Bagaimana kasih sayang orang tua bisa berbeda untuk anak"nya!
"Kenapa jika aku perempuan aku juga anak mu dad, mom!!"
Leah hanya ingin di sayangi, bukankah dia adalah anak mereka juga. Terlahir dari rahim sang Mommy dan benih sang Daddy, ternyata tak membuat dia di akui.
Hanya karena anak perempuan, dan bukan anak laki laki yang terlahir. Justru malah di anggap pembawa si*al dan tak di akui.
Hidup bagai musuh di rumah dan keluarganya sendiri, miris.
Walau tak di anggap oleh orang tuanya sendiri. Beruntungnya mendapatkan banyak sekali, kasih sayang dari orang orang terdekatnya.
Meski tentu saja, itu tidak sama dengan kasih keluarga yang seharusnya ia dapatkan.
Entah kapan orang tuanya akan mengakuinya, Leah hanya akan terus berusaha menjadi yang terbaik dari yang baik. Sampai dia lelah, hingga tersakiti, oleh trauma hebat yang ia alami.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rima Loka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 08
"kurang ajar, berani berani nya mereka mendekatinya"geram Lidia melihat kedekatan Arya dkk, dengan Leah dkk.
" ini bener bener gak bisa dibiarin, gua gak terima, para most wanted lebih milih mereka dari pada kita, yang jauh lebih segalanya"ucap rita sombong.
"jadi, kita buat apa sama mereka(Leah dkk) girls" ucap Maria.
"kita harus susun rencana, biar mereka jera, dan gak berani deketin pacar pacar kita lagi" ucap Sinta berapi api.
"oke, kita cabut girls" ucap Lidia mereka pun menuju parkiran sekolah, setelah melihat Arya dkk pulang, dan tentunya setelah selesai membicarakan hal itu.
Sementara itu dilain tempat....
Brummm......
Brummm...
brummm..
Suara mobil yang melaju kencang memasuki area hutan, dengan jalan rahasia, yang tentu saja dengan pengamanan sistem yang canggih dan tinggi. Mereka menuju ke satu arah, yaitu air terjun yang tentu saja, dibalik nya adalah markas besar Mafia Blue Diamond.
Siapa yang menyangka, dibalik air terjun yang indah tersembunyi mansion, yang sangat megah dan mewah.
Leah berada di urutan paling depan, dia sudah mengatur sistem pengamanan markas yang ia buat sendiri, untuk login. Pembukaan gerbang markas besar mereka itu, tersibak lah air terjun didepan mereka, bagaikan gorden kamar ea.....😅maaf gaes, author terlalu menghalu. Btw ini markas nya beda ama yang dipesen pas Leah umur 15 tahun ya gaes, yang itu udah jadi markas cabang.. Karna markas utama yang ini lebih tersembunyi, dan kualitas keamanan yang tinggi, tentu saja buatan Leah sendiri.
Setelah melewati air terjun, terlihat gerbang megah dan tinggi dihadapan mereka, yang mulai terbuka. Mobil Leah dkk masuk kedalam halaman markas, dengan urutannya .. Leah di posisi depan, Lia di posisi kedua, Adella di posisi ketiga, dan Nita di posisi ke empat atau yang terakhir.
Mobil Leah masuk, dan dia langsung memutar mobilnya membentuk lingkaran disana, benar benar pertunjukan yang epic..
"wahhhhh Lyeahhhh, mantap banget dah(Nita terkagum akan atraksi Leah, memutar mobilnya itu sambil bertepuk tangan ria) ahhhhhhhhhh tapi gua kalahhhhhh hufttt" ucap Nita lesu, gegara kalah balapan dari sahabatnya itu.
"itu mah nasib lo Nita, siap siap kita bakal kenyang makan gratis hahaha" ucap Adella dengan senangnya, sambil tertawa jahat pada Nita.
"sial*an loh Dell"kesal Nita pada Adella.
" udah udah, ngapain lo pada, Adella udah ya jangan ledekan si Nita aja, dan untuk loh Nit siap siap, nraktir kita Oke"ucap Lia sambil tersenyum tipis, juga mengedip kan satu matanya ke arah Nita.. Nita hanya bergumam gumam kesel sama mereka. Sementara Leah tersenyum, sambil geleng geleng kepala melihat ketiga sahabatnya itu.
"Oke, kita masuk sekarang" ucap Leah, yang langsung masuk ke dalam mansion, diikuti ke 3 sahabatnya, tak lupa memakai topeng dan juga jubah kebesaran mereka.
"selamat datang lady, three angel's"ucap beberapa mafioso, yang berjaga didepan pintu masuk mansion.
~Jadi posisinya di Mafia Blue Diamond :
#L****yeah sebagai leader Mafia dengan sebutan Lady.
#L****ia , Adella, dan Nita sebagai tangan kanan langsung Mafia, dengan sebutan **Three Angel's.
#Lucas, Rio, dan Bimo** sebagai tangan kanan kedua Mafia, dengan sebutan Three prince's~
" hmm"ucap Leah membalas sapaan mereka. Kemudian kembali berjalan di ikuti three angel's.
Leah dkk melangkah masuk kedalam mansion megah nan mewah itu, dengan aura kepemimpinan yang benar benar kuat. Para mafioso langsung tertunduk hormat, karna kedatangan Lady mereka dan juga three angel's.
Tiba tiba Leah, menghentikan langkahnya ditengah jalan.
"BANG LUCAS, BANG RIO, BANG BIMO" teriak Leah begitu keras membahana di mansion megah itu, membuat para mafioso terjingkat kaget. Terkejut lah mereka dengan keringat dingin, dan badan bergetar bukan main. Menatap takut takut pada Lady mereka, berfikir apa ada yang salah.
Sedangkan yang namanya dipanggil langsung terjingkat kaget bukan main, mereka sadar itu suara Lady. Mereka bertiga segera lari tunggang langgang, ke arah suara membahana itu. Mereka langsung menuruni tangga lantai dua, dengan tergopoh gopoh.
"hosh... hoshhhh... hosshhhh ya Lady, three prince's menghadap" ucap Lucas dengan nafas tak beraturan begitupun Rio dan Bimo. Yang masih mengatur nafas mereka, gegara lari tunggang langgang dari lantai dua. Mereka bertiga turun dari tangga lantai dua, dengan tergopoh gopoh. Padahal ada lift disana haishh🤦♀️kalau ada yang susah, kenapa harus yang mudah🤣🤣🤣
"ngapain abang abang, pada ngos ngosan kek gitu" ucap Nita heran pada mereka.
"kita kan di panggil Lady barusan, kita lagi ada di lantai dua, trus lari nurunin anak tangga tadi" ucap Bimo dengan masih mengatur nafasnya.
"hahhh" ucap Leah dkk serempak, sambil menggeleng geleng kan kepala mereka.
"kan ada lift, ngapain lari lari di tangga" ucap Leah.
"oiya ya, ngapain lari turun tangga tadi kita. Astaga, padahal kan ada lift nangkring disono!! Rada rada emang" ucap Rio sambil menggaruk tengkuknya, sedangkan Lucas dan Bimo pun tak habis fikir, dengan kelakuan mereka tadi, sangking terkejut nya sampek begitu...
"hehe maaf, ada apa my Lady, memanggil kami sambil teriak teriak macem tadi" ucap Bimo.
Sementara para mafioso, menahan tawa mereka, yang tadinya tegang gegara teriakan sang Lady. Jadi ingin tertawa terbahak bahak, atas kelakuan three prince's mereka itu.
Leah berjalan mendekati three prince's, sampek jarak mereka terkikis, dengan aura kepemimpinan yang mencekam. Benar benar membuat semuanya merinding, dengan aura yang dikeluarkan oleh Lady mereka.
"abang, aku laper" ucap Leah memelas, dengan wajah puppy eyes nya.
Sedangkan three prince's yang mendengarnya mematung, sambil mengerjap ngerjapkan mata mereka. Mendengar apa yang baru saja Lady mereka katakan, apalagi para mafioso pun tak kalah terkejut mematung seperti orang bodohhh. Bukan lagi three angel's yang mendengar itu tak kalah terkejut lah mereka, seorang Leah, yang datar dan dingin, bisa jadi model an begini.
"abangggg laperrrrrrrrrr ish" rengek Leah sedikit kesal, gegara gak ada yang respon sama sekali, bahkan ruangan jadi sunyi sepi, sampek cuman jam dinding doang yang kedengeran.
"ehh.. ehh iy..iya lady mari biar kami siapkan makanya" ucap Bimo tergagap, lalu para three prince's kelabakan segera lari ke dapur, dan menyiapkan makanan sesegera mungkin, untuk Lady mereka.
"ish lo mah, jangan gitu kasian abang abang tu kelabakan, kek orang kebakaran jenggot hahaha"seloroh Nita setelah kepergian three prince's.
" hahaha lucu banget mereka, kalo kayak gitu"ucap Adella, Lia hanya menggeleng geleng kan kepalanya sambil tersenyum.
"yakan gua emang bener an laper, kita kan blum makan, emang klean gak laper apa" ucap Leah dengan tampang tanpa dosa nya.
"laperlahhhh"ucap three angel's serempak.
" ehemmm ini kan jam makan siang, ayo semuanya kemeja makan, tanpa terkecuali"ucap Leah menggelegar yang seperti perintah mutlak bagi semua mafioso. Lalu mereka pun berlalu ke meja makan.
Ini adalah kali kedua Leah dkk, mengunjungi markas mereka. Sesampainya disana, semua makanan sudah tersusun rapi di atas meja, dengan banyak sekali lauk pauk yang menggugah selera. Leah dkk segera duduk manis di kursi makan mereka, sedangkan three prince's dan para mafioso masi berdiri, dan menunduk dengan sikap hormat.
"semua sudah siap(Leah berbinar melihat makanan, tertata rapi di meja makan itu) ngapain kalian semua berdiri kek patung pahlawan gitu, emang gak laper apa!!" ucap Leah sambil menatap mereka, mereka yang masih berdiri.
"maaf Lady, silahkan Lady menikmati makannya, kami tidak pantas makan satu meja dengan anda Lady, dan three angel's"ucap three prince's serempak, yang diangguki dengan hormat oleh seluruh mafioso mereka.
"trussss maksutnya, kalian mau nahan laperrr gitu hmm.. padahal ini makanan enak enak loh, trus aturan dari mana kalo semuanya gak bisa makan, bareng aku coba!!ayo cepetan duduk, aku laper nih,,kalian mau buat aku mati kelaperan ya... Cepetan ayo makan bareng semuanya.. ih kesel deh aku tu" ucap Leah mode manja sedikit merajuk pada mereka sambil memanyunkan bibirnya,, ihh gemes banget gak tuh.
Sedangkan three angel's, three prince's dan para mafioso melongo, dengan apa yang baru saja di ucapkan Lady mereka. Dengan ekpresi manja dan merajuk nya itu, mereka menatap tak percaya, apa benar ini Lady mereka yang terkenal kejam itu.
"bukanya kita semua Keluarga, ayo duduk nikmati makan siang kita semuanya,apa kalian gak mau ya makan bareng aku(Leah menatap semuanya satu persatu yang masih berdiri di samping meja makan, dengan tatapan sedih)" ucap Leah yang menekankan kata Keluarga, yang membuat semuanya terharu, karna Lady mereka menganggap mereka semua adalah keluarga.
Semuanya pun saling tatap, kemudian duduk di meja makan dengan hikmat.
"kami mau Lady, kita semua adalah keluarga, terimakasih atas kemurahan hati Lady, selamat menikmati makan siang Lady" ucap mereka semua serempak, dengan hati tulus pada Lady mereka.
"harusnya, aku yang mengucapkannya Terimaksih"ucap Leah tersenyum sangat manis kepada mereka, lalu melepas topeng yang melekat di wajahnya, membuat semua yang hadir di meja makan tertegun. Menatap Lady mereka yang ternyata masih sangat muda itu, wajahnya benar benar sangat cantik, manis imut, ahhh sempurna sekali batin mereka.
" kenapa menatap ku begitu, ayo makan,, bukankah kita keluarga. Didalam keluarga tidak akan ada yang disembunyikan, keluarga adalah rumah, kita semua adalah sodara yang akan saling menjaga melindungi, dan mengasihi bukan"ucap Leah tulus pada mereka semua.
"Lady kami semua bersumpah, akan selalu setia kepada Lady, tidak akan pernah berkhianat kepada Lady!!! Blue Diamond adalah rumah kami, kita semua adalah keluarga yang akan saling menjaga, dan mengasihi" ucap mereka semua serempak dengan mantap dan ketulusan hati.
Leah tersenyum senang mendengarnya, mereka pun memulai makan siang dengan penuh suka cita, dan kebanggaan tentunya pada Lady mereka...
~~ Selamat membaca readers semoga suka yaa ❤~~
kalo untuk ibu dan neneknya leah, mereka di anggap karena sudah berhasil ngasih keturunan laki laki.
sehat sehat selalu buat kita semua❤️
dia sekolah padaa dingin giliran di WA so sweet
jadi mau punya temen-temen kayak temennya lyeah.
biar pun sebleng tapi kan asik apalagi pada peka.