Queeny adalah Vampir baik hati.
Memiliki kekuatan dan tangguh.
Queeny ditakdirkan sebagai 'sang Abadi'.
Yang mampu mengendalikan seluruh bangsa vampir.
Akankah Queeny mampu menjadi pemimpin seluruh Clan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Anggie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 09
UNIVERSITAS A
-LABORATORIUM-
"akhirnya.."
"untung bawa baju cadangan"
kata seseorang wanita cantik dengan langkahnya masuk lab.
"lain kali kamu jangn buat ribut Ellie"
kata temannya yang sedang duduk.
"kenapa?"
"wanita tadi yang buat aku kesal"
Ellie duduk disebelah temannya.
"ya aku kasih tahu kamu ya"
"disini ada larangan berbuat onar,dan akan kena hukuman kalau dilanggar"
pfofesor Bells menerapkan aturan itu di kampus kita,dan dosen dosen yang lain menyetujuinya"
"kamu juga harus tau,prof bells itu sangat sangat tampan! dia populer di kampus"
Temannya panjang lebar bercerita.
"tetep aja,aku kesal dengan wanita tadi"
"jika bwrtemu lagi akan aku hancurkan"
Ellie mengepalkan tangannya.
---
-DI PARKIRAN-
"aduh.. maaf kan kakakmu ini sayang,kakak terlambat"
Dengan nafas tersengal sengal menghampiri seorang wanita cantik berdiri disamping mobil dengan kacamata hitamnya.
"kak,kamu dari mana saja?"
"apa kamu tau ini sangat terik??"
jawab wanita itu pada kakaknya.
"iya,sangat terik,aduuuh.... capek"
mengeluarkan kunci mobil dan membuka pintu mobil.
"nah,masuklah cepat"
perintah kakaknya,adiknya pun masuk ke dalam mobil,sang kakak berlari kecil menuju sisi sebelahnya dan masuk ke dalam mobil.
"lain kali jangan jemput deh!suruh sopir saja"
adeknya menggerutu.
"untungnya pakaianku hari ini bisa menutupi kulit,kalau tidak akan terbakar"
si adek melihat tangan kanan dan kirinya.
"mikhaela ayolah.. jangan seperti anak kecil!"
kakaknya membujuk.
"kak michela,dari mana tadi?"
"aku telepon juga tidak diangkat"
"papa sudah menunggu kita di rumah"
kata Mikha dengan menatap Chela.
"ah tadi bertemu seseorang,dia sedang di bully"
menjawab dengan fokus menyetir.
"oh ya,bicara soal papa ada masalah apa??"
chela kembali bertanya.
"ya.."
"soal apa ya?? aku lupa yang jelas berhubungan dengan ramalan gitu lah"
jawab mikha santai.
"ramalan??"
" 'sang abadi kah?' "
batin Chela.
"ya kamu tau lah kak,aku tidak suka berurusan dengan leluhur yang kuno kuno itu"
"yang melarang ini itu,dan banyak aturan"
"aku juga tidak tertarik"
mikha menjelaskan.
"tetap saja,kita bangsa vampir!"
"mau di dunia manusia pun kita juga tetap berbeda"
"kamu harus ingat itu mikha!"
Chela menegaskan.
"ah iya kak,tenang saja"
jawab mikha.
Tak lama mereka sampai di rumah.
Mikha dan Chela buru buru masuk ke dalam rumah dan menyapa papa dan mama mereka.
"mama papa,aku pulang"
Chela menghampiri papa dan mamanya.
"Chela kangen papa dan mama"
Chela memeluk papa dan mamanya.
"haih.. akhirnya putriku kembali"
sapa papanya.
"bagaimana pekerjaanmu sayang?"
"sudah saatnya kamu kembali dan bekerja dengan papa"
papanya mengusap lembut rambut putrinya.
"Dengan senang hati Tuan Tino Veye"
Chela mundur,meletakan tangan kiri diperutnya dan tangan kanan didadanya dan membungkuk kan badannya.
"saya Michela Vaye akan setia kepada anda"
jawab Chela lalu tersenyum.
Tino Vaye tertawa diikuti istrinya Merline Vaye.
---
PERUSAHAAN C
-RUANG WAKIL PRESDIR-
Exel datang menemui stanlie,mereka sudah membuat janji bertemu di kantor.
"huhhhh panasnya!"
"diluar sangat terik,malam saja kita keluarnya"
"sekalian kita main ke club"
kata exel zeto.
"ya.."
"kamu atur saja,aku mengikuti"
stanlie berbicara tanpa menoleh.
-----
#Memasuki musim panas,para vampir akan lebih berhati hati.
Tubuh mereka melemah,
meski beberapa dari vampir kebal akan cahaya matahari dan memakai penangkal.
Tetap saja,matahari adalah musuh terbesar para vampir.
Biasanya mereka akan beraktivitas setelah matahari tenggelam,hingga matahari terbit.
Jika lengah dan tidak berhati hati,maka tubuh mereka akan terbakar sinar matahari.#
-----
"kamu terlihat sibuk,bagaiman proyekmu?"
exel bertanya dengan mengutak atik ponsel ditangannya.
"proyekku lancar,sudah jalan 95%"
"bagaimana dengan mu?"
stanlie melirik ke arah exel.
"kapan kamu akan serius?"
"jangan hanya wanita yang ada dalam pikiranmu yang kotor itu"
stanlie berdiri dari duduknya dan menghanpiri exel,melemparnya dengan bantal.
"aduh cerewet sekali kamu ini"
"aku tidak tertarik bisnis!"
"kamu tau lah aku lebih tertarik dengan dunia model,karena wajah tampanku ini"
Exel tersenyum sok manis.
"tetap saja,kamu sampai kapan bersenang senang??"
"belajar bisnis lebih penting dari pada jadi model"
stanlie duduk disebelah exel,dia melihat exel sangat sibuk dengan ponselnya.
"eh,kamu lihatin apa sih??sibuk sekali sama ponselmu"
stanlie merasa diasingkan
"haih.."
"aku mencari wanita itu"
jawab exel.
"wanita siapa??"
jawab stanlie.
"wanita yang buat aku bergairah tentunya"
exel tersenyum ke arah stanlie.
"saat di pesta dia menolakku,aku kesal! kamu tau kan,mana ada wanita yang menolak seorang exel zeto yang tampan ini"
menatap stanlie dengan mengedipkan satu matanya.
"ya baguslah wanita itu menolak"
"kalau tidak,akan masuk perangkap seorang buaya sepertimu"
"hahaha.."
stanlie tertawa.
"aku jadi penasaran siapa yang menolakmu"
"kamu lihat saja,pasti aku akan dapatkan wanita itu"
exel penuh percaya diri.
"ya ya ya.. kejarlah sampai ke ujung tanduk"
"dilihat dari ceritamu sepertinya kamu akan gagal"
stanlie menatap exel dengan mengerutkan dahi.
Exel menatap tajam dan bermuka masam
"ok"
"tunggulah,saat aku berhasil mendapatkannya nanti,kamu orang pertama yang akan bertemu dengannya!"
exel kesal dan membuang muka.
Stanlie menepuk bahu exel.
"baiklah teman,aku kan lihat misi mu"
"buatlah temanmu ini puas dengan hasil kerjamu"
"jangan membuatku kecewa"
stanlie kembali menggoda exel.
Tok..
Tok..
Tok..
(pintu diketuk)
ishhh gak seruu dehh lanjut lagi laah kaaa
vampire maah bebasss ehehee