(TAHAP REVISI)
Naula Vranista, adalah gadis cantik berkulit putih yang sering di panggil dengan sebutan Nau, ia terpaksa harus menikah karena perjodohan dari orangtuanya di usianya yang masih muda. Bahkan ia tidak tau siapakah laki laki yang akan di jodohkan dengan nya?
Namun di saat dia mengetahui nya, bahwa dia adalah Galen Mahendra, siswa yang kerap di kenal Sebagai BadBoy Di sekolah nya.
Kaget?Syok? Bukan lagi, Bagaimana tidak ia harus menikah dengan musuh bebuyutan nya, seorang siswa yang terkenal paling nakal di sekolahnya.
Bayangkan saja! Bagaimana jadinya jika mereka menikah dengan masih sekolah Menengah Atas?
Akan kah mereka saling mencintai? Apakah bisa mereka menutupi status pernikahan mereka di Sekolah?
Yuk ikuti kelanjutan Kisah Mereka!!.
IG : Lesmiyelesti_07
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Les07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Geng DIAMOND
Galen sangat kesal diabaikan Naula, ia merebahkan badannya di atas sofa, baru akan memejamkan mata tiba tiba ponsel nya bergetar tanda ada panggilan masuk.
"Halo."
"tumben lo mau angkat telpon gue. Biasanya selalu di tolak." sindirnya.
"Berisik lo, apes banget gue tertangkap sama polisi, baru pulang semalem." ujar galen.
"Hahaha mampus kurang ngegas lo bawa motornya bos." ucap seorang di seberang telepon
"Lo ngejek gue, kampret." geram Galen kesal.
"Santai aja bos, jangan marah marah, mending kita ke markas yok gabut banget gue, sumpah." ucap si penelepon.
"Oke gas," ucapnya setuju, dia langsung memutuskan sambungan telpon sepihak..
Galen beranjak, berjalan menuju ke kamar, dan dia melihat Naula duduk di atas ranjang, menatap buku di tangan nya dengan muka kalem.
Galen mengabaikan Naula, ia mengambil jaket kesayangan nya dari dalam lemari. Berjalan keluar kamar, saat hendak membuka pintu lalu ia berbalik ke arah Naula.
"Hey Naula." panggil Galen.
Naula tidak menjawab dan masih fokus membaca buku nya, jangankan menyahuti ucapan lelaki itu, melirik kearah Galen saja ia tak sudi.
Galen berdecak kesal, bagaimana ia tidak kesal, sedari tadi Naula terus mengacuhkannya.
"Diam mulu lo kalo di tanya, lama lama gue jahit itu mulut. Awas lo!" ujar Galen ketus, dia melangkah lebar keluar kamar sambil mengumpat Naula, semakin kesal saja dia.
Naula mendengar ucapan Galen tidak menggubris nya sedikit pun, Karena ia malas berdebat dengan Galen.
****
Selama setengah jam perjalanan akhirnya Galen telah tiba di markas DIAMOND, tempat mereka Nongkrong.
"Lo baru pulang dari kantor polisi semalam kan?." tanya Aryo salah satu anggota inti Geng DIAMOND, menatap Galen.
"Hem" Jawab Galen singkat padat dan jelas, lalu ia segera duduk di kursi single.
"Bos lo seriusan tadi malam di ringkus lagi sama polisi, kenapa gak kabur?." tanya Aji si paling heboh.
"Iya, sialan kalian semua pada ngumpet di mana sih bisa bisanya cuma gue yang di ringkus," umpatnya kesal.
"Sabar boss gapapa udah langganan ini" celetuk Aryo
"Pletak...
"Anjir sakit bos, gila tangan lo" Keluh Aryo dengan muka masam sambil mengelus elus jidatnya yang di sentil Galen dengan kuat.
"Mampus lo Hahahaha" Ujar Aji mentertawakan Aryo.
"Diam lo, ketimbang lo makan mulu dari tadi perasaan ga ada kenyang kenyang nya, heran gue" Ketus Aryo dengan kesal.
"Dih serah gue lah, mulut mulut gue dari pada ngedumel mending buat makan!" cibir Aji yang gemar makan Cilok.
"Ck serah lo deh!" Aryo sambil menatap Aji kesal.
Sedang kan Falan hanya diam sambil membaca buku novel nya, tanpa memperdulikan keadaan sekitarnya karena dia paling irit bicara di antara teman temannya.
"Gal makan yok, di pinggir Jalan" Ajak Alvin.
"Gila lo ngajak gue makan di pinggir jalan, ntar di kira gelandang gue udah cakep cakep gini makan di pinggir jalan" ujar Galen.
"Astaghfirullah, ga gitu konsep nya Galen!" ucap Alvino geram.
"Terus gimana?" tanya Galen mendelik.
"Ni ketua geng beneran bloon ya?," Walaupun Alvin tau gimana aslinya Galen ini.
"Bos Galen Mahendra yang terhormat, kita makan di pedagang kaki lima di pinggir jalan terus sekalian kita bagi-bagi makanan seperti biasa ya." ujar Alvin sambil tersenyum paksa.
"Oh" jawab Galen datar.
"Oh, sabar ya Vin orang sabar pant*nya lebar hahaha." celetuk Aji tertawa.
"ANJIR LO" pekik Alvin
"Bos lama lama bisa darah tinggi gue beneran deh." ucap Alvin kesal sambil melirik tajam ke arah Aji.
"Halo tante Tiara ada apa ya tan? Oh nyariin Galen ada nih " Ucap Aryo Bohong. Sentak Galen yang sedang Rebahan langsung bangkit.
"Hffffffffft" Ujar Aryo menahan tawanya, apa lagi melihat wajah panik Galen.
"Sialan lo," Galen menatap Aryo dengan sorot mata tajam.
"Makanya lo di ajak makan diam bae dari tadi." ucap Aryo dengan Enteng nya.
"Nih punya anak buah gini amat," umpat Galen kesal.
"Ya udah ayok, bayar sendiri lo pada." Galen beranjak berdiri.
"Heheh bos aje yah, yang traktir lo kan udah cakep tiada taranya baek pula." celetuk Aji.
"Enak aja, minta traktir noh sama yang ngajak." sahut Galen sambil menunjuk Alvin. Alvin yang di tunjuk pun memalingkan muka, lalu ia segera kabur keluar markas.
"Alvin sini lo Woy" lo yang ngajak lo yang bayar," teriak Aji lalu mengejar Alvin. Aji emang suka minta traktir, padahal ia anak orang Kaya juga, Ck ck ck.
"WOY JADI KAGAK!!!," teriak Galen.
"Jadi nih Gue udah keluar, Malah di kejar kejar sama ni anak." ucap Alvin kesal.
Aji terus mengejar Alvin, Bruk... ia tersandung batu dan terjatuh tangan nya terkena tai ayam,
"Huek"
"Tai ayam siapa ni woy berak di sini." pekik Aji kesal. aksi kejar-kejaran itu pun terhenti ketika melihat Aji yang mendapatkan tai emas.
"MAMPUS LO" pekik Alvin tertawa keras, merasa puas melihat wajah jijik yang Aji pasang.
Lalu mereka semua langsung pergi menuju pedagang Kaki lima yang sore hari sudah banyak buka. Lalu mereka membeli banyak untuk di bagikan kepada orang orang.
Perlu di ketahui Bahwa Geng DIAMOND, yaitu geng motor yang suka membantu orang orang yang kesusahan, sering membantu anak jalanan, dan membantu pedagang kaki lima yang dagangan nya ga laku.
Dengan membeli semua dagangan nya lalu di bagikan ke banyak orang yang membutuhkan, mereka juga sering mengunjungi panti asuhan untuk memberikan sumbangan. Geng mereka tidak seperti Geng motor lain yang lebih suka mengganggu Orang orang ketimbang membantu.
Sore itu Geng DIAMOND telah membagi dua kelompok, untuk membagi kan makanan ke orang orang.
Kelompok pertama di pimpin oleh Galen, mereka bertugas membagikan nya ke orang orang di pinggir Jalan.
Kelompok ke dua di pimpin oleh Falan, mereka membagikan makanan masuk ke setiap gang.
Beginilah mereka akan berbagi makanan setiap seminggu sekali, dan sering membantu orang yang kesusahan.
Dan mereka sangat di kenal orang orang karena sering membantu. "Permisi bu, Ujar Galen menyodorkan 2 bungkus makanan di makan yah bu!!"
"Alhamdulillah, terimakasih nak" ibu itu berkata sambil tersenyum. Galen pun membalas senyuman, dan langsung pergi lagi untuk membagikannya ke orang lain.
Akhirnya mereka selesai berbagi dan telah berkumpul lagi di pinggir Jalan tempat mereka memarkirkan motor.
"Aduh capek banget gue." keluh Aji sambil mengipasi wajahnya dengan tangan.
"Sama gue juga capek tapi gue merasa senang, bisa membantu banyak orang." ucap Aryo antusias.
Lalu di setujui oleh mereka semua.
"Hem semoga kita semua mendapatkan pahala nya." ujar Galen.
"Amiiiinnn." sontak mereka semua menjawab serempak.
"Eh udah mau gelap nih yuk kita cabut." sahut Aryo, mereka semua mengangguk setuju lalu menduduki motor mereka masing masing.
...****************...
Komen yah kalau kalian suka😊
Jangan lupa like and Subscribe biar author tambah semangat!!!
_To Be Continued_