PENHGIANATAN PERNIKAGAN 1
awal aku mengenal soni merupakan sebuah kebahagiaan untuk ku karna aku berfikir Soni adalah orang yang baik dan orang yang tepat untuk menjadi imam ku
sebelum pada akhirnya aku menyadari semua nya
sampai pada akhir nya kami menikah selama enam tahun dan memiliki dua orang anak dan setelah kelahiran anak ku yang kedua terbongkar semua nya.
dia bahkan berhianat dan memiliki wanita lain hingga ia tega memfitnah ku sungguh memang aku sangat bodoh selama ini telah mempercayai dia.
hingga aku pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah dan lumayan lama aku mengumpulkan uang untuk biaya perceraianku
tepat dua tahun kami berpisah aku pun lantas langsung menggugat cerai Soni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahmawijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam tahun baru part 2
ku hampiri bang soni dan lainnya yang sedang asik membakar jagung dan barbeqiuan. aku duduk di kursi sambil melihat mereka yang sedang asik bakar-bakaran sambil bercanda ria
tak lama Tiana dan Anton keluar dari rumah ikut bergabung bersama kami.
" bang soni asik bener bakar-bakar sendiri " sapa Tiana
" iya sambil nunggu pas nanti malam pergantian tahun baru pasti seru " kata bang soni masih asik membakar jagung.
" apa nya yang seru orang di rumah aja bang" sambung Anton
" seru lah nanti liat orang nyalain kembang api,, hahaha" bang soni menimpali sambil tertawa
" yaelah bang, orang tu tiap tahun baru ajak lah anak bini sekali- sekali liburan, jalan kemana gitu kasian tu anak mu bang cuma tau nya rumah nenek dan uti nya saja" kata anton seolah mengerti bahwa memang bang soni tak pernah mengajak kemana- mana
" ah gak usahlah mending di sni kita kumpul- kumpul bareng kan nggak tiap hari kita kumpul ton " bang soni masih memberikan alasan yang mungkin memang masih agak logis
" ya elah bang sekali - kali aja kenapa sih " Tania pun ikut nimbrung obrolan mereka
" ya kalian aja sana liburan kemana gitu, kenapa ke sini juga " bang soni malah balik bertanya
" kalo kit tu udah ke seringan liburan bang, nurutin jagoan kecil kita, la abang punya anak cewek nggak tau di ajak liburan waktu tahun baruan " Tania memberi penjelasan nya
" kita juga liburan ko kalo pas lebaran, jalan- jalan " kata bang soni masih tetap dengan pendirian nya
" ya kali bang nunggu lebaran dulu,, panling nggak kan abang tu ambil cuti buat liburan, bukan ambil cuti buat diem di rumah aja bang " Tania masih mengeyel dengan kaka nya tak ingin kalah juga
" ya kadang jalan ko Tan ambil cuti 2 hari khusus buat jalan sambil ada keperluan " ucap bang soni
" bang, bang masa ajak ank istri aja kudu ada keperluan dulu baru kiburan " Anton menyahut lagi
" udah ah ni udah mateng semua ayo kita makan " bang soni mengalihkan pembicaraan dan melangkah ke meja
\*\*\*\*\*\*\*\*
aku masih asik di tempat ku duduk sambil menikmati angin malam ya dapat menenang kan hati dan jiwa ku serta dapat meringankan fikiran ku yang mulai setres dengan kecurigaan ku terhadap bang soni. hingga fikiran ku di penuni banyak pertanyaan dan ke khawatiran akan kehilangan meskipun aku harus siap dengan takdir ku nanti.
" ko ngelamun " bang soni menghampiri dan mengagetkan ku membuat ku trsadar dari lamunan ku
" enggak papa bang, lagi menikmati malam aja udaranya seger ya " kata ku berusaha menutupi nya dari bang soni
" oh,,iya udaranya emang sger banget, yuk makan udah mateng semua " ajak bang soni
" iya bang,,oh ya fania mana" tanya ku
" udah ke dalam duluan, kan ada Andi jadi fani ada temen nya", kata bang soni memberitahu ku.
" oh ya udah"
aku dan bang soni pun masuk ke dalam rumah , ku lihat fani dan Andi anak dari Tania dan Anton sedang asik makan bersama.
" mba duduk sini " tania mempersilahkan aku duduk
" iya " kata ku singkat
"ayo mulai makan, sambil nunggu malam pergantian tahun " kata anton
dan kami pun mulai makan bersama sembari bercengkrama. aku hanya diam melihat mereka dan sesekali menjawab jika di tanya. aku pun izin untuk ke kamar terlebih dahulu tanpa menunggu malam pergantian itu.
" bu, pak. aku ke kamar duluan ya kasian fani udah ngantuk " kata ku memberi alasan
" oh ya udah kalo gitu " jawab bapak mertua ku
"Tan, Ton duluan ya " aku berpamitan kepada mereka
" iya mba" jawab Tania, Anton pun hanya mengangguk
" fa ayo bobo", ajak ku pada fania
" iya ma, bapak enggak bobo" tanya tania sambil mrmalingkan wajah nya ke arah bang soni
" bapak nanti bobo nya, fani duluan aja" jawab bang soni
fania hanya mengangguk dan menggandeng tangan ku, lalu kami pergi ke kamar untuk tidur, karna hati ku yang sedang kacau karna sifat bang soni yang selalu seperti itu. akhirnya aku pun tertidur tanpa melihat malam pergantian tahun yang bagi ku sama saja.
"**hargailah pasangan mu jika diri mu juga ingin di hargai, jangan hanya menginginkan diri mu saja yang di hargai dan di mengerti, pasangan mu pun begitu. jika tidak ada rasa saling.menghargai antara pasangan maka sulit untuk menemukan jalan keluar, jadi hargailah pasangan mu sekecil apa pun itu "
makasih buat semua nya yang udah mau mampir di karya ku ini, maaf kalo masih ada yang salah-salah, mohon bimbingan.nya ya, dan tinggalkan jejak kalian😘**
hubungan haram