NovelToon NovelToon
Duda Somplak VS Bocah Tengil

Duda Somplak VS Bocah Tengil

Status: tamat
Genre:Duda / Berbaikan / Pernikahan Kilat / Beda Usia / Tamat
Popularitas:98.5k
Nilai: 5
Nama Author: Shizi

Witing tresno jalaran soko kulino. Seperti itulah orang-orang berkata.

dari yang awalnya tidak suka, dan selalu mengejek bahkan mengumpat lelaki yang bernama Brian. Lelaki berusia 37 tahun, seorang duda, dan Keysa berusia 18 tahun.

Hingga sebuah insiden mempersatukan mereka, dan dalam hati Keysa tak pernah menyangka bahwa dirinya akan menikah dengan seorang duda. Dengan usia yang terpaut jauh.


Penasaran dengan kisah mereka, yuk baca dengan judul Duda somplak VS Bocah Tengil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shizi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Keluar dari lubang kucing. masuk ke lubang tikus,(Key di ajak ke rumah Brian)

Key mendapat teriakan dari Brian. Sontak langsung mengerem sampai akhirnya, kepala mereka berdua satu sama. Terkena helm yang dikenakan.

"Hye Om! Apa-apaan sih pakai berteriak, memangnya gak bisa apa kalau hanya menepuk." Key yang kesal langsung turun dari atas motor, dan langsung mengomel hingga kedua telinga Brian di sumpal oleh jarinya.

"Hye bocah, di sini yang seharusnya marah itu kan saya. Bukannya kamu! Memangnya saya ini mau kamu ajak ke mana?" setelah dari tadi Brian berpikir bahwa jalan yang dilaluinya bukan arah rumahnya, maka dari itu Brian berteriak pada Key karena sudah di tepuk sebagai isyarat pun bocah itu tidak dapat merespon.

Sejenak Key menatap jalanan dan mencari tahu lewat pandangannya, dan ternyata benar bahwa yang mereka lewati adalah jalan menuju rumah Key.

Ckckckck.

Key berdecak sebal karena memang dirinyalah yang saat ini salah, dan lagipula Key juga tidak tahu dimana rumah Brian.

"Masih mau mengelak, bocah tengil." Brian menaikkan kedua alisnya, dengan satu jari diletakkan di dagu.

"Ya-ya itu kan salah Om sendiri. Aku gak tau jalan buat menuju rumah situ, jadi ya aku sekenanya saja kalau lewat." Key pun mencoba mengelak tuduhan tersebut dengan seribu alasan, bukan seribu bayangan ya.

"Ngeles saja kek bus," gerutu Brian.

"Apa anda bilang, dasar om-om nyebelin." Key merajuk karena tidak terima jika disalahkan.

"Sudahlah jangan mengajak saya buat silat lidah, kalau begini terus yang ada tangan saya ini akan menjadi balon udara!"

Key langsung membulatkan matanya, karena mendengar ucapan konyol dari Brian.

"Sepertinya Om cocok jadi komedian," ujar Key.

"Kenapa bisa gitu?" Brian mengernyitkan dahinya.

"Iya, karena otak Om, agak somplak." Jawab Key dengan diiringi sebuah senyuman yang memuaskan.

Dasar tengil,

Lepas itu, Key dan Brian menaiki motor lagi. Brian juga sudah memberikan alamat rumah Brian.

Setelah perdebatan dan pertengkaran yang cukup menguras isi otak. Akhirnya sampai juga Key di depan rumah mewah, rumah yang selalu diimpikan lewat dunia khayal.

"Ini rumah, Om?" tanya Key memastikan.

"Jangan banyak omong, sekarang buruan turun!" titah Brian pada Key.

Detik kemudian.

"Pak, buka!" Brian memanggil seseorang untuk membuka gerbang, dan Key yakin itu adalah salah satu penjaga rumah mewah tersebut.

Benar saja, setelah merasa ada yang memanggil. Security itu pun gegas membukakan gerbang untuk majikannya, namun sedetik berlalu terlihat Security itu nampak keheranan akan majikannya tengah membawa seorang ABG, yang tengah berdiri di samping motor.

"Sejak kapan Bapak jadi pindah haluan, dan penyuka ABG?" dalam benak Security terus saja bertanya-tanya dan dalam tujuh tahun ini, majikannya untuk pertama kalinya membawa seorang wanita.

"Sapto!" panggil Brian karena sedari tadi ia melihat jika orang yang berna Sapto tengah melamun.

"I-iya Pak."

"Apa kamu akan seperti itu terus sampai nanti!" Pak Sapto seorang penjaga di rumah Brian, seketika langsung menutup kembali gerbangnya saat mendengar suara dari majikannya.

Aneh.

Pikir Key saat ini dengan tatapan sedikit risih karena pria yang bernama Sapto tengah memandanginya. Mulai ujung kaki sampai ujung kepala.

"Bocah tengil, ikut saya masuk." Brian pun langsung mengajak Key untuk segera masuk, guna mengobati tangannya yang sekarang sedang memar.

"Iya, dasar duda bawel." Key menjawab dengan nada sengit, sedangkan pak Somat tertawa karena begitu beraninya pada orang yang berstatus majikannya.

Tepat saat Brian membuka pintu, terlihat sosok perempuan berkisar di atas 40 lebih, tengah asik membaca majalah dan ditemani segelas jus jeruk.

Ketika melihat Brian, wanita itu lantas menegur putranya karena telah membawa seorang wanita.

Sedangkan Key yang sudah berkeringat menahan sesuatu di hatinya, tidak bisa menyembunyikan semua itu dari Brian.

"Ian, siapa yang kamu bawa?" tanya sang mama pada Brian.

"Orang lah Ma, masa iya manekin." Jawab Brian dengan nada malas.

"Di tanya bukannya di jawab dengan betul malah ngajak bercanda," gerutu mama nya Brian yang tengah kesal dengan sang putra.

"Dia bocah tengil." Brian pun lantas memperkenalkan Key pada orang tuanya Brian.

Seketika mama nya Brian mengerutkan keningnya dan tengah mengingat akan sesuatu dan.

"Kamu kan—."

"Tante!"

Akhirnya keduanya baru sadar jika dua wanita tersebut pernah bertemu.

"Wahhh ... tumben kamu pintar Ian," ujar sang mama, dan itu membuat Brian dilanda kebingungan.

"Apa maksud Mama, aku gak ngerti!" Brian pun mencoba mencari penjelasan kenapa mama nya bisa sesenang itu.

"Ini kan Key, perempuan yang mau Mama kenalin sama kamu."

Hemmm pengen jungkir balik gak tuh si brian.

"Ma, apaa sih. Ini itu bocah tengil dan ini coba lihat! Gara-gara bocah ini tanganku mirip seperti ikan buntal," ucap Brian sembari menunjukkan tangannya yang tengah bengkak.

"Alah kamu nya saja yang lebay ...."

"Tunggu!" sahut Key dengan cepat.

"Jadi kalian ini—,"

"Kenapa?"

Belum juga Key mengatakan jika tante-tante yang tempo hari ditemuinya sewaktu di indomerit, kini dipertemukan lagi. Dengan menjadi sosok sebagai orang tuanya Brian.

"Ja-di kalian sudah akrab juga?" Brian yang merasa kebingungan dengan pemandangan yang ada di depannya. Tak bisa memungkiri bahwa ia sangat syok. Melihat kejadian tersebut.

"Sudahlah, cepat obati. Kamu itu laki-laki bukan waria dan kenapa pula bisa kalah jauh dengan tenaganya Key," ujar mama nya Brian, yang tak ambil pusing dengan lengan anaknya, dan anehnya. Bukannya prihatin justru malah mengomelinya.

"Yang anak Mama itu siapa sih, kok bisa-bisa bocah tengil ini yang dibela." Brian mendengus kesal, dan rupanya membawa Key ke rumahnya. Adalah sebuah musibah karena dirinya sebagai anak tidak anggap, dan justru lebih memperhatikan Keyla.

"Kalau kamu masih protes, maka Key akan Mama suruh untuk membuatkan satu lagi di kiri."

Glek.

Brian langsung menelan salavianya dengan kasar. Mendengar ancaman dari sang mama, Brian pun seketika tidak berkutik.

Key yang merasa tidak nyaman mencoba menghindar dari obrolan, dan tidak menghiraukan ucapan dari mama nya Brian, dan berniat untuk pamit pulang.

"Tante, Key pamit pulang dulu ya. Soalnya takut dicariin sama Ibu," ujar Key karena ia tidak mau semakin lama dengan orang-orang aneh menurutnya.

"Tidak Key, nanti dulu. Kita makan saja dulu lekas itu boleh kamu pulang, lagian gak baik nolak rejeki dari mertua."

Glek.

Uhuk.

Uhuk.

1
Lili Amalia
nah, inilah novel yang selalu kutunggu.
Lisna Lisna
om om somplak aneh
Ruk Mini
aaa..udh semangat semangat 2 thorrr..de2 lom launching pun...tpi sgt menghibur..somplak.. ngakak tes tiap part y..ok tq thorr 🙏👍👍👍
Ruk Mini
hadehhhh...
Ruk Mini
key...key...
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/jadi Sadako gak tuh.../Joyful//Joyful//Joyful/
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
dasar om mertua..../Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
mantan istri Brian ya..../Shhh/
Dede Mila
bertamu langsung jadi mantu.... /Chuckle//Chuckle//Chuckle//Casual/ mantul dah tuh si Brian /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Facepalm/
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
Samson Wati nih si key..../Joyful//Joyful//Joyful/
Dede Mila
kocak..../Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Theresia
kapan dilanjutkan karena penasaran.sebenarnya bangkrit atau hsnya ngetest istri kecilnys
Theresia
tambah seru ceritanya buat penasaran
Kusmadi Adi
v
Qaisaa Nazarudin
Gak serius lho mama Linda.Suami mu cuman mau ngetes Key doang,ini ide suami mu lho, Mana ada bangkrut 😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Makanya Axcel jangan sombong banget, Tadi apa katanya istri Bryan kayak Mantannya si Mira itu yg Matre, Enak aja,,Noh sekarang rasain gak ada yg bisa dibanggain lagi kan,,
Qaisaa Nazarudin
Makanya JANGAN MENILAI SESUATU DARI LUARANNYA doang, 🙄
Shizi🦁🦁: betul kak, biar kampungan rsanya gak kalah kek di resto🐱🐱🐱
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Ini nih yg ku bilang, Maaf ya, Di mana2 novel itu kalo ceritanya kisah duda pasti alurnya gini, saat si pria masih menduda bertahun2 mantannya gak pernah nongol, Eh setelah pria nya Nikah aja, Saat itu juga para Mantan langsung jongol, kayak jamur tumbuh setelah hujan 🤣🤣🤣
Shizi🦁🦁: wkwkwk iya ya kak. kenapa bisa begitu ya. apa karena terlalu sering melihat ini di real life
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!