NovelToon NovelToon
Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Action
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Chizella

Jiang Yuan—18 tahun, hidup terasing di Desa Daun Hijau. Ketika desanya dihancurkan oleh kelompok misterius dari Aula Jiwa, ia terpaksa melarikan diri demi menyelamatkan nyawanya.

Di ambang kematian, Jiang Yuan diselamatkan oleh Wang Ning, seorang tetua kuat dari Sekte Bulan Kabut. Melihat bakat dalam dirinya, Wang Ning menjadikan Jiang Yuan sebagai murid dan membawanya memasuki dunia kultivasi.

Kini, Jiang Yuan harus bertahan di dunia yang kejam dan penuh bahaya, menempuh jalan menuju puncak kekuatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Kontrak dengan Bing Bi

Dengan sapuan tangannya yang anggun, Dou Qi di sekitarnya berubah membentuk sebuah ayunan dari kristal es yang bening berkilau.

Lalu dengan santai, ia duduk di atasnya dan menyilangkan kedua kakinya yang jenjang, memperlihatkan lebih banyak kulit mulus di pahanya.

"Tapi yang kukatakan adalah kenyataan," lanjutnya, menatap Jiang Yuan dengan mata biru pucat yang berkilau seperti permata beku. "Aku juga tidak menyangka akan terbangun di Lautan Kesadaran bocah sepertimu."

Jiang Yuan masih waspada. Kedua tangannya tetap dalam posisi siap, meski ia tahu bahwa di tempat ini, melawan sosok misterius yang mampu memasuki Lautan Kesadarannya mungkin bukanlah keputusan bijak.

"Sungguh terlalu aneh," ucapnya perlahan. "Kaisar Peri Es ternyata seorang wanita? Dan bagaimana bisa masih hidup?"

Bing Bi tersenyum. Senyuman yang dingin namun tetap memikat itu membuat sudut bibirnya melengkung indah.

"Aku tidak pernah mati," jawabnya santai. "Memang setelah pertarungan di masa lalu, aku terluka parah. Tapi aku hanya beristirahat dengan tidur panjang. Kelihatannya setelah 400 tahun, tubuh fisikku perlahan memudar dan jiwaku, dengan tidak sengaja, mengambil wujud spiritual untuk memasuki Lautan Kesadaranmu."

Wanita itu mengubah posisi kakinya yang tersilang, gerakan yang membuat rok kain tipisnya bergeser naik sedikit.

Namun, ia tampak sama sekali tidak peduli.

"Kau..." Ia meletakkan jari telunjuknya yang ramping di dagu, menatap Jiang Yuan dengan tatapan menyelidik.

"Ranah Dou Zhe? Tahap awal?" Alisnya yang lentik terangkat sedikit. "Terlalu lemah."

Jiang Yuan tidak terpancing. Ia tahu betul bahwa dirinya memang lemah. Namun, perkataan wanita itu bukanlah ejekan, melainkan pernyataan fakta yang dingin.

"Bukan berarti aku meremehkanmu," tambah Bing Bi, seolah membaca pikiran Jiang Yuan. "Tapi dengan keadaan seperti ini, akan sulit bagimu untuk berkembang lebih jauh. Jalan kultivasi itu panjang, dan kau baru melangkah beberapa langkah."

"Memangnya kau punya cara?" balas Jiang Yuan datar, mencoba menyembunyikan rasa penasarannya.

Sudut bibir Bing Bi terangkat tinggi. Senyuman penuh makna itu membuat matanya berkilau.

"Tentu."

Ia perlahan turun dari ayunan kristalnya. Langkah kakinya yang ringan dan anggun membuat pinggulnya bergoyang lembut ke kiri dan kanan.

Wanita itu mendekati Jiang Yuan dengan perlahan, setiap langkahnya meninggalkan jejak embun beku di atas permukaan Dou Qi yang berkilau.

Jiang Yuan tidak mundur. Ia menahan posisinya, menatap lurus ke dalam sepasang mata biru pucat yang mendekat.

"Bagaimana," ucap Bing Bi, suaranya kini lebih rendah, hampir seperti bisikan, "kalau kita berdua membuat kontrak?"

Jari-jari mulus wanita itu terulur, menyentuh dada Jiang Yuan dengan lembut.

Ujung jarinya yang dingin menembus lapisan pakaian, merayapi kulit di bawahnya dan meninggalkan sensasi beku yang aneh.

"Kontrak?" ulang Jiang Yuan, alisnya berkerut.

Bing Bi bergerak memutar, tubuhnya yang lentur berputar dengan anggun. Namun jarinya tetap menempel di dada Jiang Yuan, mengikuti gerakan putarannya seperti poros yang tak terlepas.

"Aku akan membantumu menjadi lebih kuat," lanjut Bing Bi, menatap Jiang Yuan dari samping. "Sebagai gantinya, bantu aku untuk membentuk tubuh baru suatu hari nanti."

Jiang Yuan tidak sebodoh itu. Ia belum sepenuhnya yakin.

Kontrak dengan makhluk misterius yang mengaku sebagai legenda hidup? Terlalu berisiko.

"Memangnya apa yang bisa kau berikan padaku?" tanyanya, mencoba mengukur seberapa besar keuntungan yang bisa ia dapatkan.

Bing Bi tertawa kecil, tawa yang dingin dan merdu.

"Bocah kecil... aku adalah Kaisar Peri Es. Tentunya aku memiliki banyak pengalaman, banyak pengetahuan." Ia melepaskan jarinya dari dada Jiang Yuan dan melangkah mundur satu langkah. "Untuk sekarang, aku akan memberimu satu teknik. Hanya satu itu yang bisa kau gunakan untuk dirimu di Ranah Dou Zhe ini. Teknik yang bahkan sekte-sekte besar pun akan membunuh untuk mendapatkannya."

Jiang Yuan cukup tertarik kali ini. Instingnya berbisik bahwa wanita ini akan membawa keuntungan.

Namun, ia juga tahu bahwa tidak ada sesuatu yang gratis di dunia ini.

"Kontrak kita adalah keuntungan bersama," jelas Bing Bi, menyilangkan kedua lengannya di bawah dadanya yang padat. "Aku akan membantumu, dan sebagai gantinya... darahmu akan kuminum untuk makanan sehari-hari."

Jiang Yuan mengerutkan kening. "Kenapa harus darahku?"

"Karena hanya itu caraku untuk bertahan hidup sekarang ini," jawab Bing Bi, nada suaranya menjadi sedikit serius. "Untuk menjaga jiwaku yang perlahan memudar ini, aku memerlukan asupan darah. Sampai aku benar-benar membentuk tubuh baru nantinya. Tanpa darah, jiwaku akan lenyap dalam beberapa bulan."

Jiang Yuan perlahan menghela napas. Itu alasan yang masuk akal. Mengorbankan darahnya untuk mendapatkan pengetahuan dan teknik dari Kaisar Peri Es?

Ia menatap wanita di hadapannya. Mata biru pucat itu menatap balik dengan ketulusan yang sulit ia ragukan.

"Baiklah," ucap Jiang Yuan akhirnya. "Kurasa aku akan menerimanya."

Bing Bi tersenyum kali ini. Senyuman yang tulus, yang untuk pertama kalinya terasa hangat meski berasal dari sosok yang dingin seperti es.

"Kesepakatan tercapai."

Dengan gerakan cepat, Bing Bi mengulurkan tangannya dan mencengkeram pergelangan tangan Jiang Yuan.

Sebelum pemuda itu sempat bereaksi, ia menggigit kulit di pergelangan tangan Jiang Yuan dengan gigi taringnya yang tajam.

"Ghh!"

Rasa sakit menusuk menjalar dari pergelangan tangannya. Jiang Yuan mendesis pelan, namun tidak menarik tangannya.

Ia melihat darahnya mengalir keluar, diserap oleh bibir merah Bing Bi yang terbuka.

Wanita itu meminum darahnya dengan perlahan, matanya terpejam.

Beberapa tetes darah merembes keluar dari sudut bibirnya, mengalir turun melewati dagunya yang tirus, menetes ke leher putihnya, lalu meluncur ke celah di antara puncak kembarnya yang membusung.

Setelah beberapa saat, Bing Bi melepaskan cengkeramannya. Lidahnya yang merah jambu menyapu bibirnya, membersihkan sisa-sisa darah yang tertinggal.

Matanya terbuka kembali, dan kali ini, kilau di dalamnya terasa jauh lebih hidup.

"Ahh..." Bing Bi menghela napas puas. "Darahmu... rasanya cukup menyegarkan."

Jiang Yuan menarik kembali tangannya, memeriksa luka di pergelangan tangannya.

Anehnya, luka itu sudah mulai menutup dengan sendirinya, meninggalkan bekas dua titik merah kecil.

"Setidaknya bilang dulu padaku kalau ingin melakukannya," gumamnya dengan nada kesal.

Bing Bi hanya tertawa kecil. "Bukankah kau sudah setuju?"

Jiang Yuan tidak membalas. Ia hanya menggelengkan kepalanya pelan, lalu menatap wanita di hadapannya dengan sorot mata yang baru.

"Baiklah, Kaisar Peri Es. Sekarang, tunjukkan padaku teknik yang kau janjikan."

Bing Bi mengangkat dagunya yang tirus, seulas senyuman penuh percaya diri menghiasi bibir merahnya.

"Perhatikan baik-baik, bocah. Ini adalah teknik yang akan mengubah jalur kultivasimu selamanya."

Di dalam Lautan Kesadaran yang luas, cahaya biru dingin mulai berkumpul di ujung jari Bing Bi, memancarkan kilauan yang indah dan mematikan.​

...---...

...[ Ilustrasi: Bing Bi ]...

1
yayat
sungguh kuat mental jian
yayat
dapat bonus extra ni dari tetua ning
Cecilia: tinggal tunggu mainnya😋
total 1 replies
emg gw pikirin?
yh, ini mc ga naif, ga asal ambil harta, best deh
emg gw pikirin?
mc msi cool2 dsnii
emg gw pikirin?
suka dchhh sama mc gni
Gege
belom kunjung ada adegan kulit bertemu kulit dan bulu bertemu dengan bulu dalam adegan kultivasi ganda untuk meningkatkan kekuatan sang MC..💪😄🤣🤭
Cecilia: hampir ini🗿 dikit lagi, besok keknya
total 1 replies
Cecilia
besok ku up sampe bab 40
yayat
ditunggu
Cecilia
letsgooo, tungguin next bab gaes
Tsumuri Makabe
bagus, mc op, licik
Tsumuri Makabe
lesgooo jiang yuann
Tsumuri Makabe
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Tsumuri Makabe
/Determined//Determined//Determined/
Tsumuri Makabe
hmmm, awal yg bagus
asammanis
kurus dagingnya dikit
yayat
apa ni yg diminta ga mungkin minta nganu kn haha
Gege
di tunggu proses penyatuan yin yang dalam tajuk kultivasi ganda mempraktekkan isi kitab kamasutra 99 gerakan, guna memanen energi..🤣😄..makin banyak hareem makin kuwatt MC nyaaaah...💪
Cecilia: nantikan aja bab 39nya wkwk, bentar lagi🗿
total 1 replies
yayat
wah hal apa ni lanjut
Fajar Fathur rizky
gambar wang ning thor
Cecilia: ntar di bab 39 pas mereka nganu
total 1 replies
Zed Wara
13. Da da
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!