NovelToon NovelToon
Stuck Between Two Choices

Stuck Between Two Choices

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:490.9k
Nilai: 5
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Bagaimana jika dirimu dihadapkan diantara dua pilihan yang sulit?

Itulah yang dialami wanita cantik bernama Maya, terjebak cinta diantara dua bersaudara.

Aiden yang berjuang dan membantunya kembali bangkit pada trauma masa lalunya
Alden cinta pertama Maya dan ayah dari anaknya

Siapakah kira kira yang mendapatkan hatinya?

*Lanjutan cerita dari Story of Maya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Akan Membantumu

🌷🌷🌷

"Baiklah, rapat saya akhiri," ucap Aiden dan diangguki oleh para ketua devisi di perusahaannya.

Kini ruangan rapat sudah kosong tinggal Aiden, Jack dan Selin.

"Ini Tuan rancangan untuk acara ulang tahun perusahaan besok," ucap Jack sembari menyerahkan map ditangannya.

Aiden memeriksa dengan seksama setelah itu dia mengangguk puas.

"Aku serahkan semua pada kalian," ucap Aiden setelah itu dia segera berdiri menuju ruangannya.

Sedangkan Selin yang dari tadi sudah mencari perhatian Aiden merasa diabaikan begitu saja.

"Kau kenapa? masih mau mengejar cinta si bos?" sindir Jack.

"Dia susah di taklukan Jack, beberapa hari ini aku mencari perhatiannya berakhir oleh pengusiran bahkan di mengancam akan memecatku," gerutu Selin.

"Hahaha.. " Jack hanya bisa menertawakan kelakuan Selin.

"Apa dia tidak suka wanita melihat sikapnya yang dingin itu?" selidik Selin.

"Tentu saja tidak, Bos sudah punya kekasih sebaiknya kau mundur teratur," celetuk Jack.

"Kekasih? siapa? kenapa kau tidak memberitahuku," Selin tampak gusar.

"Karena kau tidak bertanya," sahut Jack sembari keluar dari ruangan rapat meninggalkan Selin sendirian.

Selin mendengus kesal," Kau hanya milikku Aiden Muller." Dia tersenyum licik setelah mendapatkan ide untuk menjadikan Aiden miliknya.

Sementara itu Maya saat ini sudah berada di perusahaan Aiden untuk membawakan kekasihnya itu makan siang.

Maya akan berusaha mencintai Aiden mulai saat ini, dia akan bersikap sebagai kekasih yang sesungguhnya.

Dia menghubungi nomor ponsel Aiden dan memberitahu jika dia ada di kantornya sekarang tak lama Jack menjemput dan membawanya ke ruangan Aiden.

Sebelum sampai ke pintu dia mendapat tatapan tajam dari Selin.

"Jack, kenapa dengan wanita itu?" tanya Maya keheranan.

"Mungkin kesurupan, nona," jawab Jack asal.

Pintu ruangan Aiden dibuka dan Aiden dengan senyum simpulnya menyambut kekasihnya itu.

"Sayang, ada apa kemari?" tanya Aiden.

"Membawakanmu makan siang," jawab Maya sembari mendudukkan dirinya ke sofa.

"Baru saja aku ingin menghubungimu," ucap Aiden sambil berjalan ke arah kekasihnya dan duduk disampingnya saat ini.

Maya sibuk membuka kotak makanan yang dia bawa.

"Makanlah dulu," ucap Maya.

"Hem, aku selalu tidak bisa menolak masakanmu," sahut Aiden dan segera menyuapkan makanan itu dimulutnya.

Maya hanya tersenyum tipis melihat Aiden makan dengan lahap.

"Kemari," Aiden berkata sembari menepuk pahanya.

Maya yang sedang sibuk membersihkan bekas makan Aiden hanya mendelik ke arahnya sebentar.

"Aku harus kembali ke toko Aiden, aku sebenarnya agak sibuk hari ini tapi aku sempatkan untuk membawakanmu makan siang," sahut Maya.

Karena merasa diindahkan Aiden menarik tangan Maya dan mendudukkan ke pangkuannya.

"Ya ampun Aiden selalu saja bertindak semaumu," kesal Maya.

Aiden membelai wajah kekasihnya," Besok ada acara ulang tahun perusahaanku, datanglah bersamaku. Aku ingin mengenalkanmu pada keluargaku."

"Keluargamu datang?" tanya Maya.

"Lebih tepatnya kakakku saja, papaku kesehatannya memburuk untuk itu mamaku menjaganya dan tidak bisa kemari."

"Aku ingin sekali ikut tapi aku besok ada jadwal seminar yang jadwalnya jauh hari sebelumnya jadi maafkan aku tidak bisa ikut."

"Tak apa, mungkin lain kali aku akan mengenalkanmu."

Aiden mengecup bibir Maya singkat.

"Aku pergi ke toko dulu ya," pamit Maya.

"Hm"

Maya segera turun dari pangkuan Aiden dan keluar dari ruangan Aiden.

🌷🌷🌷

Hari perayaan ulang tahun perusahaan tiba, acara itu dilakukan malam hari di hotel mewah yang ada di Malang. Semua karyawan dari berbagai devisi hadir dan semua kolega perusahaan yang Aiden pimpin tak terkecuali Alden.

"Aku bangga padamu," ucap Alden pada adiknya.

"Aku sebenarnya tak suka mengelola perusahaan begini tapi karena ada orang yang ku cintai maka aku melakukannya. Aku ingin membangun hidup baru bersamanya," sahut Aiden.

"Sepertinya kau sangat mencintainya," goda Alden.

"Hm, dimana El? kenapa tidak dibawa?"

"El sedang ikut kemping di sekolahnya."

"Kak Sinta?"

"Dia sibuk dengan kehidupan sosialitanya," desah Alden.

Aiden mengerutkan keningnya memang kakaknya itu seperti ada beban yang selalu dipikirkannya dan setiap membahas masalah istrinya pasti sangat malas.

"Kenapa? berbagi ceritalah denganku," ucap Aiden sembari menepuk pundak kakaknya itu.

"Kau kesurupan setan di Malang ya, kenapa jadi bersikap sok baik padaku," sahut Aiden heran.

"Ck! Aku peduli masih salah juga," desah Aiden.

"Pasti ini gara-gara kekasihmu itu kan, aku jadi penasaran seperti apa rupanya."

"Dia sangat mempesona sampai aku tidak rela dia di lihat orang lain selain aku."

"Astaga! Kau beneran adikku? Aku tidak percaya!"

"Ck! Sudahlah, ceritakan masalahmu!"

Alden langsung menundukkan kepalanya dan tersenyum tipis.

"Kau tidak akan mengerti jika aku ceritakan."

Setelah berkata seperti itu Alden berlalu meninggalkan Aiden dengan sejuta tanya di kepalanya.

Acara pun dimulai dengan pidato dari Alden dan kemudian disusul Aiden. Mereka begitu mempesona malam ini di atas podium dan pemandangan itu tak luput dari mata Selin.

Selin malam ini tampil sangat seksi dan memukau dia sudah menyusun rencana agar Aiden menjadi miliknya.

Dia akan memasukkan obat perangsang ke minuman Aiden dan saat obat itu bereaksi dia akan mendekati dan menggodanya.

Sebelumnya Selin sudah menyuruh seorang pelayan yang sudah dia bayar untuk mencampurkan obat itu ke minuman Aiden dan benar saja saat Aiden tengah berbincang dengan para koleganya Aiden meminum minuman itu tanpa curiga dan hal itu membuat Selin tertawa penuh kemenangan.

"Malam ini kau akan menjadi milikku," ucap Selin dalam hati.

Setelah lima belas menit tubuh Aiden sudah merasakan pengaruh obat itu. Tubuhnya sudah mulai memanas buru-buru dia pergi ke toilet.

Selin yang sudah mengawasinya sejak tadi tentu mengikuti langkah Aiden.

"Shiiit! siapa yang melakukan ini!" teriak Aiden di dalam toilet.

Gejolak dalam diri Aiden semakin tumbuh dan pada saat itu Selin memeluk Aiden dari belakang.

"Hei, wanita gila! Lepaskan!" teriak Aiden sambil menjauhkan tubuhnya dari Selin.

"Ayo sayang kita bersenang-senang malam ini," goda Selin dengan suara sensualnya.

Aiden berjuang mati-matian melawan hasratnya apalagi saat Selin mulai mendekatinya tubuhnya semakin memanas. Tapi yang ada dipikirannya saat ini adalah kekasihnya.

Dengan langkah panjang dia keluar dari toilet dan memesan taksi karena dengan tubuhnya sekarang dia tidak mungkin bisa berkendara.

Selin berteriak dan berlari menyusul Aiden tapi sia-sia, Aiden sudah masuk ke dalam taksi dan meninggalkan hotel tempat acara perusahaannya digelar.

"Sial! aku gagal!" umpat Selin.

Didalam perjalanan dengan nafas terengah Aiden mencoba menghubungi Maya, dia berharap Maya sudah ada dirumahnya. Dan benar saja Maya baru saja tiba dirumah dibarengi Aiden yang turun dari taksi.

Maya yang melihat Aiden berjalan tergopoh segera menyusul mendekati kekasihnya itu.

"Aiden, ada apa?" tanya Maya heran.

Aiden tak menanggapi justru mencium bibir Maya dengan kasar. Maya yang mendapat perlakuan seperti itu sontak mendorong tubuh Aiden menjauh.

"Aiden, kau ini apa-apaan!" teriak Maya.

"Bantu aku sayang, aku dijebak!" Aiden berusaha mengontrol dirinya.

"Apa maksudmu?"

"Ada yang memberiku obat perangsang dan aku butuh kau untuk membantuku saat ini," terang Aiden.

Maya membulatkan matanya tidak percaya dengan kata-kata Aiden baru saja. Bagaimana mungkin dia mengabulkan permintaan gila itu sedangkan mereka belum menikah.

"Sayang, aku mohon. Aku bisa mati!" rintih Aiden.

Maya semakin dibuat bingung, bagaimana ini pikirnya?

"Kita ke rumah sakit aja sekarang ya." Maya mencoba memberikan solusi.

"Sudah tidak sempat lagi, aku tidak bisa menahannya lagi."

"Akhhhh!" Aiden mulai berteriak.

Karena takut di dengar oleh warga setempat Maya segera membawa Aiden masuk ke dalam rumahnya. Di papah badan Aiden menuju bathroom miliknya dan dengan segera Maya mengisi bathup dengan air.

"Berendamlah agar mengurangi efeknya," ucap Maya.

Tanpa menunggu lama Aiden merendamkan badannya tapi percuma efek obat itu tidak menghilang sepertinya dosisnya terlalu tinggi.

Maya yang melihat itu semakin tidak tega. Dia mulai mengatur degup jantungnya. Dengan memberanikan dirinya dia mendekati kekasihnya itu.

"Aku akan membantumu," ucapnya.

🌷🌷🌷

1
retno❤️
Bagus ceritanya Kak Othor... suka semua karya2mu... the best pokoknya... next mau lanjut ceritamu yg lainnya... tetap semangat berkarya ya... sukses selalu 🙏🏻👍🏻🥰
Arie
Luar biasa
Memyr 67
tamat ni? terima kasih untuk ceritanya yg menghibur. dan terima kasih memilih komen aq sebagai komen populer. /Angry/
Memyr 67
bagaimanapun ceritanya, aq udah terlanjur suka ma karya karya othor. jadi kuhajar terus sampai tuntas.
Memyr 67
aq tau kenapa hapus hapus. adegan 21+nya terlalu hot sepertinya, hihihi
Memyr 67
ahhhh maya. dah tau, sinta iblis, kok masih aja iblis dipercaya, kalau dia, maya, yg menyebabkan papa mertuanya meninggal.
Memyr 67
aq nggak kecewa kok alden mati. biar saja, cowok yg membiarkan iblis seperti sinta terus di sampingnya itu mati. yg aq kecewa, nasibnya sinta, si iblis betina itu, bagaimana?
Memyr 67
sinta harus dihukum mati itu. pembunuh. eeeh jangan ding. dipenjara seumur hidup aja tu prempuan iblis.
Memyr 67
haduuuh, aq tegang
Memyr 67
memang semua tidak ada yg salah. karena semua keluarga alden terjebak kelicikan sinta.
Memyr 67
guoblooog sinta. dah tau dulu dia jahat ma maya, trus kehilangan cinta alden. sekarang tutup mata, nggak mau tau cinta aiden yg sangat besar ke maya. seenaknya mencelakakan maya, trus ketakutan sendiri. alden memang salah pilih istri. cuma cantik doang, tapi goblog.
Memyr 67
ihhh othor, kasian lo maya. dulu ditindas sinta, sekarang alex. walau maya mencoba kuat, tapi melawan kekuatan ketua mafia, bisa apa?
Memyr 67
memang mampu gitu sinta, membuat anak kandung membenci ibu kandungnya? apalagi maya seorang wanita yg baik. anak tau mana yg tulus mana yg cuma akal bulus.
Memyr 67
wanita seegois sinta, yg cuma memikirkan kebahagiaannya sendiri, walaupun itu melukai orang orang terdekatnya, mana bisa membuat seorang pria mencintainya dengan tulus?
Memyr 67
jelas selin gagal. nggak tau aiden cowok seperti apa, maen gampangin aja, harus jadi miliknya.
Memyr 67
cocok, janda tanpa talak, ma cowok bekas pakai
Memyr 67
aq mampir
Khayla Salwa
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
jujur bingung mau komen gimana untuk cerita ini..
awalnya ngira Maya bakalan balikan lg ma Alden, secara ada pesan Aiden yg nyuruh buat jagain Maya dan anaknya ke Alden..
mungkin kakak author bingung jg nentuin mau ngilangin tokoh yg mana..
secara Aiden dari dulu selalu merasa dianaktirikan ma keluarganya, sedangkan Alden dah puas ngerasain cinta ortu dan Sinta pada awalnya..
jadinya kakak author mau ngasih keadilan jg buat Aiden biar sama2 bahagia..
jadi ceritanya turun ranjang ini mah ya..
tetep keren ceritanya walopun di puncak konflik bikin nyesek bacanya..
dan pada akhirnya jati diri author keluar di akhir2 cerita 😁😁😁🤭🤭🤭
g usah season 3 ya kak, kasian Aiden ma Maya biar happily ever after..

sehat2 terus kakak..
tetap semangat berkarya.. 😘🥰😍🤩
lizulfa anjani
berarti maya udh di sentuh dua laki laki dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!