Dia adalah bidadari. Cantik bagai rembulan. Senyumnya kiasan keindahan matahari. Terasa sejuk. pesona alami.. Sial aku hanyalah pecundang. Don't worry, I never give up. kisahku di mulai....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaydiaz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tak se-tipe
...Pesona...
...Pria tampan itu sedang duduk. Seolah ada yang dia fikirkan. Pulang dari dinasnya. Dia adalah seorang Guru. Keluarganya berada. Dia mencintai pendidikan' jadi dia mengabdikan hidupnya menjadi Guru setelah dia tamat kuliah. Dia teman bermainku....
..."kenapa kamu Rir" tanyaku pada kurir....
...Sepertinya dia bingung untuk menjelaskan masalahnya. Dia hanya menghela nafas....
...Tujuh bulan setengah' aku sudah bertandang ke rumah Gadis Misteriusku. Tapi tetap tak ada titik terang' Pak Haji berucap dia belum pulang dari kampus. Klo begitu pulang kemana Gadis itu' aku tak percaya dia pulang ke alam baka....
..." Kurir sedang bingung' Pacarnya ngajak dia Nikah" terang Udin. setelah aku mencari tahu masalah yang menimpa Kurir....
..." Lalu apa masalahnya" jawabku....
..." Keluarga Kurir tidak setuju' jika kurir menikahi gadis itu" terang Udin...
...Aku pernah melihat Pacar Kurir' Gadis kecil yang montok itu. Menurutku luar biasa. Jika Kurir tidak menginginkan aku siap untuk menampungnya.....
..." Kenapa mereka tak setuju"aku bertanya....
" Entahlah' mungkin bukan darah biru" jawab Udin sambil cengengesan.
...Aku tak pernah tahu bahwa selalu ada jurang perbedaan dalam hidup. Biarkan saja. Toh lebih baik tidak paham hal seperti itu Bukan?...
..." menurutku Gadis itu tak se-tipe dengan keluarga Kurir" biore ikut berkomentar....
..." alasannya" pintaku....
" karna Gadis itu dari keluarga biasa" timpal Udin.
...Apa lagi dua pengamat politik ini sedang di ...
...bicarakan. Mereka kadang bicara harga minyak yang naik. Harga beras. Harga kecap. Harga susu sapi murni. Sekarang mereka sedang mengamati kisah Percintaan Yang Tidak Tentu....
...Padahal hidup mereka berdua saja tidak karuan....
...Udin selalu berganti Profesi. kadang jadi pengangkut barang di pasar. Jual mercon saat puasa tiba. Udin bisa jadi tukang gali kuburan. Sayangnya aku juga terlibat apa yang di kerjakan Udin....
...Hal paling menyakitkan' saat dia menciptakan Jual Rujak Tumbuk....
...Rujak Tumbuk....
...Di kisahkan Rujak tumbuk Udin adalah yang terlangka....
..." Itu ide yang ku buat' dalam satu porsi kita bisa menghargai Lima ribu" ujarnya....
..." Trus untuk buahnya Din" tanyaku...
.......
..." Banyak tetangga yang memiliki buah-buahan' lagian ini sedang masa berbuah" imbuhnya....
...Aku adalah kongsinya. Mulailah kita mengumpulkan buah dan mempelajari cara membuat Rujak Tumbuk. Buah yang tak ada' kami membeli dari pasar....
...Pada Hari H. kami menjual dengan konsep bersama. Hanya satu pikulan( karna di pikul). Optimisme Udin adalah keyakinan. Kami memasuki sebuah kampung. Seorang bersarung tanpa baju mendatangi kami. seolah sedang menghadapi masalah tsunami dahsyat....
..." Kang tolong bikin cepat ya" kalimatnya tak sabaran....
..." istriku sedang ngidam' ini anak kedua' dia selalu menyiksaku saat ngidam dan permintaannya selalu menyusahkan" katanya begitu cepat....
...Aduh apa masalahnya dengan kami. urus masalahmu. Dan itu bukan urusan kami....
...Udin tersenyum padaku seolah mengatakan" Ini pelanggan pertama' layanilah dengan Hati".....
...Kami memasukan semua bahan yang akan di tumbuk dalam wadah' aku mengupas berapa buah dan ada sesuatu yang aneh dengan Udin. Aku melihat kebingungan di wajahnya....
..." Alat penumbuknya ketinggalan" bisiknya....
...Ini bisnis Rujak Tumbuk pertama kami....
..." Lalu bagaimana" bisiku balik....
..." Ada apa kang" tanya pelanggan yang akan di layani Sepenuh Hati....
..." Alat Tumbuknya tidak ada" jawabku...
..." Gimana sih Kang' klo jualan yang benar dong" ucapnya...
..." Abang mau saya di siksa istri saya yang sedang ngidam"rancunya penuh kegelisahan dan emosi....
...Itu masalahmu. Apa urusannya dengan aku!! Mau istri kamu menjabak kamu' menghajar kamu. Itu urusan kamu!!!...
..." Trus gimana Kang?? Tolonglah Kang?? lanjutnya...
..." Pakai tangan saja" bisik Udin....
...Gila!!! Inilah kawan pederitaanku dengan Udin. kami menggunakan tangan kamu bergantian' keringat' sedih' emosi berkumpul jadi satu.....
..." Kuat banget Kang" kata Pelanggan yang akan di layani Sepenuh Hati....
...Ah. Nasib buruk tak dapat di hindari' kami berdua harus melayani lebih dari satu. tragedi Binyamin Sueb pun terulang kembali....
...Kami pulang terbebat luka di tangan dan luka di hati. Yang jelas bebat di tangan. Perih, panas dan pedas menjadi satu......
...Maka itu bisa jadi pertimbangan untuk CEO yang beralih profesi jadi Tukang Rujak Tumbuk....
..." JANGAN TINGGALKAN ALAT TUMBUKNYA DI RUMAH!!!!!!...
#