NovelToon NovelToon
My Little Girl (SEASON 1-2)

My Little Girl (SEASON 1-2)

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Tamat
Popularitas:305.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rsawty

SEASON 1-2

S1(TAMAT) | S2(ON GOING)

Sinopsis S-1:

Dikhianati oleh kekasih dan sahabat sendiri? bagaimana rasanya? sakit yang teramat? yah! tentu saja! itulah yang di alami oleh Ruby.

Kecewa dikhianati oleh dua orang yang berharga untuknya hingga membuat dirinya pergi menghibur diri di Club malam. Hingga di pertemukan dengan Athala yaitu seorang CEO yang impoten yang tidak memiliki gairah terhadap lawan jenis. Tapi, siapa sangka, Ruby yang hanya sosok gadis SMA bisa membuat dirinya kehilangan kendali?

Apakah mungkin dia adalah cinta sejatinya?

Sinopsis S-2:

Disia-siakan oleh kekasih sendiri? Bagaimana rasanya? Terluka? Tentu saja!

Tidak pernah terbesit dalam benak Zeal bahwa dirinya akan dikhianati oleh kekasihnya sendiri. Dan parahnya, ia dicampakkan. Kekasihnya lebih memilih bersama dengan Pria selingkuhannya dari pada dirinya.

Lalu bagaimana jadinya jika Mantan kekasih yang menyia-nyiakan mu, tiba-tiba muncul kembali dalam hidupmu?

-SECOND NOVEL

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rsawty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MLG.MELARIKAN DIRI

Sang surya belum terbit, pukul 05:05 Ruby terjaga dari tidurnya. Dapat ia rasakan tubuhnya remuk redam. Ia meringis kecil, memegangi kepalanya yang berdenyut sakit dan pusing. Kelopak matanya terbuka sedikit demi sedikit dan mengerjap berkali-kali menyesuaikan cahaya lampu.

Hingga kesadarannya mulai stabil, seketika ia di buat bingung dengan pemandangan ruangan yang tampak asing baginya.

"Gue lagi di mana?" gumamnya hendak bangkit. Hingga kemudian membelalak melihat lelaki yang sedang terlelap di sisinya, ia langsung menyibak selimut. "Eh anjir gue lagi naked!! berarti semalem gue ngehabisin malem bareng cogan--"

Hati-hati ia melirik Athala, "Bukan mimpi dong." Lanjutnya shock seketika mengacak rambutnya frustasi. Ia kembali menoleh pada Athala, cara tidurnya saja terlihat aesthetic menggunakan kedua tangannya sebagai alas, Ruby jadi terpukau dan semakin merapatkan diri kepada Athala agar bisa meneliti wajah Athala lebih dekat.

Rahang tegas, bulu mata yang lentik. Bibir seksi di lengkapi hidung mancung bagaikan perosotan. Belum lagi keningnya yang tebal. Perfect tanpa cela. Tremor jari telunjuk Ruby ketika menyentuh hidung mancungnya. Cepat ia tarik kembali ketika Athala menggeliat kecil, tapi sepertinya belum bangun. Buktinya ia masih memejamkan mata, bahkan sedang tertidur pun tidak mengurangi kadar ketampanannya.

'Gila!! Jadi semalem gue tidur dengan nih cowok!!! busett dah, kebaikan apa yang telah gue lakuin di kehidupan sebelumnya hingga dapet cowok kayak gini di malam pertama!!'

Ruby menopang dagunya menggunakan dua tangannya melupakan shock-nya yang ia alami barusan. Ingatkan Ruby saat ini! mestinya ia panik dan shock bukan?

Sebab kehormatannya telah direnggut, tapi ia malah kelihatan bahagia!

Namun, wanita manapun akan merasa bangga karena yang mengambil keperawanannya adalah Pria yang parasnya sebelas dua belas dengan idol K-Pop Korea. Tidak ada yang tahu mungkin saja keluarganya akan menemukannya di kemudian hari. Di bandingkan nanti Ruby akan di paksa menikah dengan CEO yang tua, mending ia menyerahkan mahkotanya kepada lelaki tampan ini. Kurang lebih seperti itulah, pemikiran lucknut Ruby. Ia benar-benar gila.

Ruby masih setia mengagumi sosok sempurna ciptaan tuhan di sisinya, "Nikmat mana lagi yang kau dustakan." gumamnya lalu menggeleng cepat. Sekarang bukan saatnya untuk takjub, ia jadi teringat waktu.

Mulai aktif mencari-cari satu benda yakni tas selempang nya, tidak ingat Ruby meletakannya di mana. Pasalnya, di tas itu tersimpan berbagai keperluan baik itu uang atau pun barang yang lain. Hanya sementara waktu, Ruby menemukannya di atas nakas dan meraihnya, mengambil sebuah ponsel dari sana untuk mengecek jam.

Sudah pagi buta, Ruby harus bersegera pulang mengingat jika ia akan pergi ke sekolah. Ruby mulai beranjak dari ranjang, "Sshhh." Ruby merintih pelan merasakan ngilu di area intimnya. Di tambah lagi tubuhnya yang pegal-pegal layaknya habis bertarung.

Ruby memungut pakaiannya yang tergeletak di atas lantai. Sebelum pergi ke kamar mandi, sekali lagi ia menoleh ke arah Athala yang masih tidur pulas. "Lo memang perfect. Tapi sayang sekali tadi malam hanya akan menjadi one stand night bagi kita."

Tanpa mau berpikir lebih panjang lagi, ia melangkah tertatih kedalam kamar mandi. Hanya butuh waktu delapan menit, Ruby keluar dari sana dengan pakaian lengkap. Ia sudah siap pergi dan hanya meninggalkan sebuah amplop di atas nakas. "Semoga kita gak ketemu lagi." harapnya lalu keluar dari kamar hotel.

***

Matahari pagi menyelusup masuk di sela-sela tirai jendela menerpa permukaan wajah Athala. Hal itu cukup mengusiknya, ia menggeliat lebar. Reflek meraba space di sebelahnya, keningnya hampir menyatu, karena merasa kosong melompong. Belum juga nyawanya terkumpul, kejadian tadi malam sudah langsung terlintas di benaknya. Ia membuka kelopak matanya dan menyipit menyesuaikan silau cahaya yang masuk.

Ia menoleh ke samping. Ternyata benar-benar tidak ada orang lagi. Ia mengira tadi hanya perasaannya. 'Apakah dia sedang di dalam kamar mandi?' batinnya. Meregangkan otot-otot tubuh, ia lantas menyibak selimut putih polos tebal dan beranjak dari tempat tidur.

Tidak sengaja menangkap sebuah bercak darah di salah satu titik seprai, sabit kecil tidak tertahankan membentuk di bibir, "Perawan? berarti dia juga yang pertama kali?" monolognya seketika bergelora akan kedamaian. Athala kemudian memakai bokser nya yang berserakan di lantai di temani kemeja di lengkapi celana formalnya.

Tok tok tok

Athala mengetuk pintu kamar mandi beberapa kali. "Gadis kecil?"

Alih-alih mendapat respon, gemerisik air saja tidak terdengar sama sekali dari dalam. Firasatnya mulai tidak enak hingga memutuskan untuk membuka pintu kamar mandi. Benar saja, tidak menemukan siapapun di sana. Batang hidungnya saja tidak terlihat apalagi orangnya. Ia melangkah kembali ke tempat tidur dan saat itulah ia terdistraksi oleh amplop di atas nakas.

Penasaran, tangan Athala terulur untuk meraihnya dan membuka untuk melihat apa isinya. Lima lembar uang berwarna merah dan secarik kertas. Athala membuka lipatannya dan tertera deretan tulisan yang menghiasinya.

Maaf ganteng, gue hanya punya uang segini. Jadi, gak bisa membayar lebih banyak lagi. Lagi pula kita sama-sama untung bukan? gue puas lo juga puas.

Kalau ada orang yang berkeliaran di sekitarnya, mungkin Athala sudah menjadikannya samsak menyalurkan emosi. Berani-beraninya gadis kecil itu melarikan diri. Ia kira harga dirinya bisa di beli hanya dengan uang nominal lima ratus ribu? murah sekali!

Sejauh ini, hanya Ruby lah yang memiliki tekad kuat untuk mempermainkannya seperti ini. Ia meremas amplop itu hingga menjadi kusut. Di lihat dari tatapannya yang berkilat amarah, agaknya Ruby benar-benar telah menguji kesabarannya.

"Tunggu aja lo, gadis kecil." gumamnya tersenyum penuh makna. "Lo harus tanggung jawab karena sudah renggut ke perjakaan gue."

***

1
Qaisaa Nazarudin
OMG ku pikir Flo sama Gatra..
Qaisaa Nazarudin
Lha udah koma berahun2 bangun2 langsung Amnesia,Ini mah orang bilang,UDAH JATUH,TERTIMPA TANGGA, Apes banget gak sih .🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Woow sampe 4 Tahun Atha koma,Hanya karena kebakaran doang..
Qaisaa Nazarudin
Aneh, Padahal gedungnya jan gede, Sempat2 lah Atha lari menyelamatkan diri kan..Tapi kalo udah outhor bikin kayak gini ya udah,ikutin aja alurnya..
Qaisaa Nazarudin
Ruby Masih aja gak berubah,Masih bego dan keras kepala,Di bilangin juga malah tdk dianggap, Sekarang rasakan,Baru tau jan kamu..
Qaisaa Nazarudin
Gila... Ternyata benar Alga orangnya..ckk hanya karena tuh Cewek,kamu mempertaruhkan masa depan mu,Kasian banget Ortu kamu,yg susah payah membesarkan dan menyekolahkan kamu, Hujung2 nya Bego hanya karena Cewek..🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Ga??? Alga kah??🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Masih mau kabur2 an lagi..
Qaisaa Nazarudin
Kan ku bilang juga apa, Percuma juga Ruby kabur jauh2, Tapi tetap aja masih dlm pengawasan dan kendali keluarga nya..
Qaisaa Nazarudin
Oh fi sini aja aku udah tau,kalo lelaki buncit ini diupah oleh suruhan keluarga Ruby untuk bikin DRAMA itu ya..
Qaisaa Nazarudin
Mata2 keluarga Ruby kah??
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Alurnya terlalu BERTELE-TELE,Peran Athala gak TEGAS,Hatusnya bisa aja dia maksa Ruby menikah dengannya,Dengan alasan Ruby bisa Hamil karena udah ditidurin,Ini mah malah ngajak Ruby jadi WANITA nya, Bukan jadi ISTERI,Gak GERCEP banget..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Berarti kamu Pedofil dong,Nidurin anak SD..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa aku jadi Risih dengan panggilan mereka, Padahal udah tidur bareng, Masih aja manggil loe gue..
Qaisaa Nazarudin
Ginjal?? Itu bisa Atha jadikan Alasan utk mengikat Ruby,Apalagi mereka udah tidur bareng,gimana kalo Ruby nanti HAMIL...
Qaisaa Nazarudin
Biasanya MANTAN yg seperti ini yg akan jadi PELAKOR nantinya saat prianya udah mulai bahagia dengan wanita lain..
Qaisaa Nazarudin
CUMAN PACAR KAN,BUKAN TUNANGAN,JUGA BUKAN ISTERI ORANG..
Qaisaa Nazarudin
Athala kah..??
Qaisaa Nazarudin
Itu mah pandangan orang yg lagi maruk dan bucin..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!