NovelToon NovelToon
Kamuflase Cinta Sang CEO

Kamuflase Cinta Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Angst / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: age nairie

Rate 18+
Mohon bijak memilih bacaan 🙏🙏🙏

Sakit yang terdalam adalah yang tidak terlihat oleh mata. Bagai tombak yang menusuk jantung, tetapi tombak itu tidak terlihat. Namun, dapat dirasakan di dalam hati.

Elena harus terlibat pernikahan dengan pria asing yang ditemuinya di hutan pegunungan, walaupun pernikahannya diawali dari suatu kesalahpahaman, Merrik memperlakukan dia dengan baik. Namun, semua itu hanyalah kamuflase. Kepalsuan cinta Merrik membuatnya tidak mempercayai laki-laki lagi.


Kesalahanku adalah mencintaimu. Namun, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Akan kubawa rasa sakit ini seumur hidupku. Seandainya waktu bisa diputar, aku akan memilih untuk tidak pernah mengenalmu.
~Elena

Kau tidak akan pernah bisa lari dariku, sampai kapan pun aku tidak akan melepaskanmu karena ku yakin dilubuk hatimu masih mencintaiku.
~Merrik

Jangan lupa tap like, love, vote dan berikan komentar untuk memberi support pada othor.

Happy reading di novel kedua Age Nairie 🥰

Follow juga
IG : Age_Nairie
FB : Age Nairie

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon age nairie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 Mendaftarkan Pernikahan Resmi

Hati Elena menghangat dengan perhatian Merrik, dia mengambil satu butir dan menelan pil KB yang di anggapnya vitamin. Merrik yang melihatnya meminum pil tersebut merasakan sesuatu yang tidak nyaman di hatinya. Namun, dia mengabaikan hal itu, tekadnya sudah kuat untuk tidak melibatkan hati dalam hubungannya dengan Elena.

Setelah meminum obatnya, Elena mengambil satu butir lagi. Dia memberikan pada Merrik. "Kakak juga harus meminum vitaminnya. Biar kita sama-sama sehat." Elena menyodorkan pil KB tersebut.

"Tidak, aku tidak butuh vitamin!" tolak Merrik mendorong tangan Elena yang menyodorkan pil KB.

"Jangan seperti itu Kak, aku merasa tidak enak jika hanya aku yang meminum vitamin ini." Elena menyodorkan lagi pil KB itu, dia mulai berani berdekatan dengan Merrik, dia menyodorkan tangan yang memegang pil KB hingga menyentuh bibir Merrik. Merrik panik, dia menahan tangan Elena sebelum pil tersebut masuk ke dalam mulutnya, berpikir untuk mencari alasan. "Baik, aku akan meminumnya tapi setelah ini kita tidak jadi belanja, yah?" ucap Merrik.

"Kenapa?" tanya Elena bingung.

Merrik mendekatkan bibirnya ke telinga Elena dan berbisik. "Vitamin ini, jika di minum laki-laki akan meningkatkan gairah. Jadi, aku akan langsung menggendongmu dan mengulang apa yang sudah kita lakukan semalam."

Elena langsung mendorong Merrik, dia langsung memasukan pil KB tersebut ke botolnya. "Kalau begitu biar aku saja yang meminumnya!" Elena menyeringitkan dahinya. "Tapi apa ini juga berlaku untuk perempuan? Apa juga akan meningkatkan gairah perempuan?" tanya Elena yang sudah mulai nyaman berbicara dengan Merrik.

"Tidak, jika di minum perempuan hanya membuat badan tidak mudah sakit. Jika tidak mudah sakit maka tidak akan mudah kelelahan saat di ranjang." Merrik mensejajarkan wajahnya ke depan wajah Elena, menatap lekat wajah indah itu, Merrik menikmati setiap perubahan mimik Elena. Tanpa sadar di mencium sekilas bibir Elena.

Elena langsung mendorong Merrik. "Kakak tidak perlu vitamin apapun! Tidak minum saja sudah mesum!" Kesal Elena.

Merrik terkekeh melihat Elena yang dalam mode ngambek, Elena sudah sangat nyaman bersama Merrik. Tidak butuh lama untuk menjadikan Elena seutuhnya milik Merrik. Gadis remaja yang tidak berpengalaman sangat mudah masuk dalam rayuan pria yang hanya memberikan sedikit perhatian. Tidak dapat membedakan apakah pria tersebut domba atau serigala.

Mereka keluar unit apartemen, sudah ada mobil minibus terparkir, Merrik sudah meminta mobil minibus biasa untuknya berkendara. "Ini mobil Kakak?" tanya Elena.

"Iya, masih kredit. Tidak sebagus mobil Dion juga." Merrik membukakan pintu penumpang depan untuk Elena. Mereka masuk ke dalam mobil.

"Cicilannya berapa Kak? Berapa tahun selesainya?" tanya Elena penasaran.

"Empat juta, masih dua tahun lagi baru lunas."

"Wah, mahal juga. Bagaimana dengan mobil Kak Dion yah Kak? Pasti cicilannya lebih mahal, mobilnya bagus banget!"

'Sifat matre-mu mulai terlihat!' batin Merrik.

"Kamu keberatan aku hanya punya mobil ini?" tanya Merrik.

Elena mengangkat kedua tangannya. "Tidak, tidak, aku tidak keberatan. Ini sudah sangat bagus untukku."

"Baguslah kalau kamu tidak keberatan." Merrik fokus kembali berkendara.

"Kakak satu kantor dengan Kak Dion? Apa Kak Dion atasan Kakak?" Elena bertanya dua pertanyaan sekaligus.

Merrik jengah karena Elena bertanya tentang Dion. Dia menghentikan mobilnya di pinggir jalan. "Kenapa kamu membahas Dion dari tadi? Kamu menyesal menikah denganku? Menyesal karena Dion lebih kaya dariku?" ucap Merrik dengan nada tinggi. Sepertinya Elena sudah mulai menampakan sifat aslinya, itulah yang ada di pikiran Merrik, wanita ini akan mencari pria yang lebih kaya.

"Tidak!" jawab Elena.

"Jadi kamu tidak menyesal menikah denganku?" tanya Merrik.

"Menyesal ... karena pernikahan kita di awali dengan yang tidak baik!" ucap Elena menundukkan kepalanya.

"Waktu itu aku mabuk, hingga hampir menodaimu! Tapi jika aku tidak seperti itu mungkin kita tidak saling kenal sekarang. Apa kamu menyesal mengenalku?"

"Tidak!" ucap Elena tegas, dia terbayang saat Merrik memberinya vitamin, bagaimana cara Merrik perhatian padanya, dia yakin Merrik akan menjadi suami yang baik.

"Kalau begitu buktikan kalau kamu tidak menyesal."

"Buktikan? Bagaimana caranya?" tanya Elena.

"Cium aku!" ucap Merrik.

"Ih, Kakak mesum! Ayo kita jalan lagi!"

Merrik tidak menjalankan mobilnya, dia menghadapkan wajahnya ke Elena. "Aku tidak mau menjalankan mobil sebelum kamu membuktikannya!"

Elena menggigit bibirnya setelah itu dia mencium Merrik sekilas, Merrik menjalankan mobilnya kembali sambil tersenyum.

Mereka sampai di Mall. "Kita dimana?" tanya Elena.

"Mall," jawab Merrik.

"Mall? Aku pikir kita akan ke pasar."

"Sudah di sini saja." Merrik menggandeng Elena masuk ke dalam Mall. Saat akan naik eskalator, Elena berhenti. "Kenapa berhenti?" tanya Merrik.

"Aku belum pernah naik eskalator, Kak? Aku hanya pernah melihatnya di tv," ucap Elena jujur.

Merrik meraih pinggang Elena. "Tidak perlu takut, aku akan menjagamu. Ikuti saja aku. Setelah aku beri aba-aba baru kamu melangkah." Elena hanya menganggukkan kepala, mereka naik eskalator dengan tangan Merrik masih setia di pinggang Elena. Bertambah lagi penilaian positif untuk Merrik. Elena merasa beruntung punya suami perhatian seperti Merrik.

"Kita cari makan dulu, ya! Dari pagi belum makan, 'kan." Merrik membawa Elena ke food court, memilih makanan cepat saji. Setelah itu Merrik membawa Elena ke tempat pakaian wanita, lengkap dari pakaian luar hingga pakaian dalam. Merrik membawa Elena ketempat yang harganya standart bukan membawa nya ke tempat yang mahal.

Merrik mulai memilih pakaian yang akan di pakai oleh Elena. Dia memilih jenis model baby doll berwarna peach. Elena masuk ke ruang ganti untuk mencoba pakaian yang di pilih Merrik.

Selagi Elena mencoba pakaian nya, Merrik keliling untuk memilih pakaian lain untuk Elena. Matanya tertarik pada jejeran lingerie, dia mengambil tujuh set sekaligus dengan pikiran kotor di kepalanya.

Elena keluar dari ruang ganti, Merrik tidak mengedipkan matanya melihat Elena, pakaian seharga enam ratus ribu saja sudah membuatnya terlihat sangat cantik. "Kak ..." Panggil Elena.

"Ha?"

"Kenapa bengong?"

"Tidak apa, kamu cantik."

Elena tersenyum. "Terima kasih, tapi Kak, kita jangan beli di sini!"

"Kenapa?" tanya Merrik.

'Apa kamu kecewa aku membawamu bukan ke tempat yang mahal?' batin Merrik.

"Ini terlalu mahal, harganya enam ratus ribu. Kalau di pasar bisa dapat selusin, Kak."

"Tidak apa, aku masih bisa membayarnya. Aku akan bekerja lebih giat lagi."

"Tapi sayang uangnya, tidak mungkin aku hanya membeli satu baju, memang tidak ganti pakaian? Kakak juga harus membayar sewa apartemen dan juga cicilan mobil."

"Tidak apa, aku sungguh masih bisa membayarnya. Sebentar lagi bonus akan turun jadi kita tidak akan kekurangan uang."

"Jangan, kita harus menghemat, Kita 'kan juga belum mendaftarkan resmi pernikahan kita? Mengurus dokumen juga butuh dana. Lebih baik kita hemat uang Kakak."

'Apa? Dia berniat untuk mendaftarkan resmi pernikahan?' batin Merrik.

Bersambung....

Jangan lupa untuk like, love, vote n gift jika berkenan, 🙏

Age Nairie mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, mohon maaf lahir dan batin 🙏

Salam Age Nairie 🥰 🥰🥰🥰

1
Nuriati Mulian Ani26
wzhhhh
Sastri Dalila
✔️✔️✔️✔️
Tri Wulandari
Luar biasa
Age Nairie: Terima kasih, Kak.🙏🥰
total 1 replies
Endang Sulistia
pengen getok ..curiga Mulu
Endang Sulistia
sabar Dion...
Endang Sulistia
😄😄
Endang Sulistia
sempat2 nya si merik...
Fitri Riyani
karya ke 3 mu ya aku baca Thor..
dan ketiga nya 👍
kak othor sangat menguasai masing-masing bidang profesi dengan penjabaran detail.

terlambat mampir aku nya, ternyata sudah lama up nya
semangat berkarya thor
Age Nairie: Wah, terima kasih, Kak. ,🙏🥰😍😘
total 1 replies
Fitri Riyani
Luar biasa
Age Nairie: Makasih 🙏🥰
total 1 replies
Fitri Riyani
diawal kayae usia el 18 kurang 4 bulan..
atau aku yang gagal focus ya
Age Nairie: Usia Elena selisih setahun dari usia aslinya. Nenek yang menemukan, nembak usia Elena lebih tua setahun, karena turunan bule , jadi Elena lebih tinggi dari balita di desa itu. Udah dijelaskan oleh Amel (Ibunya Elena) tapi lupa di bab berapa 😁
Mangkannya Amel benci banget sama Merik, soalnya ternyata pas menikah sama Elena usianya belum genap 17 tahun 😁
total 1 replies
Ran Aulia
terimakasih kak Author, ceritanya bagus 😍😍😍😍❤️❤️❤️
Age Nairie: Terima kasih, Kak 🙏🥰😘😘
total 1 replies
melting_harmony
Luar biasa
Age Nairie: Terima kasih, Kak.🙏☺️🥰
total 1 replies
Alfatia Desi
orang bodoh dan tolol mah ya kaya simerik tuh
Age Nairie: Emang pemeran utama pria yg nyebelin si Merrik, Kak.
total 1 replies
Ainul Yaqin
🤣🤣🤣bisa aeeee thor
jadiii klo pembaca bc tiap hari ... samaaaa dong lgi sedeng ....😆😆
Age Nairie: 😂😂😂😂😂
total 1 replies
Nurafni Zalfaalituhayu
mau nya enak doang tuh laki2 apa nga mikir apa perasaan wanita .....dah sepah di buang ...bucin baru nyaho
etin eka susanti
mau enaknya aja ya pak☹️
AnaZa O
mati ajalah merrik thor, tanggung
Age Nairie: yah.. udah tamat Kak 😁
total 1 replies
Esi Ana
😍😍
Age Nairie: Terima kasih Kak 🙏🥰😍😘
total 1 replies
Lufirhmdw
luar biasa!! alur cerita nya sangat bagus dan tidak bertele-tele, saya sangat puas!!
Age Nairie: Terima kasih Kak 😊
total 1 replies
May Keisya
ya ampun sengaja bgt drmh ga ada mknan biar ada alesan buat ktmu aisley....CEO ko ky ga pny uang🤣🤣🤣🤣
Age Nairie: 🤣🤣🤣🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!