Apa jadinya orang yang selama ini kamu anggap ayahmu malah menikah denganmu?.
"Dia begitu sempurna dan bagai pinang dibelah dua dengan wanita yang sangat kucintai".
#Leo Abraham
"Maaf jika aku mencintai mu".
#Ardita Pricilla.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratnadewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ungkapan
Pagi harinya saat Dita terbangun Dita tersenyum saat melihat tangan kekar Leo melingkar jelas diperut nya.
Dita mengelus pipi Leo yang putih bersih dan terawat.
Meski Leo sudah berumur 36tahun namun tidak mengurangi kadar ketampanannya bahkan semakin kesini justru semakin terlihat tampan.
Namun bukan hanya itu yang membuat Dita jatuh cinta.
"Wajah om bersih kok gak ada jerawatnya jadi kamu tidak perlu mengelus untuk mencari jerawat disana"
Dita kaget saat mendengar suara leo.
"Om ehh sejak kapan om bangun?"
"Sebelum kamu bangun saya sudah bangun!"
"Eh emm itu iya Dita cuma suka wajahnya om bersih tanpa jerawat sedikitpun bahkan kulitku aja gak sebening kulitnya om" bohong Dita.
"Makanya perawatan kamu tuh ya udah dewasa setidaknya pake bedak atau lipstik atau apa agar terlihat lebih fresh lagi.
"Memangnya om suka sama wanita yang suka dandan ya?"
"Semua pria suka jika melihat wanita cantik Dit!"
Begitulah kira-kira obrolan pagi mereka berdua tanpa leo sadari tangannya masih melingkar erat diperut Dita.
****
Hari ini hari minggu jadi Dita berniat ingin ikut Leo mengunjungi toko kue mereka dan sesaat setelah mereka sampai ditoko semua karyawan menyambut mereka berdua dengan senyuman dan tiba-tiba,
"Paaakkkk,, pak Leo?". sapa Nita salah satu pegawai disana.
"Iya Nita ada apa?"
"Nanti siang makan siang bareng ya pak kebetulan saya bawa bekal" ucap Nita dengan sedikit manja.
Sudah dari dulu Nita juga menyimpan perasaan kepada Leo dan begitu mengetahui jika Bu Andara sudah tiada Nita bertekad mendapatkan hati Leo.
"Saya tidak janji ya karena,,,"
Belum sempat meneruskan kata-katanya tiba-tiba terdengar suara,
"Pak Leo sudah ada janji sama saya. Jadi dia tidak ada waktu untuk makan siang denganmu!!!" ucap Dita dengan agak sinis.
Dita yang tadi kelupaan meninggalkan ponselnya pun kembali ke mobil untuk mengambil nya namun Dita kesal saat melihat Nita salah satu pegawai tokonya itu mendekati suaminya.
Apalagi pakaian yang Nita gunakan sangatlah ketat bahkan bagian dadanya pun sampai menonjol seperti mau keluar dari sarangnya.
Dita tahu betul maksud dan tujuan Nita memberikan perhatian kepada suaminya ini.
"Tapi saya sudah membuat bekal lebih mbak untuk pak Leo" ucap Nita sambil pura-pura tersenyum.
"Kamu kasih aja sama Rio seperti nya dia juga belum makan. Iya kan Rio?" tegas Dita sambil melirik Rio salah satu pegawai nya juga.
Rio yang tau arti tatapan anak bosnya itu hanya menganggukkan kepalanya.
Nita yang kesal hanya terus berpura-pura tersenyum.
"Baiklah kalau begitu mbak!" masih mencoba tersenyum.
Setelah Leo dan Dita masuk keruangan khusus Nita terus mengumpat dalam hati.
(si*lan Lo bocil berani-beraninya Lo mau ngehalangin gue buat dapetin leo!! harusnya tuh Lo ikutan mati sama Andara !! ibu sama anak sama-sama perusak kesenangan gue!! liat aja apa yang bakal gue lakuin,!!!).
Sementara itu di ruangan khusus
"Dita lain kali jangan kaya gitu lagi ya, kamu tidak sopan kalau seperti tadi. Kamu bisa menolak tapi dengan cara halus bukan dengan sinis seperti tadi!" ucap Leo dengan lembut.
"Dita gak suka sama dia om!!"
"Memangnya kenapa??"
"Dia berani pegang-pegang suami Dita"
"Hahahahhaha kamu kenapa sih dit kamu cemburu sama om?? Lucu ih masa ayah sendiri di cemburuin " ucap Leo sambil menggelengkan kepalanya.
"Dita cinta sama om"
"Ngomong apa sih dit kamu?"tanya Leo dengan heran.
"Dita cinta sama om!!" tegas Dita
"Dita sayang om tau kamu sudah masa pubertas dan sudah paham dengan kata cinta namun mungkin perasaan yang kamu miliki itu hanya perasaan sayang terhadap ayah tidak lebih"
"Tapi Dita cinta bukan sayang sama om!! Dita gak suka pria milik Dita disentuh wanita lain"
"Dita kamu masih terlalu kecil untuk mengetahui apa itu cinta sesungguhnya!"
"Aku sudah dewasa om umurku hampir 18 tahun tapi kenapa om tidak pernah melihat aku?? Kenapa om selalu menganggap aku anak kecil???"
"Karena kamu memang putri kecilku Dita dan selamanya akan seperti itu".
Hay reader terimakasih sudah mampir dikarya author.
Tapi author sedih padahal banyak yang baca novel ini namun yang like dan komen hanya sedikit sekali🥺 bagi pembaca yang menyukai karya author mohon dukungannya ya,, agar author semangat nulis dengan cara like komen dan vote juga🥺
terimakasih happy reading 😍.