NovelToon NovelToon
Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Bima hanyalah "sampah desa" yang ringkih. Digerogoti penyakit jantung bawaan dan paru-paru basah akut, hidupnya dihabiskan untuk merangkak di bawah kaki orang-orang kaya yang arogan.

Puncaknya, di sebuah malam yang diguyur hujan lebat, Bima dihajar hingga sekarat dan jatuh ke dasar sungai.

Namun, maut justru membawanya menemukan batu mustika hitam misterius. Tak hanya sembuh total, fisik Bima bermutasi menjadi sekokoh karang, lengkap dengan kemampuan mata tembus pandang dan medis gaib.

Menariknya, energi baru di tubuh Bima membuat setiap wanita yang ia sentuh bergetar tak berdaya.

Berawal dari pijatan penyembuhan, Bima mulai menaklukkan hati para wanita cantik—

mulai dari Rasti si kakak ipar janda muda, Laras sang kembang desa, hingga Siska, istri pejabat kota—yang suaminya terlibat kasus perselingkuhan. Bersiaplah menyaksikan aksi Danu, si tukang pijat penakluk wanita!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6--Pijatan Untu Kembang des

​“Lagi gak ada, Mbak? Kebetulan sekali,” sahut Bima dengan nada santai, namun sepasang matanya berkilat penuh arti.

​Wulan yang mendengar ucapan Bima mendadak merasakan debaran aneh yang tidak biasa di dalam dadanya.

​“M-maksudnya kebetulan bapakku gak ada, jadi kamu gak perlu ribet basa-basi menunggu lama! Sudah, taruh saja embernya di dapur dekat sumur, lalu segera ikut aku ke ruang tengah,” ujar Wulan dengan nada ketus, mencoba sekuat tenaga menutupi rasa gugupnya yang semakin menjadi-jadi.

​Bima terkekeh rendah melihat tingkah salah tingkah sang kembang desa. Ia melangkah santai menuju area dapur rumah Wulan yang sangat luas, bersih, dan berlantai keramik mengilap—sebuah pemandangan yang sangat kontras dengan kondisi gubuk reot miliknya.

Setelah meletakkan ember bambu berisi ikan-ikan tangkapan berukuran luar biasa itu, Bima berjalan kembali menyusul Wulan ke ruang tengah.

​Rumah besar itu tampak sepi. Hanya ada mereka berdua di sana.

Wulan terlihat sedang berdiri di depan sebuah lemari kayu jati yang besar dan berukir indah, mengambil segepok uang pecahan seratus ribu rupiah dari dalam laci untuk membayar ikan dari Bima.

Namun, tepat saat Wulan hendak berbalik untuk menyerahkan uang tersebut, langkah kakinya mendadak tidak seimbang.

​“Ini Mas uang dua jutanya … kya–”

​Wulan tiba-tiba kehilangan keseimbangan karena tumit sandalnya tersandung ujung karpet rajut di lantai.

​“Eh, Mbak Wulan! Awas!”

​Dengan refleks kilat yang melesat jauh melampaui batas kecepatan manusia biasa, Bima bergerak. Sebelum tubuh anggun Wulan sempat terjatuh dan menghantam lantai keramik yang keras, lengan kokoh Bima sudah lebih dulu melingkar dengan sigap dan aman di pinggang ramping sang kembang desa.

​Sret!

​Bima menarik tubuh Wulan ke dalam dekapannya demi menahan hantaman. Namun karena sentakan yang cukup kuat dan mendadak, tubuh mereka berdua jatuh bersamaan ke atas sofa kulit empuk yang berada tepat di samping mereka. Posisi mereka mendadak menjadi sangat dekat dalam hitungan detik.

Bima telentang di sofa, sementara Wulan berada tepat di atas tubuh tegap Bima dengan kedua telapak tangan bersandar di dada bidang pemuda itu.

​Segepok uang pecahan seratus ribu yang dipegang Wulan terlepas dari genggaman, berhamburan begitu saja di atas sofa dan lantai di sekitar mereka.

Namun, perhatian kedua anak manusia itu sama sekali tidak tertuju pada uang jutaan rupiah tersebut.

Aroma wangi bunga segar yang menguar dari rambut Wulan yang tampak masih agak basah langsung menyergap indra penciuman Bima, membuat fokusnya sempat tertahan.

​Di sisi lain, Wulan bisa merasakan dengan sangat jelas betapa padat, tegap, dan hangatnya otot-otot dada Bima yang berada di bawah telapak tangannya.

Wajah mereka hanya berjarak beberapa sentimeter saja, hingga napas Wulan yang memburu akibat terkejut terasa hangat menerpa wajah Bima.

​“M-mas Bima...” bisik Wulan terbata-bata dengan rona merah yang menjalar hingga ke leher.

​"Mbak Wulan gak apa-apa? Ada bagian tubuh yang sakit atau terbentur?" tanya Bima dengan suara bass yang berat, bergetar rendah tepat di depan wajah Wulan.

​"G-gak apa-apa... cuma, perutku..." Wulan mendadak meringis kecil, memutus kontak mata mereka.

Wajah cantiknya mendadak berubah agak pucat, dan cengkeramannya di dada Bima semakin mengencang menahan perih.

"Akhh... sakit banget, Bim..."

​Bima menyipitkan matanya, langsung beralih ke mode serius. Menggunakan kemampuan mata terawangnya secara sekilas, dia melihat kabut merah pekat di dalam tubuh Wulan, tepatnya di perut bawah, mulai bergejolak tak beraturan dan menyumbat jalur aliran energi vitalnya.

​"Mbak, ini namanya penyumbatan sirkulasi darah akut. Kalau dibiarkan terus tanpa ditekan energinya, Mbak bisa pingsan karena kesakitan," ucap Bima dengan nada serius namun menenangkan, berusaha meredakan kepanikan Wulan.

"Kebetulan, aku tahu teknik akupresur terapi untuk mengurai penyumbatan ini lewat pijatan saraf. Mau aku bantu obati?"

"T-tolong, Bim... rasanya nyeri sekali..."

​Bima perlahan-lahan mengubah posisi mereka dengan hati-hati.

Ia membantu mendudukkan Wulan bersandar di sofa, sementara dia sendiri mengambil posisi berlutut di lantai keramik tepat di depan gadis itu.

Dengan gerakan yang sangat sopan dan penuh rasa hormat, Bima memfokuskan telapak tangannya untuk menyalurkan hawa hangat terapi akupresur.

​Bima mengambil jarak yang tepat, memastikan posisinya cukup ideal agar pancaran hawa hangat dari energi murninya bisa tersalurkan secara maksimal langsung menuju pusat rasa sakit tanpa terhalang pakaian yang tebal.

Saat tangan Bima berada dalam jarak dekat untuk memulai terapi, Bima menelan ludah, berusaha keras menekan gejolak darah mudanya yang berdesir menyaksikan kedekatan yang luar biasa intens ini dengan seorang kembang desa.

​Namun, dia buru-buru menggelengkan kepala di dalam hati, menghalau segala bentuk bisikan liar di kepalanya.

Dia datang ke rumah ini murni untuk berbisnis dan membantu menyembuhkan Wulan, bukan untuk mencari kesempatan yang bisa memicu fitnah atau amarah warga desa setempat.

​"Permisi ya, Mbak. Saya mulai terapinya," bisik Bima dengan nada sopan.

​"I-iya, Mas... pelan-pelan ya..." jawab Wulan dengan suara yang bergetar lembut, menahan rasa canggung yang mendera batinnya.

​Bima menempelkan telapak tangannya yang besar dan menghantarkan hawa hangat tepat di atas titik saraf perut bawah Wulan untuk mentransfer energi penyembuh.

Bima pun mulai memijat untuk menyembuhkan gadis itu

​Sementara itu, di luar pagar halaman rumah Wulan yang dikelilingi tembok tinggi, dua orang pria berbadan kekar sedang mengintip dari balik rimbunnya pohon mangga dengan tatapan lapar dan licik.

Mereka tidak lain adalah Brian dan Wanto, dua preman bayaran yang kerap berbuat onar di wilayah tersebut.

​“Lama banget si ampas itu di dalam. Jangan-jangan dia lagi menghitung ulang duit dua juta itu di depan Neng Wulan,” bisik Brian sambil memainkan mata pisau belati yang berkilat tajam di tangannya.

​“Halah, palingan dia lagi mencoba merayu Neng Wulan memanfaatkan momen sepi ini. Sialan, berani-beraninya si ampas itu mendahului perintah Mas Rian,” gerutu Wanto sambil meludah kasar ke tanah. “Gak usah nunggu lama lagi, Bri. Begitu si ampas itu keluar dari pintu pagar halaman, kita langsung seret dan culik dia ke kebun tebu belakang desa. Kita hajar dia sampai lumpuh seperti biasa, lalu duit dua jutanya kita bagi dua!”

​“Hehe, setuju sekali! Duit hasil merampok si ampas mah gak bakal ketahuan oleh Bos Rian, bisa kita pakai buat foya-foya malam ini!” tawa Brian lirih dengan seringai culas,

.

1
Gege
naaah..makin oyeeh nih..yuk bisa yuk banyakin hareem yang pijat plus plus ke MC... duit dapat..enaknya juga dapet..🤭🤣
.
kirain TAMAT Thor dah lama ga update
Manusia Biasa: Nunggu lulus kontrak dulu kemarin. kena masalah terus saking vulgarnya🤣
total 1 replies
septian arista
Nah itu dukun bodoh apa gimana Masa takut sama si Ujang yang nggak bisa apa-apa kenapa nggak disantet aja itu si Ujang🤔🤔🤔
septian arista
cerita cultivator versi dalam negeri🤭🤭🤭
Manusia Biasa: kultivasi lokal
total 1 replies
septian arista
ini ceritanya mirip sama para kultivator yang menemukan warisan tersembunyi
Hentri Gunawan
kpn di up LG Thor ..
Manusia Biasa: selasa mungkin kak, lagi sibuk ujian
total 1 replies
Leynn
Author, kok bisa update sampai 5+ chapter sehari? sanggup kah? atau emang udah punya draft yang banyak? sekali update berapa kata? (mohon jawab karena saya juga author pemula ingin tahu motivasi nya kenapa bisa banyak banget chapter dalam sehari)
Leynn: hell naw😹
total 9 replies
Domek Uuk
mantap
Domek Uuk
lanjut thor,,
Gege
dan othor di pun mencoba men skip adegan kitab kamasutra yang tabu untuk di detailkan dalam platform NT..🤣
Manusia Biasa: gak boleh sama pihak NT
total 1 replies
Kisin Gindam
mantap
Domek Uuk
ceritanya kurang menantang thor
Domek Uuk
lanjut thor
Domek Uuk
zip,lanjutkan thor
Domek Uuk
mantap bos,wiek wik mana?
Ajidewa nagaraja
ribet ya mau tiap lanjut episode
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Waduh mengerikan sekali..😨😰😱
Kok gak mikir konsekuensinya ya..🫣
Bersekutu dengan iblis menjanjikan keuntungan duniawi sesaat, namun selalu berujung pada petaka.
Konsekuensi utamanya meliputi ketergantungan spiritual, hilangnya kendali atas kehendak bebas, tuntutan tumbal nyawa, penderitaan batin, serta kehancuran dan penyesalan abadi di akhir.
Dampak fatal akibat praktik tersebut akan kehilangan Jiwa dan Kebebasan, harga yang harus dibayar untuk bantuan iblis adalah jiwa manusia itu sendiri.
Manusia yang awalnya merasa mengendalikan kekuatan tersebut akhirnya diperbudak dan kehilangan kehendak bebas mereka.
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Menurutku lebih SAH kalau hubungan tersebut diresmikan melalui pernikahan.
Untuk menghindari fitnah dengan cara membentengi diri dari perbuatan yang mendekati zina, pergaulan bebas dan pacaran.
Dengan melakukan pernikahan, seseorang dapat menyalurkan hasrat biologis secara halal, menjaga kehormatan, dan mencegah timbulnya tuduhan negatif serta prasangka buruk di masyarakat.
Menikah adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup seseorang.
Lebih dari sekadar menyatukan dua insan dalam ikatan resmi, pernikahan memiliki tujuan yang lebih dalam dan bermakna...🤭🤨😊
Achnad Asbert: 🙏🙏🙏🙏😍😍😍😍🙏🙏🙏🙏
total 3 replies
Gege
ditunggu plot ratu LC datang berobat mengalami masalah saluran kencingnya...pasti tangan bima mengobok oboknyaah...😄🤭🤣
Manusia Biasa: udah bos, cabulnya sampai sini dulu. kena pringatan dari PF ini, gagal kotnrak😂😭
total 1 replies
.
sayangnya cuman up 1chap doang Thor,kurang nendang
Manusia Biasa: wkwk iya kak. ini slow up mau tak revisi.

gak lulus kotnrak 😂😭 atau bisa aja malah pindah pf lagi

sekalian coba baca yang sistem sales kak, dijamin menarik dna aman. dapat adaptasi audio juga itu
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!