Perkenalkan nama saya Fu Lin, saya berasal dari bumi, ketika saya sedang berjalan-jalan ditaman kota saya melihat anak kecil sedang menyebrang jalan .
Saya melihat ada sebuah mobil yang jalan menuju arah anak kecil itu dengan sangat laju.
Saya yang melihat hal tersebut langsung berlari untuk menyelamatkan anak kecil tersebut.
"Awassssssss!!"
Fu Lin bertriak mengingatkan anak kecil tersebut, lalu anak kecil itu menoleh ke arah samping, dia melihat mobil melaju kencang ke arahnya, lalu diapun berteriak.
"Aaaaakkhhhhhhhh."
Fu Lin yang melihat itu langsung mendorong anak kecil tersebut ke samping, dan Fu Lin Terpental jauh karena tertabrak mobil tersebut.
Tubuh Fu Lin lemas banyak darah berceceran.
"Apakah ini akhir hidupku didunia ini?"
Fu Lin pun yang mulai lemas perlahan memejamkan matanya."
"Dimana aku?"
(Ding, Selamat datang tuan didunia kulivator.)
#Ini karya pertama author mohon dukungannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinta nurnaeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pembantaian
#Hai teman-teman terimakasih buat kalaian yang udah dukung karyaku ini,terimakasih buat like, komen kalian , dan jangan lupa vote nya ya.
Buat kalian yang slalu dukung aku dimanapun kalian berada semoga kalian selalu diberi kesehatan, rizky yang berkah. 👐 kita lanjut aja ya ceritanya 😊
~Happy Reading~
Sebulan setelah pembangunan klan, Klan Lin menjadi Klan terbesar dan terkuat di kekaisaran Zong yang berada dibenua Bintang.
rata-rata anggota klan dan prajurit klan paling rendah berada di Ranah Kaisar sedangkan Bawahan Fu Lin Azaril berada di Ranah saint sedangkan Judan berada di Ranah dao.
Untuk Fu Lin sendiri dia berada Di Ranah Dewa Merah, sedangkan Jinny berada di Ranah Dao.
Fu Lin dan Jinny sudah resmi menjadi sepasang kekasih,hari ini mereka merencanakan balas dendam terhadap kasir dan anggota keluarga kaisar karena telah membuang Jinny.
Karena anggota kekaisaran tidak mau mempunyai keluarga sampah yang hanya bisa bikin malu anggota kekaisaran.
Fu Lin dan Jinny segera pergi kekaisaran, sesampainya di kekaisaran Fu Lin dan Jinny disuruh menunjukan kartu identitas, prajurit yang mengetahui wanita yang disebelah Fu Lin tak lain adalah Jinny, prajuritpun merendahkan Jinny dan memaki Jinny.
Fu Lin yang mendengar semua ucapan prajurit itupun marah dan langsung menyerang prajurit tersebut setelah sampai diambang pintu aula pertemuan Fu Lin dan Jinny langsung masuk tanpa membungkuk dan memberi hormat.
Kekaisaran yang melihat hal tersebuf langsung marah.
"Berani-beraninya kalian tak menghormati zhen ini." Ucap kaisar Ho Bing dengan marah.
"Buat apa kami menghormati kaisar sepertimu, kaisar yang tega membuang darah dagingnya sendiri, dan tidak pernah memperdulikan rakyatnya." Ucap Fu Lin dengan nada sinis.
Sedangkan Jinny hanya diam karena Jinny malas berbicara dengan kaisar, dia sudah menanamkan benci kepada anggota kekaisaran dari kecil, karena dia selalu diasingkan, dihina,bahkan dianiaya.
Kaisar yang mendengar ucapan Fu Lin langsung marah dan memerintahkan prajurit untuk menangkap Fu Lin dan juga Jinny.
Dengan 1 jurus para prajurit yang menyerang Fu Lin berubah menjadi butiran debu , kaisar yang melihat itu langsung marah dan menyerang Fu Lin.
"Berani-beraninya kau membuat kekacauan diwilayahku!!" Kaisar marah dan mengeluarkan jurus raja wali.
Duarr, Duarr,Duarr
Boom,,Boom,,Boom
"Ahahahaha, kau takakan mampu menahan jurus andalanku ini bocah tengik." ucap kaisar mentertawakan Fu Lin
Setelah asap-asap menghilang Fu Lin tetap berdiri tegak tanpa tergores sedikit pun.
"Kenapa bisa kau masih bertahan dengan jurusku ini?"
ucap kaisar dengan nada tak percaya.
"Hahahahah,,, jangan harap kau bisa melukai ku."
"Sekarang giliranku."
"Auman Naga"
Roarrrrrrrr.........
Akhhhhhhh,,,,Akhhhhhh,,,Akhhhhhh
teriak orang-orang yang ada disana yang terkena Auman naga milik Fu Lin.
"Tinjuan Naga"
Duakkk,,, Duakkk,,, Duakk
Booommmmm,,,Booommmm,,,Booommmm
Debu bertebaran dimana-mana, semua prajurit mati ditanggan Fu Lin,dan hanya mensiyakan anggota kekaisaran saja.
Fu Lin pun melangkah ke arah anggota kekaisaran yang diam membeku melihat apa yang terjadi barusan,pertama Fu Lin mendekati Selir kesayangan kaisar yang suka menyiksa Jinny.
"Jangan mendekat, atau kau akan menyesal."
teriak selir tersebut.
Fu Lin memotong jari-jari milik selir kesayangan kaisar.
"Akkhh,,,Akkhh,,,Akkhh." teriak selir kesakitan karena jari-jari cantiknya dipotong oleh Fu Lin.
Setelah memotong jari selir kesayangan kaisar Fu Lin beralih memotong tangan selir itu dengan kecil-kecil seperti daging cincang.
"Akkhh,,,kau iblis tak punya perasaan!!"
"Aku suka teriakanmu, aku anggap itu pujian darimu untukku." Fu Lin pun Memotong tangan satunya, setelah selesai memotong tangan satunya Fu Lin memotong kaki kirinya dengan kasar.
"Akkhhh,,,Akkhhh,,,Akkhhh, bunuh aku." selir berteriak kesakitan, darah berceceran dimana-mana.
"Aku akan menuruti keinganmu tapi nanti setelah aku puas menyiksamu." Semua anggota kekaisaran hanya bisa terdiam karena mulut mereka dikunci Fu Lin dengan QI nya.
Setelah selesai memotong kaki kiri Fu Lin beralih ke kaki kanan dan memotongnya seperti tadi, baju Fu Lin dipenuhi darah selir , lalu Fu Lin merobek perut selir kesayangan kaisar dan mengeluarkan isi perut, setelah puas Fu Lin memenggal kepala selir kesayangan kaisar.
Anggota kekaisaran hanya bisa menangis tanpa bersuara melihat hal tersebut.
"Hufftttt,sekarang giliran putri makhota." Fu Lin mendekati putri mahkota, putri mahkota hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.
Fu Lin menyiksa putri mahkota sama seperti menyiksa selir kesayangan kaisar, setelah menyiksa dan membunuh putri mahkota Fu Lin beralih ke putra mahkota.
Sama seperti sebelumnya Fu Lin menyiksa lalu membunuh putra mahkota,kini hanya tinggal kaisar seorang sedangkan dikursi mewah terlihat seorang gadia yang sedang menonton adegan tersebut sambil memakan makanan yang disediakan Fu Lin , ya gadis itu adalah Jinny.
Fu Lin pun menghampiri kaisar, kaisar pun menggeleng-gelengkan kepalanya, badannya bergetar ketakutan terhadap Fu Lin.
"Sekarang giliranmu menerima siksaanku." Ucap Fu Lin kepada kaisar.
"Aku akan memotong jari-jarimu terlebih dalulu." Fu Lin pun memotong jari-jari tangan dan kaki kaisar.
"Emmmm,,,Emmmm,,,Emmmm,,,"
"Ngomong apa'an sih gak jelas." Fu Lin pun lanjut memotong Tangan dan kaki kaisar dengan kecil-keci.
"Emmm,,,Emmmm,,,Emmmm." Teriak kaisarr yang merasakan sakit akibat tubuhnya dipotong-potong.
"Ufufufufu, bahagia sekali aku melihat kau tersiksa seperti ini." Fu Lin pun melanjutkan penyiksaannya, Fu Lin mencabut semua gigi sang kaisar satu persatu.
Setelah gigi sang kaisar habis Fu Lin memotong Lidah sang kaisar dengan kasar,sang kaisar hanya bisa menangis meratapi nasipnya yang mati secara mengenaskan.
Setelah selesai memotong lidah sang kaisar Fu Lin merobek dan mengeluarkan isi perutnya dan mengeluarkan jantung sang kaisar, lalu Fu Lin mencongkel mata kaisar dan terakhir Fu Lin memenggal kepala kaisar.
Darah berceceran dimana-mana baju Fu Lin pun penuh dengan darah semua anggota kekaisaran.
"Huffft,,,,Akhirrrnya tuntas juga, sekarang tinggal hancurkan kekaisarannya." Fu Lin pun keluar.
"Hujan Badai,,"
"Fire Ball,,"
"Tinjuan telapak tangan naga,,"
Duarrr ,,,Duarrr,,,Duarrr
Booomm,,,,Boommm,,Boommm
Hanya dengan setengah hari kekaisaran Zonk pun hancur hanya menyisakan debu debu berterbangan,Jinnypun berterimakasih karena Fu Lin sangat perduli padanya.
"Terimakasih sayang." Ucap Jinny dengan memerah.
"Apapun akanku lalukan untukmu, itu semua bentuk sayangku untukmu." Fu Lin menjawab dengan tersenyum,wajahnya pun semakin tampat saat tersenyum.
(Ding,tuan akan menerima siksaan petir azura, harap tuan pergi ke dunia jiwa untuk menerima petir azura.)
"Sayang, kamu pulang dulu aku masih ada urusan diluar!"
Ucap Fu Lin meminta Jinny pulang terlebih dahulu.
"Segeralah pulang sayang." Jinny pun pulang terlebih dahulu sedangkan Fu Lin masuk kedunia jiwanya.
"System dimanakah tempat yang cocok buatku menerima siksaan petir azura?"
(Ding, tuan meditasilah dikolam suci yang ada didunia jiwa tuan.)
"Terimakasih system."
Fu Lin pun bermeditasi untuk menerima siksaan petir azura.
Tiba-Tiba langit menghitam banyak petir menyambar kesana kemari.
Duarrrr....
Duarrrr....
Duarrrr....
"Akkhhh........"
Duarrr.....
Duarrr.....
Duarrr.....
"Akhhhhh....."
"Ini sakit sekali."
"Akkkhhhh..." selama seminggu Fu Lin mendapat siksaan tersebut.
(Ding selamat tuan naik level, nail level, naik level.)
(Ding.)
(Ding.)
(Ding.)
"Hufttt, akhirnya selesai juga, rasanya sangat menyakitkan aku harus memulihkan diri terlebih dahulu."
Fu Lin pun memulihkan dirinya terlebih dahulu.
"Status"
Nama : Fu Lin (16Tahun)
Level : Dewa Hitam
Poin Tukar : Unlimited
Poin Pengalaman : Unlimited
Elemen : Semua Elemen 100%
Job : - Alkemis
- Assasin
- Master Aray
- Dewa Obat
Skil : - Penciptaan
- Tubuh sepesial
- Hujan badai
- Auman Naga Tingkat Dewa
- Tinjuan Telapak Tangan Naga Tingkat Dewa
- Tapak Kaki Naga Tingkat Dewa
- Badai penghancur
- Pelahap Jiwa
- Tendangan Naga Tingkat Dewa
Bawahan : - Azaril 30 Tahun (Ranah saint 9)
- Judan 25 Tahun (Ranah Dao 8)
Kondisi : Sehat
Koin Emas : Unlimited
Penyimpanan : - Pedang Hitam Tingkat Tinggi
- 5 Gacha
- Pedang Mawar darah
- 5 Pil Kharisma
- 5 Pil Penyembuh Tingkat Suci
Shop
"Aku sudah sekuat ini, tapi aku masih belum puas karena diatas langit masih ada langit."
Tingkatan (Tru God)
- Dewa putih
- Dewa Biru
- Dewa Kuning
- Dewa Merah
- Dewa Hitam
- Dewa Kuno
- Dewa Suci
#sampai sini dulu tingkatannya, masih ada lagi kok, soalnya cerita masih panjang hehehe 😊
#Terimakasih yang udah dukung aku, terimakasih like, komen kalian.
#Yang mau memberi saran juga boleh 😊