NovelToon NovelToon
Mbak Mafianya Mas CEO

Mbak Mafianya Mas CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Contest / Mafia / Chicklit
Popularitas:629k
Nilai: 4.9
Nama Author: Coretan Pena

Darah dibalas dengan darah begitupun nyawa dibalas dengan nyawa dan rasa sakit dibalas dengan rasa sakit.

Tak ada kata kasihan pada diri Lea Meowni,dendam yang ada pada dirinya sudah menutup mata dan hatinya untuk menerima kalau musuhnya adalah papa kandungnya sendiri.

Bagi Lea Meowni atau biasa dipanggil Meow, Air mata mamanya adalah kesakitan untuknya,siapapun yang menyakiti mamanya akan habis ditangannya termasuk papanya sendiri.

Banyak nyawa yang sudah melayang ditangan seorang Lea Meowni tapi siapa sangka demi membalaskan dendam kepada sang papa dia bisa berpura-pura menjadi cewek polos nan lugu.

Lea bertemu dengan CEO kulkas 99999999 pintu yang sangat dingin dan mau menjadi pacar bohongan dari pria itu untuk memperlancar rencananya menghancurkan papanya.

Cinta yang dulu hanya sebuah bohongan kini tumbuh nyata dihati seorang CEO KULKAS.

Bagaimana kisah mereka?
MARKICA( Mari kita baca)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Coretan Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERTUNJUKAN

Lea dan semua keluarga Fano sudah berada di tempat acara,mereka duduk disalah 1 meja yang sudah disiapkan buat mereka.

'Ada yang lihatin gue.'Lea melirik kesalah satu sudut dimana ada pelayan yang mencurigakan menurut dia tapi buat orang awam dia sama sekali tidak mencurigakan.

Sifat mafia Lea sekarang harus digunakan tanpa menimbulkan kecurigaan,Lea mengubah sedikit penampilannya yang dulu sangat tomboy dan sekarang dia berdandan seperti cewek polos dan lugu.

Dibalik gaun putih yang sekarang dia gunakan,Lea menyembunyikann jati dirinya,meski dinegara ini tidak banyak yang tau nama dan mukanya pasti ada saja orang yang mengenalinya.

Lea slalu berdandan Natural dengan kacamata kotak yang bikin dia lebih kelihatan culun dan polos tapi tak dapat dipungkiri kecantikan Lea masih terpancar meski dalam balutan kepolosan dan keculunannya.

Untuk sekarang Lea takut kalau jati dirinya akan ketahuan karna demi pergi keacara ini dia harus berdandan sefeminim mungkin dan melepaskan kacamata yang slalu menemaninya.

Pelayan datang menaruh minuman dan beberapa cemilan dimeja keluarga Brista.

Lea menatap lekat minuman Fano dan Rendra.

"Kenapa? minuman kita sama kok."Ucapan Fano menyadarkan Lea.

"Mau tukeran gak,aku pengen punya kamu."Lea menyodorkan minumannya dan menarik minuman Fano.

"Perasaan ini minumann sama aja?"Fano gak tau aja kalau Lea bisa melihat perbedaan walau itu sangat sedikit.

"Minuman kamu lebih enak."Senyum palsu yang Lea berikan berhasil membuat Fano mengiyakan tentang pertukaran minuman itu.

Lea minum 1 teguk dan mukannya langsung berubah seakan kecurigaan dia tentang isi dari minuman itu benar.

'obat pencuci perut,ok ada yang mau berniat buruk sama Fano,terus apa yang ada diminuman om Rendra?"Pertanyaan yang masih mengganjal diotaknya.

"Om boleh Lea minum punya om?"ucap Lea membuat semua orang menoleh padanya.

"Minuman kamu masih ada,kenapa minta punya papa,aku ambilin yang baru aja ya."Ucap Fano.

"Aku mau punya om."Jurus baby catpun keluar.

"Yaudah ini minum aja punya om."Ucap Rendra sambil menggeser minumannya karna Lea duduk diantara Rendra dan Fano.

"Makasih om."Lea mengambil minuman itu lalu meminumnya.

'Obat pencuci perut juga, ni orang punya masalah apa sama keluarga Brista.'Batin Lea setelah meminum minuman Rendra.

Tak menunggu lama,obat pencuci perut itu sudah bereaksi karna dosisnya yang tinggi dan membuat Lea seketikan mules.

"Toilet dimana?"tanya Lea pada Fano sambil berbisik.

"Deket pintu masuk yang kita lewatin tadi."Fano menjawab sambil berbisik juga.

Lea langsung berlari ketoilet sebelum dia membuat masalah disana dengan perut mulesnya.

"Mau kemana tu kak?"tanya Jenni sambil matanya terus melihat kearah Lea yang berlari.

"Ketoilet."Jawab Fano singkat*.

Acara dimulai dengan sambutan dari keluarga yang punya acara dan dilanjut orang penting perusahaan itu termasuk Rendra dan Fano juga maju untuk memberikan sambutan.

Didalam kamar mandi Lea masih bolak balik keluar masuk kamar mandi,setelah merasa perutnya sudah enakan dia keluar dari kamar mandi tapi menemukan pandangan yang tidak mengenakkan.

"Gimana semua sudah siap belum?"tanya salah satu orang berpakaian jas hitam yang sangat rapi.

"Sudah siap bos,saya tinggal nunggu perintah aja."Jawab orang lain yang berpakaian bertuliskan crew.

"Ok nanti saya kabarin kapan kamu putar video itu."Ucap orang yang berpakaian jas itu lalu pergi setelah mendapat anggukan dari lawan bicaranya.

Lea menghampiri orang yang berpakaian Crew itu lalu menepuk pundaknya membuat orang itu menoleh.

Muka orang itu langsung berubah ketakuan setelah melihat siapa yang menepuk pundaknya.

"Me-Meow."Wajah ketakutan tidak bisa dia sembunyikan,Meow yang sekarang tidak dalam mode penyamaran lengakapnya juga mudah dikenali oleh orang yang memang sudah mengenalnya.

"Apa yang bakal lo lakuin?"Lea bertanya dengan nada tenang tapi tatapan yang mengintimidasi,membuat lawan bicaranya tak ada niatan berbohong dan langsung menjawab dengan jujur karna memang orang ini pernah Lea bikin masuk rumah sakit karna berani cari masalah dengan dia.

"Gue cuma disuruh motong Video Fano yang lagi tidur sama cewek dan muterin videonya didepan semua orang."Jawaban dari orang itu berhasil membuat mata Lea melotot sempurna.

"Video aslinya apa?"Lea memang baru kenal Fano beberapa hari tapi dia tau kalau Fano gak mungkin tidur sama cewek sembarangan,itu bukan tipe Fano.

"Fano dijebak dengan dikasih obat tidur diminumannya lalu di bawa kekamar di bikin seolah dia sedang tidur sama cewek padahal dia gak tau apapun."Jelas orang itu sambil menunduk ketakutan dan menunjukkan video aslinya ke Meow yang sudah dia copy ke hp nya.

"Gue tau anak lo dirumah sakit mana,kalau lo mau anak lo selamat lo permaluin orang yang nyuruh lo dan keluarin video aslinya tanpa dipotong ataupun diedit,sertakan suaranya juga,gue bakal tanggung semua biaya oprasi dan rumah sakit anak lo kalau lo lakuin yang gue suruh tapi kalau lo gak lakuin gue bisa aja bikin anak lo lebih menderita dari yang sekarang dia rasain dan pastinya istri lo juga akan dapetin penderitaan itu."Bisik Lea yang membuat orang itu mematung.

"Lo tau dari mana kalau gue ngerjain ini demi biaya oprasi anak gue?"seakan lupa siapa Lea dia bertanya pertanyaan yang sudah pasti jawabannya.

"Lo lupa gue siapa,tanpa lo kasih tau, gue tau semua tentang lo,gue gak sendiri disini,kalau lo mau anak lo selamat lakuin yang gue suruh dan jangan coba-coba bohongin gue atau anak istri lo yang bakal nanggung semuanya."Ancaman itu berhasil membuat beku dan kaku tubuh orang yang sekarang sedang Lea ajak bicara.

"Gue bakal lakuin yang lo suruh tapi jangan apa-apain keluarga gue dan lo janji bakal bantu biaya oprasi anak gue."Ucap orang itu sambil gemetar menatap mata Meow yang masih mengintimidasinya.

"Gue bakal tepatin janji gue,jawab gue siapa yang nyuruh lo dan siapa yang udah kasih obat pencuci perut keminuman Fano dan Rendra?"Tanya Lea dengab nada dingin.

"Aditya Jersel Kalio pemilik Famel Compani,saingan terberat keluarga Brista sekaligus orang yang akan hancurin perusahaan Fabs group.

"Ok lo boleh pergi dan lakuin apa yang gue suruh."Orang itu pergi dengan berlari sambil memegang dadanya karna merasa lega bebas dari Lea si kucing licin.

"Permainan baru kita mulai bapak Aditya Jersel Kalio,lo akan tau siapa Lea yang sekarang ada dibelakang keluarga Brista."Gumam Lea sebelum dia berlari ketoilet karna panggilan alamnya datang lagi.

"Udah 1 jam kok Lea gak balik juga."Fanya yang menyadari kalau Lea tak kunjung kembali kemeja mulai khawatir.

"Oh iya Fano gak sadar dari tadi dia gak disini,apa Fano susul aja?"tanya Fano yang sekarang ikut khawatir.

"Biar mama yang susulin dia,kamu mana bisa masuk toilet cewek."Ucap Fanya sembari berdiri dan melihat Fano yang nyengir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Fanya pergi ketoilet dan bertanya sama orang yang disana apa ada yang melihat Lea sambil menunjukkan foto Lea.

"Dari tadi pintu kamar mandi nomer 3 gak kebuka,udah ada 30 menit, mungkin orang yang ibu cari ada didalam."Jawab salah satu orang yang sedang membersihkan toilet.

Fanya langsung menghampiri kamar mandi nomer 3 itu dan mengetok pintunya.

TOK TOK TOK

"Lea apa kamu didalam? ini tante."Tak terdengar sahutan apapun dari dalam.

Pintu terbuka dan Lea keluar dengan badan yang sangat lemas,mukanya juga pucat.

"Lea kamu kenapa?"Fanya memapah Lea keluar dan duduk disalah satu kursi yang ada dilorong menuju toilet.

Lea menyandarkan kepalanya di bahu Fanya dengan muka yang sangat pucat.

"Lea capek tante."1 kalimat yang keluar dengan nada yang sangat lemas.

"Apa yang terjadi sama kamu? kenapa bisa kaya gini? kita kerumah sakit ya!"Fanya tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya.

"Gak usah tante bentar lagi pasti sehat lagi kok."Lea berbicara sambil memejamkan matanya.

Jenni yang khawatir karna Lea dan mamanya tak kunjung kembali ikut menyusul ketoilet dan menemukan Lea yang masih menyender dibahu Mamanya.

"Lea kenapa ma?"Tanya Jenni khawatir.

"Mama juga gak tau,mama nemuin dia dikamar mandi udah kaya gini,tapi ini udah agak mendingan dari pada tadi."Ucap Fanya sambil mengelus kepala Lea.

Perlahan Lea mengangkat kepalanya dan membuka matanya.

"Ayo kita kedepan tante."Ajak Lea sambil berdiri namun masih agak oleng karna badannya yang lemes.

"Lo kenapa bisa kaya gini?"tanya Jenni sambil memegangi badan Lea yang oleng.

"Nanti Lea jelasin tapi kita kedepan dulu dan jangan bilang Lea kenapa-napa ya please."Lea memohon kepada kedua orang didepannya karna saat Fano tau keadaan Lea sekarang mungkin malah akan menggagalkan pertunjukan yang sudah dia nantikan.

Mereka bertiga berjalan kedepan perlahan dan bersifat seolah semua baik-baik saja.

"Yang,kamu kemana aja si,kok lama banget."Fano yang khawatir langsung menodong Lea dengan pertanyaannya.

"Antrinya panjang,mana nyasar dilorong tadi."Jawab Lea sambil nyengir.

"Lain kali telfon aku biar nanti aku suruh Jenni jemput kamu.

"Iya tadi lupa."jawab Lea.

"Hadirin semua saya ada hadiah kecil untuk kalian."Ucap Adit dengan PD nya dan perlahan layar besar dibelakangnya menyala menampilkan sebuah Video.

"Gila,ternyata pak Adit licik sekali."ucap salah satu tamu.

"Saya nyesel sudah bekerja sama dengan perusahaannya."timpal tamu lain.

"Tau gitu proyek kemarin saya serahin keperusahaan Fabs aja,asli gak nyangka pak Adit selicik itu."Ucap tamu lain.

Semua orang berbisik-bisik setelah melihat Video yang diputar. Video asli tanpa edit dan tanpa potongan sedikitpun.

Adit yang kaget dan bingung kenapa video yang keluar itu video asli langsung menyuruh orang buat mematikan video tapi video tetap berputar sampai akhirnya Adit memilih pergi dari tempat itu dengan perasaan kesal dan marah.

"Jadi semua itu rencana Adit,mau pakai cara licik dia."Fano geram dengan apa yang barusan dia lihat,dia berbicara sambil mengepalkan tangan.

"Sudah bukan sesuatu yang aneh kalau dia bakal lakuin itu kan Fan,kamu gak inget 1 bulan lalu dia pernah sabotase mobil pengirim barang kita,sampai kita rugi besar."Ucap Rendra dengan tenang.

"Dia udah keterlaluan pa,kita harus balas dendam."Tatapan penuh amarah ada pada mata Fano sekarang.

"Kita pakai cara halus,tusuk dia perlahan,jangan meninggalkan jejak dan janngan sampai ada yang curiga,kita ambil semua client dan semua proyeknya,kita bikin dia jatuh karna ulahnya sendiri."Lea berbicara dengan tatapan polos tapi kata-kata yang sangat tajam.

"Kamu bener juga yang."Fano tersenyum dan mengelus kepala Lea tanda kalau dia setuju.

'kata-katanya sangat tajam tapi mukanya polos sekali,siapa dia sebenernya.'Batin Rendra yang mulai mencurigai siapa sebenernya Lea.

.....

BERSAMBUNG

1
Dewi Agustin
Luar biasa
Jalitong Jalitong
thot cerita mu kok gitu,,,masa seorang mafia gug peka,,,di kasih makanan gug curiga sama sekali,,padhal pda saat fano dan ayah nya dia langsung thu klau miniman fano di kasih obat,,,
Jalitong Jalitong
thor kayak aneh dengan judul nya,,,kta2 mbak sama mas kan yg ada du indonesia,,,tpi di cerita ini kok di paris,,,trus ngomong nua lo sama gua,,itukan aneh,,
Cintiyakusuma ningrum
bagus kk seruh juga cerita nya
Rhinduku Ghenio
cerita terlalu kesana sini ribet.. bingung saya bacanya..
elena
ceritanya bagus
tapi jangan pakai saya kamu kesannya kaku
saran aja sich✌️
Desi Lahat
lanjut thor
Eliya riyanti
astaga gita kanibal gitu
Syahrudin
tolong di ubah sedikit alur ceritany berilah sedikit kebahagiaan buat mew dan keluarganya, jgn trs"an sedih
Syahrudin
sy sgt stju thor, kanjut dg semangat💪💪💪
Syahrudin
wah si fano gada kapok"nya y, ktnya bucib sama dea tp mlh berani bawa cewe kedpn dea, cari manpus lu fan
Syahrudin
lanjut kk
G
lanjut trus thooorrrrrrr
Juwairiyah Abdul Ghoni
kok aku tdk bisa lanjut baca cerita ini ya... apa ada yg salah
Juwairiyah Abdul Ghoni
jangan lama2 liburnya, lanjut cerita selanjutnya, smangat
Juwairiyah Abdul Ghoni
monoton
Juwairiyah Abdul Ghoni
ceritanya sangat menarik, cuma monoton dan membosankan
Heria Wita
lanjut dan semangat ya thor
Maulai7
awalnya pura pura tp lama lama lupa dengan kepura-puraannya..
nur afnyar
yg penting pembacanya ngk ikutan gila 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!