NovelToon NovelToon
Pesona Sekretaris Cupu Ku

Pesona Sekretaris Cupu Ku

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Aliansi Pernikahan / Obsesi / Tamat
Popularitas:310.4k
Nilai: 5
Nama Author: bundew

Melakukan one night stand dengan suami sendiri bagaimana bisa?

Luna Calister dipaksa melakukan pernikahan bisnis oleh ayahnya dengan rekan bisnis sang ayah demi kestabilan perusahaan mereka.

Tapi dihari pembacaan sumpah pernikahan dia berhasil kabur dari acara tanpa pernah bertemu dengan mempelai prianya.

karena marah dan sakit hati dengan keputusan sang Daddy Luna berbuat nekad dengan sengaja melakukan one night Stand dengan seorang pria dibar pada malamnya.

Tanpa diketahuinya ternyata pria yang bersamanya malam itu itu adalah pria yang baru menikahinya.

Untuk menghindari para pengawal sang Daddy Luna sengaja merubah penampilannya lalu melamar kerja menjadi sekretaris pribadi di Marvin Corp.
Perusahaan milik suaminya juga pria yang sudah melakukan one night stand dengannya malam itu.

Penasaran silahkan baca keseruan cerita mereka 🥰🥰
Juga jangan lupa tinggalkan jejak kalian untuk membuat autor lebih semangat Up-nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8.Hari Pertama Bekerja.

"Drrrttt... drttt".

Luna baru saja masuk kedalam ruangan Apartemen sederhananya waktu Sela menelponnya.Sambil berjalan kedalam Luna mengangkat panggilan itu.

Luna belum sempat mengatakan apapun Sela sudah lebih dulu memberondongnya dengan pertanyaan.

"Luna! bagaimana hari ini.Apakah ada sesuatu yang bagus terjadi disana?!",tanya Sela terlihat tidak sabar untuk mendengar cerita Luna.

" Tidak ada Sel hanya lelah saja",jawab Luna yang langsung membuat Sela kesal mendengarnya.

"bukan itu maksudku tapi bagaimana pengalamanmu waktu kau bertemu CEO dikantor itu. Apakah dia tertarik padamu atau kau yang tertarik padanya?Karena kudengar dari Garend, CEOnya sangat tampan meski sudah menikah".

Seketika Luna terdiam mendengar semua perkataan Sela barusan.Menikah?,jadi pria yang sudah bersama denganku itu suami orang.Oh Tuhan bodohnya aku karena langsung melakukan hal gila itu dengan laki laki asing tanpa tau apa apa tentang nya dan sekarang aku baru merasa menyesal'.

"Luna!",panggil Sela lagi terdengar semakin kesal karena Luna tidak menanggapi rentetan pertanyaan barusan.

"Jangan berteriak sekeras itu Sela aku belum tuli",balas Luna kesal karena baru tau kenyataan menyakitkan itu sekarang setelah semuanya terjadi.

"Sorry Luna jadi ceritakan padamu bagaimana pertemuan pertama kalian?".tanya Sela masih penasaran tentang hari pertama Luna bekerja.

"Dengan pacarmu itu?",tanya Luna sengaja untuk membuat Sela tidak bertanya lagi tentang pertemuannya hari ini dikantor dengan pria bernama Marvin yang sudah membuat hidupnya berubah.

"Bukan,tapi dengan bosmu?".

"Aku hanya sebentar bertemu dengannya karena setelah itu aku harus bersama sekretarisnya yang lama untuk belajar kisi kisi tentang pekerjaan yang akan kulakukan sebagai sekretaris CEO".

"Masa cuma itu saja Luna,lalu bagaimana reaksinya padamu apakah dia terkejut atau..".

"Untuk apa dia terkejut kurasa dia hanya merasa aneh melihat penampilanku tadi Karena si Garend yang menjadi pacarmu itu saja sampai hampir pingsan waktu pertama kali melihat aku menyebutkan namaku".

Mendengar itu Sela langsung tertawa terbahak bahak.

"lalu apa bosmu tidak syok juga seperti Garend waktu dia melihatmu tadi?".

Sela masih saja penasaran dengan pertemuan Luna dan Marvin tadi.

"Tidak,bukankah dia memang mencari sekretaris seperti aku jadi kurasa waktu melihat aku sesuai dengan yang diinginkannya dia pasti merasa lega'tapi aku yang syok karena ternyata dia pria yang sudah tidur denganku malam itu Sela dan sekarang aku semakin syok waktu tau teryata dia sudah menikah untung saja tadi dia tidak mengenaliku kalau sampai dia mengenaliku bagaimana aku harus bersikap padanya ',batin Luna.

"wah sayang sekali kalau begitu".

"Jangan berpikir macam macam tentang hari pertama kerjaku Sela karena semuanya sangat normal dan kuharap juga akan terus seperti ini sampai seterusnya ".

"Tapi kalau seterusnya seperti ini berarti kau harus tetap berdandan jelek seperti itu selama 8 jam bersama pria setampan bosmu dong Luna".

"Berhenti berpikir macam macam Sela karena aku memang berniat untuk bekerja disana bukan untuk merayu bosku,selain itu katamu barusan dia sudah menikah jadi rasanya tidak pantas kalau aku berniat lain padanya".

Luna mulai kesal karena merasa Sela seperti ingin supaya ada affair antara dirinya dan Marvin nantinya.

Sela terdiam mendengar apa yang dikatakan Luna.

"Sorry...aku sepertinya sudah keterlaluan kali ini Luna".

" Sudahlah Aku lelah dan ingin istirahat sekarang Sel",ucap Luna meminta pada Sela untuk mengakhiri obrolan mereka.

"Baiklah dan maaf untuk ucapanku yang terlalu banyak menanyakan tentang bosmu itu ?".

"Iya lupakan saja Sela,tapi sekarang aku benar benar ingin istirahat karena besok aku harus berangkat pagi untuk bekerja".

"Pagi?",bukankah seharusnya sekitar jam 8 Lun?".

"Aku harus berangkat lebih pagi dari yang lain karena aku sekretaris pribadinya dan sepertinya selain itu aku juga bertugas untuk mengurusi urusan pribadinya".

"Urusan pribadinya ?Apa itu?".

"Kurasa memesankan sarapan atau menyambut kedatangannya mungkin",terang Luna karena belum mengerti tugasnya yang sebenarnya.

"Sepertinya jam kerjamu lebih panjang dari karyawan pada umumnya".

"Iya tapi tidak masalah karena gajih yang akan kuterima juga cukup besar untuk ukuran seorang sekretaris".

"Baiklah kalau begitu nanti kita bertemu kalau kau sendang libur kerja saja".

"Iya Sel...".

Luna langsung meletakkan ponselnya diatas nakas begitu Sela mematikan panggilannya.

Ditariknya nafas panjang karena merasa cukup lelah dihari pertamanya bekerja meski tidak banyak yang dikerjakannya tadi.

karena sebagian besar tadi masih dihandel oleh Sasa.

Meski Sasa terlihat ketus padanya tapi dia tidak keberatan membantu Luna melakukan pekerjaannya terutama yang bersangkut paut dengan urusan melayani Marvin dan itu membuat Luna merasa terbantu sekali.

Sebenarnya kalau Sasa tetap menjadi sekretaris Marvin seperti sebelumnya Luna pasti merasa lebih nyaman kerja bersama pria itu karena jujur saja dia merasa gugup dan takut akan ketahuan oleh pria itu kalau mereka sering bertemu seperti besok.

"Kenapa tidak membiarkan saja Sasa bekerja dikantornya seperti biasa kan itu akan membuatku merasa lebih nyaman",gumam Luna sebelum pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya lalu setelah itu baru pergi tidur karena khawatir akan kesiangan besok.

***

Pukul 6 pagi Luna sudah berjalan masuk kebangunan gedung kantor Marvin.Corp.

Suasana kantor masih sangat sepi pagi itu karena memang jam masuk kantor baru dimulai pukul 8 pagi jadi waktu Luna datang hanya terlihat beberapa petugas keamanan yang berjaga diluar gedung dan beberapa orang yang berpenampilan seperti bodyguard yang lalu lalang membuat Luna secara reflek mencoba menyembunyikan wajahnya karena khawatir salah satu bodyguard itu mata mata Daddynya.

Dengan langkah cepat Luna berjalan masuk kedalam lift waktu para bodyguard itu tidak memperhatikannya.

Luna baru bisa bernafas lega setelah sampai dilantai tempat kantor Marvin berada.Disana juga ada dua orang bodyguard yang menjaga didepan pintu kantor Marvin, tapi Luna sudah melihat bodyguard itu kemarin dan tau itu bodyguard Marvin jadi dia tidak khawatir seperti barusan dibawah.

Langkah Luna yang bermaksud langsung masuk kedalam kantornya terhenti waktu salah satu bodyguard Marvin mendekat kearahnya.

"Nona Luna tadi tuan Marvin berpesan kalau anda sudah datang anda disuruh langsung masuk kedalam ruangan kantor beliau".

"Baik saya akan kesana setelah saya meletakkan barang barang saya dulu".

Bodyguard itu mengangguk lalu kembali ke tempatnya lagi.

Setelah meletakkan barang barang nya Luna segera berjalan keruangan Marvin yang hanya berada disebelah ruangannya.

Sampai didepan pintu salah satu bodyguard itu membantu Luna membuka pintu ruangan itu.

"Anda langsung masuk saja kedalam nona Luna saat didepan pintu warna coklat yang ada didalam baru anda mengetuknya karena saya khawatir sekarang tuan Marvin masih tidur setelah tadi malam lembur sampai subuh,tapi sebelum dia tidur dia berpesan pada kami untuk meminta anda membangunkannya lebih pagi dari biasa karena dia harus menemui klien penting pagi ini".

Mendengar keterangan si Bodyguard Luna mengangguk meski banyak pertanyaan dalam otaknya sekarang tapi dia memilih diam.

1
Raufaya Raisa Putri
wahh.. Udah tamat aj
Raufaya Raisa Putri
emng bodoh ankmu Bu....mlh minta dipukul.
Raufaya Raisa Putri
Arvind fox... bpknya kah?
Raufaya Raisa Putri
berapa itu thor....ak males buka gugel
Raufaya Raisa Putri
kirain mo nyulik Luna...
Raufaya Raisa Putri
hah....pdhl udah sering.kecuali kl punya penyakit
Raufaya Raisa Putri
wah...wah.tutorial bundir
Raufaya Raisa Putri
lagian udah tuir masih serakah...
Raufaya Raisa Putri
cieeee....yg lg kgn
Raufaya Raisa Putri
bawa aj mery buat nemenin Luna ...mar.
Raufaya Raisa Putri
ternyata....
Raufaya Raisa Putri
hemm
Raufaya Raisa Putri
hemm...masih teka teki
Raufaya Raisa Putri
rada rumit
Raufaya Raisa Putri
mingin mingini y mar
Raufaya Raisa Putri
akhirnya... bertekuk lutut jg sm lun lun
Raufaya Raisa Putri
teuing ah
Raufaya Raisa Putri
rencana mu ap ma
Raufaya Raisa Putri
hemm...makin dilawan maki bar bar
Raufaya Raisa Putri
ujian jd mantu permen 🍬 mint
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!