NovelToon NovelToon
Ardin Rakaina Abbas

Ardin Rakaina Abbas

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Fantasi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:47.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harmilmil

Hidup mewah tidak menjanjikan seseorang akan bahagia, sama seperti yang di alami Ardin. Anak tunggal dari keluarga kaya, namun kurang mendapatkan kasih sayang.

Ketika ulang tahunya yang ke 23 tahun, orang tuanya malah mengatakan bahwa mereka sudah bercerai.
Setelah 6 bulan perceraian Papanya menikah lagi, sedangkan sang Mama tidak tahu di mana keberadaannya sekarang.

Banyak kejutan yang terjadi di kehidupan Ardin, hingga hari di mana dirinya dilamar oleh sahabatnya sendiri, rasa haru serta keterkejutan bercampur kala itu, moment yang sunggu tidak bisa di lupakan selama hidup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harmilmil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

"Eh, gimana sidang skripsi lo lo pada?" Kevin tiba tiba datang dari belakang dan langsung bersuara.

"Kalo gue sih alhamdulillah lancar lancar aja" Raina tampak tersenyum.

"Aku juga, alhamdulillah lancar, kamu sendiri gimana Vin, jangan bilang ga lulus sidang ya? " seketika Kevin langsung mendapatkan tuduhan yang tidak benar.

"Lo kalau ngomong lancar bener ya, udah kaya sedotan Wc" Kevin menjawab dengan raut wajah yang sedemikian cemberut.

Kedua sahabatnya hanya menaggapin dengan tertawa, lucu sekali rasanya melihat wahat lelaki badboy ini ketika sedang merajuk.

"Eh, lo itu badboy ngapain pasang wajah sok imut, harusnya lo itu pasang wajah yang menyeramkan" Raina tampak protes akan raut wajah Kevin.

"Gue badboy insyaf kali" membela diri adalah jalan satu satunya.

"Eh kalian jangan lupa besok Mama dan papa ngadain acara? Pada datang ya, awas aja kalau kalian gak ada yang datang" sambung Kevin lagi.

"Aman suyung" kedua gadis itu menjawab bersamaan.

Ardan PoV

Aku tidak sengaja melihat gadis yang pernah bertemu dengan ku secara tidak sengaja beberapa minggu yang lalu.

Saat pertemuan yang kedua ternyata dia masih sama saja, masih galak. Aku jadi bertambah penasaran, padahal wajahnya cantik tapi kenapa bisa galak.

Lucu sekali rasanya saat melihat wajahnya yang sedang marah. Aku kembali ke kantor masih dengan wajah tersenyum lebar, ntah kenapa wajah marahnya masih terbayang di otak ku.

Author PoV

"Bentar lagi aku nambah umur, ya Rabb terimakasih aku masih di beri kesehatan dan umur panjang" ucap doa terakhir Ardin setelah selesai dari sholatnya.

Hari semakin larut pertanda malam akan berakhir agar semua orang mengistirahatkan raga, Ardin mulai memejamkan matanya kantuk mulai menyerang.

Semetara di sudut bumi sebelah sana ada seseorang yang tak bisa tidur terus tersenyum ntah apa yang membuatnya bertahan untuk tersenyum. Sementara hari sudah semakin malam, setelah jam menunjukkan pukul 12 malam, baru ia merasa kantuknya menyerang dan akhirnya tertidur dengan lelap.

Hari ini dua perempuan sibuk bersiap siap di rumah masing masing. Hari libur kuliah kali ini bukan untuk sehari tapi untuk selamanya mengingat mereka sudah sidang skripsi tinggal menunggu hari melempar topi saja.

Tringg

(Raina)

"Gue udah di depan rumah lo, buruan keluar, lama bener kaya cinderela kehilangan sepatu kaca aja".

(Ardin)

"Iyaa, sabar kunyuk, aku lagi turun tangga nih".

Tak lama keluar lah cinderella tanpa sepatu kaca, dengan senyum merekah.

Mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah Kevin yang letaknya lumayan jauh, pagi ini jalanan begitu macet membuat mereka sedikit telat sampai ke tempat tujuan.

"Assalamualaikum, ah Mah, maaf ya kita telat, maklum jalanan macet parah" sembari menyalami Mama Ana.

"Gak papa, ohya pasti capek ya perjalanan jauh mari duduk" dengan telaten Mama menata perlengkapan di meja.

Di ujung tampak Kevin sedang sibuk menata ruangan, karena merasa bosan Ardin menghampiri Kevin, dengan sengaja Ardin mengejutkan sahabatnya itu.

"Kebiasaan banget sih Ar, untung gak mati jantungan gue" dengan kesalnya Kevin bersungut sungut.

"Kalian ini kenapa, seperti tom&jery saja, setiap berjumpa selalu ribut" tiba tiba Papa Salman menghampiri mereka berdua.

"Eh ada Papa, apa kabar Pah" dengan ramah Ardin menyalami Papa Salman.

"Alhamdulillah baik, makin cantik kamu ya" ucap Papa Salman.

"Hmmm Papa mulai deh" mereka bertiga tertawa bersamaan.

Ardin dan Kevin melanjutkan menata hingga selesai, tak lama Raina muncul dengan petentengan.

"Apa apaan tangan lo kaya begitu" komentar Kevin bersungut sungut.

"Vin lagi sibuk banget? " tiba tiba di belakang Ardin muncul lelaki.

"Enggak kok kak, nih udah selesai" Kevin tampak akrab dengan lelaki itu.

Dua wanita itu penasaran siapa yang sedang berbicara dengan sahabat nya itu, lelaki yang di panggil dengan sebutan Kakak oleh Kevin.

Mereka berdua kompak membalikan badan, karena pasalnya mereka sedang dalam posisi membelakangi. Betapa terkejutnya Ardin setelah tau siapa lelaki yang di panggil Kakak oleh kevin.

Bersambung...................

1
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut thorr..semgat buat up ya💪💪💪
Ai Sri Kurniatu Kurnia: assiap
total 2 replies
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut kakak semangat buat up ya💪💪💪
Harmila Prihartini: Oke👍🥰
total 1 replies
Ish_2021
next
Suri Hadassa
yuk singgah di karya aku "buka hati"
🙏🙏
Asri Devi
Aku tunggu feedback nya di Rasa Yang Tertinggal thor 🤗
Saling dukung yuk
Silta ( IG : @silfyanisilta )
semangat thor
ᵂᶠ°gbfHawk_€±§°)
follow back pliess thor
ᵂᶠ°gbfHawk_€±§°)
udah ku boom like nih Thor semangat Thor 💪💪💪💪,jaga kesehatan selalu 🌟🌟🌟 dari Air Dan Es terimakasih 🙏🙏🙏
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut thorr
Bintang mehong
mampir 🙏
Romeesa Nurwidianto
nyimak truz.. 😁
saltsanddanmoothies
seru thor... perjalan akan dimulai....
𝜚⍣⃝𝄞Casandra•§͜¢•🍒☪︎⃟⃝𝐇𝐅࿐
seruuu
Noah.: follback
total 1 replies
TripleAdorable
Yok bisa crazy up yok!!
Harmila Prihartini: ngebut malam ini👍
total 1 replies
park jongseong younger sist
Hai kakak

Mampir yuk ke novel ku

"TROUBLE QUEEN"

Dia bukan mafia, bukan juga pembunuh berdarah dingin. Namun membunuh adalah hal yang selalu ia lakukan pada orang-orang yang menurutnya pantas.

Dia bukan mafia yang memiliki kekuasaan di dunia bawah. Tapi dia memiliki kekuasaan atas dunia ini. Hanya saja ia tidak tahu takdirnya.

Banyak misteri dan teka-teki yang entah kapan akan terungkap. Dia adalah sebuah misteri. Hidupnya adalah teka-teki. Jalan pikirannya tidak bisa ditebak.

Penasaran?

Cus baca☺
Tita Dewahasta
like 3

ditunggu feedbacknya di karyaku "emak, aku pengen kawin". terimakasih
Tita Dewahasta
like 2
Tita Dewahasta
halo, aku like ya.
Harmila Prihartini: terimakasih🥰
total 1 replies
Atas Untuk Diikuti
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
blouses and houses
Sudah kuduga, cerita ini emang asik!
Harmila Prihartini: terimakasih🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!