Axelo adalah anak dari pasangan Sela dengan Presdir Axel sedangkan Adrian adik sepupu Axelo anak dari pasangan Seli dengan Presdir Albert.
Dua pemuda tampan mempunyai sifat yang sangat mirip kejam dan anti dengan para wanita yang mendekati dirinya.
Axelo di jebak rekan bisnisnya hingga akhirnya melakukan cinta satu malam dengan seorang gadis yang menjadi kekasihnya.
Adrian yang mempunyai kekasih ternyata selingkuh dan melarikan diri dengan rival bisnisnya hingga suatu ketika Adrian bertemu seorang gadis yang mirip dengan kekasihnya. Dendam Adrian membuat Adrian melakukan cinta satu malam.
Masing-masing orang tua Axelo dan Adrian meminta mereka untuk menikahi gadis tersebut.
Bagaimanakah pernikahan mereka? Apakah berakhir perceraian atau bertahan ketika kekasih masa lalu mereka datang untuk memintanya kembali dengan sejuta penyesalan.
Ikuti novelku yang ke 33
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Revisi : Pasangan Kekasih
"Kok bisa samaan ya." Ucap Adelia.
"Mungkin jodoh." Celetuk Axelo.
"Mungkin." Jawab Adelia singkat sambil tersenyum dengan wajah memerah.
"Kalau begitu kita makan bersama." Ajak Axelo sambil membalas senyuman Adelia.
Mereka pun masuk ke dalam rumah makan dan merekapun memesan makanan dan minuman kesukaan mereka. Entah mungkin hanya kebetulan atau memang mereka berjodoh karena pesanan makanan dan minuman mereka sama membuat Axelo dan Adelia tertawa.
"Kok bisa samaan pesanannya?" Tanya Adelia.
"Kan sehati." Goda Axelo.
'Entah kenapa aku sangat suka menggoda Adelia apalagi wajah memerah karena malu dan sepertinya aku mulai jatuh cinta walau terbilang cepat tapi aku merasa nyaman bersamanya.' Sambung Axelo dalam hati.
"Kak Axelo ternyata pintar menggombal ya." Ucap Adelia.
"Tidak, Kakak serius kok." Jawab Axelo.
Adelia hanya tersenyum sedangkan Axelo hanya menatap wajah cantik Adelia.
'Adelia memang sangat berbeda dengan wanita ular itu. Aku pernah mengajak wanita ular untuk makan di sini tapi tidak mau dengan alasan perutnya akan sakit dan lebih menyukai restoran mahal karena terjamin kebersihannya.' Ucap Axelo dalam hati.
Adelia dan Axelo mengobrol dan entah kenapa Axelo sangat nyaman bersama Adelia berbeda dengan Belia yang berbicara tentang barang-barang branded keluaran terbaru.
"Kak Axelo kenapa suka memegang tanganku?" Tanya Adelia sambil menarik tangannya tapi di tahan oleh Axelo.
"Biarkan Kakak menggenggam tanganmu." Ucap Axelo.
"Sepertinya kita tidak bisa berteman." Sambung Axelo.
"Kenapa?" Tanya Adelia dengan wajah kecewa.
"Karena Kakak ingin lebih dari sekedar teman." Jawab Axelo jujur.
"Maksud Kakak?" Tanya Adelia dengan wajah bingung.
"Bagaimana kalau kita menjadi pasangan kekasih?" Tanya Axelo sambil menatap wajah cantik Adelia.
"Memang ini terbilang terlalu cepat tapi jujur Kakak merasa nyaman dekat denganmu." Sambung Axelo.
"Sebenarnya aku juga merasakan hal yang sama yaitu merasa nyaman dan terlindungi tapi aku tidak berani mengharap karena aku takut terluka." Ucap Adelia.
"Memangnya kamu pernah jatuh cinta?" Tanya Axelo.
"Belum pernah." Jawab Adelia jujur.
"Lalu kenapa kamu takut jatuh cinta?" tanya Axelo penasaran.
"Karena aku melihat teman-temanku ketika jatuh cinta mereka sangat senang sekali tapi ketika mereka putus hubungan mereka saling bermusuhan dan lebih parahnya lagi sampai bu nuh diri hanya karena putus cinta." Jawab Adelia.
"Sebulan yang lalu ada seorang pria bu nuh diri karena diputuskan sama kekasihnya padahal seminggu yang lalu temanku yang perempuan juga sama melakukan bu nuh diri." Sambung Adelia sambil bergedik ngeri.
"Tapi kan tidak semuanya melakukan perbuatan bod*h yaitu bu nuh diri. Padahal kita jelas-jelas sudah tahu kalau perbuatan bu nuh diri dosanya tidak akan diampuni dan rohnya bergentayangan." Ucap Axelo.
"Betul sekali apa yang dikatakan oleh Kak Alex." Ucap Adelia.
"Jadi bagaimana, apakah kamu mau menerima cinta Kakak?" Tanya Axelo.
Adelia hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan wajah memerah membuat Axelo tersenyum bahagia karena cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.
'Semoga saja keputusanku untuk menjadi kekasih Adelia tidak salah dan aku harap Adelia gadis yang berbeda dengan gadis di luaran sana.' Ucap Axelo dalam hati sambil masih menggenggam tangan Adelia.
Tanpa sepengetahuan mereka berdua, dua pasang mata menatap ke arah Axelo dan Adelia kemudian memotretnya ketika Axelo dan Adelia tertawa bersama sambil tangan Axelo menggenggam tangan Adelia kemudian di kirim ke seseorang.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :