Yuri seorang perawat di sebuah rumah sakit, dia hanyalah seorang gadis yatim piatu, orangtuanya meninggal dalam kecelakaan.
Dia di besarkan ibu panti, karena rumah panti dekat rumah sakit,Yuri sering membantu disana. Dan dengan bantuan rumah sakit. Yuri sekolah keperawatan tanpa biaya.
Perjalanan membawanya mengenal sosok Halil Prayoga , seorang dokter berbakat. menerima berbagai penghargaan. Dan takdir menyeret mereka saling berhubungan satu sama lain. Bagaimana kisah mereka?
Jangan lupa lanjut baca yahhh🥰😊😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persaingan Dua Dokter
Yuri meneguk air mineralnya .
" Kita makan di kantin aja dehhh, lumayan enak, beneran" , ujar Andien pada dokter Hakim.
" Baiklah, tetapi buat nanti malam gak ya Ri, kita candle light dinner".
" Ciyyeeee,tumben banget nih dok, ngajak romantisan", ujar Yuri.
" Biar di terima cinta ku, soalnya mendapatkan hati kamu sangat sulit, " ujar Hakim.
" Sttt. dok, satu rumah sakit, mendengar omongan dokter di lorong, please deh dok, jangan segitunya, kacauuu".
" Yahhh, biarin Ri, biar seluruh duania fahu, saya memang menanti kamu jadi pacar saya, atau jangan jangan kamu suka sama seseorang? hayooo?".
" Ihhh, dokter bigos deh, alias biang gosip.".
Mereka pun sampai di kantin . Yuri dan dokter Hakim masuk ke kantin.
" Antri dok , dokter di belakang aja".
" Benar, kan pria pelindung ".
Ketika giliran Yuri mengambil makanan, Yuri mengambil ikan team obat , nasi sedikit dan salad.
Hakim langsung menyendokkan beberapa menu lagi.
" Kamu kurus banget Ri, makan lebih, kamu sudah lelah bekerja."
" Ini banyak banget dok...," ujar Yuri memelas.
Dokter Hakim hanya tersenyum dan bergegas mengambil makanan nya.
Sesampai di meja, dokter Hakim mengambil jus jeruk kesukaan Yuri.
" Makasihhh".
" Kembali kasih honeyyyy".
Yuri menepuk jidatnya.
Yuri perlahan makan bersisian dengan Hakim.
" Akkkk".
Yuri menggeleng.
" Akkkk, dokter Hakim melototkan matanya."
Yuri terpaksa cepat menelam makanan nya dan membuka mulutnya.
Yuri perlahan mengunyah makanan nya.
" Kenapa kamu sulit banget makan sih Ndien ,makan juga sangat sedikit."
" Namanya anak panti dok, makanan kan ferbatas, sudah terbiasa makan sedikit, harus kenyang, yah jadi sulit makan."
" Banyak cerita deh, kamu nya yang malas makan juga kan".
Yuri mengangguk menahan tawa nya.
" Jangan suap lagi, beneran nih masih ada makanan Yuri dok, lagian di liatin orang, dokter salah makan obat."
" Gak Ri, gak salah makan obat".
Yuri menutup makanan nya agar jangan di tambai makanan .
" Dok, jangan segitunya.Aku gak apa apa lohhh".
" Makan, jangan terlalu kurus Ri".
Yuri menggaruk kepalanya.
" Dokter sama dengan prof, kalau Yuri makan selalu mahluk paling sibuk".
" Jangan sampai tekanan darah kamu turun, nanti pandangan gelap lagi Ri."
" Dok, cobain ini, pudding kelapa thai nya enak, lembut".
" Kamu pasti sering gak makan,hanya makan puding".
" Ihhhh, tahu aja, dasar dukun, " ujar Yuri ngakak tertawa.
" Jam istirahat akan berakhir, kamu selalu makan siang susah kan Ri".
Yuri hanya tertawa.
" Yuk cabut dok".
" Dokter kemari ada seminar?".
" Yup, besok, di rumah sakit ini, dokter Dave datang loh Ri, dia pembicara".
" Dokter Deve, kacau.Jangan bilang aku tugas disini dok,nplease.Susah cukup 1 dokter buat keheboan, jabgan dia lagi, dia kan norak pakai banget."
" Besok mau ngumpet dimanapun dia pasti kumat deh, nyari."
Halil tepat berada di belakang Yuri dan Hakim,Jalil mendengar semua pembicaraan mereka.
" Ke ingat dia buat banyak dekir balon, sampai balon di terbangin pas di kaca ruangan kamu tugas, keren kan Ri".
" Apanya keren Dok, norak, 5 musim ,Yuri di ledekin semua."
" Lain lagi dokter aneh , pusing ".
" Andeh gimana, hadiahi kamu mobil,kaku tolak, hadiahi kamu biola ,kamu tolak, hadiahi kamu perhiasan kamu tolak, aku pening liat kamu Ri".
" Please jadi manusia normal aja dok, jangan abnormal,keliatan banget ngebet nikah karena faktor umur, iyakan dok"
" Terus terang Ri, saya pengen menikahi kamu".
" Dok, saya mau kuliah, mau jadi dokter."
" Saya akan ajari kamu Ri, beneran."
" Saya akan menyekolahkan kamu Ri".
" Gak dok, saya mau kuliah dengan biaya sendiri, kalau ada percepatan , nilai saya mendukung, saya akan ikut."
" Ri, nih mami ku lagi mijta di jemput dari salon, nanti malam jangan lupa, info alamat yah".
Yuri hanya menepuk jidatnya.
" Yuri, ini surat penugasan kamu, kamu jadi perawat dokter Halil".
Yuri bengong membaca surat tersebut.
Sedangkan di kejauhan Halil tersenyum, dia sangat bahagia.Bisa berdekatan terus dengan Yuri.
🥰😍🤩🥰😍😛
Jangan Lupa
Like
Voye
Koment
" Norak ,"ujar Andien.
Mol
Lokomo
Olooko
Ooo