NovelToon NovelToon
SHU XIE JING MAE

SHU XIE JING MAE

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:89.7k
Nilai: 5
Nama Author: Dinul Khotimah

Berbakat , sudah dipastikan dan tak bisa dipungkiri , gadis itu sangat berbakat.

Tapi , karna ia terlalu berbakat , semuanya harus disembunyikan, dan berakhir dengan kelemahan , ketidak berdayaan , dan mengakhiri hidupnya.

Lalu membawa seorang gadis yang sama harus menggantikan posisinya saat ini.

Siapakah itu?

Dari mana itu?

tak akan ada yang tau......

JUST KIDDING.
HAPPY STORY... HAPPY ENDING....

< ORIGINAL , jika ingin mengopi silahkan atau tertarik untuk mengubah diperbolehkan , dengan menginformasikan AO terlebih dahulu , Terima Kasih , karna sudah mau mencontoh > AO merasa terhormat dan tersanjung karna karya yang AO tulis ternyata menginspirasi pembaca 😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinul Khotimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 09

Perjalanan yang cukup melelahkan untuk Jing Mae , meski tubuhnya kuat , walau bagaimana pun dia itu perempuan dan lagi seorang Gadis , dia benar-benar merasa sangat kelelahan dan kini dia sangat ingin berendam didalam air  hangat .

Sebelum sampai di istana Jing Mae sudah meminta Ling Qiu untuk menyiapakan air hangat untuk dia mandi , dan benar saja air hangat telah selesai disiapkan dan akan digunakan Jing Mae , saat ini Jing Mae benar-benar ingin relax sejenak , ia sangat lelah dengan perjalanan dan dengan kehidupan barunya disini , belum lagi keinginan sang pemilik tubuh ini , untuk balas dendam .

Saat Jing Mae masuk ke ruangan yang ia duga sebagai kamar mandi, ia sudah di sambut oleh beberapa pelayan yang sepertinya akan membantunya bersantai .

" Siapa yang memerintah kan kalian untuk berada disini ? " tanya Jing Mae dingin .

Para pelayan tampak gugup , saat ditanya dengan nada dingin yang hampir menyamai Putra Mahkota nya , mereka terdiam sejenak , mencoba untuk menjawab .

" Pelayan ini menjawab Yang Mulia , kami di perintahkan oleh Yang Mulia Putra Mahkota . " jawab Pelayan yang berada dibarisan paling depan .

Jing Mae mengerutkan kening nya , tak mengerti ," Putra Mahkota ? Siapa dia ?" Pikir Jing Mae bingung .

" Begitu kah ?.. Baiklah kalau begitu , Putri ini memerintahkan kalian semua kecuali yang menjawab Putri ini keluar dan perintahkan kepada seorang Pria Cantik yang sedang berjaga didepan pintu untuk masuk kemari , dan jangan lupa untuk memintanya menutup matanya dengan pita yang ada ditangannya . Laksanakan segera . Dan jangan ada yang membantah jika tidak, maka putri ini akan memberi tahukan pada orang yang memerintahkan kalian untuk segera menghukum kalian . " timpal Jing Mae memberikan arahan saat para pelayan itu tampak ragu untuk menuruti perintahnya , dan pastinya dengan nada yang cukup dingin dan menusuk .

Saat seluruh palayan melangkah keluar dari kamarnya dan melaksanakan permintaan dari Jing Mae , Jing Mae langsung melepaskan pakaiannya dan melangkah perlahan masuk kedalam kolam pemandiannya.

" Dan kau ?... Siapa namamu ?"tanya Jing Mae masih dengan nada dinginnya .

" Menjawab Yang Mulia , nama pelayan ini Yu Ren . " jawab nya sembari menunduk memberikan hormat .

" Baiklah Putri ini akan memanggilmu Yu'er , sekarang mendekatlah , Putri ini ingin kamu membantu Putri ini membersihkan punggung Putri ini . " pinta Jing Mae masih dengan nada dingin .

Yu Ren melangkah dengan sedikit gugup , sebenarnya ia sangat takut dengan gadis yang ada dihadapannya kini , aura yang gadis ini keluarkan sangat kuat walau pun tak sekuat Putra Mahkota , tapi tetap saja membuatnya merinding .

Tak lama kemudian seseorang meminta izin untuk masuk .

" Nona , Ling' er meminta izin untuk menghadap . " ucapnya menunggu persetujuan .

" Lama ... Kau lama sekali Ling' er .. Aku sudah sangat lelah , kemarilah , dan ya kau sudah menutup matamu kan ,? " tanya Jing Mae penuh selidik .

Yu Ren tampak terkejut dengan perubahan nada bicara dan tata bahasa yang di ucapkan gadis yang kini menjadi majikannya , saat berbicara dengan seorang yang baru tiba , dan lagi seseorang itu adalah pria yang memiliki paras yang cantik layaknya seorang wanita .

" Maafkan keterlambatan Ling'er Nona , karna permintaan Nona, Ling'er harus berhati-hati saat menuju kemari , baiklah sekarang apakah yang harus saya lakukan ? " tanya Ling Qiu sopan seperti biasa , dan entah sejak kapan ia menjadi sangat lembut kepada manusia , aneh sangat aneh , ia merasa kan perasaan yang berbeda pada tuannya kali ini dan ia tak bisa membuat gadis yang saat ini ia layani merasa sakit sedikit pun .

" Aah ... Nyaman sekali , Terima kasih ya , Ling 'er ... Aku lebih baik sekarang , dan kau boleh keluar dan ya siapkan bahan dan juga pakaian ku seperti biasa .. " pinta Jing Mae sembari melanjutkan menikmati mandinya , setelah Ling Qiu selesai memijat dan memulihkan tenaganya , dan kini Jing Mae merasa lebih baik dari sebelumnya dan pastinya dia merasa kembali seperti sedia kala .

Ling Qiu mengangguk mengerti , lalu perlahan melangkah pergi dari ruangan itu .

Saat keluar dari kamar Jing Mae , dengan tidak terduga Ling Qiu berpapasan dengan Wu Xie yang sedang berjalan menuju kearah Ling Qiu keluar .

" Apa yang kau lakukan dikamar Jing'er.? " tanya Wu Xie penuh selidik dan pastinya dengan aura yang menakutkan , ingin tau apa yang dilakukan siluman ini dikamar Tunangannya .

" Hanya melaksanakan perintah dari Majikan Saya , pastinya .." jawab Ling Qiu sopan , sebenarnya sedikit sulit jika ia harus bersikap sopan kepada pria yang ada dihadapannya kini , tapi karna status yang ia miliki dan posisi nya yang lebih tinggi di hati majikannya itulah , yang membuatnya harus tetap seperti itu , agar tak melukai majikannya .

" Perintah apa yang diberikan Jing'er sampai bisa membuat Siluman sepertimu harus masuk kekamarnya ? " tanya Wu Xie dalam hati , ia tak ingin mengganggu waktu istirahat Tunangannya , dengan membuat keributan didepan kamarnya .

" Begitu ya ?! Kalau begitu kau bisa pergi sekarang " ujar Wu Xie tiba-tiba .

Tapi belum sempat Ling Qiu beranjak pergi pintu kamar majikannya terbuka dan keluarlah penghuni ruangan itu dengan pakaian yang telah disiapkan oleh Ling Qiu tadi .

"Apa yang kau lakukan disini ? Bukankah sudah aku bilang untuk segera menyiapkan bahan ? Dan kenapa kau masih disini ? Dasar Merak Cantik !!! " bentak Jing Mae kasar , memang bukan sesuatu yang menyengkan jika Jing Mae sudah mengeluarkan kata yang terlihat memuji itu , apa lagi jika sudah menyangkut bahan masakan , Jing Mae sangat tidak suka jika Ling Qiu tak segera menyelesaikan perintahnya , itu akan mengundang kemarahan , apa lagi saat ini Jing Mae dalam kondisi sangat prima .

" Menjawab Nona , Ling'er akan segera menyiapkan bahan , Ling'er pamit , Nona " pamit Ling Qiu menunduk , hendak beranjak , tapi segera dihentikan oleh Jing Mae .

" Tunggu ... karna kau akan pergi kedapur dan berhubung aku belum mengenal seluk beluk tempat ini , aku akan pergi bersama mu jadi..." putus Jing Mae , saat ia sempurna keluar dari kamarnya .

" Ka---" ia terhenti , sejenak Jing Mae berpikir lalu ia memahami sesuatu , walau bukan bagian paling penting .

" Jing Mae memberi salam hormat kepada Yang Mulia Putra Mahkota ." Lanjutnya yakin , ia sedikit membungkuk pertanda ia sangat hormat pada pria yang ada di hadapannya .

" Ben Wang, menerima salam dari Anda ." Jawab Wu Xie dingin , tapi sebenarnya dia sangat tidak nyaman dengan keadaan ini .

" Jika diizinkan Ben Wang ingin mengetahui kemanakah Anda akan pergi ?" tanya Wu Xie lembut tapi bernada dingin , Jing Mae menatap Wu Xie dengan bingung ,tapi Jing Mae tak banyak mengubah ekspresi nya .

" Menjawab Yang Mulia , Saya akan kedapur untuk memasak , Apakah Yang Mulia akan sarapan ? " jawab Jing Mae tetap dengan nadanya yang dingin , dia tidak bisa bicara seperti biasa , karna saat ini dia ada didepan para prajurit dan juga pelayan .

" Apakah Anda akan memasak ? Kenapa tidak meminta para pelayan yang membuatkannya ? " tanya Wu Xie heran , Jing Mae kan bisa meminta para pelayan untuk memasak dan mengantarkannya atau dia juga bisa meminta Ling Qiu untuk menyiapkan nya ,lalu kenapa dia tidak mau .

Jing Mae menunduk untuk memyembunyikan wajah kesalnya , " Menjawab Yang Mulia , Jing Mae tidak bisa makan dari tangan orang lain , yang berarti walaupun itu diperintahkan oleh Yang Mulia, Jing Mae tidak bisa ."jawab nya sedikit menekankan beberapa kata , yang  tampaknya tidak disadari oleh para Prajurit dan Pelayan , tapi tetap disadari oleh Wu Xie dan Ling Qiu .

Saat Jing Mae dan Wu Xie masih mengobrol walau pun tidak bisa disebut dengan obrolan sih , dengan tergesah-gesah Juan Wue menghampiri Wu Xie .

" Memberi salam hormat kepada Yang Mulia Putra dan Putri Mahkota , Yang Mulia , Prajurit ini meminta izin melapor , bahwa Yang Mulia Putra Mahkota diminta menghadap kepada Beliau .. ," ucap Juan Wue cepat dengan salam yang masih sedikit membingungkan untuk Jing Mae .

Wu Xie membulatkan matanya , ia tau jika 'Beliau' sudah memanggil itu artinya ia harus segera menghadap , namun perubahan mimik wajah Wu Xie tak pernah terlihat jelas , karna itu walau pun ini adalah kabar darurat dan walaupun ia membulatkan matanya untuk memunjukkan bahwa ia terkejut pun terasa lebih seperti tatapan yang sangat mengerikan .

Jing Mae tersadar saat Juan Wue memanggilnya dengan sebutan 'Putri Mahkota '  ia pun terkejut , meski begitu wajahnya masih terlihat datar dan dingin .

" Ling'er ? " panggil Jing Mae , sembari meminta Ling Qiu mendekat.

" Siapa dan dimana Putri Mahkota yang dimaksud Juan Wue ?"tanya Jing Mae polos .

HAPPY READING READERS

SEMIGA BISA MENGHIBUR KALIAN SEMUA YA...

1
Yoni Hartati
lanjut semangat


kpn lanjut cs ini
arfan
up
hiatus
Liu qiu lelaki atau perempuan
Shuzumia Shiota: laki-laki
total 1 replies
Indah Gunawan
keren...semangat tor
BucinRm
next
J.R P.0206
Author mo nanyakok kaisarny jwb"kenapa tidak kau lakukan".Kenapa kaisar bicara spt itu...apkh kaisar ad mksd yg tersembunyi pd putra mahkota
Shuzumia Shiota: iya, terima kasih😊
total 4 replies
BucinRm
next
yoemi noor
maaf baru mampir lagi... semangat terus kak. salam sukses buatmu😊
Shuzumia Shiota
Ao mau minta pendapatnya dong, gimana puisinya??
Nur Dinar
kak aku disini loh
Nur Dinar
kak aku disini
💜💜bee💜💜
up lagi
💜💜bee💜💜
up
Ayu
up kak dinul. semangat terus ya🤗🤗
Andini.L.
ditunggu lanjutannya thoorrr....
Sweet home
astaga keren banget... lanjut
Sweet home
keren
Ayu
semangat kak dinul semoga cepet up ya😀😀
Nevi Rostia sabaniah
hey kak ceritanya bagus menarik.😄semanagt terus ya buat ceritanya..oh iya kak mampir yu ke ceritaku "Menunggu dia kembali"
Shuzumia Shiota: ok, makasih udah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!