NovelToon NovelToon
Sang Penakluk Playboy

Sang Penakluk Playboy

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Syifa Sifana

Info novel ada di ig syifa_sifana

Kelanjutan dari novel Terpaksa Menikahi Mantan

Niat kembali ke tanah air untuk melanjutkan kuliah, namun malah menguakkan sebuah rahasia besar.

Pertemuan yang tak disengaja membuat mereka saling memusuhi karena sebuah kejadian yang memalukan. Bersumpah tak ingin mengenal malah terjerat sebuah ikatan.

Inilah lika liku sepasang kekasih yang mejilat air ludahnya sendiri.

Bila cinta sudah berbicara, seberapa hebat dan sombongnya kamu maka akan tunduk pada orang yang kamu cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syifa Sifana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecemburuan seorang wanita

Di salah satu hotel bintang lima, satu persatu dari tamu undangan berdatangan memenuhi aula hotel yang sudah di dekor cantik bak negeri dogeng. Semua orang diwajibkan memakai topeng pesta, hingga mereka tidak mengenal satu sama lain kecuali dengan suara.

Kiano, Doni dan Samuel turun dari mobil masing-masing dan berjalan masuk ke dalam aula hotel. Mereka terlihat sangat tampan dengan mengenakan jas single breasted. Meskipun wajah mereka tertutup sebagian tapi karisma mereka mampu menarik perhatian para tamu undangan yang ada di sana.

“Sayang!” panggil Farah, Zira dan Yesi menghampiri mereka.

Suara ketiga gadis itu membuat mereka terkejut. “Kabur!” Mereka melangkah pergi menjauh dari mereka.

“Uhh...” Ketiga wanita itu kesal melihat ketiga lelaki itu selalu kabur dari mereka.

Kiano terus berjalan dengan mata celingukan memastikan Farah tidak mengejarnya.

Bruk...

Kiano dan Amel bertabrakan dan Kiano langsung menangkap tubuh Amel agar tak jatuh ke lantai.

Deg... Deg...

Jantung keduanya berdetak kencang saat mata saling menatap satu sama lain, tanpa ada yang berkedip. Kiano dengan spontan mengarahkan tangannya dan hendak membuka topeng Amel.

“Hmm...” Doni dan Samuel berdehem membuat mereka terkejut dan Kiano menghentikan tangannya, lalu membantu Amel bangun.

“Sepertinya ada yang sedang bermesraan ni,” celetuk Samuel menyeringai.

“Apaan sih kalian ini?” ucap Kiano dan Amel kompak. Kedua pipi mereka seketika sudah merah seperti buah tomat.

“Nah-nah, kompak lagi ngejawabnya,” ucap Doni menatap mereka berdua.

Kiano dan Amel terlihat sangat canggung di depan Doni dan Samuel. Rasa malu mereka tak dapat tertahan lagi, namun mereka mengalihkan pandangannya seraya menetralkan emosi dalam jiwa.

“Amel!” panggil Kiara berjalan menghampirinya.

Doni dan Samuel terkesima saat melihat penampilan Kiara dengan balutan gaun soft pink cantik dan make up natural yang sangat cocok dengannya. Tapi bukan itu yang jadi pusat perhatian mereka, yang terpenting ia sekarang memakai soflen sehingga ia terlihat sangat anggun dan penampilan cupunya itu sudah pergi entah kemana. Aura kecantikan Kiara yang terpendam selama ini seketika menjadi bersinar dan mengilaukan mata.

“Cantik sekali,” gumam mereka.

“Jelas dong. Wanita yang kalian bully selama ini, ternyata mutiara yang tersimpankan di dalam cangkang,” ucap Amel spontan. Ia sangat senang bisa menyihir seorang gadis cupu menjadi seorang putri yang sangat cantik.

“Itu semua ulah lo?” tanya Kiano menatap Amel.

“Yap. Gimana? Cantik bukan?” Amel tersenyum bangga.

“Benar-benar cantik, sama seperti lo,” jawab Kiano seketika.

Amel seketika terseipu malu dan mengalihkan pandangannya untuk menutupi pipi merahnya itu. “Kiara ini topengmu.” Amel menyerahkan topeng pesta.

“Makasih ya,” ucap Kiara mengambil topeng dan memakainya.

Kiano masih penasaran dengan kecantikan wajah Amel, dia langsung menarik paksa topeng yang menutupi wajahnya.

“Hei!” Amel terkejut dan menatapnya dengan kesal.

Kedua mata Kiano membelalak saat melihat wajah Amel yang sangat cantik. Tidak hanya Kiano, Doni dan Samuel juga ikutan tercengang melihat wajah Amel ketika sudah berdandan jauh lebih cantik dari wanita yang pernah ia temui. Gaun warna pear blush dengan sedikit swarosky benar-benar sangat cocok di tubuhnya.

“Sini balikin topeng gue,” ucap Amel hendak mengambil topeng dari tangan Kiano.

“Gak usah pakai ini. Biarkan gue melihat wajah lo,” ucap Kiano spontan sambil mengangkat tangannya ke atas hingga Amel tidak bisa mengambil topeng pesta miliknya.

Amel tersipu malu dibuatnya, kedua pipinya kembali merah merona dan tak berani lagi untuk memandang wajah Kiano.

Doni dan Samuel memberi kode dengan tatapan dan senyuman licik di bibirnya itu. Seketika Doni menarik paksa topeng yang dipakai Kiano, mengambil topeng Amel yang ada di tangannya, lalu Samuel mendorong Amel hingga terjatuh.

“Aww...” pekik Amel, Kiano langsung menangkapnya.

Deg... Deg...

Jantung keduanya terdetak kencang, saat tatapan mereka saling bertemu satu sama lain. Wajah tampan dan cantik kini bertemu dengan jarak yang sangat dekat, membuat pikiran melayang-layang karena pesona yang dipancarkan keduanya.

Doni, Samuel dan Kiara tersenyum melihat mereka berdua. Dengan perlahan Samuel menarik tangan Doni dan Kiara, lalu pergi dari sana tanpa sepengetahuan Amel dan Kiano.

“Cantik sekali,” gumam Kiano tersenyum.

“Ganteng banget,” gumam batin Amel ikut tersenyum.

“Sayang!” pekik Farah dengan tatapan penuh kebencian. Kiano dan Amel terkejut dan melepaskan pelukannya.

“Astaghfirullah,” gumam Amel sadar akan kekhilafan yang terjadi.

“Lo gak apa-apa?” tanya Kiano menatap Amel.

“Iya. Aku gak kenapa-kenapa,” jawab Amel.

“Sayang, kamu kenapa bermesraan sama dia disini?” tanya Farah kesal.

Kiano tak ingin meladeninya, dia menarik tangan Amel dan beranjak masuk ke dalam aula hotel.

“Sayang!” pekik Farah menggepal tangan dan mengikutinya.

Semua mata tertuju pada Kiano dan Amel yang sedang berjalan melewati mereka. Benar-benar pasangan yang sangat cocok. Layaknya seperti seorang pangeran dan putri sedang berjalan di atas karpet merah, yang satu tampan dan yang satu lagi cantik. Berbagai pujian dituai mereka. Kiano malah sangat senang dan tak ingin melepaskan tangan Amel meskipun ia sudah meronta ingin dilepaskan Kiano.

“Kita ini sepasang kekasih, biarkan mereka melihat keromantisan kita,” bisik Kiano menyungging bibirnya.

“Kekasih apaan? Lepasin tangan gue!” titah Amel kesal.

“Jangan coba-coba melawan, atau gue cium lo sekarang juga,” kecam Kiano santai.

“Lo!” Amel terkejut.

“Ada apa Sayang?” tanya Kiano lembut.

Amel sangat jijik mendengar panggilan sayang dari Kiano, ia langsung memalingkan wajahnya dari Kiano.

Farah datang dan melepas paksa genggaman tangan mereka.

“Hei! Tau diri dikit dong jadi cewek!” ucap Farah mendorong Amel dan seketika menampar wajahnya.

“Aww...” pekik Amel memegang pipinya yang sudah biru.

“Farah!” pekik Kiano menatapnya murka.

Suasana sangat menegangkan. Tatapan semua orang kini tertuju pada mereka.

“Jangan pernah sekali-kali lo sentuh pacar gue!” tegas Kiano meninggikan suaranya.

Semua orang terkejut mendengar suara Kiano yang lantang. Sejauh ini ia belum pernah marah sampai meninggikan suaranya seperti itu.

“Sayang, pacar kamu itu aku, bukan dia,” ucap Farah memegang tangan Kiano.

“Lepasin gue!” Kiano melepas paksa tangannya dari tangan Farah.

“Sayang!”

“Perhatian semuanya! ... Mulai hari ini gue dan Farah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Kami resmi putus dan pacar gue cuma Amel, jadi siapapun yang ingin menyakiti dia, berati sama halnya menyakiti gue dan kalian akan tau sendiri resikonya,” ucap Kiano menatap mereka semua.

Penguman yang disampaikan Kiano membuat semua orang kaget, terutama Farah. Ia semakin marah dan menjadi-jadi.

“Sayang, kamu gak bisa putusin aku hanya karena wanita kampungan ini. Kita ini sudah dijodohkan dari sejak kita kecil, kamu jangan lupakan itu!”

“Sorry. Kita gak selevel. Gue gak sudi nikah dengan wanita kasar kayak lo,” ketus Kiano.

“Sayang!”

“Ayo kita pergi!” Kiano menarik tangan Amel.

“Tapi ...”

“Sudah, jangan hiraukan dia!” Amel mengangguk kepala dan beranjak pergi bersama dengan Kiano.

Semua orang menggosipi Farah, namun tatapan Farah yang mengerikan menghentikan segalanya.

1
Momed Wullur Dzaky
oq
Egik
Lumayan
Nispu Wati
Thor jadi kiano sama Amel,atau kiara
Itu bersaudara.
Tarwiyah Nasa
Fans Rico Mera hadirrr
YuWie
baju muslimah gaul itu yang seperti apa jal 🤔
buk e irul
padahal kangen banget ma kiano 😍😍😍
buk e irul
sehat sehat terus ya cah ayu Syifa 😘
buk e irul
kenapa yang bagus bagus pindah ke sana hiks hiks hiks
abc
kalo kisah ini menimpa another kayanya seru
Anonim
sangat menarik
Ridha Tamara
siska bilang kesalahan kecil ??? hello... yg sepemikiran dengan siska...masih waras ???😁
"honey and bee" panggilan itu mengigatkanku pada seseorang, seseorang yg tidak pernah mungkin kumiliki, seseorang yg kumiliki dengan wktu yg singkat, dan juga yg paling menoreh luka paling dalam.
"honey and bee" adalah panggilan paling terkesan in my life.
panggilan itu, aku tidak bisa melupakannya sampai sekarang.
jika aku merindukannya aku sangat berdosa, tp apa yg harus aku lakukan? maafkan aku tuhan, i really miss him:')
aku cuma syg marisa, disini dia korban keegoisan, peluk online marisaaa
jujur, disini marisa hanyalah korban, dan aku kasihan!
Tri Haryani
ini mah besty
mamah cantikk
rico sm mera aja thor
mamah cantikk
hohoho jalang teriak jalang
mamah cantikk
kpn ketauannya sih udh g sabar lg nih
mamah cantikk
apa kabar tmn² kampus 2K ya koq ngilang gtu ja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!