Arnet tiba-tiba saja mendapatkan sistem yang mengubah hidupnya.
[Ding!]
[Selamat Host mendapatkan hadiah 100.000.000.000]
Suara itu muncul di pikirannya,disaat kejadian itu langsung mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8. Hadiah Bertubi-tubi
"Itu untuk gaji untukmu." jawab Arnet dengan santai bahkan ia percaya jika wanita itu akan menepati janjinya.
Wanita itu begitu bahagia mendapatkan gaji yang begitu besar,"Terimakasih Nona,saya janji akan bekerja dengan baik." jawab wanita itu yang tersenyum akhirnya ia mendapatkan pekerjaan yang lebih layak daripada awal pekerjaan yang ia dapatkan.
"Siapa namamu?" tanya Arnet pada wanita itu.
"Nama saya Mita Nona." jawab Mita dengan senyuman.
"Nama saya Arnet." keduanya saling berjabat tangan, hingga akhir Arnet memiliki asisten pribadi yang nantinya akan bertugas mengurus beberapa bisnis yang nantinya ia kerjakan.
"Pekerjaan apa yang harus saya lakukan?" tanya Mita pada Arnet.
"Tunggu kabarku besok,untuk hari kamu bisa istirahat setelah itu aku akan mengirimkan alamat yang akan besok kamu tuju,dimana hari itu awal kamu akan bekerja di hari pertama." Mita mendengar penjelasan itu dan menyimak beberapa pesan dari Nonanya.
"Sepertinya aku harus pulang sekarang." Arnet segera pergi melanjutkan pekerjaan yang lainnya meninggalkan Mita sendirian di tempat itu.
Setelah Arnet pergi,Mita masih berdiri terdiam melihat isi saldo dari uang sendirinya.
"Aku tidak mimpi kan, akhirnya aku mendapatkan yang selayaknya aku dapatkan.Sekarang aku harus fokus pada pekerjaan baruku dan meninggalkan pekerjaan lamaku." gumam Mita yang begitu bahagia dirinya mendapat pekerjaan yang layak dengan gaji yang begitu besar.
Di posisi Arnet sekarang,ia sedang mengendarai mobilnya menuju penthouse miliknya.
[Ding!]
[Selamat Nona mendapatkan bonus 1000 poin setelah melakukan misi menolong orang dan Nona mendapatkan hadiah tambahan 10.000.000.000]
Arnet membalasnya dengan senyuman,apa yang ia lakukan tidak sia-sia bahkan semakin ia melakukan misi itu semakin hadiah bertambah banyak.
"Sistem berapa uangku sekarang dan poin yang aku dapatkan?" tanya Arnet pada sistem.
[Uang Nona berjumlah 217.300.000.000 dengan poin 1.600]
Mendengar nominal miliknya semakin bertambah,kini kebahagiaan Arnet tak bisa terbendung dan kini ia mulai fokus apa lagi yang harus ia lakukan.
"Sepertinya aku harus pulang, setelah itu aku harus memikirkan beberapa rencana untuk Bisnisku." batin Arnet yang memikirkan sebegitu dia rencanakan.
Akhirnya Arnet sampai di penthouse yang sudah dalam keadaan bersih dengan beberapa makanan yang sudah disiapkan di kulkas yang hanya tinggal ia panasi.
Arnet menikmati makanan yang sudah Yuana siapkan untuk dirinya,"Tidak salah aku mempercayai Yuana untuk melakukan pekerjaan rumah." gumam Arnet yang merasa puas dengan kinerja Yuana.
Setelah selesai makan, Arnet duduk santai di ruang tamu sembari mengecek media sosial miliknya.Tiba-tiba saja pandangan Arnet tertuju pada foto seorang pria yang tidak begitu asing ia lihat.
"Sepertinya aku kenal,tapi dimana ya." gumam lirih Arnet yang masih mengingat wajah pria itu.
"Dimana ya." Arnet mencoba mengingat dimana,tapi ia benar-benar lupa.
"Sebentar, Bukannya pria itu yang kemarin itu aku tolong." Kesadaran Arnet mulai terkoneksi dan ia benar-benar mengingat jika pria yang ada di media sosial adalah pria yang ia tolong itu.
"Jadi dia pengusaha,pantas saja wajahnya kaku sepertinya pria itu terlihat tegas ,tampan,tajir.Pantas saja aku tak asing." batin Arnet yang menilai sisi dari pria itu.
"Jadi namanya Alexander." gumam Arnet yang baru mengetahui sosok pria itu.
Setelah Arnet mengetahui sosok pria itu, diam-diam Arnet mengagumi dengan umurnya masih muda pria itu benar-benar sukses dengan pekerjaan bahkan dengan skill yang pria itu milik laki-laki itu mampu memegang kendali dari semua bisnis yang pria itu sedang ia rintis.
Pagi hari
Pagi yang cerah menyambut dirinya, perlahan-lahan Arnet membuka matanya dan sempat pandangan tertuju pada jendela yang menampakkan cahaya terang dari balik kaca.
"Sepertinya sudah pagi." Arnet segera bangkit dari tempat tidurnya, dan langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka.
Setelah itu, barulah dia keluar dan menuju ruang meja makan. Di lokasi itu sudah ada,Yuana yang baru mempersiapkan sarapan untuk dirinya.
"Selamat pagi Nona." Sapa Yuana sat melihat kehadiran Nonanya yang baru saja keluar dari kamarnya.
"Apa kamu sudah sarapan?" tanya Arnet pada Yuana.
"Belum Nona, mungkin setelah pekerjaan say selesai saya baru istirahat." jawab Yuana yang langsung saja ia segera pergi menyelesaikan pekerjaannya.
"Apa boleh aku pinjam ponselmu?" tanya Arnet yang langsung saja meminjam ponsel miliknya,sampai di ponsel Yuana tertera uang.
"20 juta,apa ini maksudnya Nona?" tanya Yuana yang benar-benar syok.
"Itu uang bonus untukmu, setelah melihat kerjamu aku suka dengan cara kerjamu yang begitu bagus.Dan ini adalah bonus khusus untukmu." jawab Arnet yang sengaja memberikan sebagian bentuk menghargai.
"Nona." ucap Yuana yang seketika menangis bahagia.
" Terimakasih Nona, akhirnya saya bisa mengantarkan adik saya berobat." ucap Yuana yang bersyukur mendapatkan rezeki yang begitu melimpah.
"Apa kamu bilang,adik?"
"Iya Nona, kebetulan adik saya sedang sakit dan saya belum sempat mengantarkan adik saya berobat karena terhalang biaya Nona." mendengar penjelasan itu Arnet merasa terharu pengorbanan yang begitu besar seorang kakak untuk adiknya.
"Setelah selesai pekerjaan kamu langsung pulang dan antarkan adikmu untuk berobat.Gunakan uang itu untuk pengobatan adikmu dan sisanya untuk bertahan hidup kalian." ucap Arnet yang merasa terharu dengan perjuangan Yuana.
"Baik Nona, setelah selesai pekerjaan saya akan saya bawa adik saya berobat.Sekali lagi terimakasih sudah menolong saya." Jawab Yuana yang tiba-tiba menangis.
" Kenapa kamu malah menangis, aku kan tidak membuat kamu marah?" tanya Arnet yang terlihat bingung.
"Saya menangis bahagia Nona, masih ada orang yang baik pada saya." mendengar perkataan itu Arnet hanya menghela nafas pelan-pelan.
"Baiklah aku mengerti, lebih baik kamu cepat kerjakan pekerjaanmu setelah itu pulanglah." Mendengar perintah Nonanya ,ia segera menyelesaikan semuanya.
Arnet pun menikmati sarapan pagi itu.Tiba-tiba terdengar suara yang tidak asing ia dengar.
[Ding!]
[Selamat Nona mendapatkan poin 1000 dan mendapatkan bonus berupa ruko yang ada di jalan xxx]
Seketika Arnet semakin bahagia dia mendapatkan tambahan poin dan hadiah berupa ruko yang tidak ia sangka.
"Ruko?"
[Iya Nona,Ruko berjumlah 6 pintu yang menjadi hak milik Anda]
Arnet semakin bahagia mendapatkan hadiah yang bertubi-tubi datang menghampiri dirinya.
"Baiklah nanti aku akan cek ruko itu hari ini." jawab Arnet yang penasaran dengan ruko miliknya.
Akhirnya Arnet selesai sarapan pagi dan ia segera membersihkan diri.
Beberapa jam kemudian
Arnet sudah rapi dengan baju santainya,kini dia akan berencana untuk keluar melihat ruko yang akan di lihat,tiba-tiba saja terdengar suara ketukan dari arah pintu kamarnya.
kapan pertemuan reuni biar ada booommm yg meledak
nanti gk terkejut itu temannya dan mantan kekasihnya bahwa arnet jauh lebih cantik
kenapa jovan nya gk pakai ruko arnet yg 6 itu kan bisa dibagi tu tempat rukonya
nanti adakah kerjasama antara arnet dan alex didlm perusahaan