Terlahir Kembali Sosok Pendekar Iblis dengan Hati yang bersih dan bijak sana,Berusaha menjadi Raja demi kedamaian.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sana Situ Gaming, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap 08. Munculnya Rival Baru
Dua tahun pun berlalu dengan cepat.
Shirey yang sekarang nampaknya sudah lebih bertambah kuat berkat latihan nya.
Di suatu malam, Shirey sedang berjalan jalan di desa nya, malam itu sangat sunyi sekali.
Tiba Tiba Shirey mendengar suara
*TOLONG.TOLONG. TOLONG*
Terdengar jelas suara seseorang meminta tolong dari kejauhan, ia tidak tahu dari mana asalnya.
Namun Shirey segera berlari ke arah sumber suara minta tolong tersebut, ia tidak bisa menggunakan teknik berpindah dengan cepat karena ia belum pernah menandai aura orang yang sedang meminta tolong tersebut, ia pun berlari dengan sangat cepat melewati pepohonan yang berada di depan nya.
Di sisi lain di rumah seorang Kakek tua nampak nya sedang ada perampokan.
Rupanya ada tiga orang perampok berpedang yang sedang merampok di rumah tersebut.
Kelihatan nya sang kakek tua pemilik rumah itu di minta untuk mengeluarkan semua harta yang ada, kalau tidak, ia akan di bunuh oleh tiga orang perampok tersebut menggunakan pedang nya.
Namun kakek tua itu tidak ingin memberikan hartanya, justru ia malah terus berteriak meminta tolong.
Perampok pun mulai geram karena kakek tua itu terus berteriak minta tolong, meraka berniat segera menghabisi kakek tua tersebut.
Saat ketiga perampok berpedang itu menghunuskan pedang nya dan bermaksud menaruh pedang tersebut dekat leher kakek tua itu.
Tiba Tiba ada seseorang yang masuk ke rumah tersebut.
''Apakah kalian tidak malu, merampok seorang kakek tua rentan dan mencoba membunuh nya secara bersamaan.'' Ucap seseorang yang baru datang.
''Siapa kau, ada urusan apa kau datang kesini, apakah kau ingin menjadi pahlawan kesiangan? cepat lah pergi karena aku masih berbaik hati, jangan kau menyia nyiakan nyawa mu untuk kakek ini.'' Ucap salah satu perampok tersebut dan lain nya malah tertawa.
''Jika kalian memang merasa hebat, pergilah keluar dan hadapi aku, barulah kalian bisa merampok rumah ini.'' Ucap seseorang yang ingin menolong sang kakek tersebut.
Karena merasa di remehkan ketiga perampok itu segera keluar dari rumah tersebut dan berniat membunuh seseorang yg ingin menyelamatkan sang kakek itu.
Mereka berempat pun sudah berada di luar dan segera ingin memulai pertarungan nya.
''Baiklah bocah sok jagoan, keluarkan semua yang kau punya, akan ku tahan dengan satu pedang ini.'' Ucap salah satu perampok itu sambil menyombongkan dirinya.
''HaHaHa sombong sekali kau... apa kau yakin tidak ingin menyerang terlebih dahulu, kalian akan menyesal loh karena membiarkan ku menyerang terlebih dahulu.'' Ucap seseorang yg ingin menyelamatkan kakek itu sambil tersenyum tipis
Seseorang yang ingin menyelamat kan kakek itu pun segera menyerang ketiga perampok tersebut.
ia berlari menuju semua perampok itu sambil menghunuskan pedang nya.
*SRET... SRET... SRET..*
Dengan Sabetan pedang dari teknik berpedang nya, seseorang yang ingin menyelamat kan kakek tersebut langsung bisa membuat semua perampok itu terluka di bagian tubuhnya, secara perlahan semua perampok itu jatuh sembari mengeluarkan darah dari tubuh nya.
Seseorang yang ingin menyelamatkan kakek itu pun langsung memasukan pedang nya kembali kedalam sarungnya usai menyerang.
Shirey yang nampak nya sudah dari tadi sampai tidak ingin mendekati dan membantu seseorang yang sedang bertarung tersebut, dia hanya melihat pertarungan tersebut dari semak semak dan kagum melihat teknik berpedang dari seseorang yang berhasil menumbangkan perampok itu.
Shirey tetap diam, belum ingin menghampiri seseorang tersebut, ia tetap bersembunyi sambil melihat seseorang tersebut.
seseorang tersebut pun segera masuk ke rumah kakek tua itu dan mencoba menenangkan kakek tua itu.
''Tenang kek sudah tidak apa apa, mereka semua sudah aku kalah kan.!'' Ucap seseorang yang menyelamatkan kakek tua itu.
Kakek tua pun merasa cukup tenang, ia pun segera berterimakasih kepada seseorang yang sudah menolongnya.
Seseorang yang menolong kakek tua itu pamit pulang dan sang kakek pun mengantarkan nya sampai pintu rumah.
Namun setelah sampai di pintu rumah kakek tersebut, seseorang yang menolong kakek tua itu merasakan bahwa dari tadi dirinya sedang di awasi dari jarak kejauhan.
Seseorang yang menolong kakek tua itu ternyata menyadari kehadiran shirey, ia segera menyuruh keluar Shirey dari semak semak.
''Cepat keluar dari persembunyian mu, jika tidak kau akan tau sendiri akibatnya.'' Ucap Seseorang yang menyelamat kan kakek tua itu.
Karena Shirey tidak ingin ada pertarungan, ia segera keluar dari semak semak sambil menggaruk garukan kelapa dengan tangan nya.
ia meminta maaf karena sudah mengawasinya dari tadi.
Shirey tidak bermaksud apa apa, ia bercerita kalau ia mendengar dari kejauhan ada suara meminta tolong, maka dari itu ia bergegas segera menuju ke arah sumber suara itu muncul.
Namun saat Shirey sudah tiba, ia malah melihat seseorang yang sedang bertarung.
terpaksa dia berdiam di semak semak sambil memperhatikan pertarungan tersebut.
''Maafkan Aku yang sudah tidak sopan mengawasi mu dari kejauhan.'' Ucap Shirey melihat ke arah wajah seseorang itu.
Seseorang yang sudah menyelamatkan kakek tua itu tadinya sudah menghunuskan pedang namun setelah mendengarkan penjelasan dari Shirey ia segera memasukan kembali pedang nya.
''Baiklah kalau begitu aku pamit pulang yah kek.'' Ucap seseorang tersebut sambil melihat sinis Shirey.
''Baik nak...... sekali lagi terimakasih banyak sudah menolongku.'' Ucap sang kakek tua kepada seseorang yang sudah menolongnya
Shirey yang melihat seseorang itu ingin segera meninggalkan nya, lantas meminta seseorang itu untuk berhenti.
Shirey pun menanyakan Nama dari seseorang yang sudah menolong kakek tua itu.
''Maaf sebelumnya kalau boleh tau siapa namamu.?'' tanya shirey
''Untuk apa Kau menanyakan namaku.'' Saut seseorang itu.
''Sebentar lagi kan ujian masuk pendekar pedang akan di mulai, kurasa kau pasti ikut, maka dari itu aku ingin tau siapa nama mu sebelum aku mengalahkan mu di ujian nanti, HeHeHe.'' Ucap shirey lalu tertawa.
''HaHaHa percaya diri sekali dirumu, baiklah akan kuberi tau siapa namaku.'' Ucap Seseorang itu kepada Shirey.
Namaku adalah Shi long.
Shi long yang sudah memberi tahukan namanya langsung pergi meninggalkan rumah kakek tua itu.
Shirey pun di tinggalkan oleh Shi long.
''Baiklah kalau begitu akan ku ingat namamu.''
Ucap dalam hati Shirey sambil melihat Shi long pergi.
Shirey yang sudah merasa situasi di rumah kakek sudah aman kembali, segera meninggalkan rumah kakek itu, ia pun pamit dan segera pulang.
Di perjalanan Shirey pun terbayang bayang.
Dia membayangkan apa yang sudah di lihat nya barusan.
''itu sangatlah keren sekali sih..... Shi long itu bisa menumbangkan tiga perampok hanya dalam satu serangan.'' Ucap Shirey dalam hati nya
Shirey pun menjadi semakin semangat untuk mengikuti ujian masuk pendekar pedang.
Tak lama kemudian ia pun tiba di rumah nya, Shirey segera masuk kedalam rumah dan menceritakan hal yang baru saja ia alami kepada ayah dan ibunya.
Saya akan berusaha memperbaiki nya segera.
Jangan bosen bosen untuk like comen dan vote nya terima kasih 🤗
kan saayang karya bagus di biarkan thor...