Drama rumah tangga, mohon bijak dalam membaca.
Season 1 Erik dan Meta.
Dinyatakan hamil setelah menjalin hubungan gelap dengan mantan pacarnya.
Siapakah ayah dari anak yang dikandung Meta?
Penyesalan datang terlambat, Ia berusaha menyelamatkan pernikahannya.
Season 2 Tomo dan Anisa.
Pria yang tidak bisa setia, akankah ia bisa mengembalikan keluarganya seperti sediakala?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariAdja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8 . Benarkah cinta?
-------Warning ini mengandung 18+-------
Hari ini Anisa mengajak Tomo ke toko kue milik Erik, Anisa ingin membeli beberapa kue untuk ibunya. Setelah Anisa dipercaya Erik untuk mempromosikan kue nya, Anisa juga menjadi pelanggan setia di toko kue itu, setiap kali ada kesempatan Anisa datang ke toko kue Erik.
Anisa duduk di salah satu meja pengunjung Tomo mengikut di belakangnya . Tomo memesan minuman untuk dirinya dan Anisa. Anisa yang sedang duduk melihat Erik juga berada disana kemudian memanggil Erik.
"Pak Erik" panggil Anisa.
"Eeeh Anisa" jawab Erik sambil berjalan menuju meja Anisa.
"Apa kabar pak Erik lama tidak betemu?" tanya Anisa pada Erik sambil mengulurkan tangannya pada Erik.
"Baik, kamu sendirian saja Nis? tanya Erik sambil duduk disebelah Anisa .
"Itu pak, aku sama Tomo" kata Anisa sambil menunjuk tomo yang sedang memesan minuman dan kue.
"Oh" kata Erik datar.
Tomo berjalan menghampiri Anisa dan dia terkejut melihat Erik ada disana sedang memperhatikannya dengan wajah menahan emosi .
"Udah pesannya Say?" tanya Anisa pada Tomo yang duduk didepannya.
"Udah kok"jawab Tomo singkat.
"Bagaimana kabr bu Meta pak?" Anisa menanyakan kabar Meta pada Erik.
"Baik juga" jawab Erik.
"Oh iya pak Erik, ada kabar baik nih" ucap Anisa.
"Kabar Apa Nis" tanya Erik melempar senyuman pada Anisa .
"Sebentar lagi aku sama Tomo mau tunangan pak" kata Anisa memberitahukan tetang rencana peetunangannya dengan Tomo.
" Ohya kapan " tanya Erik penasaran.
Apa lagi ini Tomo mau tunangan sama Anisa, dasar laki - laki samp*h , sudah selingkuh sama istri gue, sekarang mau tunabgan sama Anisa, perlu gue kasih pelajaran nih, Tomo breng***k, ** Umpat Erik dalam hati.
"Nanti kalau udah dapat tanggal yang tepat Nisa kabarin pak Erik," jawab Anisa penuh semangat.
"Oh iya Nis, kamu yakin mau tunangan sama lelaki ini?" kata Erik sambil meledek melihat kearah Tomo.
"Yakin dong pak Erik, kita udah pacaran tiga tahun dan Tomo selalu baik sama aku, jagain aku juga," jawab Anisa dengan penuh percaya diri bahwa Tomo yang terbaik untuknya.
"Oh" jawab Erik singkat dan tersenyum sinis melihat Tomo.
Anj**g nih cowok, Anisa juga bodoh sekali mau adja dibodohin cowok model kayak gini, batin Erik.
Tomo hanya diam mendengar percakapan Anisa dan Erik dia pura - pura sibuk dengan handphone yang ada di tangannya .
"Oh iya pak Erik kita pulang dulu ya, lain kali kita datang lagi," kat Anisa sambil menghabiskan minumnya.
Tomo dan Anisa beranjak dari tempat duduknya dan bersiap untuk pergi .
"Sebentar Nis" kata Erik mencegah Anisa dan Tomo yang akan segera pergi.
"Iya pak Erik, ada apa?" tanya Anisa heran.
"Apa kamu tetap akn bertunangam dengan lelaki itu kalau kamu tau dia itu laki - laki Brengs**k," kata Erik sambil menunjuk kearah Tomo
"Maksud pak Erik apa ya?" tanya Anisa penuh rasa ingin tau apa maksud perkataan Erik .
"Ayo Nis kita pergi dari sini" kata Tomo sambil menggandeng tangan Anisa.
"Sebentar Tom" kata Anisa dan melepaskan tangannya.
"Apa maksud pak Erik? tolong jawab pak? "
tanya Anisa mendesak Erik agar menjelaskan apa yang Erik katakan tadi.
"Pacar kamu itu sudah berselingkuh dengan Meta istri saya" kata Erik dengan ekspresi marah.
"Apa?" Anisa berteriak dan mencoba mencerna apa yang dikatakan Erik barusan, karena terikannya tadi semua pengunjung menoleh padanya.
"Ayo Nis kita pergi dari" Tomo menarik tangan Anisa keluar dari toko kue dan masuk ke dalam mobil.
Tomo mengemudikan mobilnya sedangkan Anisa berada dikursi sebelah Tomo, melihat Tomo dengan sejuta tanya di otaknya.
"Apa benar yang di katakan pak Erik tadi?" Anisa memulai pembicaraan.
"Aku lagi nyetir Nis,bahas nanti saja kalau sudah nyampe rumah," Kata Tono berharap Anisa tidak menanyainya lagi.
"Kamu tinggal jawab ya atau tidak, apa susahnya sih," kata Anisa setengah berteriak.
"Nanti ya sayang kita bahas kalau audah nyampe rumah, sekarang aku fokus nyetir dulu ya," kata Tomo menenangkan kekasihnya itu.
Tomo dan Anisa sudah saling mengenal tiga tahun yang lalu Tomo adalah member tetap di tempat fitnes milik keluarga Anisa, Tomo yang tertarik pada Anisa mulai mengejar Anisa siapa yang tidak mau sama Anisa, Cantik, sexy, idola banyak laki - laki. Banyak yang mengejar Anisa tapi Tomo lah yang memenangkan hati Anisa.
Kecantikan Anisa membuat Tomo berambisi untik memilikinya, kadang Tomo tidak kuat dengan sifat Anisa yang kasar dan sedikit egois, namun setiap melihat wajah Anisa yang sangat mempesona baginya, Tomo langsung luluh dan berusaha sabar menghadapi kekasihnya itu.
Tomo sudah sampai didepan rumahnya, dia turun dari mobil di ikuti Anisa. Dia audah tidak sabar menjelaskan penjelasan Tomo.
"Tom, jelasin sekarang," kata Anisa membentak Tomo.
"Jelasin apa?" kata Tomo pura - pura lupa.
"Apa maksud pak Erik tadi, ayo jelasin?" kata Anisa sudah tidak sabar lagi melihat sikap Tomo yang ga jelas itu.
"Sayang, kamu duduk dulu ya, aku ambil minum buat kamu, nanti aku jelasin" jawab Tomo sambil berjalan kearah kulkas dan mengambil air dingin.
Anisa menunggu apa yang akan dijelaskan Tomo padanya.
Awas saja kamu Tom, beraninya kamu selingkuh sama istri orang, ga bener banget ni orang, batin Anisa.
"Sayang aku ganti baju dulu ya," kata Tomo sambil mengganti baju kerjanya dengan baju santai. Tomo menuangkan minum untuk Anisa yang sedari tadi maaih melihatnya dengan penuh emosi.
"Cepat jelasin," Anisa membentak Tomo.
" Iya aku jelasin," jawab Tomo sambil duduk di sebelah Anisa.
Tomo memegang tangan Anisa, dan coba merayunya.
"Mungkin yang dikatakan Erik benar, tapi Nis, aku sayang banget sama kamu, jadi kamu jangan jadikan ini alasan untuk berpisah dari aku," kata Tomo sambil memeluk Anisa.
"Apa - apaan kamu Tom, jadi kamu selingkuh sama Meta ? Lepasin aku" bentak Anisa sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan Tomo.
"Aku ga mau lepasin kamu sayang, sudah dong marahnya, plis Nis jangan marah, plis aku sekarang sudah ga ada hubungan lagi sama Meta jadi kamu jangan marah ya " kata Tomo memohon pasa Anisa dan mepererat pelukannya.
"Hentikan Tomo," pinta Anisa.
"Diam kamu sayang semakin kamu mengelak aku semakin ber***** sama kamu sayang, " bisik Tomo di telinga Anisa.
Tomo terus memeluk Anisa dengan erat. Anisa mencoba berontak namun tangan Tomo yang kekar sangat erat memeluknya tak bisa dihindari.
Tomo membuka kancing baju Anisa satu persatu , terus melancarkan ****nya dan membuat Anisa tidak berdaya. Hati Anisa ingin menjerit menolak perlakuan Tomo, namun tubuhnya menghianatinya seolah meminta lebih dan terus meminta lebih lagi atas nikmat yang diberikan Tomo.
Akhirnya Anisa sudah tidak bisa menolak lagi saat Tomo melepaskan bajunya dan mulai memberikan kenikmattan sehingga gairah mereka memuncak, Tomo mengakhirinya dengan mencium mesra bibir Anisa .
Aku sangat mencintaimu Nis, jangan mrah lagi ya sayang " bisik Tomo sambil memperhatikan wajah Anisa yang masih menahan kenikmatan.
Bersambung.
***
Terima kasih sudah membaca tulisanku.
Jangan lupa!
🌺 Like
🌺 Vote
🌺 Komen
Dan tingalkan.
🌺 Kritik
🌺 Saran
Dikomentar.
Selamat berpuasa bagi yang menjalankan.
🙂🙂🙂
bagi wanita; ceraikan suami yg selingkuh krn sabarmu terbatas tak seperti Tuhanmu. tegaknya hak (keadilan) adalah batas sabar khusus bagi istri...😂👍💪
untuk dapat kesempatan kedua atas kesalahan perselingkuhan harus melalui tahap ini
mengaku salah
benar2 menyesal
berjuang minta maaf
berjuang menebus kesalahan
berjuang memperbaiki kesalahan
berjuang mendapat kesempatan kedua
berjuang mengobati hati pasangan yang luka
menebus kesalahan dengan kebahagiaan
baru benar2 dibilang layak dapat kesempatan kedua
tapi kalau dengan mudah dimaafkan perselingkuhan bisa saja terulang
dan meta tidak berjuang sama sekali dan hanya karena suaminya mempunyai cinta yang tulus meta bisa dapat kesempatan
sebenar meta belum pantas dapat kesempatan kedua hanya kerena dia pemeran utama wanita jadi dia tidak perlu berjuang karena posisi pasti aman
untuk novelis jangan malu buat karakter wanita berjuang
dan satu lagi pebinor tetap laknat
Sampah bener...
ga slalu laki2 yg salah dlm novel, perempuan bisa juga salah
mantap thor.