NovelToon NovelToon
Lelah Berharap

Lelah Berharap

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: vita no

tiga tahun sudah pernikahan kita...Dipaksa menikah di usia muda ketika kita masih duduk di bangku SMA..
Tak ada kontak fisik. Di rumah seperti orang asing. Aku tahu Aksa memiliki ke kasih tapi apa salah ku. Hingga batas kesabaran ku hilang juga.

"Kak Aksa aku ingin gomong".
"Kalau ngomong ya ngomong aja Bintang".
"Kak mari kita berpisah".

Apa Aksa mengabulkan permintaan Bintang. Atau mempertahankan pernikahannya ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vita no, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pacar Yang Menyusahkan

Dito heran dengan ucapan Selli mengenai Aksa seorang koki. Tapi dia ikuti aja alur omongan Selli. Karena Dito tahu banget kalau Aksa tidak suka dengan Selli dan dia juga tahu kalau Selli dan Aksa hanya pasangan taruhan aja. Ya meski Aksa bisa menolak taruhan tapi Aksa nggak menolaknya. Dan Dito nggak tahu jalan fikiran Aksa.

“Ya udah deh Dit, nanti tolong ya bilang Aksa, aku mancarinya ya. Thank Dit.”

“Uh akhirnya pergi juga mak lampir dari dini. Cantik sih tapi cantiknya itu murahan kali. Nggak ada anggun-anggunnya kali. Katanya anak orang kaya, kok penampilannya sepeerti tante-tante girang gitu.” Ocehan Dito sambil menuju kearah belakang cafe. Dan bertepatan dengan Aksa yang mau ke luar.

“Ngapain lou Dit, ngomong sendirian sambal jalan. Ntar lue jatuh baru tahu rsa.”

“Gimana gue nggak ngoceh bos. Gue heran deh bos, kok lue betah gitu pacaran sama tu mak lampir. Gue aja yang baru ketemu dia didepan aja sudah begah mau muntah. Apa lagi lue yang tiap hari di buntuti oleh tu mak lampir. Padahal ni ya bos, lue kan bisa membatalkan taruhan itu, karena mereka main curang dan kita juga ada buktinya.”

“Uh… bukannya nggak mau putus dari tu cewek, tapi dia ada gunanya juga. Karena dengan adanya dia cewek-cewek nggak berani lagi ungkapkan perasaannya ke gue. Aku udah capek menerima pemberian dari cewek-cewek di sekolah. Anggap aja dia sebagai tameng gue disekolah.”

“Susah juga ya bos jadi orang ganteng.ha…ha…ha…”

“Ngeledek aja lue Dit. Eh ngomong-ngomong Bintang udah lue kasih makan tu anak. Gue baru nyadar tadi dia pergi sama gue pulang sekolah, gue bawa dia kesini.”

“Yaelah bos, masak cewek secantik itu bisa lue upakan. Nanti di ambil orang baru nyesel deh lue bos.”

“Ngomong apa sih lue Dit. Dia juga bukan pacar gue, buat apa gue harus nyesal.”

“Memang sih lue nggak da rasa gitu sama Bintang. Lue nggak lihat atau mata lue buta. Bintang itu cewek cantik loh bos dan polos lagi. Mata dan hatinya belum terkontaminasi oleh yang aneh-aneh loh bos. Mau ketemu wanita seperti Bintang itu susah loh bos di zaman sekarang ini.”

“Ya lah Dit, sejak kapan lue jadi pengamat wanita. Ada-ada aja kamu. ya udah, gua cabut dulu mau pulang udah gerah ni.”

“Ok bos. Hati-hati di jalan bos.”

“Aku berjalan kearah Bintang duduk. Sambil jalan aku memikirkan ucapan Dito. Kalau dilihat emang Bintang gadis yang polos dan juga cantik sesuai dengan kriteria ku. Tapi aku nggak mau aja di jodoh-jodohkan oleh orang tua ku. Aku ingin cari pasangan yang aku cinta bukan nikah karena di jodohkan. Nggak banget. “ ucap ku dalam hati.

“Yuk kita pulang. Kamu pasti sudah capek.”

“Iya kak, Bintang udah ngantuk berat. Habis ini kita pulang kan kak, nggak mampir-mampir lagi.”

“Iya iya kita langsung pilang.”

Kami menuju ke parkiran motor. Aku naik ke motor kak Aksa dan memegang tas nya kak Aksa. Dan sampai di rumah, aku melihat mommy sudah ada di rumah. Aku ucapkan salam dan mencium tangan mommy Ratna. Dan mommy berucap kalau aku istirahat aja di kamar karena dia lihat mata ku yang sudah ngantuk.

“Bintang, mommy lihat mata mu sudah ngantuk. Pergi tidur dulu, nanti mommy bangunkan kalau sudah waktunya makan malam.”

“Iya mom, makasih ya mom. Kalau gitu Bintang keatas dulu.”

Lelah seharian duduk dicafe akhirnya aku bisa rebahan juga, untung tugas sudah aku selesaikan. Kalau nggak bakal berkurang waktu rebahan ku. Atau aku minta mama membelikan ku motor untuk ke sekolah. Agar aku nggak merepotkan orang rumah atau kak Aksa.

Kalau menurut ku mama sih mau aja membelikan aku motor, tapi aku sangsi dengan mommy. Karena yang aku tangkap mommy terlalu posesif terhadap aku. Aku nggk tahu kenapa mommy seperti itu kepada ku, sudah seprti orang tua kandung aja. Atau jangan-jangan aku ke tukar kali ya sama kak Aksa. Uh…ada-ada aja fikiran ku.

Malam pun datang dan kami berkumpul di ruang makan. Kami makan dengan diam setelah selesai makan, kami beralih ke ruang keluarga. Disana aku ditanya oleh deddy Rayyan.”bagaimana hari pertama kamu di sekolah baru Bin.”

“Bintang suka ded, Bintang bisa menyesuaikan pelajaran disini dengan tempat sekolah Bintang yang lama ded. Dan juga teman-teman disini asik semua anaknya.”

“Jika ada apa-apa di sekolah kamu jangan sungkan untuk ngomong sama deddy atau mommy ya. Jangan dipendam sendiri, deddy takutnya ada perundungan di sekolah.”

“Siap ded, Bintang akan selalu terbuka nantinya tentang apa yang terjadi di sekolah nantinya.”ucapku pada deddy sambil tersenyum dan itu membuat mommy jadi gemes dan mencubit pipi chuby ku ya meski nggak sakit sih…

“Aduh Bin, senyum mu itu menggemeskan tahu. Pingin mommy cubit tu pipi nya. “

“Kamu gimana Aksa, sekarang kamu sudah mau hampir tamat. Apa sudah ada plan kedepannya mau kuliah dimana dan jurusannya apa. Ingat deddy nggak ingin karena kamu sudah punya pacar jadi mempengaruhi kosentrasi belajar kamu dan masa depan kamu.”

“Aksa sudah menentukan kok ded pilihan Aksa. Deddy jangan khawatir. “

“Apa deddy bilang. Aksa punya pacar?”. Aksa mommy sudah bilang kamu jangan pernah pacaran, kan sudah mommy bilang kamu tu sudah ada calonnya. Tapi kamu tetap aja melanggar apa yang mommy bilang. Kurang apa sih calon yang mommy pilih. Apa mata kamu buta?”

“Sudah mom, deddy kan sudah bilang. Tidak ada pemaksaan. Semua terserah Aksa dia yang nentukan pilihan dan hidupnya.”

Uh aku disini di posisi serba salah. Mau pergi ke kamar pas lagi debat-debat nya masalah keluarga yang tidak ku ketahui jadi nggak enak. Aku harus bagaimana coba. Ya terpaksa aku hanya diam aja dan mengarahkan pandangan ku kea rah canel tv yang lagi hidup.

Kenapa Bintang acuh aja saat mommy lagi bicara soal jodoh ku. Kok aku merasa dia nggak tahu ya. Apa benar dia nggak tahu atau pura-pura nggak tahu. Aku jadi bingung.

Pagi pun datang aku sudah siap-siap untuk pergi ke sekolah. Hari ini aku di antar oleh mang Ujang karena mommy lagi ada janji temu dengan kliennya yang mau lihat rancangan baju pengantin mereka. “Mom ded, Bintang pergi dulu ya, aku pamit dengan mencium tangan mereka.”

“Hati-hati ya sayang, maaf mommy nggak basa ngantar ya.”

“Iya mommy, nggak apa-apa. Lagian Bintang bukan anak kecil. Bintang bisa jalan sendiri.”

Sesampai di gerbang sekolah aku dikejutkan dengan teriakan kak Aksa yang sangat keras pada pacarnya. Dan bukan aku aja yang terkejut sih tapi semua siswa siswi yang mau masuk ke pekarangan seklah.

“Aksa aku nggak mau kamu seperti ini pada ku. Aku ini kekasih mu loh. Kenapa kamu nggak ada waktu buat aku. Aku hanya minta kamu temani aku malam ini ke ulang tahun sahabat aku. Apa aku salah, aku ingin memperkenalkan kamu pada sahabat aku.” Ucap Selli dengan gaya yang mendramatisir sambil mau memegang tangan Aksa. Tapi dengan tegas Aksa memberi jarak pada Selli.

Aksa begitu jijik pada Selli yang mau menempel padanya sehingga membuat kesabaran Aksa habis dan membentak Selli.” Cukup Selli, aku nggak suka kamu ngatur waktu aku, jika kamu sudah mulai banyak menuntut. Ok hari ini kita putus, dan kita nggak ada hubugan apa lagi, ingat itu.”

“Tidak Aksa, aku nggak mau putus, ok aku nggak maksa kamu lagi tapi aku nggak ingin putus.”

“Sekali kata putus aku ucapkan, maka hari ini juga kita putus. Uh… menyusahkan aja, pagi-pagi sudah buat mud ku nggak bagus aja.” Keluh Aksa dalam hatinya.

Nyesal ya babang Aksa.ha…ha…ha…

1
partini
ortu egois,,tuh si Aska yg ga serius masa kaya gitu ga ngehh kalian par ortu busettt dah bego bngt
partini
para ortu happy tapi anknya nyesek ortu buta ga bisa lihat apa pura" lihat
partini
ngmng ke ke mertua diem"Bae aihhh nanti ada yg deketin jalan barang setatus kamu masih istri Aska ya kamu selingkuh
partini
ajukan perceraian aja kan bisa dari pihak wanita,iya kalau dia pulang masih sendiri kalau udah berdua kamunya macam mana be smart don't be stupid Bin ,ngmng ke mertua toh mertua kamu tau apa yg terjadi di jangn buta karena cinta
partini
seandainya bintang ada temen cowok yg care Banggt bisa buat pelipur lara nantinya pas Aska di sana udah ada cem ceman
partini
enak bener si Aska ini ya udah bin kan dia ngmng kaya gitu moga aja pas dia diluar negri ada cowok ganteng paripurna cinta kamu ga salah dong kan itu yg Aska mau kalian juga ortu Bege
partini
kapan bintang minta pisah Thor ,secara Aska udah mau ke luar negeri
Dewi Puspitasari
k yg banyak up episode 🤭
Bunda Ning
cerita menarik tidak bertele tele
Dewi Puspitasari
k cepetan abdet episode yg banyak
May Maya
mampir Thor semoga karya nya bgus n GK berhenti d tengah jln 🤭 harus sampai tamat ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!