NovelToon NovelToon
Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:97k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Bayu Rangga Alexander, seorang pengacara handal yang banyak memenangkan kasus persidangna di usianya yang masih terbilang muda. Semuanya terlihat sangat sempurna, jika saja dia bukan seorang cassanova.

Bermain wanita hanya untuk kepuasan semalam sudah biasa dia lakukan. Alasannya hanya satu, dia tidak pernah mau terikat dengan siapapun. Menganggap jika semua wanita hanya akan menginginkan hartanya, Bayu tidak percaya akan ketulusan cinta.

Hingga suatu malam seorang wanita beranjak naik ke atas ranjangnya, menemani malamnya, memuaskannya, tapi sama sekali tidak meminta bayaran, hal yang membuat Bayu merasa aneh hingga dia cukup penasaran.

Wanita bernama Viona itu menolak kehadirannya, menolak keras untuk tidur kembali dengan Bayu meski pria itu akan membayarnya mahal. Dia memilih untuk pergi dan tidak berurusan dengan Bayu lagi.

"Aku tidak meminta bayaran, karena aku sengaja memanfaatkanmu untuk tidur denganku. Jangan ganggu aku lagi!"

"Sial wanita itu berani sekali menolakku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidur Satu Kali Lagi Denganku?

Hari pertama kerja sebenarnya sangat baik, dengan atasan yang baik dan ramah. Namun hal yang tidak di sangka terjadi adalah bertemu dengan Bayu. Dan sekarang malah harus berurusan dengan pria itu, meski memang tentang pekerjaan, tapi Viona merasa Bayu seperti sengaja ingin mengerjainya.

Sebuah pesan yang masuk sebelum dia pulang bekerja tadi, membuat Viona merasa sakit kepala memikirkannya. Jika menolak, dia juga ditugaskan oleh atasan, tapi jika menuruti, maka dia akan semakin berurusan dengan Bayu.

Kata Bos saya, Nona Viona harus menemui dia dulu untuk membahas janji temu itu. Tidak papa jika sepulang kerja sekalipun.

Pesan yang di kirim Ranti, asisten pribadi Bayu itu, benar-benar membuat Viona bingung membalasnya sekarang. Sudah bicara dengan Pak Hermawan juga, tapi dia bilang untuk menuruti saja.

"Bagaimana ini? Apa aku harus bertemu dengannya secara pribadi? Ini aneh, seharusnya pekerjaan tidak perlu seperti ini. Untuk apa dia ada asisten pribadi kalau sampai harus bertemu secara langsung hanya untuk mengatur waktu"

Viona masuk ke dalam Apartemennya, duduk di sofa dengan menyandarkan kepalanya di sandaran sofa. Menatap langit-langit dengan hembusan napas lelah. Hari ini tidak terlalu banyak pekerjaan, bahkan tidak sampai keluar untuk pertemuan juga.

Viona berjalan ke kamarnya, segera mandi dan berganti pakaian. Viona langsung tidur tanpa makan malam, tubuhnya terasa begitu lelah. Seperti bukan Viona yang biasanya, kepala pun tiba-tiba terasa pusing.

"Mungkin karena pertama kali bekerja di Kantor lagi, jadi tubuhku belum beradaptasi dengan benar"

Viona mulai memejamkan matanya, tubuh yang terasa sangat lelah membuatnya lebih mudah untuk tidur. Sampai malam hari dia terbangun karena merasa lampu kamar yang tiba-tiba gelap, Viona tidak biasa mematikan lampu saat tidur. Dan ketika mati lampu seperti ini, maka dia akan lebih cepat menyadarinya.

"Hah, aku harus mulai terbiasa. Karena pengurusnya juga sudah bilang kalau disini sering mati lampu'

Viona meraba-raba nakas di samping tempat tidurnya, ingat jika dia menyimpan ponselnya disana. Menyalakan senter di ponselnya, lalu diam bersandar di tempat tidur. Viona menatap beberapa kali pesan yang di kirimkan Ranti padanya, apa harus dia membalasnya sekarang? Tapi jika dia tidak melakukannya, maka cara kerjanya akan di nilai kurang baik oleh Pak Hermawan. Sementara Viona baru bekerja hari ini.

Huh... Hembusan napas panjang sebelum dia mengetik di ponselnya untuk membalas pesan itu. Membaca kembali beberapa kali sebelum pesan balasan itu di kirim.

Maaf, tapi kenapa harus bertemu secara pribadi dengan saya? Sebenarnya yang ingin bertemu dengan Pak Bayu adalah atasan saya, Pak Hermawan.

Menunggu beberapa saat, belum ada balasan lagi. Bahkan pesannya belum terbaca, wajar saja karena ini sudah cukup malam, dan pasti Ranti sedang istirahat.

"Semoga saja ada toleransi untuk aku tidak perlu bertemu dengannya"

Viona menyimpan kembali ponselnya di atas nakas dengan senter ponsel tetap menyala, lalu dia kembali tidur. Ruangan yang gelap membuatnya sedikit sulit tidur, meski sudah di bantu dengan senter ponsel untuk menerangi.

*

Ranti beranjak dari sofa, menatap Bayu yang masih berdiri di balkon dengan sekaleng bir di tangannya. "Aku pulang dulu ya, besok kau jangan lupa ada persidangan pagi"

"Iya"

Ranti membuka ponselnya sebelum dia melangkah pergi, melihat pesan yang masuk dari Viona, membuatnya bersemangat.

"Rangga, lihat ada balasan dari dia"

Bayu langsung masuk, dia mengambil ponsel Ranti tanpa permisi. Lalu tersenyum penuh arti saat membaca pesan dari Viona itu.

"Sepertinya dia takut untuk bertemu denganku"

Ranti memutar bola mata malas dengan kepala menggeleng pelan. "Memangnya siapa yang tidak takut bertemu dengan harimau ganas sepertimu"

Bayu mengabaikan ucapan Ranti, dia membalas pesan Viona di ponsel Ranti itu. Tersenyum sendiri merasa puas karena berhasil membuat gadis itu bingung.

"Kau balas apa padanya? Jangan aneh-aneh ya Rangga. Lagian kenapa kau mau sekali menggoda gadis itu?"

Bayu beralih menatap Ranti, mengembalikan ponselnya. "Kalau dia membalas, kau jangan dulu balas. Harus sesuai dengan perintahku"

Ranti menggeleng pelan dengan sikap Bayu ini. Ranti pun merasa bingung kenapa Bayu jadi seperti ini. "Aku merinding melihat kau seperti ini. Tidak seperti biasanya, jangan sampai gadis malang ini akan masuk dalam jerat buayamu itu"

Bayu tidak menjawab, dia hanya tersenyum dan mengangkat bahunya acuh tak acuh. Ranti pun hanya menghela napas pelan dan berlalu pergi dari Apartemen Bayu.

Duduk di sofa sendirian setelah Ranti pergi, Bayu tersenyum mengingat balasan pesan yang dia kirim pada nomor Viona itu.

Jika kamu tidak mau menemuinya, maka tidak akan ada waktu untuk bertemu dengan Pak Hermawan juga. Ini sudah menjadi perintah.

"Haha.. Aku membayangkan dia akan kesal dan juga takut. Tadi saja saat bertemu, dia terlihat sangat gugup dan ketakutan"

Bayu mengambil foto kecil gantungan kunci itu di bawah meja. Menatapnya sambil tersenyum. "Sepertinya dia memang sedang ingin memancingku, dan kalau dia mau sekali lagi tidur denganku, aku tidak akan menolaknya"

Ini benar-benar bukan Bayu pada biasanya, malah seperti dia yang mencari cara untuk bisa bertemu kembali dengan Viona. Karena biasanya setiap wanita yang pernah tidur dengannya yang mencarinya lagi dan lagi untuk bisa tidur dengannya lagi. Tapi kali ini berbeda.

*

Pagi ini Viona bangun lebih pagi, bersiap untuk pergi bekerja. Meski semalam tidak terlalu lelap tertidur karena mati lampu, tapi pagi ini dia masih bisa bangun lebih awal.

Saat membuka ponselnya, pesan balasan dari Ranti yang langsung dia buka. Tentu membuatnya membaca pesan itu dengan tidak percaya.

"Kenapa dia bisa mengancam seperti ini? Benar-benar tidak profesional"

Viona semakin bingung harus bagaimana, sepertinya sudah tidak ada alasan lain. Viona harus menemuinya mau tidak mau. "Baiklah Vio, ini hanya pertemuan sekali dan hanya membahas pekerjaan. Jika dia membahas tentang malam itu, maka abaikan saja"

Viona pergi bekerja pagi ini dengan pikiran yang masih tertuju pada permintaan Bayu untuk bertemu dengannya itu. Saat keluar dari lift, Viona merasa pusing, sampai dia berpegangan pada dinding. Pandangannya berkunang-kunang, membuatnya terdiam dulu sebentar untuk menghilangkan pusingnya.

"Kenapa juga aku tiba-tiba pusing begini? Apa mungkin aku anemia ya?"

Viona mencoba mengendalikan dirinya dulu, sampai rasa pusing mulai hilang barulah dia lanjut berjalan.

Bersambung

1
Nessa
gregert bgt part ini
Nessa
hii bodohnya viona
Nessa
mampuuusssss
stefani n.i.s
aku sbg ortu hrs nya ksh nasehat kpd anak..ngapain maksain anak spy bisa nikah sama laki² yg dicintai sama ank nya padahl si laki² tdk cinta kpd cewe trsb..pst nanti si cewe nya yg mendrita. apalagi dr awal si Bayu sdh tdk suka bahkn ilfil liht si Raline..
Sarinah Quinn
orang tua dan anak sama egois 😡
Nna Nna 💖
gemes bgt sm viona ga jujur aja sm bayu.
ga usah ngalah disuruh suportif, kalo bayu memilih siapa jgn dipermasalahkan. lagian kalo viona ngalah apa bayu mau milih raline, ga kan?
Nna Nna 💖: eh sportif gitu bkn suportif 😁
total 1 replies
Uyen Uyen
Viona kenapa tidak bisa tegas, jangan selalu memikirkan kebahagiaan orang lain mulailah memikirkan diri sendiri
Indriani Kartini
tau dari mana ya mereka kalau veline anak Bayu?
Indriani Kartini
kali ini jangan mengalah viona, dlu kmu mengalah untuk raisa sekrng jangan, perjuangkan cintamu, Bayu pun pasti akan mendukungmu dan akan memperjuangkan kamu, kamu berhak bahagia dan ankmu juga, untuk kali ini jangan mengalah, tak apa di pecat ada Bayu yg tanggung jawab.
Susma Wati
byan ngaku nipu identitas ke cewek, apakah cewek itu raline? nunggu cerita byan nih soal cewek, kan dia yang belum nikah, cewek juga belum punya, viona harusnya jujur ke bayu, kalau dia cinta pertama bagi viona, dan mau nerima bayu untuk menikah, karena bayu yang berhak mengambil keputusan siapa wanita yang akan bayu nikahi, jangan turuti tekanan dari orang tua raline, toh raline mungkin salah paham, byan sekarang yang punya cerita setelah bayu bisa bersatu dengan viona dan velia
Mutaharotin Rotin
laaannjjuut thor 😍😍
Mutaharotin Rotin
goblok banget kamu viona, seharusnya cerita sama Bayu,ttg reline
Nurminah
hadeh keluarga kaya nggak berhati juga dzolim ama orang demi anak yg rela jadi jalang demi laki-laki hadeh miris
Nurminah
raisa ngasih pilihan buat bales budi hadeh ternyata nggak sekilas itu menolong orang
chiara azmi fauziah
jangan mau vio gara2 uang dan jabatan anak kmu taruhany terus trang aj sm bayu biar kmu tidak tersakiti lg bahagikan velli vio kasihan anakmu
Mita Paramita
viona terlalu naif ya ngelepas Bayu buat Raline 🤨🤨🤨jadi gemes nih bacanya 🤣🤣🤣
74 Jameela
raline🤮🤮...kamu bs dpt lelaki yg akan mencintaimu...jgn pisahkn anak dg ayahnya..raline kayaknya bkn cinta tp terobsesi thd bayu🤨
Tika Rostika
iya betul kalaupun viona ninggalin Bayu , Bayu gak bakalan mau sama Raline . cinta Bayu hanya untuk viona, apalagi udah ada velia. udah lah Raline ngalah aja , sesuatu yang d paksakan gak bakalan bahagia.
Ilfa Yarni
km jgn bego viona anakmu membutuhkan ayahnya apa kau rela dan siap melihat anakmu terluka mknya k. itu jujur dan tanya sama bayu jgn didiamkan saja jgn trus2am bodoh dan bego viona
Oma Gavin
enak banget ngomongnya hermawan opo bayu barang mainan yg bisa dipindah tangankan dgn mudah seandainya viona mundur juga bayu ogah sama raline jgn kepedean hermawan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!