NovelToon NovelToon
RINDU DIATAS KHIANAT

RINDU DIATAS KHIANAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Maple_Latte

Tiga tahun menjalani pernikahan, Rindu dan suaminya masih menanti kehadiran buah hati. Di tengah cinta yang mereka bangun, harapan itu perlahan berubah menjadi beban ketika sang mertua terus menyalahkan Rindu dan mendesaknya untuk segera memberikan cucu.

Tekanan yang tak kunjung reda membuat hubungan mereka mulai retak. Di saat kepercayaan dan komunikasi memudar, hadir sosok perempuan lain yang menawarkan perhatian dan kenyamanan kepada suami Rindu. Kehadiran orang ketiga itu menjadi ujian terbesar dalam pernikahan mereka. Kini, Rindu harus memilih terus bertahan memperjuangkan rumah tangganya atau melepaskan cinta yang perlahan berubah menjadi luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maple_Latte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aroma manis yang tercium di kemeja!

Setelah mandi, tidur sebentar untuk memulihkan energinya, dan menyantap makanan yang telah disiapkan Rindu dengan penuh kasih sayang, Arsen kini sudah rapi kembali dengan pakaian kerjanya yang bersih.

Aroma segar sabun mandi menggantikan kepenatan yang sempat menggelayuti tubuhnya pagi tadi. Namun, ketenangan fisik itu sama sekali tidak mengurangi kegelisahan di dalam dadanya.

Di dekat pintu depan, Rindu berdiri dengan senyum hangat yang tidak pernah pudar, siap mengantarkan suaminya kembali beraktivitas.

"Sayang, aku berangkat dulu ya," kata Arsen lembut.

Ia melangkah mendekat, lalu mendaratkan sebuah kecupan yang lama dan penuh perasaan di kening Rindu.

Sentuhan itu terasa begitu hangat.

"Iya, Mas. Hati-hati di jalan, ya. Jangan terlalu diforsir lagi kerjanya, nanti kamu sakit," sahut Rindu sambil merapikan sedikit kerah kemeja Arsen yang agak terlipat.

Tatapan matanya begitu teduh, memancarkan kepercayaan penuh tanpa ada sedikit pun celah keraguan di sana.

"Iya, Sayang. Aku pergi dulu." ucap

Arsen dengan senyum yang dipaksakan.

Arsen berbalik dan melangkah keluar menuju mobilnya.

Begitu pintu mobil tertutup rapat dan ia mulai melajukan kendaraannya membelah jalanan, helaan napas berat kembali lolos dari bibirnya.

Ia memegang kemudi dengan erat, menyadari bahwa pelariannya dari rumah ini bukan hanya untuk kembali ke meja kantor, melainkan untuk kembali menghadapi kenyataan rumit yang menantinya di luar sana.

Setelah Arsen pergi dengan mobilnya, Rindu berdiri sejenak di teras, menatap mobil Arsen yang keluar dari gerbang rumah itu dengan senyum kecil yang masih tersisa di bibirnya.

Kehadiran Arsen yang singkat tadi, meski hanya untuk mandi, tidur sejenak, dan makan, sudah cukup untuk mengisi kembali energi di Rindu.

Rindu mengembuskan napas perlahan, lalu memutar tubuhnya. Tugas rumah tangga sudah menanti.

Hari ini adalah jadwalnya mencuci pakaian seluruh orang di rumah. Langkah kakinya membawa Rindu menyusuri anak tangga satu per satu, menuju ruang cuci yang terletak di lantai tiga rumah besar itu.

Ruangan di lantai paling atas ini memang didesain khusus untuk area mencuci dan menjemur pakaian agar mendapatkan sinar matahari yang cukup.

​Sesampainya di lantai tiga, Rindu langsung menuju tempat keranjang-keranjang cucian yang diletakkan berdampingan dengan mesin cuci.

Dengan telaten, ia mulai memilah-milah pakaian. Sesuai kebiasaannya, ia selalu memisahkan pakaian berwarna gelap, pakaian berbahan lembut, dan kemeja-kemeja kerja milik Arsen yang berwarna putih agar warnanya tetap terjaga.

​Hingga akhirnya, tangan Rindu meraih kemeja putih yang dipakai Arsen kemarin saat berangkat kerja, kemeja kusut yang baru saja dilepas suaminya sebelum mandi tadi.

​Rindu mengangkat kemeja itu, berniat memeriksa bagian kerah dan pergelangan tangan untuk memastikan apakah ada noda membandel yang harus disikat terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke mesin cuci.

Namun, saat kemeja itu berada dekat dengan wajahnya, gerakan tangan Rindu mendadak terkunci.

​Indra penciumannya menangkap sesuatu yang asing. ​Rindu mendekatkan kain kemeja itu ke hidungnya, lalu menghirupnya sekali lagi dengan lebih dalam.

Dahinya seketika mengernyit rapat. Ada sebuah aroma lain yang menempel begitu pekat di sana.

Itu bukan aroma parfum maskulin berkayu yang biasa dipakai Arsen, bukan pula bau keringat khas suaminya.

​Itu adalah aroma manis yang sangat feminin, seperti perpaduan buah ceri dan vanila yang pekat. Aroma khas parfum wanita yang elegan namun sangat menggoda.

​Aroma itu tercium paling kuat di bagian dada dan bahu kemeja Arsen, seolah-olah ada seseorang yang telah bersandar lama di sana, mendekap suaminya dengan erat.

Namun, Rindu langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat, seolah gerakan fisik itu bisa mengusir paksa spekulasi liar yang baru saja berputar di kepalanya.

Ia memejamkan mata rapat-rapat, menghela napas panjang untuk menenangkan dadanya yang sempat berdegup kencang.

"Astagfirullah, Rindu... tidak boleh menaruh curiga seperti itu pada mas Arsen," bisik Rindu pada dirinya sendiri, mencoba menegur hatinya yang mulai goyah.

Ia tersenyum getir, merasa bersalah karena sempat memikirkan hal buruk tentang Arsen.

Suaminya adalah pria yang baik, bertanggung jawab, dan bekerja keras, meskipun memang, suaminya bekerja di perusahaan milik ayahnya Arsen sendiri.

Sangat tidak adil jika ia meragukan kesetiaan Arsen hanya karena sekelumit wewangian asing di baju kerjanya.

Mungkin, tidak sengaja terkena parfum kliennya saat rapat atau bersalaman. Pikir Rindu, mencoba mencari penjelasan yang paling masuk akal.

Di dunia kerja Arsen yang dinamis, berinteraksi dekat dengan banyak rekan kerja atau klien perempuan tentu merupakan hal yang biasa.

Bisa saja saat makan siang bersama atau berdiskusi di ruang rapat yang sempit, aroma parfum manis itu menguar dan menempel di serat katun kemeja suaminya.

Lagi pula, Arsen semalam bekerja lembur di kantor, tempat yang penuh dengan mobilitas orang banyak.

Dengan pikiran yang kini lebih tenang, Rindu merapikan kembali kemeja putih itu.

Ia memilih untuk memercayai Arsen sepenuhnya, pria yang tadi pagi memeluknya begitu erat dan mengecup keningnya dengan penuh kasih sayang.

Rindu pun memasukkan kemeja tersebut ke dalam mesin cuci, membiarkan aliran air dan busa sabun melarutkan aroma manis yang sempat mengusik ketenangannya.

1
Shinta Teja
Thor plis Thor, plisss!!!!!
buatlah rindu bercerai dari Arsen & keluar dari keluarga toxic itu. aku ga rela rindu menderita lebih lama lagi 🥺🥹
Sanda Rindani
jangan bodo rindu
Shinta Teja
jangan lupa minta no unitnya mbak Fina,rindu. jadi kamu bisa sementara sembunyi di apartemen nya....🥺
Sanda Rindani
jangan lembek dong rindu
Ben Aben
Udah mulai seru ya thor
stela aza
sakarepmu sing nulis Thor endinge arep kaya apa Yo ngono ,,, wis bebeh drama rumah tangga yg ngono kui wis biasa Karo wis akeh di setiap novel hampir sama rata 🙏 nek ora selingkuh Karo konco Yo Karo Adine trs sepupu Yo muter2 Ning Kono kui tok 🙏
Maple latte: saya gk tau ya kak kalau novel lain juga sama, saya cuman nulis apa yang terlintas di pikiran aja.
kayak, bikin cerita ini kayaknya seru, selingkuhannya si ini. terus nanti pertengahannya akan jadi seperti ini, dan endingnya akan seperti ini.
jadi semua sudah saya pikirkan, dan semua sudah ada di otak di penulis. gambarannya seperti apa. dan, juga pasti mencari ini akan seru nih cerita seperti ini. jadi, kita itu gk tau ceritanya sama atau tidak dengan yang lain, kalau kakak merasa ceritanya sama dengan yang lain ya, mungkin pemikiran saya dan penulis yang lain sama.
total 1 replies
stela aza
ujung2 nya Nnti setelah cerai baru ketahuan kalau Nia hamil bukan anaknya Arsen ,,, wisss mambu lagu ngono kui ,,, 🤣
Cha Libra
jngan biarkan Rindu lluh thour ma s Arsen .biar rindu kluar gugat cerai suami kga tau diri
Delisa
novelnya good thor
Yantie Narnoe
😭😭😭 sedih x....up lg othor...💪
stela aza
balas rindu jangan diem Bae ,,, balesnya dg cara yg cantik dan apik ,,, hancurkan sampai tak bersisa 2 penghianat itu 🤭
Shinta Teja
terimakasih ya otor,dah dikabulkan permintaan ku...🫰
btw jangan lama² bongkar kebusukannya si Arsen & Nia dong,Thor. kasihan banget di rindu...
tolong buat dia pisah dari Arsen & keluarga toxic nya itu lalu buat dia bahagia ya, Thor....🙏🫵🫰
Shinta Teja
up nya yang banyak dong Thor. masa cuma 1 . mana makin bikin penasaran lagi🫰
Anonim
Wah wah si nia ini pelakor nya ternyata y thor🤭
Shinta Teja
tolong dong,kak. jangan lama² bongkar kebohongan nya Arsen. sebab aku mau si RINDU itu bisa bersikap tegas & keluar dari keluarga toxic itu
Anonim
Rindu jangan lemah dong thor buat jadi cewe badas,gemes ih sama mertua modelan kek gitu pengen kasih rawit sekilo
stela aza
kok rindu diem j di hina di injak-injak harga dirinya,, meneng Bae ,,, lawan donk , jgn jdi perempuan bodoh ,,
Shinta Teja
jangan sampai itu si Nia,sahabat nya rindu🥺🥹
Anonim
Masih muter aja thor kapan nih rindu tau kalau suaminya selingkuhh🤭
Anonim
Jijik bener deh sama yg namanya pelakor,malah jadi ngerasa dia yg korban padahal istri sah yg korban
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!