NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh

Status: tamat
Genre:Patahhati / CEO / Tamat
Popularitas:681.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: Ava D. Cado

Menikah Dengan Pria Lumpuh

Sella adalah gadis berusia 21 tahun. Mama nya sudah lama meninggal dunia. Ia tinggal bersama Papa kandung dan Mama tiri, serta adik tiri nya.

Sella di paksa kedua orang tua nya untuk menikah dengan pria dari teman Papa nya. Rumor mengatakan bahwa pria itu lumpuh, selain lumpuh ia juga kejam, sikap nya sangat dingin. Sella menolak untuk menikah dengan pria dari teman Papa nya karena dia sudah punya pacar. Tapi siapa sangka, ternyata pacar Sella diam-diam menyukai adik Sella. Hati Sella benar-benar sangat sakit. Dari kecil sampai sekarang hidup nya selalu di siksa.

Apakah nanti kehidupan Sella menjadi lebih baik setelah menikah?

Mari kita ikuti cerita yang ada di dalam novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ava D. Cado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9

Masih dua hari tidak ketemu dengan Sella, Luna sudah kangen pada nya. Luna menelepon Sella untuk bertemu. Kata Sella dia tidak boleh keluar dari rumah, jadi Luna terpaksa datang ke rumah Sella. Entah kenapa Luna menjadi malas untuk bertemu dengan suami Sella, dia merasa ada sesuatu yang salah.

"Ingat istri ku, jangan memakai pakaian terbuka di depan orang lain" Ucap William kepada Sella.

"Aku tau" Jawab Sella sambil memasangkan dasi William.

"Baik-baik di rumah, aku tidak akan lama di perusahaan"

"Siap Tuan" Jawab Sella seperti anak kecil.

Sella membawa William ke dalam mobil. Sebelum William pergi, Sella tidak lupa mencium pipi William.

Mobil William sudah pergi dari hadapan Sella. Sella kembali masuk ke dalam rumah, lalu duduk dan menghidupkan tv. Ia menonton film favoritnya sambil menunggu kedatangan Luna.

"Tuan" Ucap Haiden membuka pembicaraan.

"Ada apa?" Jawab William.

"Saya bukan bermaksud untuk ikut campur dalam urusan Tuan dan Nyonya, tapi perlakuan Tuan kepada Nyonya sudah berlebihan" Ucap Haiden.

"Apa maksud mu aku harus memperlakukan dia dengan jahat? Kalau aku memperlakukan dia seperti itu, nanti dia akan mengadukan kepada Mama dan Papa, setelah itu kami tidak bisa akrab lagi. Apa begitu yang kamu maksud?"

"Saya tau anda bersikap seperti itu kepada Nyonya Sella karena anda ingin membalaskan dendam mantan anda,"

William memotong pembicaraan Haiden.

"Diamlah! Aku tidak mau membahas dia!" Tegas William.

"Baiklah Tuan" Jawab Haiden.

"Tuan, saya tidak tau apakah anda sudah melupakan wanita itu. Saya harap anda sudah melupakan nya. Di dunia ini hanya Nyonya Sella lah yang tulus mencintai anda. Saya harap anda suatu saat akan sadar" Batin Haiden.

...***...

Setelah 1 jam menunggu, akhirnya Luna sampai di rumah Sella. Luna benar-benar kagum melihat rumah Sella yang begitu besar.

"Nyonya, teman anda sudah sampai" Ucap salah satu pelayan.

"Baiklah" Jawab Sella lalu berlari keluar.

"Sella!!" Ucap Luna, kemudian berlari dan memeluk Sella.

"Lunaa!" Sella memeluk Luna kembali.

"Oh teman ku, bagaimana kabar mu?" Tanya Luna.

"Aku baik-baik saja" Jawab Sella.

"Oh bagus kalau begitu. Ayo masuk" Ucap Luna seolah-olah dia adalah Tuan rumah.

Sella dan Luna duduk di ruang tamu, lalu menonton film favorit mereka.

"Bagaimana malam pertama kamu? Apa kalian sudah melakukan nya?" Tanya Luna dengan semangat.

"Kami tidak melakukan apa-apa" Jawab Sella.

"Apa?!! Kalian pisah kamar?" Ucap Luna dengan terkejut.

"Kami tidak pisah kamar"

"Lalu kenapa kalian tidak melakukan malam pertama? Apa dia tidak bersedia? Atau jangan-jangan dia mempunyai wanita lain?"

"Kamu salah paham Luna. Kemarin aku yang menolak dia, aku belum bersedia melakukan nya" Ucap Sella.

"Benarkah? Kamu tidak berbohong?" Ucap Luna tak percaya.

"Aku tidak berbohong. Aku tidak habis pikir deh sama kamu, kadang kamu percaya, kadang tidak" Ucap Sella kesal.

"Hahaha jangan marah dong sayang" Ucap Luna, lalu memeluk Sella.

"Kamu kapan menikah? Aku mau kita sama-sama hamil" Ucap Sella.

"Aduh Sella, kamu adalah orang yang paling mengerti aku. Kamu tau kan tipe aku itu kayak gimana? Sulit lho dapatkan nya" Jawab Luna.

"Ya, om-om kaya raya. Lagian kalau di lihat-lihat kamu tidak terlalu suka sama om-om deh"

"Trus??"

"Ya kamu suka nya sama cowok yang sefrekuensi, tapi beda 3-5 tahun"

"Lagi, lagi???" Ucap Luna dengan senyuman jelek nya.

"Trus, kamu pecinta gepeng, hehe" Jawab Sella.

"Nah kamu benar! Aku sangat setia kepada husbu-husbu ku! Asal kamu tau ya, aku tidak bisa melepaskan mereka" Ucap Luna dengan gembira.

"Kalau begitu, kamu tidak menikah dong?" Tanya Sella dengan bodoh nya.

"Nah kamu salah. Aku akan menikah dengan husbu ku, tapi tunggu aku menemukan portal ke isekai!"

Sella memegang kening Luna.

"Pantas ya, ternyata kamu panas" Ucap Sella.

"Ya ngga lah Sella, tidak mungkin aku segila itu. Lagi pula keluarga ku tidak mengizinkan ku tidak menikah. Sebenarnya mereka sudah menyiapkan tunangan untuk ku. Trus mereka sudah mengatur hari pernihakan kami. Karena aku belum mau menikah, aku kabur deh kesini" Ucap Luna.

"Bukan kah kau nanti jadi di marahin ya?" Tanya Sella.

"Tidak, aku sudah mengabari mereka" Jawab Luna.

"Dasar kamu ini, tidak berubah dari dulu. Ngomong-ngomong kamu tau siapa pria itu?"

"Aku tidak tau dan tidak mau tau" Jawab Luna.

"Ah terserah kau saja lah" Ucap Sella yang sudah pusing.

Dua jam kemudian, William sampai di rumah. Ia bergabung bersama Luna dan Sella. Entah kenapa Luna menjaga jarak dari William.

William menyuruh Sella mengganti pakaian nya, mereka akan makan malam di luar.

"Kenapa gadis cantik seperti mu belum memiliki pacar?" Tanya William kepada Luna.

"Apa saya harus menjawab pertanyaan anda?" Jawab Luna.

"Kalau kamu mau, kamu bisa jadi pacar saya" Ucap William.

"Jadi sahabat saya mau anda taruh dimana? Hargain dikit deh om" Ucap Luna dengan kesal.

"Sudah saya bilang, saya akan mengetes kesetiaan sabahat Sella" Batin William.

"Memang kamu tidak mau sama saya?" Tanya William.

"Ih bisa diam tidak?! Kalau anda bertanya seperti ini lagi, saya akan melaporkan masalah ini kepada Sella. Kalau bisa, saya akan menyuruh Sella menceraikan anda!"

"Maaf membuat kalian menunggu lama" Ucap Sella yang turun dari tangga.

"Kalian kenapa? Aku terlalu lama ya?" Ucap Sella dengan perasaan bersalah.

"Tidak, ayo jalan" Jawab William.

William, Sella, serta Luna masuk ke dalam mobil.

Suasana di mobil hening. Sella tidak berani berbicara duluan, soalnya Luna dan William terasa aneh.

Tak berapa lama kemudian, mereka sampai di restoran xxx. Sella membantu William duduk di kursi roda nya, lalu mendorong dia ke dalam restoran.

William sudah memesan tempat khusus untuk mereka bertiga. Mereka di layani dengan cepat dan sopan.

Setelah mereka selesai makan, Sella kebelet mau ke toilet. Ia berdiri dari kursi nya, lalu berjalan ke toilet dengan santai. Padahal sudah tidak tahan lagi.

"Bagaimana? Apa kamu sudah mempertimbangkan saya?" Tanya William kepada Luna.

"Sudah" Jawab Luna dengan senyuman sinis nya.

"Yaa?" Ucap William yang bermaksud supaya Luna melanjutkan perkataannya.

"Saya salut melihat anda. Anda mengetes saya apakah setia kepada Sella atau tidak. Walaupun pria itu bukan anda, saya tetap menolak pria yang di sukai oleh Sella. Tapi kalau pria itu sudah keterlaluan, saya akan memaksa Sella untuk melepaskan nya" Ucap Luna.

"Kamu memang pintar, tidak salah istri ku memilih teman seperti mu Nona Luna dari keluarga Roux" Ucap William.

"Saya sudah menduga nya, cepat atau lambat anda akan mengenali saya Tuan William"

"Bukan nya kamu seharusnya sudah menikah?" Tanya William.

"Ouh tolong jangan membicarakan tentang pernikahan kepada ku" Jawab Luna.

"Saya mengenal tunangan mu, dia mencari mu sampai ke sini. Mungkin kamu tidak mengenal nya, tapi dia mengenal kamu"

"Di-disini? Dia mengikuti ku?!" Tanya Luna terkejut.

"Dia tidak mengikuti mu, dia hanya mencari mu" Jawab William.

"Kau mengenal tunangan ku? Ck awas saja kalau kau memberitahu dia aku ada di mana!"

"Kau tidak akan tau kalau saya yang memberitahu dia kamu ada di mana. Soalnya kamu tidak mengenal tunangan sendiri, bukan?"

"Em ya benar juga sih. Pria di sisi mu aja sudah banyak, mana bisa aku menebak yang mana tunangan ku" Ucap Luna.

Sella menarik kursi nya dan duduk kembali.

"Kenapa saat aku datang suasana jadi hening? Padahal kalian tadi sibuk bercerita" Ucap Sella.

"Topik pembicaraan sudah habis Sella sayang" Ucap Luna.

"Benarkah? Atau aku mengganggu pembicaraan kalian?" Tanya Sella.

"Apa kamu tidak mempercayai suami mu, istri ku?" Tanya William kepada Sella.

Sella melihat William. "Entahlah, belakangan ini aku sangat sulit untuk percaya kepada siapapun" Jawab Sella seolah-olah dia berubah.

William mematikan rokok nya.

"Sepertinya kamu kelelahan, sebaiknya kita pulang" Ucap William kepada Sella.

Sella dan Luna berdiri dari tempat duduk nya. Sella berjalan mendekati William, lalu mendorong kursi roda nya ke dalam mobil.

Sella dan Luna pisah mobil, Luna di antar oleh supir satu lagi.

Beberapa saat kemudian, Sella dan William sampai di rumah. Seperti biasa, Sella membawa William ke kamar dan membantu William melepas pakaian nya.

Sella dan William kini sudah sama-sama di atas ranjang, tapi jarak mereka seperti terpisahkan.

"Kamu lebih suka memeluk boneka besar itu daripada saya?" Tanya William.

"Ya, aku bisa menyiksa nya seperti yang aku mau" Jawab Sella.

"Jadi kamu sengaja membuat boneka itu di tengah-tengah kita?"

"Emm yaa"

William menarik boneka itu, lalu memindahkan nya ke belakang Sella.

"Saya tidak memeluk boneka" Ucap Wiliam lalu memeluk Sella.

"Tapi aku mau memeluk boneka, bukan kamu" Ucap Sella dengan manja.

"Ya kau peluk saja dia, tapi biarkan aku yang memeluk mu" Ucap William.

Sella berbalik, lalu memeluk boneka nya.

"Sepertinya jiwa pemarah dan ketidakpercayaan ku mulai keluar. Mungkin kedepannya akan sangat sulit untuk mempercayai mereka semua. Kenapa diri ku sangat aneh? Setau ku Papa tidak memiliki sifat seperti ku. Apa ini keturunan dari Mama?" Batin Sella.

1
Haposan Parningotan
lanjutkan dengan karya menginspirasi
Yani Agustina
ceritanya koq membingungkan ya....
Putra Senja
sella ini putrinya kinara apa calon mantunya sh thor
Sahutharahap
mikin aja
Indah Yanti
kenapa ga lapor polisi aja
Alfa Kristanti
Mantaaappp
Yulia Apriawanti
ceritanya bagus gak bertele²
Jessica
good Story.. thank you
Septiola Nur Hasanah
nama doang crystal, tapi kelakuan murahan 😌
🌻Ruby Kejora
Wah novel baru nih kak...
Sukses trus ya kak anggi dan tetap semangat💐😆
Dina Wan
meskipun dalam hati, sella nyebutnya jgn nama doang gitu, Papa mama Adrian ato calon mertua gitu kan sopan Thor...
Niarnya Julfan
menegangkan sekali
Niarnya Julfan
Luna itu cewek kan
Niarnya Julfan
lanjut thoorr....semangat 💪💪💪
Niarnya Julfan
lanjut thoorr...lumayan sih ...masih awalnya ...semoga memuaskan akhirnya
Niarnya Julfan
ayahnya sendiri aja bisa sadis gitu ...apalagi cuma ibu tiri dan adik tiri ...kejam semua
Niarnya Julfan
mampir ya thoorr...semangat
Ssaeda Aditia
luna ko kasar bngt sama mami nya sella gak sopan..
Ayu Dwi S
rasaiin tu upah org2 jahat
Ssaeda Aditia
bastian orng kaya tpi tidak bisa berbuat apa" melihat istri direbut marven.. pdhal klo orng kaya bebas lkuin apa saja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!