"Jangan bermimpi aku akan jatuh hati pada mu, kau hanya anak kecil yang tidak mengerti apa-apa tentang pahit manisnya kehidupan. Aku terpaksa menikah dengan mu lantaran tidak ingin membuat malu keluarga ku di hari pernikahan ku yang batal bersama kakak mu Galang Saputra Dermawan. Aku benci dengan keadaan ini! Aku benci!" pekik Nada ketika dirinya menyadari kini ia telah sah menjadi istri dari berondong manis yang usianya 5 tahun lebih muda darinya.
"Aku akan membuat mu jatuh hati padaku Nada Rindu Kinandita! aku yakin kau akan bisa melupakan saudara kandung ku Galang Saputra Dermawan yang telah mengkhianati mu!" sahut Gilang Prasetya Dermawan ketika dirinya berada di kamar pengantin bersama sosok wanita dewasa yang telah berumur darinya.
Yuk ikuti terus kisah cinta beda usia antara Nada Rindu Kinandita dosen cantik berusia 25 tahun dengan mahasiswanya Gilang Prasetya Dermawan yang berusia 20 tahun, yang menjadi pengantin pengganti untuknya dalam novel Pengantin Pengganti Bu Dosen!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alinatasya21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9. Terjebak Dalam Pilihan Yang Sulit
Galang yang sedang dalam keadaan mabuk tidak menyadari jika dirinya telah terjebak dalam perangkap wanita dimasa lalunya. Keisha Arandita dengan sangat terampil mengambil gambar-gambar menggunakan kamera ponselnya seolah-olah dirinya dan Galang sedang berpose mesra dalam berbagai gaya sebagai bukti kongkret jika ia dan Galang saat ini sedang bersama dan saling menyalurkan rasa.
Padahal Galang sama sekali tidak pernah menyentuh Keisha apalagi sampai menghamilinya. Kejadian dimalam party ulang tahun rumah sakit tempat mereka bergelut dalam dunia medisnya dua bulan yang lalu hanyalah kamuflase. Keisha sengaja menaruh obat tidur dalam minuman Galang dalam dosis yang tinggi.
Hingga Galang tertidur pulas Keisha memanfaatkan hal itu seolah-olah mereka sedang tidur bersama dalam satu ranjang disebuah hotel tempat acara pesta ulang tahun rumah sakit Arshaka Dermawan yang tujuh tahun itu digelar di situlah Keisha mengarang cerita jika telah terjadi sesuatu antara dirinya dan Galang yang seolah -olah sedang bergelut dalam satu selimut.
Keisha tidak rela jika Galang mantan kekasihnya sampai menikah dengan Nada Rindu Kinandita yang menjadi rivalnya. Hingga tercetus ide gila dalam pikiran Keisha untuk menjebak Galang seolah-olah mereka telah melakukan one night stand, padahal sejatinya tidak terjadi apa-apa diantara mereka.
Sampai saat ini pun Keisha sebenarnya tidak hamil. Ia hanya berpura-pura demi untuk membatalkan pernikahan sang mantan kekasih yang masih sangat dicintainya hingga ia nekad mengancam Galang akan membeberkan pada semua orang jika ia sedang hamil anak Galang.
Galang yang merasa terjebak dengan keadaan terpaksa mengikuti Keisha dalam satu mobil hingga ia terpaksa kabur dari bangsal pengantin saat acara sakral itu dimulai karena rasa takut dihati Galang jika Keisha sampai membeberkan kesalahan satu malam itu dihadapan publik.
Apalagi disana ada Nada Rindu dan keluarganya. Juga kedua orang tua Galang dan keluarga besar mereka lainnya membuat Galang terpaksa meninggalkan Nada dengan berpura-pura ingin ke kamar mandi padahal setelah itu ia mengikuti kemana arah Keisha membawanya dengan jas pengantin yang sampai saat ini masih melekat ditubuhnya demi untuk menjaga aib dirinya dan juga nama baik keluarganya dengan mengorbankan perasaan dan meninggalkan calon istri yang sangat dicintainya.
"Nada, aku sangat mencintaimu! Maafkan aku karena telah mengkhianati mu!" Galang menarik tubuh Keisha dalam pelukannya. Ia mengira wanita yang ada dihadapannya adalah Nada Rindu Kinandita, calon istrinya yang ia tinggal sendiri di pelaminan. Pandangan Galang benar- benar terlihat samar-samar rasa bersalah pada Nada menghantui hati dan pikirannya yang saat ini sedang carut-marut.
"Mas, kau sedang mabuk! Sebaiknya istirahatkan dirimu, semalaman kau tidak tidur karena terus meracau. Untuk kali ini aku biarkan kau meneguk benda haram ini. Akan tetapi setelah ini, aku tidak akan membiarkanmu terjebak dengan hal yang kotor seperti ini!"
Keisha menarik tubuh Galang dan membawanya masuk ke dalam villa kamar milik keluarga mereka. Iapun merebahkan tubuh kekar itu diatas tempat tidur. Galang sudah terpejam dan tidak ingat apa-apa lagi kepalanya sudah berat akibat pengaruh alkohol tersebut. Ia yang tidak pernah menyentuh benda haram itu tentu saja kelimpungan jika dihadapkan dengan hal-hal yang dilarang oleh agama itu, sesuatu yang baru pertama kali dokter tampan itu cecap sepanjang 27 tahun usianya.
"Maafkan aku Mas Galang, aku harus membohongi mu atas kehamilan ku yang sebenarnya tidak ada sama sekali. Semoga Tuhan tidak mengutukku atas apa yang kulakukan ini! Sungguh, aku tak rela jika kau sampai menikahi Nada hari kemarin. Kita pernah menjalin hubungan asmara selama 5 tahun sejak masa kuliah dan akhirnya kau memilih ingin menikah dengan Nada, wanita yang baru kau kenal 6 bulan yang lalu. Aku tidak ikhlas jika kau memutuskan temali cinta kita yang telah bertahun-tahun kita bina hanya demi wanita lain yang telah membuat kau jatuh hati hingga melupakan diriku yang selama ini tulus mencintai mu!"
Keisha terisak dalam tangisnya, hatinya ingin menolak atas kekejian yang diperbuatnya hingga menyebabkan pernikahan Galang dan Nada batal. Namun, rasa cintanya yang begitu besar dan takut akan kehilangan Galang membuat Keisha berada dalam pilihan yang sulit hingga dirinya pun mengarang cerita tentang kehamilannya yang sebenarnya tidak terjadi sama sekali.
"Biarlah dunia mengecamku yang terpenting bagiku kau tetap menjadi lelaki dalam hidupku!" Keisha mengusap pipi Galang yang sedang tertidur lelap.
Sebagai seorang wanita yang berpendidikan, Keisha pun tidak ingin menyerahkan mahkota berharganya tanpa ada status pernikahan antara dirinya dan Galang. Namun, ia terpaksa mengaku-ngaku jika malam itu mereka telah melakukan cinta satu malam.
"Tidak mengapa sedikit murahan, yang terpenting aku masih tersegel alias masih perawan. Mas Galang sama sekali tidak pernah menyentuhku, akan tetapi hanya dengan cara seperti ini aku dan dia akan tetap bertahan dalam ikatan cinta. Setelah ini aku harus bisa membuat Mas Galang segera melamar ku hingga kami bisa bersanding di pelaminan!" bisikan hati Keisha Arandita yang juga berprofesi sebagai seorang dokter sama seperti Galang.
Dari sejak zaman perkuliahan dahulu Galang dan Keisha memang bercita-cita menjadi seorang dokter. Galang menjadi dokter ahli bedah sedangkan Keisha berprofesi sebagai dokter ahli penyakit dalam sehingga keduanya saling berkesinambungan dalam urusan pekerjaan.
Akan tetapi, entah kenapa Galang berubah haluan. Setelah bertemu dengan Nada Rindu Kinandita, hatinya berpaling ketika melihat pesona dari dosen muda itu, hingga ia memutuskan hubungannya dengan Keisha dan memilih Nada untuk menjadi permaisurinya ketimbang memilih Keisha yang sudah 5 tahun ia pacari.
Namun, mimpi itu kini sirna Nada justru telah bersanding di pelaminan dengan Gilang karena kebodohan Galang sendiri yang begitu percaya jika mantan kekasihnya Keisha sedang mengandung anaknya.
Keisha memilih tidur di sofa sambil menjaga Galang yang terlelap dalam tidurnya. Keisha sebenarnya merasa gelisah karena telah berbohong terhadap Galang. Namun demi cinta, Keisha rela menukar harga dirinya hanya untuk mendapatkan cinta Galang kembali seperti dulu.
"Ya Allah, maafkan hamba Mu yang berlumpur dosa ini! Hanya dengan cara seperti ini aku bisa mendapatkan kembali hati Galang. Ia harus menjadi milikku seutuhnya!" Keisha sudah seperti kehilangan akal warasnya gegara cinta yang teramat dalam pada sosok Galang Saputra Dermawan.
***
Di hotel xx.
"Kenapa pintu kamar ini tidak bisa di buka? Kemana kunci duplikatnya?" seru Nada yang tak ingin terus berada di dalam kamar pengantin bersama suami yang masih tetap ia anggap anak kecil yang berstatus sebagai mahasiswanya.
"Aku tidak tahu kemana kuncinya Bu Nada, silakan tanyakan pada orang tua kita! Mereka yang memegang kuncinya! semalam aku menghubungi Daddy dan Mommy, akan tetapi ponsel mereka tidak aktif." Gilang mengendikkan bahunya, menandakan jika ia memang tidak tahu perihal kunci kamar mereka.
"Astaghfirullah, berarti perihal mati lampu semalam ada hubungannya dengan orang tua kita?" sengit Nada yang mulai terserang percikan amarah karena merasa terjebak bersama Gilang oleh campur tangan orang tua mereka.
"Mungkin iya, mungkin juga tidak!" Gilang terlihat polos, ia tidak ingin membuat suasana menjadi runyam.
Dari semenjak mengucapkan ijab qobul sampai berstatus sebagai suami Nada, keduanya tiada henti-hentinya berseteru sudah seperti Tom and Jerry yang tidak pernah akur.
"Ding!" ponsel Nada berbunyi menandakan adanya pesan masuk di WhatsApp-nya.
"Tidak, ini tidak mungkin!" Nada mengatupkan mulutnya ketika melihat foto-foto mesra Galang yang masih mengenakan jas pengantin putih disaat sang mempelai pria menghilang dari pelaminan. Nada merasa terkejut melihat Galang sedang berpose dengan seorang wanita yang tidak lain adalah Keisha Arandita mantan kekasih Galang sendiri lewat nomor ponsel yang tak ada nama pengirimnya.
semangat ya.
semangat ya
Lanjut thor. 5 like mendarat buatmu thor.
semangat ya