NovelToon NovelToon
Sistem Check-in Tiada Tanding

Sistem Check-in Tiada Tanding

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Di dunia modern di mana kultivasi berjalan beriringan dengan teknologi, Chen Mo adalah siswa jenius dengan nilai teori sempurna yang bermimpi menjadi kultivator hebat.

Namun, kenyataan pahit menghantam di hari kelulusan saat Upacara Kebangkitan menunjukkan bahwa dia hanya memiliki Bakat Rank F—level terendah yang dicap sebagai "sampah".

Kekecewaannya bertambah ketika teman masa kecilnya, Su Mengqi, yang membangkitkan Bakat Rank S, langsung memutuskannya demi mengejar masa depan bersama para elit.

Meskipun diremehkan oleh semua orang dan masuk ke Akademi Naga Bintang yang bergengsi hanya karena jalur akademis, Chen Mo tidak putus asa, terutama setelah dia secara tak terduga membangkitkan "Sistem Check-in".

Melalui sistem ini, dia mendapatkan hadiah tak terbatas mulai dari pil langka, teknik kuno, hingga uang tunai hanya dengan melakukan check-in di berbagai lokasi akademi.

Diam-diam, di balik tembok akademi yang penuh cemoohan, Chen Mo mulai menumpuk kekuatan dan kekayaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Zhao Kuo melangkah mundur dengan gemetar hingga tersandung kakinya sendiri.

Bruk!

Pemuda pirang yang tadinya sangat arogan itu jatuh terduduk di atas lantai arena.

Wajahnya sepucat mayat, keringat dingin membanjiri dahi dan punggungnya.

Dia menatap kawah sedalam lima meter di depannya dengan tatapan kosong penuh kengerian.

"K-kau... sebenarnya kau ini apa?!" teriak Zhao Kuo dengan suara melengking panik.

"Aku hanya murid Rank F yang kau tantang secara terbuka beberapa menit yang lalu."

"Apakah kau tiba-tiba menderita amnesia karena terlalu takut, Zhao Kuo?" balas Chen Mo datar.

Suasana arena masih sangat hening, tidak ada satu pun murid yang berani mengeluarkan suara.

Mereka semua menahan napas, takut jika suara mereka akan memancing amarah monster berwujud manusia di bawah sana.

Tap. Tap. Tap.

Suara langkah kaki yang berat memecah keheningan yang mencekam tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Liu melompat turun dari balkon VIP dan mendarat tepat di sebelah kawah.

Pria tua itu mengamati sisa-sisa golem baja yang telah berubah menjadi debu dengan mata berbinar.

"Luar biasa, benar-benar kekuatan fisik murni yang melampaui batas akal sehat manusia."

"Tidak ada jejak fluktuasi elemen sihir atau bantuan senjata pusaka," gumam Wakil Kepala Sekolah Liu kagum.

Instruktur kepala berlari mendekat dengan wajah penuh kebingungan dan ketakutan.

"W-Wakil Kepala Sekolah, mesin pengukurnya meledak, kita tidak memiliki skor pasti untuk murid ini."

"Apa yang harus kita catat di buku laporan ujian praktik hari ini?" tanya instruktur itu gagap.

Wakil Kepala Sekolah Liu berdiri tegak dan menatap seluruh murid di tribun.

"Catat skornya sebagai Sempurna, atau angka tak terhingga jika sistem mengizinkannya."

"Mulai detik ini, Chen Mo diberikan akses eksklusif tanpa batas ke Ruang Gravitasi Tingkat Tinggi."

Pengumuman itu langsung memicu gelombang bisik-bisik iri dan takjub dari para murid elit.

Ruang Gravitasi Tingkat Tinggi adalah fasilitas sakral yang biasanya hanya boleh digunakan oleh murid tingkat tiga ke atas.

Bahkan Su Mengqi yang memiliki bakat Rank S belum tentu diizinkan masuk ke sana di tahun pertamanya.

"Terima kasih atas kemurahan hati Anda, Wakil Kepala Sekolah," ucap Chen Mo santai tanpa membungkuk.

"Aku hanya memberikan apa yang pantas didapatkan oleh seorang jenius sejati, Chen Mo."

"Gunakan fasilitas itu dengan baik, aku sangat menantikan perkembanganmu selanjutnya," jawab Liu sambil tersenyum penuh arti.

Chen Mo berbalik dan berjalan kembali menuju tribun tempat Wang Bo berdiri mematung.

"Ayo pergi, Wang Bo. Aku sudah selesai bermain-main dengan mesin rongsokan ini," ajak Chen Mo.

"B-baik, Saudara Chen! Kau benar-benar sangat keren tadi!" puji Wang Bo dengan mata berbinar-binar.

Mereka berdua berjalan keluar dari arena utama tanpa ada satu pun yang berani menghalangi jalan.

Bahkan kelompok Su Mengqi langsung menundukkan pandangan mereka saat Chen Mo lewat di dekat mereka.

Setengah jam kemudian, Chen Mo tiba di sebuah bangunan berbentuk kubah hitam di sudut terpencil akademi.

Itu adalah fasilitas Ruang Gravitasi yang terkenal mematikan namun sangat efektif untuk melatih fisik.

Chen Mo masuk ke lobi fasilitas dan menyerahkan kartu akses emasnya pada petugas penjaga.

"Tolong buka Ruang Gravitasi tingkat paling tinggi untukku," ucap Chen Mo datar.

Petugas itu memeriksa kartu akses Chen Mo dan mengerutkan keningnya.

"Tuan Chen, Anda memang memiliki akses tanpa batas dari Wakil Kepala Sekolah."

"Tapi ruang tingkat tertinggi memiliki tekanan gravitasi lima puluh kali lipat dari batas normal."

"Tubuh manusia biasa akan langsung hancur menjadi bubur jika masuk ke sana tanpa persiapan," peringat petugas itu serius.

"Aku sadar akan risikonya, buka saja pintunya dan jangan banyak bertanya," balas Chen Mo tanpa ekspresi.

Melihat keras kepalanya pemuda itu, sang petugas hanya bisa menghela napas pasrah.

"Baiklah, Ruang Nomor Nol sudah dibuka. Silakan masuk, Tuan Chen."

Chen Mo berjalan melewati lorong logam tebal dan berhenti di depan sebuah pintu baja raksasa.

Wuuush!

Pintu baja itu bergeser terbuka, menghembuskan udara yang terasa sangat berat dan menekan dada.

Chen Mo melangkah masuk ke dalam ruangan luas yang seluruh lantainya terbuat dari material penyerap benturan.

Baru saja dia mengambil satu langkah, tubuhnya langsung merasakan beban setara puluhan ton menekan pundaknya.

Krak.

Lantai di bawah sepatunya sedikit retak akibat penyesuaian berat tubuh yang mendadak.

Namun Chen Mo hanya meregangkan lehernya perlahan, tubuh Emas Naga Primal miliknya langsung beradaptasi dengan cepat.

"Tekanan ini lumayan bagus untuk melancarkan peredaran darah," gumam Chen Mo tersenyum tipis.

"Sombong sekali. Kebanyakan orang akan langsung berlutut muntah darah di langkah pertama mereka."

Sebuah suara dingin yang sangat familiar menyahut dari arah sudut ruangan yang remang-remang.

Chen Mo menoleh dan melihat Ye Qingxue sedang duduk bersila di atas sebuah matras khusus.

Gadis berambut perak itu mengenakan pakaian olahraga ketat yang menonjolkan lekuk tubuhnya yang sempurna.

Keringat membasahi dahi dan lehernya, menandakan dia sudah berada di ruangan itu cukup lama.

"Kau lagi. Duniaku sepertinya memang benar-benar sempit, Nona Es," sapa Chen Mo santai sambil berjalan mendekat.

"Ini adalah ruang kultivasi pribadiku, dasar peternak babi."

"Kakekku yang memberikanku akses khusus ke mari karena tidak ada murid lain yang sanggup bertahan di tekanan ini," balas Ye Qingxue tajam.

Chen Mo duduk bersila di matras kosong tepat di seberang Ye Qingxue dengan gaya acuh tak acuh.

"Kalau begitu, mulai sekarang kau harus terbiasa berbagi ruangan ini denganku."

"Karena ruang gravitasi di luar sana terlalu lemah untuk tubuhku," ucap Chen Mo dengan wajah tanpa dosa.

Ye Qingxue mendengus pelan, matanya menatap tajam ke arah Chen Mo seolah ingin mengulitinya hidup-hidup.

"Kau menghancurkan golem baja di arena dengan sangat brutal tadi pagi."

"Tapi kau menyembunyikan kekuatanmu dengan sangat sempurna, seolah kau tidak memiliki energi sama sekali."

"Siapa kau sebenarnya, Chen Mo? Dan apa tujuanmu menyusup ke kelas dasar?" selidik Ye Qingxue penuh curiga.

Chen Mo memejamkan matanya, mulai mengatur pernapasan Bintang Primal miliknya.

"Tujuanku hanya ingin lulus sekolah dengan tenang dan dapat makan MBG dari akademi."

"Tapi elit-elit bodoh di luar sana selalu suka mencari masalah denganku, jadi aku terpaksa menyingkirkan mereka," jawab Chen Mo jujur.

1
Naga Hitam
Chen Mo kaleee...
Yui: nama marganya sama soalnya/Facepalm//Facepalm/
total 5 replies
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
bantai💪💪💪
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
$umb@k
mantap👍👍👍💪💪💪
pecinta karya orang
lanjutkan karyamu thor💪💪💪👍
Hadi Hadi
lanjut💪💪😍
Hadi Hadi
mantap💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
up😍
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
lanjutkan😍😍💪
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
lanjut😍
Hadi Hadi
is good😍😍💪
Hadi Hadi
kenapa lembek banget menjekelkan
Hadi Hadi
siy💪💪
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
selamat😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!