NovelToon NovelToon
Luka

Luka

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:60.1k
Nilai: 5
Nama Author: Gina

"Aku ingin putus"Ucap Michi tertunduk dia menahan tangisnya.
"Putus? kenapa?"Satria meminta penjelasan dia tidak terima begitu saja.
"Karena aku hamil"jelas Michi.

Duar....
Bagai di lempar Boom ke wajahnya Satria sungguh terkejut medengar pernyataan kekasihnya orang yang paling dia cintai hamil,bagaimana tidak karena selama ini mereka jarang bertemu bahkan Satria sangat menjaga Michi dia tak pernah berani menyentuh gadis itu meski sehelai rambut pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berkelahi

Dalam beberapa hari ini Satria mengalami kegalauan antara Naura dan Michi,namun Michi selalu meyakinkannya kalau Nauralah yang terbaik baginya,dan rasa yang di rasakan oleh Satria hanyalah rasa bersalah di masa lalunya dan itu bukanlah rasa cinta.

Hingga dia akhirnya tetap menjalani hubungannya dengan Naura dan melangsungkan pertunangan hari ini.

Malam itu Michi datang bersama Sinta asistennya ke pesta pertunangan Satria,sedikit demi sedikit Michi mulai belajar melupakan masa buruk itu,setelah bertemu dengan Satria dia sadar bahwa dirinya juga harus bangkit dari ketepurukan masa lalu yang kelam.

Dia berfikir bila dia terus membiarkan dirinya terkurung di masa lalu maka dirinya tak akan bisa keluar dari penjara masa lalu yang selalu menghantui dirinya,dirinya juga ingin kembali ke kehidupan normal seperti dulu,seperti sebelum kejadian buruk itu terjadi.

Michi berjalan memasuki gudung sebaguna tersebut bersama Sinta,dia melihat desain yang telah di atur sedemikian rupa dengan tema warna putih susu sangat elegan.

Terlihat Naura memakai gaun putih yang sangat feminim dan cantik rambut hitam lurus panjangnya di biarkan teurai hanya ada hiasan kecil di rambut indah itu,make up yang di gunakan pun tidak terlalu tebal karena pada dasarnya Naura sudah cantik.

Beruntungnya Satria karena mempunyai calon istri yang cantik dan baik.

Batin Michi.

Michi sendiri hanya mengenakan dress selutut berwarna putih karena dress codenya pesta ini memang putih.

Tubuh mungilnya jadi semakin terlihat imut saat menggunakan itu,rambut panjang berwarna kecoklatan itu dia gerai begitu saja tanpa hiasan apa pun,dia sendiri pun tak menggunkan make up apa pun hanya bedak dan lipstik berwarna nude saja,wajah polos itu masih tetap sama saja,masih sama seperti lima tahun lalu bahkan boleh di bilang dia terlihat seperti anak SMA karena tubuh mungilnya itu.

Acara sudah di mulai,musisi yang di undang,untuk memeriahkan acara ini sudah mamainkan musik dan bernyanyi di atas panggung dengan tema lagu cinta.

Dan acara utama pun di mulai sang mc mulai mengarahkan pasangan yang akan bertunangan ini ke arah panggung untuk saling bertukar cincin.

Michi bertepuk tangan bersama dengan para tamu undangan yang datang,setitik air mata keluar dari ujung matanya segera dia hapus itu.

Aku nggak boleh nangis ini hari bahagia buat dia,aku yakin kalau aku berdoa yang baik untuk dia allah pasti akan memberikan aku kebahagiaan ya kan...aku harus senang dan bahagia ya kan...

Michi mencoba menghibur dirinya sendiri dengan berbicara dengan batinnya sendiri.

Setelah acara utama selesai,Naura dan Satria mengajak Michi mengobrol Naura sangat berterima kasih karena Michi sudah mau repot-repot datang setelah seharian mengerjakan kue untuk pestanya.

Satria nampak senang karena Michi mau menghadiri pesta pertunangannya.

Saat sedang mengobrol Satria menegur seseorang yang baru saja datang.

"Mas..."sapa Satria.

Pria dewasa yang memakai jas putih itu pun menghampiri Satria dan teman mengobrolnya.

"Kebiasaan kenapa selalu terlambat sih?!"Satria kesal pada kakaknya.

"Ck...aku kan sibuk kalau mau protes sana dengan papah,dia yang meminta ku bekerja ekstra akhir-akhir ini"ucap Agung.

Michi yang mengenali suara itu gemetar bahkan air yang di dalam gelas yang di pegangnya saja sampai bergejolak dan hampir tumpah.

"Chi...kenalin ini kakak aku,pasti kamu sudah kenal kan,dia kan CEO di tempat kerja mu dulu"Satria mengenalkan Agung pada Michi.

Bukan Michi saja yang terkejut tapi Agung pun sama dia sangat terkejut karena Michi hadir dalam pesta malam ini.

Prang...

Gelas yang di pegang Michi jatuh membentur lantai dan pecah berkeping-keping sirup yang ada di gelas tersebut pun membasahi lantai.

"Mba..."Sinta khawatir.

"Chi...kenapa?"Satria bingung.

"Mbak...kenapa?"Naura juga sama khawatirnya.

Agung terdiam tak bicara.

"Di...dia kakak mu?"tanya Michi ragu.

"Iya...dia kakak kandung ku,maaf aku belum cerita ini sama kamu"ucap Satria.

Wajah Michi pucat tubuhnya semakin gemetar hebat,bayangan masa lalu yang sedikit sudah terlupa seolah berputar kembali bagai video yang di percepat slidenya.

"Mbak...kurang sehat ya kita pulang saja ya...mungkin mba kelelahan"ucap Sinta lembut.

Michi masih diam seribu bahasa,tak menjawab dan juga tak bergerak dari tempatnya.

"Chi..."tegur Satria lembut.

"Mba..."Sinta mengguncang tangan Michi hingga Michi terbangun dari lamunannya.

"Ayo kita pulang Sin..."Michi langsung berpaling dari mereka semua tanpa berpamitan pada semuanya.

Gemetaran ketakutan membuatnya jadi tak bisa mengendalikan kondisinya.

Saat di area parkir saat Michi akan memasuki mobil sebuah tangan mencegahnya,sebuah sentuhan yang sangat di kenalnya.

Membuatnya semakin panik saat itu juga.

"Lepaskan aku !"Michi mejerit.

"Tunggu bisa kita bicara sebentar saja"ucap Agung lembut.

"Nggak...tidak perlu ada pembicaraan apa pun pergi anda dari hadapan saya?!"ucap Michi sinis.

"Maafkan aku"ucap Agung akhirnya pria sombong yang selalu seenaknya dan kejam itu meminta maaf pada Michi.

Michi menatap nanar kepada Agung.

"Maaf kata mu? Apa hanya dengan kata maaf kau bisa mengembalikan semuanya yang kamu ambil dari ku, pada ku hah?!"Michi marah.

"Aku tahu aku salah tapi aku mohon dengarkan semua penjelaskan ku pada mu"Agung mencoba tetap berbicara dengan Michi bahkan dia tetap memegang pergelangan tangan Michi sementara Michi berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Agung.

Satria yang khawatir karena kindisi Michi dan Agung yang ikut berlari mengejar Michi saat itu melihat mereka sedang berseteru di area parkir.

Satria melihat kakaknya memegang tangan Michi dan Michi berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Agung,mencoba melerai hal itu.

"Mas...ada apa ini kenapa mas pegang tangan Michi?"tanya Satria bingung.

Michi melihat tajam ke arah Satria.

"Kau ingin tahu siapa orang yang merusak ku lima tahun lalu?"tanya Michi pada Satria dengan nada lirih.

Michi lalu menunjuk Agung tepat di wajahnya.

"Dia...dia yang menodai ku malam itu,dia juga yang mendorong ku hingga aku ke guguran karena dia tak mau bertanggung jawab"Michi berteriak histeris.

Satria langsung melihat ke arah Agung dengan pandangan sulit di percaya.

"Katakan itu semua bohong kan mas?"tanya Satria ragu emosi sudah berada di ubun-ubun kepalanya

"Dengarkan aku dulu aku tak seburuk itu"Agung mencoba menjelaskan sesuatu.

Bugh...

Tiba-tiba Satria langsung memukul wajah kakaknya,seorang kakak yang sangat di idolakannya ternyata orang yang menghancurkan cintanya di masa lalu.

"Kenapa mas setega itu mas...kenapa mas...segila itu mas...mas tahu bagaimana hidupnya sangat hancur setelah kejadian itu"bentak Satria dia terus memukul wajah kakanya dan Agung tak membalasnya karena merasa dia memang pantas mendapatkan ini dari Satria.

Keributan yang terjadi di area parkir terdengar sampai ke dalam gedung dan betapa terkejutnya kedua orang tua Satria dan Agung saat melihat Satria memukuli kakaknya secara membabi buta.

Papah Wijaya berusaha melerai Satria yang terus memukuli Agung.

"Hentikan Satria,kalian berdua ikut papah"papah yang memang belum mengetahui permasalahan diantara kedua putranya ini meminta keduanya mengikuti langkahnya agar tidak menimbulkan kerusuhan dan memalukan nama baik keluarga karena berkelahi di depan umum.

Michi segera meminta Sinta untuk meninggalkan area parkir dia masih shock dengan semua ini,bertemu dengan Agung kembali setelah sekian lama,ternyata rasanya masih sama,rasa bencinya bahkan tak berkurang sedikit pun kadarnya.bahkan dadanya semakin terasa sesak dan sakit meski tadi Agung sudah mengatakan maaf padanya.

...🌲🌲🌲🌲🌲...

1
andi hastutty
akhirnya akhir yg bahagia 😍❤️🥰😘😇jangan mempermainkan hati seseorang meskipun berkuasa. kejarlah cinta dan libatkan Allah dan sabar. sehat slalu Thor dan tambah banyak karyanya
Gina: Terima kasih sudah mampir 🙏
total 1 replies
andi hastutty
Hem mau dimarahi atau mau dinikahkan ?🫣
andi hastutty
dilamar saat pesta temannya yuhhuuu
andi hastutty
tabibnya baik banget dan benar tu agung jangan datang dan pergi sesuka hatimu
andi hastutty
astaga agung aneh2 ajha fikirannya 😜🤭
andi hastutty
sama2 ngga mau jujur dasar yah mereka menyiks diri
andi hastutty
agung yg nyerah duluan sebelum bertempur kan sakit liat orang disayang menikah
andi hastutty
menyiksa diri masing2
andi hastutty
wah agung mundur
andi hastutty
aduh tambah so sweet ajha 😂
andi hastutty
moga lekas sembuh
andi hastutty
agung parah
andi hastutty
katrine ih dasar yah ngga kapok ajha
andi hastutty
astaga sesingkat i2 hahahahha 😜🤭
andi hastutty
larinya kepesantren
andi hastutty
kasian agung
andi hastutty
dasar wanita yg ular
andi hastutty
ulat bulu mau apa lagi sih ?
andi hastutty
Naura dan Michi kan baik akur hehehhe
andi hastutty
betul satria
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!