NovelToon NovelToon
Beautiful And Handsome

Beautiful And Handsome

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Bad Boy / Tamat
Popularitas:346.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Agustina

Beautiful girl dan Handsome boy
dua geng yang selalu mendapatkan perhatian dari para murid SMA Nusantara.

#####

Beautiful girl adalah geng yang terdiri dari 6 gadis cantik yaitu :
( Dinda, Fanya, Maya, Aulia, Cika, jesika )

Mereka ini adalah murid baru dari SMA Nusantara, karna sebuah tantangan mereka harus berpenampilan cupu dan mereka juga harus menyembunyikan identitas mereka.

Geng ini juga geng yang memiliki anggota yang sangat jahil, mereka selalu memiliki ide cerdik di kepala cantik mereka untuk menjahili seseorang.

Bawahannya saja jahil apa lagi pemimpinnya?


#####

Handsome boy adalah geng yang terdiri dari 6 laki-laki tampan yaitu :
( Hendri, Fandi, Dafit, Dafa, Faris, Marsel )

Mereka adalah murid laki-laki SMA Nusantara yang sangat di idam-idamkan oleh para murid perempuan disana.


#####

Namun bukan hanya geng disekolah saja, kedua geng ini juga masuk ke dalam geng mafia yang sangat terkenal di dunia bawah.

Dan jangan lupakan dengan kejahilan-kejahilan yang akan mereka buat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tantangan Cewek

Author POV .OFF.

Dinda POV .ON.

Sekarang ini gue lagi ngobrol santai sama kakak gue, sambil nonton TV di ruang keluarga.

Pas gue lagi masukin keripik ke mulut gue, ehh ponsel gue yang ada di sebelah gue bunyi.

Denger ponsel gue bunyi gue langsung ngambil ponsel gue, pas gue lihat ternyata Fanya yang telfon.

Eh, kok Fanya telfon? bukanya nanti dia kesini? ngapain sih tuh anak pake acara telfon segala? yaudah deh gue angkat aja takut nanti penting lagi, batin gue.

"Halo Dinda?" sapa Fanya.

"Ya, ada apa?" jawab gue.

"Ke kafe sekarang! ada yang mau kita omongin sama lo, " ucap Fanya yang gue rasa kayaknya Fanya lagi buru-buru.

"Emang kenapa? bukanya kalian mu kesini?" tanya gue yang penasaran.

"Udah di kafe aja, gak usah ke rumah lo, sekarang gue kirim alamatnya, lo cepetan kesini!" ucap fanya yang langsung matiin telfonnya.

emang bener-bener temen kurang ajar emang nih anak, gue belum selesai ngomong apa-apa udah di matiin aja telfonya, batin gue.

"Kenapa dek?" tanya kakak gue yang ada di samping gue.

"Gak papa ko kak, Ini temen aku ngajak aku ke kafe katanya."

"Lah bukanya mau kesini?"

"Gak jadi kak, katanya di kafe aja."

"Oh ya udah kalau begitu."

"Ya udah kak, Dinda ke kamar dulu ya, mau siap-siap," pamit gue dan dijawab anggukan sama kakak gue, ngelihat itu gue langsung ke kamar gue buat ganti baju dan ngambil tas gue.

Setelah selesai ganti baju gue langsung turun buat pamit sama kakak gue, habis pamit gue langsung berangkat.

Dinda POV .OFF.

Author POV .ON.

Sudah sekitar satu jam dari saat tadi Dinda di telfon oleh Fanya, dan sekarang Dinda sudah sampai di kafe yang alamatnya tadi telah di kirim oleh Fanya.

Sampai di sana Dinda langsung celingak-celinguk buat cari dimana teman-temannya berada sampai matanya melihat ada lima orang yang sedang duduk di sana yang sedang ngobrol.

"Eh, kenapa kalian ada disini? bukanya gue suruh kalian bertiga buat pergi ke Amerika? tapi kenapa kalian malah di sini?" tanya Dinda yang kaget bukan main karena melihat ketiga sahabat yang dia suruh ke Amerika tapi malah ada disini sekarang.

"Dubuk dulu! setelah duduk, baru gue jelasin," ucap Aulia lalu menyuruh Dinda duduk, dan Dinda langsung menuruti kata Aulia dan duduk di kursi yang sebelahnya adalah Fanya, Maya, Jesika, Cika, Aulia, dan kembali lagi ke Dinda.

"Oke, sekarang jelasin!" ucap Dinda setelah duduk.

"Gak perlu gue jelasin," ucap Aulia dengan menyerah tabletnya kepada Dinda.

"nih, lo lihat aja sendiri," ucap Aulia dengan menujukan sesuatu ke Dinda.

Setelah melihat itu Dinda langsung tersenyum dengan miring, "Oh jadi gitu? Oke kalian bertiga emang hebat, kalian ngambil keputusan dengan tepat dateng kalian datang ke sini," puji Dinda pada ketiga sahabatnya itu.

"Makasih, Jadiiiiiii kita bakal tinggal disini?" tanya Aulia.

"Iya kalian bakal tinggal disini, nanti gue bakal telfon Tante gue buat masukin kita ke SMA Nusantara milik Tante gue," ucap Dinda.

"Emmm, sekolah baru ya? pasti cuman gitu-gitu aja, sama kayak dulu," ucap Maya dengan tidak semangat.

"Bukanya nanti kita bisa seperti biasanya? yang selalu jadi bed girl di sekolah?" ujar Dinda.

"Ya sih, tapi gak seru aja semuanya itu udah biasa, sekarang ini gue pengennya ada yang beda gitu sama sekolah kita yang baru ini," ujar Maya.

"Iya ya apa gak ada yang seru gitu ya?" tanya Fanya.

"Ya bener tuh," setuju Aulia, Cika, dan Jesika bersamaan.

Mendengar itu Dinda tiba-tiba mendapat sebuah ide yang membuatnya tersenyum miring, yang tidak disadari oleh teman-temannya.

"Kalian mau yang berbeda?" tanya Dinda.

"Iya," jawab teman-temannya kompak.

"Giman kalau tantangan?" ucap Dinda.

"Tantangan apa?" tanya mereka semua.

"Bagaimana dengan menjadi gadis cupu di SMA Nusantara?" ucap Dinda.

"Cupu?" ucap mereka bersama dengan kaget.

"Ya cupu, kita bisa jadi cupu dan menjadi anak yang baik, dan menutupi ke berandalan dari diri kita," ujar Dinda memberi saran.

"Jadi baik ya?" ucap Maya dengan mengetuk-ngetuk dagunya mengunakan jarinya sambil berfikir.

"Ya jadi baik, kita bukan hanya harus menutup ke berandalan kita aja, tapi kita juga harus nutupi kecantikan kita dengan bergaya seperti nerd, dan menutupi tentang identitas kita," jelas Dinda dengan panjang.

"Kelihatannya seru tuh," ucap Maya dan Jesika bersamaan dengan bersemangat.

"Terus berapa lama kita bakal jadi nerd?" tanya Cika.

"Gak tau lihat aja nanti," ucap Dinda.

"Tapi Din, gimana kalau kita nanti di bully?" tanya Fanya.

"Itulah yang kita cari, dengan berpenampilan nerd kita bisa ngerasain gimana rasanya bila di bully," jelas Aulia.

"Ya benar tuh, biasanya kan kita selalu dipuja-puja, nah sekarang kita harus ngerasain gimana rasanya di bully," setuju Maya.

"Ya itu sih gak masalah, yang penting kalau nanti ada yang bully nya udah keterlaluan, kalian harus balas, tapi kalau masih bisa-biasa aja maka biarin aja dan kita cuma perlu tontonan aja," jelas Dinda.

"Oke," ucap mereka semua bersama.

"Inget ya, gak ada yang boleh tau tentang identitas kalian! kalau sampai ada yang tau tentang identitas kalian, maka itu tandanya kalian kalah dan harus menerima konsekuensinya, mengerti?" peringat Dinda.

"Oke, tapai beberapa lama?" tanya Maya.

"Sekitar tiga bulan?" ucap Dinda menjeda ucapannya, "Setelah tiga bulan, baru kita buat rusuh di sana, oke gak?" tanya Dinda dengan tersenyum miring.

"Oke kami setuju," setuju mereka semua dengan kompak.

1
F̸ͭi̸ͣq̸ͧz̸ ᴬᴿ
kok sama ceritanya ya kayak novel barumu 🤔
baby mochi 🥰
lma ga up .. jd lpa sm crtany 😁
A.A♛࿐: gk papa baca dari awal aja hihihi 😂 makasih udah mampir
total 1 replies
Rsna Rsna_
up dong kak dri dlu mati penasaran tau kk
jjmnnna
kok nggk pernah up lagi thor??
jjmnnna
tim A
Istriny Jungwhan😌
A thor
Nabilla Dewi Romadhona
maaf nih thor itu kristan atau kristen
Nur Niyati
next
Ayoe WM
.
Putri Dwi Utari
Lanjut Thor Sampe Tammat 🙏😉🙆 Selalu Up Setiap Hari
elly etta
tim A
Rigawati10
A lanjut
Ina Dagonala
tim A thor
Tukang Cilok🤤
tik c😌
A.A♛࿐: gk ada ahlak nih adik gue_-
total 1 replies
Wa
Tim a
✨MR.ARF✨
Tim A Thor,
Zaa
A thor!
septii..
Tim B thor
(HIATUS)Sibuk📚study
tim A thor
Risnawati 31
udah berhenti yah ceritanya kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!