NovelToon NovelToon
Jingga Untuk Langit

Jingga Untuk Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Tamat
Popularitas:86.9k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Mia Novita

Langit Alvarelza. Seorang ketua geng motor dingin, Tertutup serta irit bicara. di usianya yang masih 18 tahun, Dia di tuntut untuk menjadi seorang ceo di perusahaan milik keluarganya. Di paksa dewasa oleh keadaan. Itulah yang Langit rasakan.

Langit hanya tinggal bersama dengan pengasuhnya sejak kecil. Karna sang mama sudah meninggal saat kecelakaan 1 tahun yang lalu. Sedangkan papanya, Saat ini sedang mengalami koma di rumah sakit karna kecelakaan itu.

Ikuti kisahnya ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alasan Langit

"Jangan ingat hal utu lagi, Sayang. Semuanya sudah berlalu. Jangan pernah mengingat luka masa lalu yang akan membuatmu sakit" ucap Langit sambil memeluk Jingga dengan sangat erat. Menenangkan hati Jingga seperti yang selalu dia lakukan.

"Iya, Kak. Terimakasih karna kak Langit sudah berusaha melakukan yang terbaik waktu itu. Bahkan kak Langit sampai rela terluka demi aku" ucap Jingga sambil menatap Langit

"Tidak perlu berterima kasih, Sayang. memang sudah kewajiban aku berkorban buat kamu. Sudah tugasku untuk selalu bisa melindungi kamu"

"Untung saja malam itu kak Langit datang di saat yang tepat. Kalau tidak, Aku gak tau apa yang akan terjadi padaku" ucap Jingga dengan suara parau

Ingatan Jingga kembali pada kejadian beberapa bulan yang lalu. Tepatnya saat dia baru pulang dari sekolah karna sedang ada pelajaran tambahan, Hingga membuat Jingga harus pulang agak malam.

"Ya ampun, Kenapa sudah jam segini saja ya." ucap Jingga setelah keluar dari dalam ruangan osis.

Hari ini memang ada hal yang harus Jingga urus. Karna kebetulan, Anak itu menjadi ketua osis di sekolah Alindra. Ada rapat dadakan yang di adakan oleh kepala sekolah hingga tanpa terasa hari sudah mulai gelap.

"Jingga, Mau balik bareng gue gak?" tawar Gibran pada Jingga

"Gak usah, Gib. Arah rumah kita kan beda. Gue naik taksi aja. Makasih tawarannya"

"Serius lho gak mau balik bareng gue. Gak papa loh Ji, Gue anterin sampek depan rumah"

"Iya gue serius Gib. Udah sana lho pulang dulu aja. Gue lagi nunggu taksi, Bentar lagi juga dateng" ucap Jingga lagi sambil tersenyum pada Gibran

"Ya sudah. Kalau begitu gue balik dulu ya Ji. Masih mau ke suatu tempat ini"

"Iya, Sana buru balik"

Pria yang bernama Gibran benar-benar pergi meninggalkan Jingga yang masih berdiri di depan gerbang sekolah menunggu taksi. Satu hal yang sudah Gibran lupakan. Pria itu lupa jika di daerah sana cukup rawan dengan yang namanya pelecehan.

Sudah lebih dari setengah jam Jingga menunggu taksi di sana. Namun, Tiba-tiba saja dia mendapat notifikasi jika taksi online yang sudah dia pesan membatalkan karna ada kepentingan mendesak.

"Yah, Kok malah di batalin. Aku kan sudah nunggu dari tadi. Tau gini tadi aku nebeng sama Gibran" ucap Jingga sambil mengambil nafas pelan.

Mau tidak mau, Jingga harus berjalan kaki. Karna hari ini dia memang tidak membawa kendaraan sendiri seperti hari-hari biasanya.

"Bisa mampus aku kalau jalan kaki sampek rumah" ucap Jingga sambil berusaha menghubungi teman-temannya.

"Aduuh, Kenapa mereka tidak ada yang bisa di hubungi sih. Benar-benar teman tidak berguna" ucap Jingga kesal karna tidak ada yang menjawab panggilannya.

Tanpa terasa Jingga sudah berjalan kaki cukup jauh. Wanita itu duduk di salah satu halte yang terlihat sangat sepi. Tidak ada satu orang pun di sana. Karna merasa kakinya cukup lelah, Jingga memutuskan untuk istirahat sebentar. Sambil menunggu ada yang mau menerima orderannya.

Jingga duduk di halte itu sambil memainkan ponselnya. Membaca pesan yang sudah masuk sejak tadi. Tapi karna terlalu sibuk, Jingga sampai tidak menyadari jika ada pesan dari seseorang yang dia kasih nama My King. Kedua sudut bibirnya terangkat setelah membaca pesan itu.

My King

[ Sayang, Aku sudah otw ke sana. Malam ini aku nginep di sana ya. Tunggu aku, Sebentar lagi aku sampek ]

Membaca pesan membuat Jingga lupa. Jika hari sudah semakin malam. Jingga membuka galery dalam ponselnya, Menatap sebuah foto pria yang sangat tampan. "Aku sangat merindukanmu, Kak" ucapnya sambil mencium layar ponselnya sendiri.

Jingga tidak menyadari jika sejak tadi ada beberapa orang yang sudah memperhatikannya. Orang-orang itu mendekat pada Jingga dan langsung mengepung Jingga.

"Siapa kalian?" tanya Jingga sambil memperhatikan satu persatu orang yang ada di sekelilingnya.

"Wiih. Mangsa yang baru mateng ini bro. Udah cantik, Mulus. Sangat cocok untuk menemani kita malam ini" ucap salah satu dari mereka

Mendengar itu membuat Jingga membulatkan kedua matanya" Jangan macem-macem kalian ya!"

"Gak macem-macem kok cantik, Kita-kita hanya mau satu macem. Iya gak" ucap mereka sambil terus memperhatikan Jingga dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Hal itu tentu saja membuat Jingga semakin merasa takut. Di tempat sepi seperti ini. Tidak ada siapa-siapa di sana.

"Ya allah, Bantu aku. Jangan biarkan mereka melakukan hal yang tidak-tidak. Kak Langit, Tolong aku , Kak. Tolong aku" ucap Jingga dalam batinnya

Sebenarnya Jingga bukan tidak bisa bela diri. Jingga sangat ahli dalam hal itu. Namun Jingga sadar, Kali ini lawannya bukan hanya satu orang. "Kita bawa dia ke tempat biasa" ucap pria berambut panjang.

"Tolong, Tolong lepaskan gue! Jangan pernah sentuh gue!" ucap Jingga yang mencoba memberontak. Namun tenaganya kalah kuat. Secara bukan hanya satu orang yang memegangnya.

Rasa takut Jingga semakin menjadi tatkala mereka membawanya ke tempat yang semakin sepi"Ya allah tolong aku, Tolong kirimkan malaikat untuk membantuku" batin Jingga lagi.

"Toloooongggggggg" teriak Jingga

"Toloooongggg aku" teriak Jingga lagi dengan suara yang terdengar lirih

"LEPASKAN DIA" teriak seseorang yang masih ada di atas motornya

Suara yang begitu familiar membuat Jingga merasa sangat lega. "Kak, Tolong aku" ucap Jingga dengan kedua mata yang berkaca-kaca.

Melihat Jingga seperti itu membuat Langit mengepalkan kuat kedua tangannya. Apalagi saat melihat salah satu dari mereka memegang paha Jingga.

"KURANG AJAR! BERANINYA KALIAN MENGGANGGU WANITAKU" ucap Langit dan langsung turun dari atas motornya. Mengepalkan kuat kedua tangannya.

Hingga terjadilah perkelahian di sana. Langit benar-benar marah saat melihat mereka hampir melecehkan wanitanya. Satu persatu dari mereka tumbang. Langit menghampiri Jingga yang sudah terlihat sangat pucat. Tubuhnya bergetar, Air matanya terus mengalir begitu saja.

"Tenang, Sayang. Kamu sudah aman" ucap Langit sambil membawa Jingga dalam dekapannya.

Jingga tak menjawab, Wanita itu hanya terus menangis dalam dekapan Langit. Menangis tanpa suara di sana.

Tanpa mereka sadari, Salah satu dari orang itu bangun dan langsung menusuk Langit dari belakang.

Langit membulatkan kedua matanya saat benda tajam itu sudah melukai punggungnya"Aku m e n c i n t a i m u sayang"ucap Langit dan langsung tak sadarkan diri.

"Sudah, Sayang. Jangan pernah ingat kejadian malam itu lagi. Semua sudah berlalu"

Suara itu membuat Jingga tersadar dari lamunan kejadian beberapa bulan yang lalu. Kejadian yang sudah membuat Langit meminta Jingga untuk menggunakan hijab bahkan bercadar.

1
Cut Risnawati
Luar biasa
Widya Sari SE
Aamiin🤲☺
efvi ulyaniek
kok gantung gini...msh dilanjut nfak ya kira2statusnya end tp kok ga jrlaz gini end nya
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ 🍒⃞⃟🦅: ntar di up lagi kak
total 1 replies
efvi ulyaniek
haruka siapa sih
Andaru Obix Farfum
knp setiap tokoh centil d sekolah namanya sisil.
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ 🍒⃞⃟🦅: kebutulan itu kak🤣🤣
total 1 replies
Andariya 💖
semoga pelaku, pembunuhan tibi segera tertangkap
Andariya 💖
akhirnya up juga kak, up lagu ya kak😘😘😘
wah terpesona sama kecantikan jingga😍😍
kalau udah ketemu pasti beda cerita 🤭🤭
sofia semoga selalu kuat ya
tuh kan akhirnya ketahuan juga
ꪶꫝAaliyah Salsabilaꪶꫝ
Benar apa yang dibilang Dilan rindu itu berat, aku baru nikah sekitar 2 minggu-an udah ditinggal suami jadi jarak antara bogor&jawa tengah. Padahal aku nginep di rumah bos ayahnya yang anaknya ada 5 saat itu tapi tetep aja tanpa suami rasanya berat dan gak bisa nahan untuk ga nangis, mungkin bawaan udah isi juga karna 3 minggu berikutnya emang aku test udah positif,cengeng banget tuh karna rindu.
Makanya bener banget kata Dilan rindu itu berat.
Setelah hampir 15 tahun kita nikah sekarang pun kita berjauhan antara Bogor&Jambi tepat jam 2.30 dini hari rindu yang berat itu terus berasa 😢😢😢😢
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ 🍒⃞⃟🦅: Sabar ya kak. Menahan rindu memang tidak semudah itu.
total 1 replies
Andariya 💖
up lagi ya kak👌🥰
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ 🍒⃞⃟🦅: Siap nanti ya kak ria
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🍫⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ●⑅⃝ᷟ◌ͩαяℓєт
satu tahun memang bukan waktu yang sebentar dan semoga papa nya langit bisa segera sadar
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🍫⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ●⑅⃝ᷟ◌ͩαяℓєт
wkwkwk niat membully malah meleset gimana tuh rasanya 🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🍫⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ●⑅⃝ᷟ◌ͩαяℓєт
apa hubungannya ganteng sama makanan🤔
ℛᵉˣʚɞ⃝🍀𝑬𝒓𝒊𝒛𝒂𝒀𝒖𝒖
koq langit bisa kenal jingga? kan jingga baru masuk di sekolah barunya itu
ℛᵉˣʚɞ⃝🍀𝑬𝒓𝒊𝒛𝒂𝒀𝒖𝒖
papa jingga benar-benar pria yang setia.
ℛᵉˣʚɞ⃝🍀𝑬𝒓𝒊𝒛𝒂𝒀𝒖𝒖
wih hampir ngapain tuh.. 😄
Risa Virgo Always Beau
Lebih baik kamu jangan kotori tangan kamu buat orang yang hampir membunuh papa kamu Langit mending kamu serahkan ke pihak yang berwajib
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!