Nindi.
" siapa cewek yang sama bos itu, ih nggak lefel, kata sela yang sok cantik itu.
Soni yang mendengar Sela langsung mendekati
" kamu mau tau, atau tau banget".. wanita cantik itu namanya Nindi, istri nya bos, paham".
jadi jaga mulutnya, kalau tidak mau dipecat bos. Sela dan teman-temannya menunduk malu
mereka pun bubar kembali ke tempat nya masing-masing.
Sampai di ruangannya, Ardian memerintah kan Soni agar mengumpulkan semua pegawai di ruangan aula.
Karena ada hal penting yang harus disampaikan secara langsung ke pegawai.
tak lama datang Papi Nugraha, Nindi kaget, ia tidak dapat kabar kalau mertua nya datang.
" apa kabar pi, maaf saya tidak datang menyambut kedatangan papi". Nindi menyalami mertua nya itu.
" nggak apa apa sayang. Soni dimana Ardian.. "
tanya papinya.
" menyiapkan pertemuan pi, karena papi sudah datang, langsung aja kita aula".
Nindi pun di ajak ikut ke aula.
setelah semuanya hadir acara pun dimulai. Ardian membuka acara, dan memperkenalkan semuanya termasuk Nindi sebagai istrinya. semua yang hadir tertuju pada Nindi.
giliran pak Nugraha yang bicara, setelah karyawan yang bisik bisik. semuanya diam
" oh ya, karyawan semua, mulai hari ini Ardian tidak lagi memimpin perusahaan ini, karena Ardian memimpin perusahaan kami yang baru buka, yaitu di Yogyakarta. jadi sekarang yang memimpin adalah Soni"..
semua yang hadir bertepuk tangan, sementara Soni diam terpaku. dia tidak menyangka kalau dia diberi kepercayaan yang besar oleh orang yang sudah membantu nya semenjak Sma dulu. keluarga nya banyak berhutang budi pada keluarga Nugraha. sekarang tambah lagi, ia harus membalas kebaikan pak Nugraha dan keluarga nya. Soni pun disuruh bicara sepatah kata sebagai bos baru.
" makasih banyak Pak Nugraha dan keluarga, saya akan memegang amanat ini dengan baik, mudah mudah an makin sukses, amin".
serah Terima jabatan pun dilaksanakan. setelah acara serah Terima jabatan, di tutup acara makan makan. semuanya hepy.