NovelToon NovelToon
End To Be Continued

End To Be Continued

Status: tamat
Genre:Teen / Action / Fantasi / Contest / Sistem / Tamat
Popularitas:352.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Saven Four

Seorang pemuda berusia 20 tahun memiliki hidup yang menyedihkan namun ia mendapatkan kesempatan merubah hidupnya setelah mati dan dihidupkan kembali di dunia yang sama, tapi kehidupannya yang baru memiliki tujuan besar. Ia terpanggil sebagai seseorang yang akan menyelamatkan dunia disaat dunia berubah setelah tragedi bencana raya.


Ikuti terus perjuangannya dalam karya novel End to be Continued.

Karya ini dibuat berdasarkan karangan sendiri, tidak menyamai atau mengcopy karya lain dan hanya terbit di platform Mangatoon/Noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saven Four, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 06. Ketulusan

Seoul, 11-02-02SBR 9:00 AM

adalah akhir pekan dimana Surya libur dari pekerjaannya

karena sedang libur Surya menyelesaikan quest nya di pagi hari…ia berolah raga di taman bersama Mora

"Aku penasaran kenapa belakangan hari ini kau sangat rajin berolah raga?" tanya Mora sambil senyum meledek Surya

"Yaah aku hanya menjaga kesehatan mental ku karena beberapa masalah saat bekerja"

Jawab Surya namun itu hanyalah alasan untuk menyembunyikan kebenarannya

2 jam kemudian…

di perjalanan pulang setelah olah raga Surya dan mora sedang berbincang

"kau benar-benar bersemangat saat berlari hingga melupakan adikmu…aku penasaran apa kau baru saja mendapatkan pacar?" tanya Mora sambil mengejeknya

"ughh diam kau" jawab Surya dengan senyum risihnya

di sisi jalan lainnya…

"kaak, aku mau es krim"

"kaak aku juga"

"aku jugaaaa"

"es krim kaak"

anak-anak kecil itu melirik toko es krim yang ada di seberang dekat dengan perempatan jalan dan meminta pada kakaknya untuk di belikan

"nanti saja ya, hari ini kakak akan membuatkan kalian manisan" jawab sang kakak dengan senyumannya

"aahh kakaak" serentak anak-anak itu menjawab

mereka melanjutkan perjalanan…namun seorang anak berhenti dan melirik kembali toko es krim tersebut dan perlahan berlari mendekati toko yang ada di seberang jalan

"es krim…es krim…es krim"

anak itu hanya menatap toko tanpa memperhatikan situasi jalan

tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi mengklakson anak kecil yang ada di hadapannya

~Tiiiiiit

sang kakak langsung terkejut dan menengok ke belakang

"Tidaak" teriak sang kakak

~sreeeet

orang-orang di sekitar terkejut dengan kejadian yang ada di depan matanya

supir itu menginjak rem nya dengan mendadak sehingga mobilnya nyaris tergelencir, namun ia langsung melanjutkan perjalanan karena tidak mau tahu jika ia telah menabrak seseorang

tapi…

seorang pria telah memeluk anak itu di seberang jalan…pria itu adalah Surya…tetapi tidak seorangpun yang melihat Surya ketika berlari menyelamatkan anak kecil itu

dari sisi jalan lainnya Mora berlari menghampiri kakaknya

"kakaak…apa kau tidak apa-apa??" tanya Mora dengan wajah yang sangat cemas

"iya…aku baik-baik saja" jawab Surya sambil melirik anak kecil yang ia selamatkan…dapat dipastikan bahwa anak itu baik-baik saja

anak itu hanya mengalami luka lecet di lututnya dan anak itu perlahan menangis

"Miraaaa!!"

seseorang berlari dan berteriak menghampiri anak yang Surya selamatkan…itu adalah seorang wanita

'jadi anak ini namanya Mira' membatin Surya

saat wanita itu sampai di hadapan, anak itu berlari dan memeluk kakaknya

'Ini adalah kelalaianku, seharusnya aku menjaga mereka sebaik mungkin'

wanita itu menyalahkan dirinya atas kejadian ini

"aku tidak memiliki banyak uang, aku sangat berterima kasih karena telah menyelamatkan adikku"

ucap wanita itu namun tiba-tiba matanya melotot karena terkejut dengan orang yang telah menyelamatkan adiknya

"Tuan??"

"Kauu?" jawab Surya dengan wajah yang sedikit terkejut

wanita itu adalah wanita yang sama pada malam hari kemarin yang ingin mencelakai dirinya dengan membiusnya dari belakang

"apa kalian saling mengenal?" tanya Mora

"tidak, bukan begitu" jawab Surya

Surya merasa kesal dengan kehadiran wanita itu, namun tiba-tiba anak-anak lainnya menghampiri wanita itu…Surya melihat ke belakang wanita itu dimana ada banyak adik-adiknya

Wanita itu hanya bisa menunduk karena malu dengan dirinya yang kemarin hampir mencelakai Surya, kini Surya malah telah menyelamatkan salah satu adiknya

"Aku akan menjelaskan semuanya!"

wanita itu tiba-tiba menegaskan niatnya dan akhirnya Surya mengikuti wanita itu

"Mora, pulanglah duluan…aku ada urusan"

Mora hanya bisa mengangguk

Surya dibawa ke suatu rumah yang cukup luas

dan cukup terkejut dengan apa yang diliatnya

"inii…"

"benar, ini adalah panti asuhan" jawab wanita itu

"anak-anak silahkan main di dalam, hati-hati yaa" wanita itu menyuruh anak-anak bermain didalam

namun seorang anak menghampiri Surya

"kakak…te…tlima kasyih" dengan wajah yang terkesipu, anak itu mengucapkan terima kasih

Surya hanya memberi senyuman untuk anak itu

"Sejak kejadian Bencana Raya…" ucap wanita itu

Surya menengok ke arahnya

"Sejak tragedi itu, banyak anak-anak yang terlantarkan karena orang tuanya menghilang tiba-tiba…aku tidak tega melihatnya menangis sehingga aku memutuskan untuk menempatkan mereka dan merawatnya di panti asuhan"

Ucap wanita itu dengan nada yang sedih

"aku bukan orang berilmu, pendidikan ku rendah sehingga aku tidak mendapatkan pekerjaan dimana mana"

"Lalu kau melakukan hal yang tidak pantas dan bekerja sama dengan preman-preman itu!?" Surya bertanya dengan nada yang rendah dan menatap tajam wanita itu

"jangan bercanda!! apa kau pikir anak-anak itu akan senang jika tahu caramu mendapatkan uang!?" tegas ucapan Surya

"A…aku…tidak tahu harus apa"

wanita itu menjawab dan perlahan merintihkan air mata

"orang-orang langsung merendahkanku karena status pendidikan ku…dan pada saat yang sama preman-preman itu menawarkan uang padaku namun dengan cara yang salah"

"aku ingin menolaknya namun mereka mengancam akan menyakiti anak-anak itu"

Surya hanya terdiam dan mendengar penjelasannya

"dan aku sangat tidak tega jika anak-anak itu tidak bisa makan meski hanya sesuap nasi, jadi aku terpaksa melakukannya"

wanita itu hanya bisa melihat kebawah dan menangis

di satu sisi ia sadar jika perbuatannya salah

di sisi lain ia terpaksa melakukannya demi anak-anak itu

karena itu ia memutuskan membuang harga dirinya demi menafkahi anak-anak di panti asuhan

"ciih!!" Surya cukup kesal mendengar penjelasannya…hal itu tidak bisa dihindari karena wanita itu terjebak oleh nasib dan keadaan yang memaksa dirinya berbuat perbuatan yang tidak pantas

"Angkat kepalamu" ucap Surya

wanita itu seketika kaget

"ah maaf, seharusnya aku tidak menunjukan hal memalukan seperti ini" wanita itu langsung mengusap air matanya

"tidak…bukan untuk air matamu" ucap Surya

Surya melanjutkan kata-katanya

"keadaan yang memaksa kita berbuat hal yang tidak pantas…tapi pikirkanlah…kebahagiaan bukan hanya berasal dari uang"

"setidaknya bahagialah untuk mereka, hal itu sudah cukup untuk kebahagiaan mereka juga"

"karena itu, tidak masalah berapapun hasil yang kau dapatkan…jika kau mendapatkannya dengan kebahagiaan…aku yakin anak-anak itu akan ikut merasakan kebahagiaan" Surya menegaskan kata-katanya

wanita itu kembali merintihkan air matanya…dan tiba-tiba menundukan badannya hingga 90°

"Terima kasih tuan, dan tolong maafkan aku atas kesalahanku"

"Sudah kubilang angkat kepalamu" jawab Surya dengan senyumnya

"Baiklah aku harus pulang…daah" Surya berbalik dan melambaikan tangannya

"Tuaan!" wanita itu memanggil Surya

"maafkan aku, ini sangat terlambat…na…namaku adalah Lilia…hanya Lilia" Akhirnya ia memberitahu namanya namun dengan wajah yang terkesipu malu

"Surya…Surya Yeon-Jun" Surya memberi tahu juga namanya dan langsung berjalan pulang

dijalan…

'Aku sangat bersyukur telah memasukan total poin ku ke AGI sehingga menyentuh angka 10…aku merasakan perubahan yang cukup besar pada saat stat ku mencapai 10'

Surya mengasumsikan jika tiap stat menyentuh angka 10, perkembangannya cukup pesat

saat Surya ingin mengecek status bar ia melihat ada tanda pesan masuk di sebelah kiri atas layar

Pesan masuk : [1]

[Sistem mendeteksi tekad yang kuat untuk

menyelamatkan nyawa seseorang

Anda bertekad menggunakan kecepatan anda

Hadiah : Stat AGI anda akan di kali 2 ]

[Berhasil]

mata Surya langsung melotot dan terkejut dengan pesan sistem…dan ia langsung mengecek status bar nya

"Status bar!"

『System Name : ???

Level : 1

Name : Surya Yeon-Jun

Level : 1

User : Cheater Job : -

INT : 16 AGI : 20

STR : 13 DEX : 7

VIT : 7 sisa poin : 0

Unique Skill :

1.) [Absolute Word「Lv.1」: Memungkinkan untuk menciptakan sebuah skill dengan keterbatasan berdasarkan akal sehat dan hal yang pernah terjadi di dunia] (cooldown : 240 hours)

2.)

3.)

Side Skill :

1.) [Ahli bela diri 「Lv.1」: Memiliki reflek

master bela diri] (memiliki efek buff dan

penalti jika kondisi pemakai tidak

memenuhi syarat) [Syarat : Stat STR & AGI

melebihi 20]

2.) [Instant Recovery 「Lv.max」(aktif/pasif)

Aktif : Memulihkan tubuh secara instant

dengan satu kata [Heal]

(cooldown 24 jam)

Pasif : Dengan tidur dapat memulihkan

tubuh dari kelelahan secara bertahap]

3.)

Buff :

1.) [Ahli bela diri : +20 stat STR & AGI]

2.)

3.)

Penalty :

1.) [Ahli bela diri : Karena stat user tidak memenuhi syarat, dan tubuh anda akan terasa pegal di seluruh tubuh dan memar di beberapa bagian] (Terjadi setelah skill aktif selama 5 menit)

2.)

3.)

Note : [Level sistem akan bertambah

setiap stat anda bertambah 100] 』

'dalam sehari aku bisa meningkatkan stat ku hingga menyentuh angka 20?…baguss!'

Surya merasa sangat senang dengan pencapaiannya hari ini dan mulai berlari-lari kegirangan

di hari yang sama, di sebuah kereta dengan tujuan Seoul dari Cheongju…seorang gadis panik ketakutan dan melihat ke gerbong samping seolah takut dengan sesuatu

"Aku harus segera menghubungi ayah!" ucap gadis itu

ketika ia hampir menelfon…dua orang laki-laki berbadan besar datang dari gerbong belakang dan medekat ke arah gadis itu

"gawat…aku harus sembunyi" ucap gadis itu

ia bangun dari tempat duduknya dan jalan ke arah gerbong depan…berharap dua orang itu tidak menemukannya

setelah lebih dari satu jam bersembunyi di kereta…gadis itu sampai di Seoul dan segera pergi agar tidak ketahuan dua orang tadi

saat gadis itu melewati pilar tembok…seseorang dibalik pilar itu menatapnya dan melapor pada seseorang lewat telfonnya

"dia ada disini"

seseorang yang menerima laporan berada di sebuah gedung sedang melihat sebuah foto dan mengeluarkan senyum jahatnya…ia berkata "aku akan segera menyingkirkanmu"

1
Nino Ndut
keren ceritanya hanya mc nya yg g bgt..g paham ma mc nya sama sekali
Nino Ndut
keknya emg bego mc nya..
Nino Ndut
mc tuh cenderung g mau tau atau g mau ribet, tp sekalinya mikir y g nemu2 jawabannya..keknya rada bego y mc nya n g licik jg..kadang licik tuh dibutuhin selain kekuatan
Nino Ndut
udh punya statistik melebihi manusia biasa..itu klo mc cepet ngelumpuhin musuhnya, g perlu ada korban lainnya..hadehg
Nino Ndut
aneh udh dpt skill beladiri yg butuh str n agi tp malah up int..
Nino Ndut
bego dipelihara..udh terbukti pas baca bahasa inggris tp tetep acuh n g percaya..apalagi klo bukan tolol
Harman LokeST
up up up up up up up up up ⭐⭐⭐⭐⭐
Harman LokeST
foooooikkkuuuuuuuuuuuuuuuuosssssssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Surya Yeon Jun
Harman LokeST
seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu uuuuuunnnntttuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuk meeenniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinngggkkaaaaaaatttt kekuatanmu Surya Yeon Jun yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss
Harman LokeST
haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiisiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii semuaaaaaaaaaaanyaaaaaaaaaaannnyaaa saaaaaaammmmmppaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii maaaaaaaaaaaaaaaaaaatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss
Harman LokeST
haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiisiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii semuaaaaaaaaaaanyaaaaaaaaaaannnyaaa saaaaaaammmmmppaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii maaaaaaaaaaaaaaaaaaatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn
Harman LokeST
foooooikkkuuuuuuuuuuuuuuuuosssssssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiisiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii semuaaaaaaaaaaanyaaaaaaaaaaannnyaaa saaaaaaammmmmppaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii maaaaaaaaaaaaaaaaaaatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn
Harman LokeST
baaaaaaaaannnntttttttaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii ssssseeeeeeeeeeeemmmmuuuuuuaaanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa saaaaaaammmmmppaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii maaaaaaaaaaaatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiisiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii semuaaaaaaaaaaanyaaaaaaaaaaannnyaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiii aaaaaaaammmmmpun kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
baaaaaaaaannnntttttttaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii ssssseeeeeeeeeeeemmmmuuuuuuaaanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa saaaaaaammmmmppaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii maaaaaaaaaaaatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!