Saundara kembarnya yang menjadi penguasa di negara lain menemuinya dengan kondisinya yang kini menggunakan kursi roda . Saudaranya terluka parah dan harus melakukan terapi namun di saat bersamaan dia sudah berjanji untuk menikahi kekasihnya.
Stefan datang memberikan kontrak pada saudara kembarnya steven dan menyuruhnya menikahi kekasihnya menggantikan tempatnya sampai dia sembuh. "Kau gila dia kekasihmu?,kenapa aku harus menikahinya"
Kartika gadis cantik ini akhir nya menikah, namun dia merasa suaminya berbeda dari biasanya.
Apakah kartika akan tau yang sebenarnya, apa yang akan terjadi Bagaimana kisah selanjutnya, akankah ada kisah cinta segitiga ,takdir apa yang terjadi pada kisah mereka .
Terus baca dan kalian akan tau akhirnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 8
Ibunya belly panik melihat anaknya yang seperti nya ingin membunuh Kartika "Belly sadarlah jangan di bunuh dulu, dia masih di butuhkan belly! " Teriak mama belly dan menghentikan nya menarik belly.
Belly tersadar "Huh menyebalkan! kau sepatutnya mati" Ucap Belly kesal.
"Tinggalkan dia, kita tidak bisa terus di sini jika ketahuan kak Ringgo akan jadi masalah" Ucap ibunya belly.
"Masalah apanya paman tidak pernah menyayanginya dia tidak akan marah ma"
"Sudahlah ayo kita pergi sekarang" Nyonya Nelly menarik anaknya itu untuk segera keluar dari gudang, meninggalkan Kartika yang lemah tak berdaya berlumuran darah.
Kartika berusaha menekan pendarahannya, "Apakah aku akan mati di sini? " Ucap Kartika yang perlahan menutup matanya, tubuhnya sudah semakin melemah.
Steven mengeratkan giginya "Percepat! apa kau tidak bisa menyetir! " Ucap Steven dengan nada tinggi kepada Ravi.
Ravi mengemudikan mobilnya sesuai permintaan tuannya, dia sedikit bingung namun juga sedikit mengerti.
"Sial!! " Ucap Steven yang memegangi kepalanya.
Belly dan Nelly ibunya tengah membersihkan tubuh mereka, mereka menghilangkan jejak darah di tubuh mereka.
"Nelly apa kau ada di dalam? " Tanya Mama indah.
"Sebentar kak, aku baru selesai membersihkan wajahku" Ucapnya dia segera membuka pintu.
Indah langsung masuk ke kamar Nelly dan langsung menutup pintu kamar Nelly "Bagaimana apa dia mau menandatangani dokumen itu? " Tanya Indah
Nelly menggelengkan kepalanya "Dia bersikukuh untuk tidak menandatangani nya kak, dan lagi" Nelly terlihat ragu untuk mengatakan apa yang terjadi.
"Dan lagi apa? " Tanya Indah.
"Belly lepas kendali, dia menikam Kartika aku tidak yakin lukanya dalam atau tidak yang jelas dia mengeluarkan banyak darah" Jelas Nelly pada kakaknya.
"Apa?! bagaimana bisa kau membiarkan Belly melakukan nya! Kartika masih di butuhkan" Ucap Indah mencengkram bahu Nelly dengan kuat karena kesal.
"Aku juga tidak menyangka Belly lepas kendali kak, tapi kak jika Kartika mati bukankah semuanya akan jadi lebih mudah" Ucap Nelly ingin menghasut indah.
"Kau ini benar-benar bodoh, kalau dengan kematian nya kita bisa mendapatkan semuanya, bukankah akan ku bunuh dia setelah insiden itu dan tidak menyia-nyiakan waktuku! " Ucap Indah.
Belly terdiam sejenak "Hah lalu bagaimana ini kak? " Tanya Belly yang menjadi panik mengingat apa yang telah anaknya perbuat pada Kartika.
"Kau harus mengurus nya! aku tidak mau dia mati sia-sia, minimal kita harus mendapatkan tanda tangan nya. "
"Tapi kak dia benar-benar tidak mau melakukannya, apa kita buat dia untuk melakukan cap jempol dan kita palsukan kematian nya karena sebuah penyakit parah, bagaimana menurutmu kak"
Indah terlihat berfikir "Bukan ide buruk, kenapa kita baru kepikiran cara ini sekarang. Tapi dia memiliki suami rencana ini sangat beresiko" Jawab indah.
"Kalau begitu kita lenyap kan saja Kartika dan suaminya itu akan jadi lebih mudah" Indah berpikir seperti ini karena tidak mau Belly di salahkan oleh Nelly, jadi dia memutar otaknya untuk melakukan trik murahan ini.
"Dia itu preman! "
"Kalau begitu kita cari preman yang lebih hebat" Ucap Nelly.
"Aku setuju sekarang kau kembali ke gudang dan ambil cap jempol nya, aku akan mengurus sisanya, termasuk mengurus suami ku" Ucap Indah yang mendapat anggukan dari Nelly.
Nelly terlihat sangat lega karena indah menerima sarannya, mereka berdua segera keluar dari kamar dan mencoba untuk melakukan rencananya masing-masing.
Indah segera berjalan ke ruang kerja suaminya, tentunya dengan membawa teh yang biasa dia buat untuk Ringgo suaminya itu.
Indah tidak perlu mengetuk pintu dia langsung masuk dan melihat suaminya yang sedang bekerja, terlihat lelah menghadapi komputer dan laptop di hadapannya.
"Sayang, kau terlihat sangat lelah, aku membawakan teh untuk mu" Ucap Indah sembari menaruh teh di atas meja.
"Terimakasih sayang, kau yang selalu mengerti aku" Ucap Ringgo yang tanpa tunggu lama langsung meminum teh buatan indah.
"Tentu saja, apa kau sekarang sedang pusing sayang? " Tanya indah.
"Sedikit, perusahaan kekurangan dana dan anak itu tidak tau di untung tidak mau menandatangani dokumen itu benar-benar menyebalkan! " Ucap Ringgo yang aja hanya kelihatan sangat kesal saat mengingat kartika.
"Pa, bagaimana jika kita palsukan saja kematian Kartika" Ucap indah yang terus menjelaskan rencananya dan Nelly.
Ringgo terdiam dia tidak pernah berfikir untuk membunuh kartika jadi rencana indah itu membuatnya terkejut "Itu terlalu beresiko! " Ucap Ringgo membuat indah tidak suka, padahal indah merasa itu rencana yang sangat sangat bagus dan mudah untuk mereka mendapatkan apa yang mereka mau.
"Pa, coba papa pikirkan lagi "
"Dia punya pendukung, meskipun hanya seorang preman" Jawab Ringgo
"Hanya preman kecil saja kita sewa preman yang lebih besar kita buat bukti senyata mungkin, dan lagi seperti nya suami kartika tidak lagi menginginkan nya, buktinya dia tidak ikut kemari, suaminya mungkin menikahinya hanya mengincar harta kita pa, lebih baik kita habisi dia bersama kartika" Indah tak henti hentinya menghasut suaminya untuk mencelakai kartika dan suaminya.
"Akan aku pikirka-" Kalimat Ringgo terhenti saat suara pintu di ketuk. "Masuk! "
'Sial siapa menganggu saja' gerutu indah dalam hati.
"Permisi tuan, di di depan ada suami nona kartika" Ucap pembantu itu.
"Ck! ternyata punya nyali juga dia datang kemari! " Ucapan Ringgo yang langsung berdiri dari tempat duduknya.
Ringgo keluar dari ruang kerjanya turun dari tangga dan melihat Steven dan Ravi sudah berada di ruang tamu, Ringgo agak terkejut melihat Steven menggunakan jas dan begitu rapi bahkan hawanya benar-benar berbeda Ringgo baru menyadari nya.
"Menantu kurang ajar! baru menampakkan barang hidung mu sekar-" Kalimat ringgo tidak terselesaikan saat mata Steven menatap tajam ke arah Ringgo.
"Di mana wan.. maksudku di mana kartika! " Ucap Steven yang hampir saja menunjukkan dirinya bukan stefan.
"Dia ada, sedang istirahat malam ini dia akan menginap di sini! " Ucap ringgo
"Ha! aku tidak mengizinkan nya! panggil dia aku akan membawanya pulang! " Ucap Steven tak gentar terus menatap tajam Ringgo
Dia teringat isi pesan yang Andy kirimkan padanya.
flashback on
Setelah berbincang tentang prusahaan dengan Ravi tiba-tiba handphone Steven berbunyi, terlihat ada satu pesan masuk.
Isi pesan
[Tuan Nona kartika mengirimi ku pesan dia hari ini datang ke rumah orang tuanya]
[Biarkan saja] Steven membalas itu.
[Tidak boleh, Nona selama ini di perlakuan buruk di sana, apa lagi hari ini hari mengunjungi orang tua setelah menikah, harusnya tuan menemani nona kartika]
[Ck! Tidak adak terjadi apapun padanya]
[Soal itu saya tidak bisa menjamin keluarga Nona kartika benar-benar kejam padanyatuan Steven anda harus ingat janji anda pada tuan Stefan, jangan membuatnya kecewa dan sedih Nona kartika adalah alasan untuk nya sembuh] balas Andy membuat Steven kesal dan terpaksa melakukan nya
Ting.. satu pesan lagi masuk
[Jangan biarkan Nona kartika menginap lagi setelah menikah, itu yang pernah tuan stefan ucapkan pada saya dulu]
Flashback off
"Tidak bisa! " Teriak ringgo
"Berisik! aku akan membawanya pulang sekarang! " Steven berjalan menerobos Ringgo meski Ringgo mencoba menghalangi Steven.
lanjutlah thor
Ngk mauuu aku ngk terimaaa.. lanjutinnn pokoknya buat Kartika idup walau di pulau lainnn... yg pting idupppp
Kyak Ayana yg ketemu lagi dan bawa ank nya bt jumpa ayahnya....
goo lakun kan yg sama bt Kartika kembali pada Stevan dan biar clear ending bahagiaaa... okk Thorrrr
nihhh permintaan rederrmu yg paling SETIA😀... tahun ke 5 aku selalu setia bt muu adek kece.. gogogo lanjuttttt semangatttt othorr yuniarrrr✊🏻♥️
Goo kejar. dia STEV.. jgn biarkan Kartika dalam kekecewaan yg mendalam
dan kau stef.. sekarang km bisa melihat sendiri kan akibat ulah mu...
plis jangan meninggal dong lanjut thor 😭😭
Sekarang apa pun yg km bilang hanya kejujuran tp.luka itu kecewa itu,kepercayaan yg Kartika berikan,janji yg Kartika pegang sekarang hancurrr... dan ituh karena ide bodohhhh mu steff... 🙄
Kau harus paham itu stev