bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mencurigai
Dari 1001 manusia hanya Zahira yang berani mendorongku dan melawan aku saat aku begitu sangat marah.
Menyebalkan tapi aku suka menarik.
Vans tersenyum dan memainkan handpone.
Aku takut ibu ayah aku takut tinggal disini Vans sangat mengerikan.
Vans benar emang ayah Erik gak mungkin sayang sama aku dia hanya dibutakan oleh uang. Gak ada yang sayang sama Zahira, ibu ayah zahira rindu kalian.
Kenapa nasib Zahira seperti ini ibu Zahira selalu menderita.
Zahira mencium dan mengelus bingkai foto orang tuanya.
Nggak aku gak mungkin cinta sama Zahira. Vans Malik Ibrahim gak kenal cinta, cinta membuat manusia lemah dan aku gamau jadi lemah hanya karna cinta.
" Cari tau kebenarannya siapa pembunuh ibumu semua info ada di Hotel Vmi Mansion "
Ucap seseorang tak di kenal lewat chat wa.
Handpone Zahira berbunyi dan dia langsung datang untuk melihat siapa chat di ponsel miliknya.
" Siapa kamu " bales Zahira
" Gak penting jika berani tanya pada Vans apa dia yang telah bunuh ibumu " bales orang itu lagi membuat Zahira penarasan.
" Jangan fitnah suamiku " tegas Zahira yang tak ingin memiliki prasangka buruk pada Vans
" Ahaha.. Itu iblis dia bukan manusia bagaimana mungkin kamu mempercayai iblis" ucapnya mencoba membuat Zahira percaya.
" Siapa kamu " tanya Zahira penasaran
" Aku adalah kamu nasib kita sangat sama, terserah anda percaya atau tidak " tegas seseorang dari chat wa.
Dan tiba_tiba nomernya memblokir nomer wa Zahira. Membuat Zahira sangat kesal dan langsung membuang ponselnya.
...***...
" Apakah barangnya sudah siapa? Awas jangan sampai ada polisi atau mata mata yang tau " ucap Vans lewat telpon yang tak sengaja di dengar oleh Zahira.
" Barang apa " tanya Zahira
" Apa urusanmu " ucap Vans
Apa Vans yang membunuh kedua orang tua ku, gimana caraku menyelidikinya Vmi mansion itu jauh bagaimana caraku kesana.
Batin Zahira sambil melamun dan Vans memanggilnya membuat lamunan Zahira hilang.
" kemana kau hilang " tanya Vans
" Nggak barang apa itu " tanya Zahira lagi
" Aku udah bilang jangan ikut campur urusanku " Bentak Vans sambil menampar pipi Zahira dengan sangat keras.
" Akh.. Maaf " ucap Zahira sambil memegang pipinya
" Pergi " bentak Vans
" Baiklah " ucap Zahira dan langsung pergi.
Apa mungkin Vans pembunuh orang tuaku tapi gimana caranya aku ke Hotel Vmi Mancion.
Aku bisa ikhlas jika dia siksa dan bunuh aku sekalipun tapi tidak jika aku harus menikah dengan pembunuh ibuku.
Semoga dia bukan pembunuhnya hamba mohon ya Allah jangan biarkan ku membenci suamiku
...***...
Zahira memasuki ruang kerja Vans dengan sangat ketakutan tapi semua ini demi membuktikan kebenarannya.
Zahira masuk dan langsung menodongkan pistol kearah Vans.
" Apa tuan yang bunuh ibu dan ayah ku " ucap Zahira sambil menodongkan pistol ke arah Vans
" Apa maksudmu bahkan aku gak kenal orang tuamu " ucap Vans sambil berdiri dan merebut pistol yang dibawa Zahira
" Boong kamu kenal dia " ucap Zahira sambil melempar foto orang tuanya ke arah Vans
" Aku gak kenal " tegas Vans merebek foto tersebut
" Jangan dirobek " ucap Zahira sambil memunguti robekan foto orang tuanya
" Brengsek " ucap Zahira dengan berani menampar Vans keras tanpa peduli akhibatnya
" Berani kamu tampar aku bajingan " ucap Vans sambil menjambak rambut Zahira
" Aku udah bilang gatau ya gatau " ucap Vans dan langsung mendorong Zahira keras hingga terjatuh dan membuat kepalanya terbentur tembok.
" Arrgg.. semua akan terbongkor Vans Malik Ibrahim " tegas Zahira sambil melotot ke arah Vans.
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣