Nyaris dijadikan wanita malam oleh ayahnya sendiri, Diajeng malah menjadi istri dari Danu, seorang pria lumpuh dan impoten yang arogan dan kejam.
Akankah Diajeng bisa merubah hati suaminya atau malah menyerah dimana saat itu ada seorang pria lain bernama, Damar yang masih menunggu cinta dari Diajeng.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 09. Misi Menjadi Istri Terbuang
..."Hidup tanpa cobaan itu ibarat cerita tanpa pemeran."...
•
•
•
"Mbak saya mau nanya soal Mas Danu, maaf kalau sedikit lancang, apakah Mas Danu pernah mengalami sebuah insiden yang membuatnya trauma?"
Renata terdiam, dia tampak berpikir sejenak kemudian menghela napas panjang.
"Dulu Mas Danu tuh sehat-sehat aja, dia humoris dan suka ngobrol, dan Mas Danu dulu sudah punya istri dan anak, tapi sayangnya kecelakaan membuat Mas Danu trauma," jelas Renata. "Mobil Mas Danu, ditabrak mobil truk dari samping yang membuat mobilnya terbalik ke jurang."
Ekspresi wajah Renata berubah seketika dia kembali mengenang masa silam itu yang membuat Diajeng merasa tidak enak.
"Maaf, Mbak."
"Gapapa Diajeng, kamu istri Mas Danu, kamu berhak tahu," jawab Renata. "Aku merasa sedih karena istri Mas Danu itu sahabat saya sedari SMA sampai lulus kuliah, kecelakaan itu membuat Mas Danu lumpuh total dibagian kakinya dan merenggut nyawa anak serta istrinya, semenjak saat itu Mas Danu jadi arogan dan suka menyendiri."
"Apakah ada efek lain dari kecelakaan itu, Mbak?"
"Tidak ada, sejauh yang aku tahu, Mas Danu itu lumpuh," jawab Renata.
Diajeng terdiam, kalau bukan Kecelakaan itu yang membuat Danu impoten lantas apakah Danu impoten sedari dulu, tapi bagaimana bisa dia memiliki anak, atau jangan-jangan Mas Danu tidak menceritakan soal dia impoten kepada orang lain.
Teori demi Teori terbersit dikepala Diajeng, rasanya dia ingin mempertanyakan hal ini kepada Renata namun dia menahannya.
"Udah, siang, yaudah aku titip restoran ini yah, takut ketinggalan pesawat," jawab Renata berjalan keluar disusul oleh Diajeng.
Sesampainya di luar Renata langsung memeluk Danu kakaknya dan pamit, Danu sebenarnya berat melepaskan adiknya itu, tapi apa mau dikata.
Renata masuk ke dalam taksi yang akan mengantarkannya ke bandara dan dalam sekejap Renata sudah tidak ada dihadapan mereka.
"Yah, Mbak Renata udah pergi," ujar Diajeng yang membuat Danu menatapnya.
"Kamu gak mau pergi juga? Saya udah muak sama kamu," jawab Danu.
"Gak ah! Ngapain, enakan disini, emang situ siapa nyuruh aku pergi?" ujar Diajeng.
"Saya suami kamu!"
"Akhirnya ngaku juga, yaudah deh pak suami, adek istri mau ke dalam dulu," jawab Diajeng mencium pipi Danu dan beranjak masuk ke dalam rumah.
Danu hanya diam, entah kenapa dia tidak melawan malahan ada seberkas senyum yang dia rasakan.
"Mas Danu, senyum? Tumben?" ujar Diajeng memunculkan kepalanya di ambang pintu.
"Cih!" jawab Danu memalingkan wajahnya.
•
Danu kini sedang memikirkan bagaimana cara agar Diajeng pergi dari hidupnya, dia meraih ponselnya kemudian mulai menelepon seseorang.
"Halo, Glen? Saya mau minta tolong sama kamu."
Glen yang dimaksud sendiri adalah sekretaris dan asisten Danu, Glen pun mulai menanyakan apa keinginan Danu.
"Ada apa, Pak?"
"Saya ingin seorang wanita malam, sekarang, datang ke rumah saya berpura-pura menjadi kekasih saya," jawab Danu pada Glen.
Glen diseberang sana merasa bingung padahal Danu baru saja menikah dengan Diajeng kemarin.
"Serius, Pak?"
"Saya gak pernah bercanda yah Glen! Saya mau sekarang kurang dari sepuluh menit di sudah datang ke rumah saya, atau kamu akan dalam masalah besar!"
"Ba-Baik, Pak," jawab Glen yang membuat Danu mematikan sambungan telepon secara sepihak.
Danu yakin sekali, hal ini akan membuat DIajeng merasa sakit hati dan akan segera pergi dari hidup Danu secepat mungkin.
•
•
•
TBC
semangat berkarya....
prasaan org lain gk da cobaan berat kyk yg ku alami.
hidupku penuh rintangan.masalah silih berganti.cobaan trs menerus.
tiap hr ni otak di jak berpikir rodi.
tp hidup itu pilihan.
qt hrs bs melewati tantangan hidup
bahagia itu bs qt ciptakan.
krn hidup gk cm diam d t4 aja.
qt hrs kuat n sabar.
jd ttp semangat hidup demi ank2..
yeeee....hidup mommyyy....😗👏👏
auto ngakakkk...😃😃😃