NovelToon NovelToon
Legenda Zhou

Legenda Zhou

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: LanzT0k3

Hanya karena jatuh miskin, pertunangannya dibatalkan dan nama baik orang tuanya dihina di depan mata. Zhao Gou tidak lagi sudi menunduk. Di malam yang gelap, ia lenyap meninggalkan desa pengasingan, melangkah masuk ke Lembah Kematian yang ditakuti para kultivator. Tempat di mana warisan kuno dan ilmu terlarang menunggunya.

​Ketika ia kembali dengan topeng misterius dan pedang berdarah, dunia persilatan terperanjat—siapakah sosok mengerikan yang siap meratakan klan-klan besar ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serigala Bertopeng di Kota Awan Biru

​Gerbang selatan Kota Awan Biru berdiri megah, terpahat dari batu hitam tebal yang dilapisi formasi pelindung tingkat rendah. Di atasnya, panji-panji sulaman berhias burung phoenix berkibar gagah—lambang kebesaran Klan Xie yang menguasai hampir separuh perekonomian kota tersebut.

​Lalu lintas manusia di bawah gerbang terasa sangat padat. Para pedagang, pengawal karavan, hingga kultivator wandering dari berbagai pelosok berkumpul menuju pusat kota. Hari ini bukan hari biasa; Paviliun Lelang Mustika menggelar lelang akbar tahunan, sebuah acara megah di mana barang-barang langka dari seluruh penjuru kekaisaran dipamerkan dan diperebutkan dengan harga fantastis.

​Di tengah hiruk-pikuk antrean masuk, seorang pemuda bertubuh tegap melangkah tenang. Pakaian yang dikenakannya hanyalah jubah kain hitam sederhana dengan kelim yang agak berserabut di bagian bawah. Namun, yang paling menarik perhatian orang-orang di sekitarnya adalah topeng kain hitam yang menutupi separuh wajah atasnya, hanya menyisakan rahang yang tegas dan sepasang mata jernih berwarna ungu keemasan yang tersembunyi samar di balik bayang-bayang.

​Zhao Gou—yang kini melangkah dengan identitas bayangannya, Xiao Long—menatap kemegahan gerbang kota tanpa sedikit pun rasa takjub. Bagi orang lain, Kota Awan Biru adalah simbol kemewahan dan status. Bagi Zhao Gou, tempat ini tidak lebih dari sarang serigala berbulu domba yang telah merobek martabat keluarganya beberapa hari lalu.

​"Hei, berhenti! Tunjukkan batu spirit atau surat izin masukmu!" seorang penjaga berzirah besi menghalang jalannya dengan tombak melintang. Sorot matanya penuh penilaian meremehkan saat memperhatikan pakaian Zhao Gou yang terkesan murah.

​Zhao Gou tidak membalas ucapan itu dengan kata-kata. Ia hanya mengangkat tangan kirinya perlahan, lalu menjatuhkan sebuah kristal kecil berukuran ibu jari ke telapak tangan penjaga tersebut.

​Batu kristal itu memancarkan kilau redup berwarna kelabu—Inti Monster dari Serigala Qi Kelabu yang ia bunuh di perbatasan area terlarang.

​Mata sang penjaga serta-merta melotot. Inti monster tingkat satu tahap akhir bukanlah barang sembarangan yang bisa didapatkan oleh sembarang rakyat biasa; itu adalah bukti bahwa pria bertopeng di hadapannya telah menghabisi binatang buas yang setara dengan kultivator puncak Qi Refining. Hawa dingin yang mendadak menguar samar dari tubuh Zhao Gou membuat tenggorokan penjaga itu terasa kering seketika.

​"S-silakan masuk, Tuan," gagap penjaga itu sambil buru-buru menarik tombaknya dan menundukkan kepala kaku.

​Zhao Gou mengambil kembali inti monsternya, melangkah melewati gerbang tanpa menoleh lagi.

​Pasar Kota Awan Biru sangat riuh. Kedai-kedai di sepanjang jalan menjual bermacam-macam bahan obat, senjata spiritual, hingga jimat-jimat pelindung. Namun, tujuan Zhao Gou bukan untuk mencuci mata. Langkah kakinya membawa tubuhnya menuju bangunan paling megah di pusat kota: sebuah pilar bangunan berlantai empat dengan atap genteng emas dan papan nama bertuliskan kaligrafi megah—Paviliun Lelang Mustika.

​Saat ia mendekati tangga marmer paviliun, kebisingan di sekitarnya mendadak surut sejenak. Sebuah kereta kencana yang sangat familiar bagi Zhao Gou baru saja berhenti di depan pintu utama.

​Dua ekor Kuda Darah Spiritual meringkik pelan, menepuk-nepuk kuku mereka di atas batu jalanan. Kereta kencana milik Klan Xie.

​Pintu kereta terbuka, dan sosok pemuda tampan berjubah biru mewah melangkah turun lebih dulu. Di belakangnya, melangkah keluar seorang gadis bergaun putih bersih yang penampilannya bagaikan dewi turun dari langit. Kehadirannya seketika mencuri perhatian ribuan mata di sepanjang jalan.

​Xie Yanfeng.

​Di samping gadis itu, pemuda berjubah biru yang mendampinginya tersenyum lebar, memancarkan wibawa dan kebanggaan. Pria itu adalah Xie Lin, sepupu kandung Yanfeng sekaligus salah satu jenius muda terbaik Klan Xie yang telah menembus tingkat Foundation Establishment tahap awal di usia muda.

​"Adik Yanfeng, Lelang Mustika tahun ini benar-benar tidak mengecewakan. Aku mendengar rumor bahwa Paviliun Lelang berhasil mengamankan sebuah Pil Pembuka Meridian tingkat menengah. Jika aku berhasil memenangkannya untukmu, menerobos tahap pertengahan di Sekte Awan Langit bukan lagi sekadar impian," ujar Xie Lin dengan nada penuh kehangatan yang dipaksakan menonjol.

​Xie Yanfeng hanya mengangguk pelan, suaranya tenang dan acuh tak acuh. "Terima kasih, Kakak Lin. Namun, sumber daya sebesar itu sebaiknya diserahkan pada Tetua jika harganya terlalu melambung."

​"Hahaha! Untukmu, berapa pun jumlah batu spiritnya, Klan Xie tidak akan pernah merasa keberatan!" Xie Lin tertawa bangga, mendongakkan dadanya saat para pemburu dan warga sekitar menatap mereka dengan pandangan iri dan hormat.

​Zhao Gou berdiri di tepi jalan, terhalang oleh kerumunan warga. Matanya yang tersembunyi di balik topeng menyempit dingin saat menatap dua sosok tersebut. Rasa sakit akibat hinaan pembatalan pertunangan di rumah panggungnya masih terasa membakar, namun kini api amarah itu telah berubah menjadi ketenangan yang luar biasa mengerikan.

​Klan Xie... kalian begitu royal menggunakan ratusan batu spirit untuk pamer di tempat ini, sementara untuk menginjak keluargaku, kalian melemparkan lima puluh batu spirit busuk bagai sedekah untuk pengemis, batin Zhao Gou tersenyum sinis.

​Tanpa menarik perhatian, Zhao Gou melangkah melewati kerumunan dan naik menuju pintu samping Paviliun Lelang Mustika, tempat di mana para penjual menyerahkan barang-barang langka untuk dinilai sebelum pelelangan dimulai.

​Di dalam ruangan penilaian yang tenang dan beraroma kayu cendana, seorang pria tua bertubuh agak tambun dengan pakaian juru lelang sedang memeriksa beberapa tangkai rumput obat. Ia adalah Penilai Master Gu, salah satu penilai paling berpengalaman di Paviliun Lelang Mustika.

​"Apakah ada barang langka yang ingin Anda lelang, Tuan?" tanya Master Gu tanpa mengangkat kepala, terbiasa dengan berbagai penjual misterius yang datang bertopeng.

​Zhao Gou melangkah maju, meletakkan dua benda di atas meja kayu di hadapan Master Gu.

​Benda pertama adalah Inti Monster Serigala Qi Kelabu. Benda kedua adalah sebuah botol giok kecil yang baru saja ia isi dengan setetes darahnya sendiri—darah yang telah bersatu dengan Tulang Naga Kuno.

​Master Gu awalnya melirik Inti Monster dengan pandangan biasa. "Inti monster tingkat satu tahap akhir. Nilainya sekitar lima puluh batu spirit kualitas rendah. Lumayan, tapi tidak cukup langka untuk masuk ke panggung lelang utama—"

​Ucapan Master Gu terhenti seketika saat jarinya menyentuh botol giok kecil kedua.

​Brak

​Begitu sumbat botol dibuka sedikit saja, sebuah hawa murni yang begitu pekat, panas, dan sarat akan aura dominasi purba mendadak merebak keluar, memenuhi seluruh ruangan penilai! Hawa itu begitu berat hingga membuat nyala lilin di ruangan tersebut mendadak redup dan bergetar hebat!

​Mata Master Gu terbelalak lebar. Tangannya yang memegang botol giok mendadak gemetaran hebat hingga wajahnya yang tambun dibasahi keringat dingin.

​"Ini... ini adalah... Darah Esensi Binatang Kuno?!" bisik Master Gu dengan suara bergetar tak percaya. Rasa takut dan kagum bercampur aduk di wajahnya saat ia menatap pemuda bertopeng di hadapannya. Sebagai penilai ulung, ia tahu betul bahwa setetes darah ini memiliki energi spiritual destruktif yang sanggup membantu seorang kultivator memurnikan struktur tulangnya secara drastis! Benda ini jauh lebih berharga dari rumput obat mana pun di lelang hari ini!

​"Apakah benda ini layak masuk ke panggung lelang utama?" tanya Zhao Gou, suaranya sengaja dibuat berat dan dalam melalui penyaluran energi Qi-nya.

​"Layak! Sangat layak, Tuan!" Master Gu berdiri tergesa-gesa, membungkuk dalam-dalam dengan penuh rasa hormat yang mendalam. Sikap meremehkannya menguap tanpa sisa. "Darah Esensi ini bahkan bisa menjadi salah satu barang penutup lelang malam ini! Boleh saya tahu, dari faksi atau senior mana Tuan berasal?"

​"Pertanyaan yang tidak perlu," potong Zhao Gou dingin, memberikan tekanan aura naga tipis yang langsung membuat Master Gu merinding dan buru-buru mengangguk paham.

​"Maafkan kelancangan saya, Tuan Xiao!" ujar Master Gu panik. Ia dengan cepat mengeluarkan sebuah kartu giok hitam berukiran emas dari laci mejanya. "Ini adalah Kartu Giok VIP VIP Paviliun Mustika. Dengan kartu ini, Tuan berhak duduk di kamar privat lantai tiga dan menggunakan dana pinjaman awal hingga seribu batu spirit kualitas menengah sebelum lelang dimulai!"

​Zhao Gou meraih kartu giok hangat itu, menyimpannya di balik jubahnya.

​"Satu hal lagi," ujar Zhao Gou pelan, memiringkan kepalanya sedikit. "Aku mendengar Klan Xie sangat menginginkan Pil Pembuka Meridian malam ini?"

​Master Gu agak terkejut, namun dengan cepat menjawab jujur. "Benar, Tuan. Muda-mudi Klan Xie secara khusus datang untuk memperebutkan pil itu demi persiapan masuk ke Sekte Awan Langit."

​Bibir di balik topeng Zhao Gou terangkat, membentuk sebuah garis senyuman yang sangat dingin dan mematikan.

​"Bagus," bisik Zhao Gou pelan saat membalikkan badan menuju aula lelang. "Malam ini, pastikan mereka membayar harga yang sangat mahal untuk setiap batu spirit yang mereka keluarkan."

1
Raju
tolak aja secara baik...
jgn ada campuran kata sombong...
"jika aq menjadi penerus sekte, kdepannya musuh²ku akan menargetkan kalian, dan aq tidak ingin hal itu'terjadi"... gitu aja udh ngeh....
Raju
makasih up nya Thor....👍👍
Raju
penghianatan zhengtian berahir !!
Raju
ambil jgn tabambil.... kopi meluncur untuk mu thor...💪💪
Lanz: terimakasih 😍
sehat sehat selalu yahh
total 1 replies
Raju
penghianat klan harisnmati.
klo g mati... cerita ini akan terus berulang² layaknya sinetron...
Raju
hah.... kapan malam nya..... ??
Lanz
terimakasih atas kejeliannya
sedang othor perbaiki bab ini
selamat membaca 🥳🥳
Raju
darimnakah zhao gou tau jika pil itu beracun ??
ini wajib djelaskan...
apakah darah naganya bisa mendeteksi racun skecil apapun...??
Raju
vote dulu buat karya mu Thor...
ttp semangt...💪💪💪
Raju
tingkat kultivasi tuan muda zhao mana yg bener thor !! awal atau puncak ??
Lanz: di bab sebelumnya sudah ada penjelasannya ko 🙏
total 1 replies
Raju
persiapkan dirimu tuan muda zhao.... perang antr saudara akn dimulai !!
Deutsch
lanjut 🙏
Raju
emjadikan racun sebagai nutrisi tambahan.... HEBAT.
Raju
tmbh satu lagi penghianat klan pucat pasi...
Raju
hati yg beriah baik...
dikotori oleh keserakahan klan...
pada ahirnya, yg terjadi KORBAN PERASAAN.🤣🤣🤣
Raju
bunuh dan tuntaskan samapai ke akar²nya...
Raju
PUAS.....!!
disaat seseorg kesusahan, terjepit...
jgn pojokkan dia.
krna ktika dia bangkit .. semua sdh terlambat.
Raju
ta ada yg perlu dconfirmasi nona es...kehancuran klan xie kalian itu pasti...
Raju
saling menyusun rencana...
adu taktik...bikan tiktok...
Raju
satu panggung kota dsekte terbesar dbuat geger....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!